Dawam Ahmad

28.1K posts

Dawam Ahmad banner
Dawam Ahmad

Dawam Ahmad

@adawamp

Habitus Canda Candu Cinta

nomaden Katılım Temmuz 2020
374 Takip Edilen374 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Dawam Ahmad
Dawam Ahmad@adawamp·
Sering bertanya-tanya, seperti apa perjalanan yg berakhir bahagia? Ada begitu banyak akhir, akhir yg tak sungguh berakhir. Bukan akhir yg kau pikir sperti berada di ambang kematian. Akhir yg kau temui setiap hari, akhir dr hari-hari rutin.
Indonesia
2
0
1
3.8K
ÈBÈ
ÈBÈ@ebe_ganzo·
Menteri yg satu ini otaknya kurang oksigen.
ÈBÈ tweet media
Indonesia
2.8K
5K
19.4K
857.4K
Dawam Ahmad retweetledi
JUBI NEWS
JUBI NEWS@News_jubi·
Kabar duka dari Papua. Aliko Walia (Laki-laki, 8 tahun) meninggal dunia setelah berjuang 36 hari dengan luka tembak tembus di dada kanan. Ia menjadi korban saat operasi militer di Puncak pada 14 April lalu. Ibunya, Wundilina Tabuni (Perempuan, 40 tahun), tewas di tempat pada hari kejadian. 🥀 Selengkapnya:  jubi.id/meepago/2026/a… #PengungsiInternalPapua #IDPsPapua #Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter jubi.id | FB: JubiNews | X: @News_jubi | IG: newsjubi | Tiktok: @jubinews | Youtube: @jubinews
JUBI NEWS tweet media
Indonesia
364
22.2K
45K
1.3M
Dawam Ahmad retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
The Economist tweet media
English
498
26.8K
40.6K
3.5M
Dawam Ahmad retweetledi
Elon Musk
Elon Musk@elonmusk·
ZXX
22.5K
45.5K
443.9K
83.8M
Dawam Ahmad
Dawam Ahmad@adawamp·
Ini wowo ngelihatnya dr sisi apa sih? Dia ketularan wapresnya?
Indonesia
0
0
0
10
Dawam Ahmad retweetledi
Hendri Satrio #Hensa
Hendri Satrio #Hensa@satriohendri·
Bener gak ni orang desa gak pake dolar? Nah ini kata Prof Ferry Latuhihin. Mari kita diskusikan #Hensa
Indonesia
402
5.3K
13.3K
220.5K
Dawam Ahmad retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Rupiah Anjlok ke Level 17.600 per Dolar AS, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar AS "Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?"
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
4K
15.5K
51.2K
3.6M
Dawam Ahmad retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
1.000 gen Z berdiri dan meneriakkan "Papua Bukan Tanah Kosong", usai nobar Pesta Babi di Banda Aceh. Pengalaman 30 tahun di bawah operasi militer, membuat penonton merasa relate dengan apa yang terjadi di Papua.
Indonesia
132
7.3K
30K
408.5K
Dawam Ahmad retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
guys lu pada tau gk ini berita paling lawak sih hari ini ada cerita pembangunan jembatan di Karanganyar hasil gotong royong gabungan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Harusnya kabar bagus dong. Tapi yang bikin warga geleng-geleng justru pas momen peresmiannya. Katanya warga sampai nyeletuk: “ini biaya bangun jembatannya jangan-jangan lebih murah daripada biaya seremoni peresmiannya.” Karena peresmiannya disebut ramai banget: ada potong pita, acara formal, penyambutan, konsumsi, perlengkapan acara, sampai urusan akomodasi tamu. Belum lagi kalau yang datang banyak pejabat atau rombongan: transportasi, pengamanan, dokumentasi, konsumsi, dan kebutuhan teknis lainnya. Dan ini yang sering bikin rakyat sensitif. Bukan karena gak mau ada apresiasi. Tapi kadang yang dibutuhkan warga itu jembatannya