papadaan ja

3.6K posts

papadaan ja banner
papadaan ja

papadaan ja

@adanlek1

Banjarmasin Katılım Mart 2020
1K Takip Edilen843 Takipçiler
kim 🍵
kim 🍵@matcha_creamyy·
lucu banget bangsaaat 😭😭😭
kim 🍵 tweet media
Indonesia
56
231
1.9K
87.4K
ichaa
ichaa@hyaluronichacid·
Day 1 jadi CEO yang (tidak) menyamar. Btw guys barangkali ada yg ke kapuas atau pky dan melewati Anjir Muara km.25 jangan lupa mampir yahh
ichaa tweet mediaichaa tweet media
Indonesia
1
2
3
209
dil
dil@byrob10x·
baru tau bahkan ikan hiu aja dijadiin ikan asin
dil tweet mediadil tweet media
Indonesia
204
27
1.4K
207.9K
nindy
nindy@tuisney·
ZXX
44
10
905
10.3K
papadaan ja retweetledi
Adfiana Anisa
Adfiana Anisa@adfiananisa·
Jangan hanya mengutamakan cinta dalam pernikahan, karena yang disebut di Al-Qur’an itu sakinah (ketenangan hati), mawaddah (kasih sayang), warahmah (perhatian, empati). Karena cinta bisa timbul dan hilang, bahkan dimanipulasi. Sedangkan kasih sayang muncul dari kenyamanan dan ketenangan. Menikahlah dengan orang yang bersamanya sakinah, mawaddah, warahmah engkau dapatkan. Tapi kalau bisa menikah karena semuanya; tenang, nyaman, empati, kasih sayang, dan ditambah cinta, bahagianya juga akan lebih besar.
ei🦋@eeeipy

unpopular opinion about menikah

Indonesia
50
5.2K
15.7K
526.9K
papadaan ja retweetledi
University of Oxford
University of Oxford@UniofOxford·
'Male masturbation may have an adaptive benefit: it flushes out damaged, stored sperm.' New Oxford research suggests that the longer sperm are stored before ejaculation, the lower their quality, with implications for men trying to conceive and IVF treatment. Find out more ⬇️
University of Oxford tweet media
English
1.7K
3.9K
22.3K
12.9M
papadaan ja retweetledi
Mat 🏸🎾🏁
Mat 🏸🎾🏁@mat_awan·
@worksfess TWK Dedi R Ghazali TIU Al Faiz, Sang Tutor, Ping Lie TKP Fandi AP, Viracun
Indonesia
0
29
144
3.8K
papadaan ja retweetledi
Jejak Rasa
Jejak Rasa@jejakrasa27·
Sekarang aku mengerti mengapa ada pepatah yang mengatakan: “Anak yang paling banyak dosanya adalah anak yang tinggal bersama atau merawat orang tuanya.”
Indonesia
76
1.2K
6.8K
430.4K
papadaan ja retweetledi
ajiarchive.psd
ajiarchive.psd@sukaberbicara·
kami bersama andrie yunus.
ajiarchive.psd tweet media
Indonesia
94
26.4K
62.5K
712.9K
papadaan ja retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Gw punya temen yang gajinya udah hampir 3 digit. Dan waktu dia pertama kali cerita ke gw soal angkanya reaksi pertama gw bukan kagum. Tapi ngeri. Dia cerita sambil ketawa tapi matanya tidak ikut ketawa. Senin sampai Jumat dia di kantor. Sabtu meeting online. Minggu bales email sambil pura pura istirahat. HP nya tidak pernah benar benar off. Liburan pun laptopnya ikut. Pernah sekali dia cerita lagi di Bali sama keluarganya. Hari kedua tiba tiba harus balik ke Jakarta karena ada krisis di kantor yang katanya hanya dia yang bisa handle. Tiket PP Jakarta Bali dadakan. Keluarganya lanjut liburan tanpa dia. Gw tanya worth it gak? Dia mikir lama sebelum jawab. Angkanya worth it. Hidupnya gw masih mikir. Dan ini realita gaji 2 digit di Indonesia yang tidak pernah ada di thread thread flexing di Twitter. Gaji segitu memang ada. Tapi hampir tidak pernah datang tanpa harga yang harus dibayar di luar rekening bank. Posisinya biasanya VP ke atas di korporasi multinasional. Director level di perusahaan teknologi. Senior konsultan di big four. C-suite di startup yang udah Series B ke atas. Atau spesialis langka yang skillnya tidak banyak orang punya. Dan semua posisi itu punya satu kesamaan. Lo tidak pernah benar benar pulang kerja. Lo cuma pindah lokasi. Yang paling relate dengan kondisi Indonesia sekarang Banyak yang ngejar angka itu tanpa tau bahwa di balik angkanya ada tuntutan yang tidak tertulis di job description manapun. Kesehatan yang dikompromiin pelan pelan. Hubungan yang dikorbanin sedikit demi sedikit. Waktu yang tidak pernah bisa dibeli balik dengan gaji berapapun. Temen gw sekarang masih di posisi yang sama. Gajinya naik lagi tahun ini. Tapi dia baru aja cerita kalau dia tidak ingat kapan terakhir kali makan malam tanpa lirik lirik HP.
WORK@worksfess

