ؘvezzyy
65K posts


Sebuah studi yang dipublikasikan di Frontiers in Psychology menemukan kalau wanita memiliki faktor risiko perselingkuhan yang berbeda dibanding pria.
Pada kelompok wanita, peneliti menemukan kalau karakter yang cenderung manipulatif lebih sering dikaitkan dengan kemungkinan melakukan perselingkuhan.
Sementara itu, pada kelompok pria, faktor yang berhubungan dengan perselingkuhan juga berbeda. Artinya, penyebab seseorang selingkuh ternyata nggak bisa disamaratakan atau cuma dillihat dari gender aja.
juga mengingatkan kalau hasil studi ini hanya menunjukkan adanya hubungan, bukan berarti semua wanita lebih mudah selingkuh dibanding pria.
Tapi, temuan ini nggak bisa dijadikan patokan untuk menilai gender, karena keputusan untuk berselingkuh itu pilihan, yang seharusnya gak dipilih.

Indonesia




