berfungsi dengan baik… selesai. Bukan seremoni berlebihan yang kesannya lebih mahal dari manfaat simboliknya. Rakyat tuh simpel: jalannya bagus → senang jembatan jadi → senang akses lancar → senang Yang bikin kesel itu kalau substansi kecil, pencitraan besar. Kalau memang proyeknya untuk rakyat, fokusnya harus di hasil yang benar-benar dipakai warga tiap hari. Bukan bikin acara megah cuma buat foto lalu upload caption “demi masyarakat.” Warga sekarang makin kritis. Mereka bisa bedain mana pembangunan beneran, mana yang terlalu sibuk sama seremoni.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
1.2K
1.9K
9.1K
779.4K
Dawam Ahmad
Dawam Ahmad@adawamp·
Kini, efisiensi terlihat sbg pemotongan administratif drpd reformasi struktural belanja negara. Kita blum lihat alur realokasi anggaran scra detil. Ukuran kberhasilan tak dilihat dr kualitas dampaknya. N program prioritas hanya kuat dlm pencitraan politik kompas.id/artikel/antisi…
Indonesia
0
0
0
23
Dawam Ahmad retweetledi
Panggil aja Purbo
Panggil aja Purbo@piyopikavet·
Karena lg heboh penemuan ular di perumahan. Baru inget sempet sama anak2 IHF dulu edukasi + kasi awareness ke masyarakat di perumahan di Bogor. Beberapa slide presentasinya ok banget buat pencerahan di sini. Slide hasil buatan Nathan Rusli, ilustrasi dari Probo Guritno 🧵
Panggil aja Purbo tweet media
Indonesia
349
10.4K
27.7K
0
Dawam Ahmad retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada fakta yang menurut gua adalah yang paling jarang disampaikan secara jujur oleh pemerintah tapi paling penting untuk dipahami rakyat. Utang Indonesia nyaris Rp10.000 triliun. Bukan Rp10 triliun. Bukan Rp100 triliun. Rp10.000 triliun. Sepuluh ribu triliun rupiah. Dan dalam tiga bulan pertama tahun ini saja utang bertambah Rp282,52 triliun. Artinya rata-rata setiap bulan Indonesia nambah utang hampir Rp100 triliun. Dan tahun ini ada jatuh tempo utang lama sebesar Rp833 triliun yang harus dibayar atau diperpanjang dengan utang baru. Artinya pemerintah harus cari pinjaman baru Rp833 triliun hanya untuk menutup utang lama yang jatuh tempo belum termasuk defisit tahun ini yang terus melebar. Ini yang disebut gali lubang tutup lubang. Dan lubangnya makin lebar setiap hari. Sekarang lihat apa yang menjadi beban terbesar yang mendorong utang terus naik. MBG Rp335 triliun per tahun. Rp1,2 triliun per hari. Tapi dari jumlah sebesar itu Badan Pangan Nasional sendiri mengakui potensi pemborosan mencapai Rp14 triliun per tahun hanya dari makanan yang tidak termakan dan dibuang. CELIOS menghitung lebih spesifik Rp1,75 triliun per minggu dari makanan yang berakhir di tempat sampah. Belum termasuk Rp1 triliun untuk motor listrik yang tidak ada hubungannya dengan makan anak. Rp6,9 miliar untuk kaos kaki. Rp113 miliar untuk EO. Dan biaya kesehatan untuk 33.626 pelajar yang keracunan yang juga ditanggung dari anggaran MBG yang sama. Jadi dari Rp335 triliun yang dikucurkan sebagian besar untuk niat mulia memberantas stunting kenyataannya adalah makanannya dibuang triliunan rupiah per tahun anggarannya bocor untuk pengadaan tidak relevan dan sebagian produknya mengandung boraks yang meracuni anak-anak yang seharusnya dilindungi. Kopdes Merah Putih tidak kalah berat bebannya. Total alokasi yang disorot mencapai Rp240 triliun. Sudah