Work! CW // Gaji Sender penasaran sama orang" yg kerja dapet gaji 2 digit disini. Minta tolong reply ya, kalian kerja posisi apa? Aku yakin kerja 2 digit pasti beban kerja juga lebih berat. Bisa share kerjaan kalian kah di reply? Thank you

Indonesia
355
1.2K
8.9K
1.4M
papadaan ja retweetledi
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Sepertinya situasi dan kondisi sedang tidak baik-baik saja, ada baiknya temen2 bisa lebih bijak untuk membelanjakan uang dan lebih berhemat.
Indonesia
39
271
1.6K
88.6K
papadaan ja retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Gua Berusaha Tetap Tidur Minimal 6 Jam di Bulan Ramadhan Supaya Gak Gampang Marah Setelah Baca Jurnal Ini Siapa di sini yang selama puasa Ramadhan, bawaannya mau “ngegas” dan “senggol bacok”? Gua juga sih sesekali. Gua juga paham banget, nahan laper dan haus seharian itu tantangan fisik yang nyata. Tapi, ternyata ada satu faktor krusial lain yang sering kita sepelekan dan bikin kita jadi gampang emosi di bulan Ramadhan yaitu KURANG TIDUR. Jadi gua abis baca jurnal keren yang nunjukkin asosiasi antara kurang tidur dan gampang marah. Penelitian ini melibatkan lebih dari 140 orang dan ngadain eksperimen dengan cara membatasi tidur mereka jadi cuma 5-6 jam per hari. Setelah itu, peneliti ngeliat respon emosi mereka. Hasilnya bisa liat grafik di slide. Orang yang tidurnya cuma 5-6 jam (atau kurang), kecenderungannya untuk marah meningkat drastis, bila diprovokasi. Jadi, kalau mau puasa kita berkualitas, nggak cuma dapet laper dan haus doang, tapi juga dapet pahala sabar, coba deh prioritaskan tidur. Atur schedule tidur di antara jam Tarawih, Sahur, dan aktivitas harian. Puasa itu menahan hawa nafsu, termasuk nafsu marah yang didukung oleh rasa ngantuk.
dr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet mediadr. Adam Prabata tweet media
Indonesia
9
95
322
11.3K
papadaan ja retweetledi
miw.
miw.@lilaccountz·
mendekati 10 malam terakhir, mulai di-list doa doa apa aja yg ingin dipanjatkan guyss! selain doa soal duniawi, utamakan doa utk akhirat yaah doa minta husnul khotimah, minta surga, minta hidayah di atas islam sampai ajal menjemput, minta kekhusyuan ibadah, minta ilmu bermanfaat, minta keberkahan umur, dll
Indonesia
55
4.4K
19.5K
280K
papadaan ja retweetledi
Kurnia Bijaksana
Kurnia Bijaksana@mkbijaksana·
Ternyata masalah di Selat Hormuz ini, ada efek yang lebih luas yang berpotensi lebih parah lagi, dan akan datang dari arah yang gak kita sangka. Let me explain. Ini bukan sekedar masalah minyak yang gak bisa dikirim dari Timur Tengah ke Asia/Eropa. Minyak bumi tu masalahnya banyak sekali produk sampingan dan turunannya. Dan produk-produknya tadi, sangat vital di berbagai industri. Jadi kita gak akan berhadapan dengan "harga bensin naik" doang Coba kita list satu-satu ya (Mungkin gak lengkap, pasti ada yang miss, tapi baca aja, biar kalian pada tau potensial chaosnya) PRODUK TURUNAN MINYAK LPG - sekitar 1.5 juta barel per hari. LPG ini kunci utama buat penghangat dan masak di berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia dong. Di Eropa, LPG juga masih dipakai buat penghangat (ada yang LNG juga). Biaya masak nambah, berarti biaya makan nambah dong? Naphtha - 1.2 juta barel per hari. Nafta adalah produk turunan yang nanti diolah jadi PLASTIK, serat sintetis, deterjen, sampai bahan kimia pelarut, dll. Setau saya, Asia Timur sudah mulai kekurangan banget. Ditambah kalau gak salah belum lama Chandra Asri, salah satu perusahaan penghasil produk turunan minyak bumi di Indonesia sudah kibar bendera putih. Implikasinya? Harga consumer goods kayak packaging, baju, bahkan elektronik karena komponennya banyak plastik juga Produk turunan lainnya - diesel, avtur, dll. Ya kalau ini udah jelas ya. Ongkos transportasi di mana-mana bakal naik. Dan transportasi ini gak cuma buat manusia, tapi juga barang-barang, logistik, dll Selain minyak, masalahnya daerah teluk juga merupakan eksportir lainnya. Seperti LNG (liquifed natural gas) dan lainnya Qatar adalah salah satu eksportir LNG terbesar. Dengan sekitar 20% suplai LNG dunia yang dikirim lewat laut. Gas alam ini udah naik berapa puluh persen sejak 1 bulan lalu. Ini jadi masalah di Eropa, karena penghangat dan listrik banyak juga yang pakai LNG Daerah teluk juga merupakan eksportir PUPUK, mulai dari urea, amonia, dan fosfat. 16-18% ekspor global yang lewat laut, berasal dari sini. Implikasinya: kesulitan MENANAM bahan pangan. Berarti harga pangan naik. Terutama di India, Brazil, Cina PUNCAK MASALAH YANG OVERLOOKED. Dari proses minyak dan gas, ada produk sampingan berupa SULFUR. Daerah teluk mengekspor 44-50% sulfur yang dikirim lewat laut. Kalau ini bermasalah juga, maka kelangkaan sulfur bisa naik 2 kali lipat. Apa implikasinya? Asam sulfat adalah salah satu bahan industri yang wajib banget Ketegangan di Selat Hormuz bakal menghantam industri-industri yang bergantung sama asam sulfat 1. Sebagai pupuk. Sulfur penting dalam produksi pupuk. Udah pupuknya sendiri makin susah dapet, sekarang buat produksi pupuk sendiri juga udah susah 2. Ekstraksi logam Sulfur dibutuhkan di industri COPPER (tembaga), NIKEL, COBALT, LITHIUM. Tandanya apa? Tembaga = buat elektronik. Elektronik bakal kena impactnya Nikel, cobalt, Lithium: Buat batre. Mau batre yang biasa dipake buat senter, sampai batre mobil listrik 3. Manufaktur Ini yang penting, terutama di jaman AI Sulfur diperlukan buat manufaktur SEMICONDUCTOR. Berarti ini potensinya makin mahal aja GPU bang Penutup: Saya gak mau banyak komentar. Beberapa sektor bisa jadi bullish Beberapa komoditas bisa jadi bullish Tapi kalau efeknya ke semua harga naik karena kelangkaan, lama-lama chaos juga
Kurnia Bijaksana tweet media
Indonesia
42
495
2K
145.9K
papadaan ja retweetledi
Ghozy Ul-Haq
Ghozy Ul-Haq@ghozyulhaq·
Semalam, khatib tarawih ceramah yg bikin gue overthinking.. Gimana kalau selama ini kita tuh cuma lagi pakai headset VR canggih? Dan realita yang kita lihat sekarang hanya sekadar "Simulasi"? 