
Chinese students welcome President Trump to the Great Hall of the People in Beijing 💐 🎥: @MargoMartin47
Adisetyo P
11.3K posts

@adisetyop
Experimentalist. Jack of some trades ⛰️🚵♂️📷🔭👨🔬👨💻🎹🎷🎤🥞🥧👨🍳

Chinese students welcome President Trump to the Great Hall of the People in Beijing 💐 🎥: @MargoMartin47

SEREM BANGET😭😭😭😭😭


Di tengah Rupiah yang jeblokblok, ada salah satu sektor yang harusnya panen: Pariwisata. Tarik turis Malaysia dan SG buat ke sini. Kasih flight langsung ke Bandung, banyakin flight ke tempat2 healing selain Bali. Ajak mereka ngabisin uangnya buat belanja baju + makanan di kita.





Soal pariwisata, KAI bisa niru konsep JR Tokyo Wide Pass🇯🇵 Tourist landing di Soetta, beli paket bundling: KRL, Whoosh, smua kereta se-Jawa buat 7 hari. Klo perlu kasih subsidi sdikit. Multiplier effect ke hotel, UMKM, kuliner, dan pariwisata daerah bakal gede banget. Pemerintah ngurangin biaya transport sedikit, bikin urusan transport jadi simple, tapi di sisi lain berhasil encourage tourist biar traveling lebih banyak, karena tourist yg udah beli paket bundling pasti mau maximizing utilization-nya dengan visit banyak lokasi/daerah dalam jangka waktu berlakunya paket bundling tsb. Gw yakin bisa jadi game changer naikin pariwisata😋




Salah satu lifehacks yang gue lakukan: Beli mesin kopi dan perintilannya. Akhirnya malah bisa menghemat biaya "Jajan kopi" ke cafe sekitar 800rb - 1,2 juta per bulannya. Plus jadi punya ilmu perkopian. Life hacks yang tidak disukai oleh para pemilik cafe... Gue rinci ya harga2 perintilan ini di bawah jadi sebuah thread:


Dalam perspektif teknologi pendidikan, kesejahteraan guru (gaji, fasilitas, training, dll) lebih utama dibandingkan implementasi teknologi itu sendiri. Bahkan jika ada kebijakan penerapan teknologi untuk pendidikan maka yang diperhatikan bukan hanya muridnya mendapatkan teknologi terbaik tapi juga apakah teknologi yang dibuat/disediakan dapat membantu guru meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar, membantu guru mengurangi workload rutin dan tidak perlu sehingga peran guru bisa lebih kuat untuk fokus membina human capital. Temen-temen tech sepertinya perlu baca-baca buku atau perspektif soal "teknologi pendidikan", jangan berhenti di "teknologi" saja agar bisa memahami perspektif guru (dan siswa). Kalau cara berpikirnya kayak gitu, pendidikan gak maju-maju walau teknologinya maju. Dan perlu tau bahwa "teknologi" dalam "teknologi pendidikan" itu ga perlu laptop. Radio, buku, bahkan papan tulis sekalipun itu tetep terhitung "teknologi pendidikan".

buat yg mau merantau di jakarta.. kalian siap ga gini??

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri
