peterr

26 posts

peterr

peterr

@admftrah

Katılım Eylül 2019
116 Takip Edilen16 Takipçiler
peterr
peterr@admftrah·
Dok! Memahami residen sibuk pelayanan, sehingga terkendala untuk membuat Poster ilmiah, PPT Report/presentasi kasus. Saya open jasa Design. Jika ada rekan yang butuh bantuan desain (termasuk CITO), bisa langsung hubungi saya via WA: +6282169574428 bit.ly/PortoPeter
peterr tweet mediapeterr tweet mediapeterr tweet mediapeterr tweet media
Indonesia
0
0
1
378
Peter
Peter@iyampeterparker·
Mau CV-nya gue bedah? Repost tweet ini. Reply "Review CV" Gue akan reach out ke kalian via DM sesuai urutan.
Indonesia
1
0
2
40
Peter
Peter@iyampeterparker·
"Gimana sih cara lolos screening CV?" Jawabannya bukan di desain yang estetik, tapi di optimasi kata kunci dan narasi data. Gue mau bantu bedah CV kalian secara objektif. Biayanya? Cukup Rp3.000 aja per CV. Kenapa semurah ini? Baca di bawah
Indonesia
4
0
2
96
Telkomsel
Telkomsel@Telkomsel·
@admftrah @gopayindonesia @admftrah Mohon maaf atas kendala nya. Silakan informasikan nomor Hp nya ke Tia Kak lewat DM, agar di cek lebih lanjut dan privasi Kakak bisa terjaga. Tks :)-Tia
Indonesia
1
0
0
48
Telkomsel
Telkomsel@Telkomsel·
Internetan jadi lebih leluasa selama 30 hari tanpa kekhawatiran kuota habis. 😆 Paket Bulanan SIMPATI mulai Rp45 ribu dengan benefit 6GB, 100 menit nelpon, dan akses Prime Video, WeTV, serta Vision+. 🥳 Aktifkan di MyTelkomsel atau *363*888# 🚀 *S&K Berlaku #SIMPATITerbaikUntukmu #NontonPastiSIMPATI
Telkomsel tweet media
Indonesia
16
0
4
2.6K
peterr
peterr@admftrah·
@ihsansaputro @bagus_muljadi Untuk pendidikan sarjana sudah diupayakan peningkatannya melalui KIP. Kita tidak mesti memilih salah satu antara dua itu, mesti berjalan bersamaan agar lulusan sarjana punya pintu yang terbuka untuk meningkatkan potensi dan minatnya melalui pendidikan S2 dengan dibiayai LPDP
Indonesia
0
0
2
69
Ihsan
Ihsan@ihsansaputro·
@bagus_muljadi Dlm konteks kesetaraan akses, melihat dr data BPS orang yg tingkat pendidikan tinggi hanya 10%, mnrt kakak lebih baik nyekolahin S2 ke luar negeri per orang 2M, atau mendorong perbanyak sarjana S1 dalam negeri dulu kah? Pertimbangannya gmn
Indonesia
1
0
0
839
Bagus Muljadi
Bagus Muljadi@bagus_muljadi·
Sungguh menyedihkan melihat anak anak lulusan berprestasi, yang bercita cita besar, mungkin benar benar membawa sejuta mimpi untuk membawa kebaikan untuk Indonesia secara kolektif dipecundangi dan diolok olok seperti kriminal. Apa tujuan kalian sebenarnya? - bagi sebagian dari mereka LPDP adalah satu satunya jalan merealisasikan mimpinya. Dunia itu timpang. Akses tidak pernah setara, ilmu itu mahal sekali. LPDP adalah daya ungkit agar mereka bisa berdiri sejajar dengan yang sejak awal lebih beruntung. Saya sendiri hanya bisa bermimpi untuk dapat beasiswa seperti LPDP, tidak pernah kesampaian; back then I would have given a finger to get one. Tentu penyalahgunaan itu ada. Tentu ada orang orang yang tengil yang pantas mendapat penalti. Kita harus menuntut perbaikan signifikan. But must we burn our own children at the stake? Have we no heart left as a nation? Is it really that funny?
Sandy Cheeks, S.E., CRMO@silaturahmiges

@bagus_muljadi Ayok alumni lpdp, dibaca lagi paper ndakik ndakik kalian di awal, rencana kontribusi kalian ke negara jangan jadi omon omon 🤣

Indonesia
98
771
2.7K
152.4K
Bagus Muljadi
Bagus Muljadi@bagus_muljadi·
Since you seem comfortable generalising academics in the UK, and questioning my understanding of Scottish colonial history; let me be precise about what I have actually done. I funded and pushed publicly for the repatriation of the Minto Stone in Scotland, mobilising academics around the issue of Indonesian decolonisation. It was not abstract rhetoric; it was institutional engagement. heraldscotland.com/business_hq/23… I also worked to enable Indonesian language teaching at my institution, thanks to support by then Education attache, Aminudin Aziz. Nottingham would have been the first UK university outside SOAS to offer Indonesian formally, had it not been delayed by COVID. So when you say, “di UK dekolonisasi belum terjadi,” my response is this: it will not happen without Indonesian academics inside these institutions pushing for it. When we write. When we mobilise. When we sit on committees. When we influence curricula. When we change what is taught and what is returned. We are not mere beneficiaries of Western institutions. We are actors within them. We are the driving force for decolonisation.
Christophe Dorigné-Thomson@thomsonchris

Argumen Anda tentang “pusat produksi pengetahuan global” mengabaikan satu fakta mendasar: Anda sendiri bekerja di institusi negara yang masih mempertahankan struktur kolonial di dalam Eropa. Di negara kolonial "UK" dekolonisasi belum terjadi. Negara yang disebut “UK” bukan entitas netral. UK artinya Inggris (England), yang menguasai secara kolonial, terpaksa Skotlandia, sebuah negara bangsa yang lebih tua dari Inggris dan memiliki bendera nasional tertua di Eropa. Tidak ada UK itu, buktinya di Indonesia jelas karena kedutaaan "UK" aja secara resmi namanya Inggris. UK identik dengan negara Inggris sebagai penjajah Skotlandia dan Irlandia sebelumnya (masih di Irlandia Utara dan Wales). Itu semua utk menghapus eksistensi Skotlandia, negara berdaulat yg diduduki penjajah Inggris secara ilegal. Sebagai koloni Inggris, Skotlandia adalah bangsa tanpa kedaulatan penuh di bawah struktur tersebut. Dan itu sudah terbukti semua. Apakah Anda memahami kolonisasi Skotlandia dan proses dekolonisasinya yang sedang berlangsung? Proses itu kini bergerak melalui Liberation Scotland, gerakan pembebasan nasional Skotlandia, didukung oleh otoritas hukum Profesor Robert Black, King’s Counsel, profesor hukum paling terkemuka di Skotlandia. Isu ini telah dibawa ke mekanisme Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk Komite Dekolonisasi C-24 dan C-4 di markas besar PBB di New York. Pada September 2025, sebuah konferensi formal di PBB di Jenewa membahas hak Skotlandia atas penentuan nasib sendiri dalam hukum internasional, dipimpin oleh seorang anggota parlemen Tiongkok dari Hong Kong dan ditutup oleh Georgios Katrougalos, mantan Menteri Luar Negeri Yunani dan kini UN Independent Expert. Liberation Scotland saat ini berhubungan dengan puluhan negara pada tingkat tertinggi, dengan minat besar terhadap situasi konstitusional Skotlandia yang sebenarnya. Tokoh internasional seperti Sanjeev Sanyal, penasihat utama Perdana Menteri India, telah menyatakan secara terbuka bahwa Skotlandia adalah koloni Inggris. Negara-negara yang pernah mengalami kolonialisme langsung mengenali pola tersebut. Dalam hukum internasional, pelanggaran terhadap hak penentuan nasib sendiri memiliki karakter erga omnes, yaitu menyangkut kepentingan seluruh komunitas internasional, bukan urusan domestik semata. Karena itu, berbicara tentang “dekolonisasi” tanpa menyadari bahwa sebagian “pusat pengetahuan global” beroperasi di dalam struktur kekuasaan kolonial yang belum terselesaikan justru menunjukkan keterbatasan analisis geopolitik, apalagi kerja di universitas Inggris di negara yang masih menjajah Skotlandia dan mencuri semua dari Skotlandia. Mobilitas talenta global memang penting. Namun dekolonisasi bukan hanya soal posisi dalam jaringan pengetahuan. Dekolonisasi adalah soal siapa yang memiliki kedaulatan, siapa yang menentukan aturan, dan siapa yang masih berada di bawah dominasi politik yang disangkal. Skotlandia hari ini menunjukkan bahwa bahkan di jantung dunia Barat modern, kolonialisme belum sepenuhnya berakhir. Inggris adalah penjahat dan penjajah di Skotlandia. Memahami hal itu justru memperdalam, bukan melemahkan, analisis tentang arsitektur global yang Anda bicarakan.

