Habib

169.1K posts

Habib banner
Habib

Habib

@abiiieb

Sedikit Cemas, Banyak Rindunya

SOLO Katılım Ekim 2010
1.1K Takip Edilen1.1K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Habib
Habib@abiiieb·
Habib tweet media
ZXX
0
0
1
1.3K
Habib
Habib@abiiieb·
@Aralie_JKT48 Bahkan cupcake maaih kalah manisnya sama senyummu liie
Indonesia
0
0
0
63
Habib retweetledi
Abigail Rachel
Abigail Rachel@Aralie_JKT48·
sweetsss!!!
Abigail Rachel tweet mediaAbigail Rachel tweet media
English
441
2.6K
10.2K
49.7K
Habib retweetledi
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
Waduh.
salam4jari tweet media
English
183
3.5K
12.9K
245.8K
Habib retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada sesuatu yang sangat ironis yang terjadi dalam dua hari berturut-turut di Indonesia. 1 Mei — Hari Buruh. Prabowo hadir di Monas. Berdiri di panggung bersama puluhan ribu buruh. Bernyanyi. Berpidato. Mengumumkan cicilan KPR 40 tahun dan potongan ojol 8%. Kaos 200 ribu lembar dibagikan. Sangat meriah. 2 Mei — Hari Pendidikan Nasional. Prabowo rapat tertutup di Hambalang. Tidak ada seremoni khusus. Tidak ada pidato untuk guru dan siswa. Tidak ada satu pun agenda yang secara khusus merayakan atau memperingati Hardiknas. Bukan kebetulan ini adalah pilihan. Ketika seorang presiden memilih hadir secara dramatis di Hari Buruh dengan panggung besar dan ribuan orang tapi memilih rapat tertutup di rumah pribadi pada Hari Pendidikan Nasional itu bukan soal jadwal yang padat. Itu adalah pernyataan tentang apa yang dianggap lebih penting secara politik. Buruh hadir secara fisik dan bisa dimobilisasi. Guru honorer yang gajinya Rp300 ribu per bulan tidak membawa massa ke Monas. Anak-anak di sekolah rusak tidak bisa berteriak di depan istana. Siswa disabilitas yang dibuang sistem tidak punya organisasi yang bisa mengancam stabilitas politik. Makanya satu dirayakan dengan meriah. Yang satu dilewati dengan rapat tertutup di Hambalang. Dan ini bukan pertama kali Hambalang dijadikan tempat rapat kabinet: 8 Maret 2026 — lima rapat dalam satu hari di Hambalang. Membahas pendidikan, geopolitik Timur Tengah, mudik Lebaran. 2 Mei 2026 — rapat tertutup lagi di Hambalang. Membahas aspirasi buruh dan perguruan tinggi. Pola ini konsisten. Dan setiap kali hasil rapatnya dirilis isinya selalu berakhir dengan kalimat yang sama: "Pemerintah terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang melindungi, mencerdaskan, dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia." Tanpa angka. Tanpa target. Tanpa timeline. Tanpa akuntabilitas. Sementara di luar Hambalang kondisi pendidikan Indonesia hari ini: Guru honorer masih ada yang menerima gaji Rp150-300 ribu per bulan. Ratusan ribu ruang kelas kondisinya rusak sedang hingga berat. Anak disabilitas masih bisa dikeluarkan sekolah secara diam-diam dan tidak ada yang menindak. Perguruan tinggi terbaik masih terkonsentrasi di Jawa. Angka putus kuliah karena faktor ekonomi masih sangat tinggi. Dan pada Hari Pendidikan Nasional 2026 solusi yang ditawarkan adalah: manfaatkan fakultas teknik perguruan tinggi untuk membangun daerah. Bukan ide buruk. Tapi itu bukan jawaban atas masalah struktural yang sudah puluhan tahun tidak selesai. Ki Hajar Dewantara pasti sangat sedih: Hardiknas ditetapkan untuk mengenang beliau — yang percaya bahwa pendidikan adalah hak setiap anak Indonesia tanpa kecuali. Yang berjuang agar anak-anak pribumi bisa mengakses pendidikan yang bermartabat. Yang mendirikan Taman Siswa karena sistem yang ada tidak berpihak kepada rakyat kecil. Dan di hari yang didedikasikan untuk