Muhammad Addy A
29.7K posts

Muhammad Addy A
@addytulank
les amateurs de cuisine, lecteur de la bande dessinée, l’heureux époux de @masayu_asmara


















Apakah kalian merasa Twitter/X ini tidak seramai awal-awal waktu semua punya semangat saling follow? Jelas. Pengguna centang biru yang semangat waktu itu sudah berada di fase jenuh. Kenapa? Karena tujuannya bukan untuk seru-seruan, tapi mengejar angka-angka. Iya, kita semua mengejar uang di sini, tapi harusnya bukan itu yang jadi fokus utama. Cobalah ubah mindset kalau tempat ini adalah taman bermain untuk kita menumpahkan apa yang benar-benar ingin kita bagikan ke orang-orang; entah itu edukasi, sharing kuliner, cara kita menjalani hidup, atau sekadar untuk bersenang-senang tanpa beban. Jenuh itu berasal karena kita terlalu fokus mengejar angka-angka yang harusnya itu adalah laporan data dari apa yang sudah kita lakukan di platform ini. Mengejar angka membuat kita menghalalkan segala cara dan lupa esensi bermain sosial media. Semakin kita mengejar angka, kita menjadi tidak organik dan tidak natural. Dampaknya? Kiamat internet karena semua konten yang dibagikan terasa palsu karena kita menghalalkan segala cara demi sebuah engagement yang mungkin buat kita kecewa karena merasa sudah keras bekerja tapi hasilnya tak sesuai dengan maunya kita. Bersenang-senanglah, berbahagialah.