English
8
15
161
14.9K
peterr retweetledi
Merantau Ke Jerman
Merantau Ke Jerman@amouraXexa·
Sebenarnya statement "Aku saja yang WNI, anakku jangan" bisa banget dipahami dan dimengerti bukan sih? Sebagai TKI yang kerja di Jerman, aku pun punya perasaan begitu, makanya anakku juga punya dua kewarganegaraan.
Merantau Ke Jerman tweet media
Indonesia
366
52
1.1K
491.3K
peterr retweetledi
Bagus Muljadi
Bagus Muljadi@bagus_muljadi·
Saya meyakini pimpinan LPDP memahami konsep brain circulation dan investasi jangka panjang - some of them are bankers anyways. Namun kebijakan mereka kerap berada dalam tekanan politik dan birokrasi. Pertama, ada persepsi bahwa LPDP lebih mudah diakses oleh kalangan elite (misalnya isu yang diangkat oleh Primus Yustisio, Re: anak pejabat). Jika persepsi ini benar, maka kelompok elite tentu tidak memiliki insentif untuk mendorong perubahan besar pada skema yang sudah menguntungkan mereka. Kedua, LPDP harus berhadapan dengan DPR yang cenderung menerjemahkan nasionalisme secara populis: “segera pulang dan membangun negeri.” Dalam atmosfer seperti ini, sentimen publik yang paling sederhana sering kali menjadi tekanan kebijakan. Ketiga, pengawasan BPK membuat riset dan pendidikan kerap diperlakukan seperti proyek pengadaan: harus cepat terlihat output, jelas serapan anggaran, dan mudah diaudit secara administratif. Akibatnya, investasi pengetahuan yang secara alamiah berjangka panjang dipaksa tunduk pada logika jangka pendek. Mengelola negara dalam kondisi seperti ini menuntut kombinasi langka antara kompetensi teknokratis dan keberanian institusional. Butuh otak dan tulang punggung: kepemimpinan yang mampu menahan tekanan jangka pendek demi kepentingan strategis jangka panjang.
Bagus Muljadi@bagus_muljadi