mengenang perjuangannya presiden rapat tertutup di rumah pribadi. Tanpa satu pun momen yang secara khusus menyapa guru, siswa, atau orang tua yang berjuang keras menyekolahkan anaknya. "Ing ngarsa sung tulada." Di depan memberi teladan. Teladan seperti apa yang diberikan ketika Hari Buruh dirayakan dengan meriah tapi Hari Pendidikan Nasional dilewati tanpa pesan khusus untuk anak-anak Indonesia? Indonesia merayakan Hari Buruh dengan kaos, panggung, dan janji-janji besar. Dan keesokan harinya Hari Pendidikan Nasional dilewati dengan rapat tertutup di kediaman pribadi presiden yang hasilnya hanya satu paragraf rilis. Bukan salah buruhnya. Mereka memang harus diperjuangkan. Tapi kalau energi, perhatian, dan kehadiran fisik presiden hanya muncul ketika ada massa yang bisa dimobilisasi dan tidak hadir ketika yang membutuhkan perhatian adalah guru honorer yang tidak punya serikat besar dan siswa yang tidak bisa berteriak di depan istana maka yang terjadi bukan keberpihakan. Itu politik. Dan politik yang mengorbankan pendidikan demi popularitas jangka pendek adalah utang yang akan dibayar oleh generasi berikutnya bukan oleh kita yang sekarang.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
207
2.5K
4.9K
223.4K
Habib retweetledi
Wisnu Suryaning Adji 🐈‍⬛
prabowo bukan nyari mentri keuangan, dia nyari bendahara yg bersedia ngeluarin duit milik rakyat utk apa pun semau dia. pun, mentri2 yg lain.
Indonesia
46
2.6K
9.1K
103.8K
Habib retweetledi
CatatanAli7
CatatanAli7@Catatan_ali7·
Kemana Komdigi Saat Didit Anak Kandung Prabowo Dikatain Homo Sama Akun FUFUFAFA ? Apakah Teddy jauh lebih penting dari anak kandung Presiden Prabowo ? Gak ada harganya dong DIDIT anak kandung Prabowo dimata komdigi Sehingga Komdigi bereaksi saat Amien rais Ngehate Teddy ?
Indonesia
84
1K
3.5K
35.1K
Habib retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
KAKKK😭😭😭😭😭
muklas tweet media
436
3.2K
30.3K
322.7K
Habib retweetledi
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
BREAKING 🚨 17,4k wkwk
TxtdariHI tweet media
Indonesia
1.7K
10.5K
35.6K
2.1M
Habib retweetledi
Lovely Sinaga
Lovely Sinaga@LovelySinaga10·
Apapun acaranya MBG pidatonya 🤣🤣🤭
Lovely Sinaga tweet media
Indonesia
201
4.5K
18.3K
189.3K
Habib retweetledi
Asura 🔥
Asura 🔥@Asura0599·
DOOM LOOP MAMPUS KITA! Mekanismenya Rupiah melemah ➔ biaya impor minyak semakin mahal ➔ beban kompensasi APBN meledak ➔ memaksa pemerintah mencari utang baru/mencetak fiat ➔ Rupiah kembali makin tertekan. Tinggal nunggu bubble pecah, pegangan aja guys. Semoga se krisis nya negara ini jangan sampe terjadi konflik horizontal.
folkative@insidefolkative

Dolar AS tembus 17.404

Indonesia
128
3.4K
9.7K
403.3K
Habib retweetledi
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚
"Meutya hafid tegaskan bahwa Komdigi hanya men-take down video Amien Rais, tidak ajukan gugatan" Biasanya kalo istana respon cepat biasanya ada 'aib' yg ditutupi 🤣
Indonesia
519
2.8K
10.8K
284.9K
Habib retweetledi
awan
awan@bopo_jodhipati·
Ini semua karena pemerintah kolonial belanda yang ngelarang warga kita metik kopi buat konsumsi pribadi. Saat itu komoditas kopi dan teh lagi mahal2 nya soalnya jadi semuanya dijual ke luar negeri, nah ketika penduduk sadar kalau kotoran luwak ada biji kopinya akhirnya mereka bersihkan dan olah, eh enak ternyata Jadi deh kopi luwak
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Sama kepikirannya dengan: "Siapa yang pertama kali ngide, bikin kopi dari dari biji kopi yang dimakan dan keluar dari perut luwak?" Ekstrim banget ide dan pikirannya.

Indonesia
61
1.3K
9K
378.8K