🤯 Dan saat kita mati, VR-nya dilepas, lalu kita terbangun dan menyadari... "Oh, ini toh kehidupan yang SESUNGGUHNYA" "Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah senda gurau dan permainan. Sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, seandainya mereka mengetahui" QS Al Ankabut 64 QS Al Ankabut itu nyebut jelas banget bahwa kehidupan dunia itu cuma GAME, kayak kita itu ada di dalam game RPG (Role-Playing Game) atau Virtual Reality. Kita seolah-olah adalah player yang lagi login ke dalam game bernama "Dunia". Kita diturunkan ke server ini dengan satu Main Quest yang jelas: Beribadah, jadi manusia yang bermanfaat, dan ngumpulin bekal buat Endgame. Tapi, instead nyelesain Main Quest, kebanyakan dari kita malah habis-habisan ngerjain Side Questnya. Side Quest-nya emang didesain super menggiurkan. Numpuk harta sampai triliunan, ngejar validasi sosial, gila jabatan, pamer kemewahan. Kita habis-habisan grinding sampai lupa sama Main Quest-nya. Padahal waktu main (umur) kita di game ini ada limit-nya. Terus suka kesel kan ngelihat orang jahat, licik, penindas, tapi hidupnya kelihatan "menang" dan enak banget di dunia? Nah, sadar nggak sih, bisa jadi mereka itu cuma NPC (Non-Player Character) atau obstacle yang emang di-setting buat jadi ujian rintangan buat kita para Player? Kemenangan orang-orang jahat itu semu. Mereka cuma "kelihatannya" aja menang, tapi ya itu simulasi aja. Saat timer kita habis (mati), headset VR ini bakal dicopot paksa. Di momen kita "terbangun" di dimensi yang sesungguhnya, semua harta, mobil mewah, dan score duniawi tadi nilainya hangus jadi NOL BESAR. Sekaya apapun di game, yang dihitung ya pencapaian kita di Main Quest kan? Sia-sia banget kalau waktu yang dikasih malah habis buat ngejar hal-hal fana yang nggak bisa dibawa log out. Jadi tamparan keras sih buat diri sendiri pas lagi tarawih semalam. Kadang kita terlalu serius mikirin Side Quest sampai lupa kalau ini cuma mampir bentar. Fokus ke Main Quest, Players. Jangan sampai pas VR-nya dilepas, kita cuma bisa nyesel karena salah prioritas. Semoga di sisa waktu Ramadhan yang masih singkat ini bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Ghozy Ul-Haq tweet media
Indonesia
233
5.4K
17.4K
743.7K
papadaan ja retweetledi
Ogie Hartantyo
Ogie Hartantyo@ogiehart·
Ngontrak vs bangun rumah Oke, saya coba bahas dari perspektif psikologi arsitektur. Kebetulan tesis S2 saya seputar ini. Ngontrak lebih efisien, memenuhi 3 fase awal kebutuhan. Punya rumah, apalagi “taylor made” by architect, ada di kebutuhan 2 fase teratas.
Ogie Hartantyo tweet media
SODIUM CLIP@sodiumclip

@ogiehart Jadi mending bikin atau ngontrak?

Indonesia
15
598
2.8K
145.1K
papadaan ja retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
-Rajin minum air putih dan makan sayur (contoh: tomat mentah) agar tubuh sehat dan bibir tidak kering -Mandi 2 kali sehari dan pakai hand body supaya badan segar dan tidak bau -Keramas 2 kali seminggu dan pakai hair mask agar rambut tetap sehat -Pakai basic skincare: pembersih, facial wash, sunscreen, dan pelembap -Jalan pagi 2 kali seminggu atau workout ringan di rumah -Tidur yang cukup agar tubuh tetap fit dan penampilan terjaga
Saul Raja Sinaga@SaulRaja

- Bersihkan karang gigi, mau hemat pergi ke Puskesmas. - Gunting kuku kalau udah panjang. - Daki dalam puser gosok pake sabun. - Bersihkan lidah secara rutin, harga alatnya 10 rb. - Deodoran versi sasetan juga ada, masa masih bau badan. - Benang floss sekotak 15 rb. - Outfit repeating bukan berarti gak dicuci bajunya. - Rajin cuci tangan, tangan tuh kotor banget karena dipakai memegang apapun.

Indonesia
2
391
2.6K
89.5K