terealisasi Rp174 triliun per Januari 2026. Cicilan APBN Rp40 triliun per tahun. Dan 35.000 manajer koperasi sudah digaji dari APBN selama dua tahun pertama padahal koperasinya sendiri belum terbukti menghasilkan satu rupiah pun. Ekonom memperingatkan ini dengan sangat serius. Ada risiko besar koperasi-koperasi ini hanya jadi papan nama untuk menyalurkan bantuan sosial sementara manajernya menyedot gaji tetap dari kas negara setiap bulan. Bisnisnya belum jalan tapi gajinya sudah jalan. Dan PMK Nomor 7 Tahun 2026 memaksa 58 persen dana desa dialihkan ke Kopdes. Lebih dari separuh uang untuk membangun desa jalan irigasi posyandu penerangan kini tersedot untuk koperasi yang belum terbukti menguntungkan masyarakat desa. Akibat dua program ini ditambah tekanan fiskal lainnya Moody's dan Fitch sudah mengubah outlook Indonesia menjadi negatif. Dan ini bukan sekadar label. Ini berdampak langsung ke dompet rakyat. Ketika outlook negatif investor mulai meminta imbal hasil lebih tinggi untuk mau memegang surat utang Indonesia. Yield SBN naik. Spread melebar. Artinya setiap kali pemerintah menerbitkan utang baru yang harus dilakukan terus menerus karena utang lama terus jatuh tempo biayanya lebih mahal. Dari setiap Rp100 penerimaan negara sudah Rp16 sampai Rp17 langsung habis hanya untuk bayar bunga. Bukan pokok utangnya. Bukan untuk bangun jalan bukan untuk bayar guru bukan untuk beli obat di puskesmas. Hanya untuk bunganya saja. Dan angka itu akan terus naik selama utang terus bertambah dan bunga yang diminta investor terus naik karena mereka melihat risiko fiskal Indonesia semakin tinggi. Yang paling menyakitkan dari seluruh situasi ini adalah satu ironi yang tidak bisa ditutup-tutupi. Purbaya sendiri yang menyebut APBN 2026 sebagai survival mode. Dia sendiri yang bilang tidak ada ruang untuk stupid mistake lagi. Tapi dua program yang lembaga rating internasional sebut sebagai ancaman fiskal paling signifikan tetap berjalan tanpa pemangkasan dengan alasan keputusan sudah final dan tidak akan diubah. Diagnosa benar. Tapi obatnya adalah melanjutkan apa yang menyebabkan sakitnya. utang hampir Rp10.000 triliun itu bukan angka yang jatuh dari langit. Ada alasan konkret kenapa utang naik Rp282 triliun dalam tiga bulan. Ada program-program dengan anggaran raksasa yang sebagian besar uangnya bocor tidak efisien dan hasilnya jauh dari yang dijanjikan. Yang membayar konsekuensinya bukan pejabat yang memutuskan programnya. Yang membayar adalah Rp16 dari setiap Rp100 pajak yang kamu bayar langsung habis untuk bunga utang saja. Angka itu akan terus naik. Dan selama program-program yang menjadi beban fiskal itu tidak dievaluasi secara serius maka lubangnya akan terus digali dengan uang yang makin mahal dipinjamnya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
258
1.7K
3.1K
93.5K
Dawam Ahmad retweetledi
Ariel Heryanto
Ariel Heryanto@ariel_heryanto·
"Jumlah total korban perkosaan dan pelecehan seksual massal yang melapor sampai 3 Juli 1998 adalah 168 orang" (Temuan TGPF 1998). Hingga kini belum pernah satu pun orang didakwa atau diadili. Hormat setinggi2nya untuk Seno Gumira Ajidarma & Asnar Zacky dengan karya komik mereka.
Ariel Heryanto tweet mediaAriel Heryanto tweet mediaAriel Heryanto tweet media
Indonesia
29
1.4K
1.6K
0