Adit
126.3K posts

Adit
@aditryan
I don't know, and you don't either. Menulis di https://t.co/sR2d4T3gNh or https://t.co/fGjhg4PwEu



Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA






Prabowo: "Kalau ada kelakuan aparat yang nggak beres saya minta rakyat video langsung video, jangan dilawan video aja, lapor langsung ke saya"

Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mempertanyakan soal sumber dana pembuatan film Pesta Babi, Selasa (19/5/2026). ~RS

Yusril: Pemerintah Kesulitan Hubungi WNI yang Ditangkap Tentara Israel Baca di surabaya.kompas.com/read/2026/05/1…

Republikorp's chairman, Norman Joesoef, is the son of Indonesia's former ambassador to Slovakia. He went to college in Prague — the same years CSG's CEO Michal Strnad was building his career at the family business. In 2018, Strnad named Joesoef CEO of "Czechoslovak Group Indonesia." That entity has since vanished from public materials. Republikorp took its place.

KASAD Maruli Soal Film Pesta Babi: Duitnya Dari Mana? Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mempertanyakan, terkait pendanaan pembuaat Film Dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dkk. "Sekarang permasalahannya, orang sampai membuat video, bagaimana ceritanya seperti ini segala macam, duitnya dari mana? Ya, coba aja, ya kan?" kata Maruli, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026. Dia menilai, film karya Dandhy tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sebab, dalam film melibatkan beberapa distrik di Papua Selatan. "Sampai datang ke sana, bikin video, terbang sini terbang sana, orang berduit lah," ujarnya. Saat ditanya apakah ada pihak yang mendanai film tersebut, Maruli enggan menjawab dengan detail. "Ya, silakan aja," ucap dia. Sebagai informasi, film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale mengangkat isu konflik lahan serta dampak proyek strategis nasional di Papua Selatan. Judulnya diambil dari tradisi pesta babi masyarakat adat Papua yang menjadi simbol kehormatan, persaudaraan, dan identitas budaya. Ini menyoroti bagiamana proyek pangan dan energi skala besar mengancam hutan serta kehidupan suku-suku adat seperti Marind, Awyu, Yei, dan Muyu. Dokumenter ini menampilkan praktik perampasan lahan untuk perkebunan sawit dan tebu, serta bagaimana masyarakat adat kehilangan ruang hidup mereka.*** Alma Fikhasari /PRMN #filmpestababi #filmdokumenter #viral

KSAD soal Film Pesta Babi: Duitnya Dari Mana? Coba Pikir Aja tirto.id/ksad-soal-film…

Menkeu Purbaya Siapkan Anggaran Jumbo untuk Alutsista

Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets economist.com/leaders/2026/0…