“Kalau patriot, pulang.” Dalam konteks riset global, cara berpikir seperti ini sangat tidak menguntungkan negara sendiri. Sangat sedikit orang Indonesia yang berhasil mendapatkan posisi akademik permanen di UK. Dari sekitar hanya 30–40 permanent academics Indonesia di UK (hampir tidak ada yang berasal dari jalur LPDP (in fact, saya pribadi tidak mengenal satupun). That is a very sad number for a country this "big". Hampir tidak mungkin mendapatkan posisi permanen di universitas di UK; apalagi Russell Group univs; tanpa memiliki portfolio postdoctoral yang sangat kuat. Persaingannya terlalu brutal. If you disappear for 2–3 years after your PhD, you are immediately out of the market. Negara-negara seperti China, India, dan bahkan Iran justru memanfaatkan diaspora akademiknya. Mereka menjadi: – jembatan hibah riset internasional – co-supervisor doktoral – pintu masuk kolaborasi laboratorium – penghubung industri dan universitas – agen soft power budaya dan bahasa Akhirnya mendongkrak kualitas dan ranking universitas mereka. Nilai hibah riset yang mengalir melalui jaringan ini seringkali jauh melampaui investasi beasiswa ±2 miliar rupiah per orang. Walaupun itu mahal, but in the global research landscape, that is a small number. A UK-based Indonesian academic who wins Newton Fund / ISPF grants with Indonesian collaborators (I know a few) can easily bring back 2X that amount into the country within a year. Saya sendiri tidak pernah mendapatkan beasiswa pemerintah manapun. Saya harus bekerja paruh waktu untuk menyelesaikan S2 dan S3. But I do feel a certain sadness melihat bagaimana kita belum mampu mendukung orang-orang kita untuk berjaya diluar. Those who won LPDP scholarships are most likely more intelligent and more competent than I ever was. But many of them never got the chance to become globally competitive scientists. That is the part that makes me sad. We still think in zero-sum terms: as if one person flourishing abroad automatically means the country loses. A country is strong ONLY when individuals flourish, wherever they are! Yang perlu kita benahi adalah manajemen beasiswanya: pastikan yang mendapatkan memang benar-benar PANTAS. Sentimen negatif yang begitu kuat ini adalah pertanda adanya kecurigaan bahwa sistemnya tidak sepenuhnya adil. That is what needs to be fixed. Nobody goes to a football match booing the best players. People root for those who truly deserve to be on the field. Scholarship awardees who genuinely earn it will be supported. They will be celebrated. Dan jika seseorang bisa memenangkan posisi postdoc di universitas bergengsi, dalam sistem yang sangat kompetitif, itu sendiri adalah bukti bahwa dia pantas. Go on, champ! We’re proud of you.

Indonesia
17
194
781
118.7K
peterr
peterr@admftrah·
@madHink Kita semua sepakat ga sih sebetulnya, dengan fakta bahwa paspor indo itu lemah, dan berdampak pada sulitnya administrasi wni dalam urusan lingkup internasional
Indonesia
0
0
0
4
Johnny Dogs
Johnny Dogs@madHink·
Cuman mau ngasih fakta. 1. Kuliah di Belanda, jadi warga UK? Artinya dia ga kawin ama warlok. Mungkin kawinnya ama teman kuliah. 2. Sudah penuhi kewajiban setelah lulus 3. Setelah nikah jd IRT? Apa yg salah dengan menjadi ibu rumah tangga?
Johnny Dogs tweet media
Franc ✧ .ᐟ@FrancDiAmante

makanya gue gk suka mhs yg terima LPDP sekarang tujuannya better education for their country, malah ngentot sm warlok dibilang otak makin berisi (walaupun gk di gunain di indo) pun nggak, cm jd irt, berujung ngejelekin Indonesia udh byk tabiat separatisme sprt Veronica Koman

Indonesia
111
262
2.6K
369.5K
peterr
peterr@admftrah·
@tekarok007 "Gile, negarawan banget si Gibran Ini" respect bang buat lu bisa nulis begini demi anak istri
Indonesia
0
0
0
5
Tekarok 007
Tekarok 007@tekarok007·
Si Pandji berharap Gibran marah karena bullyan fisik yang dilakukannya di Mens Rea, tapi malah diucapkan selamat sama Gibran. Gile, negarawan banget si Gibran ini, membalas bullyan fisik dengan pujian. Emang beda kelas jauh, antara Gibran dan Pandji apalagi sama Anies yang gampang baperan itu. Rakyat gak salah milih Gibran jadi Wapres di pilpres kemarin. Pandji harus banyak belajar ke Gibran, agar lebih dewasa tidak kekanak-kanakan terus. Cuma ingin di notice Gibran saja sampai melakukan pembullyan fisik begitu, contoh yang gak baik itu Pak Pandji. Nanti Mens Rea di contoh anak-anak sekolah, bisa jadi ajaran yang kurang mendidik etikanya anak-anak Indonesia.
Tekarok 007 tweet media
Indonesia
274
57
319
85.4K
peterr retweetledi
wazz
wazz@waaazzzz·
Btw, ada yang tertarik buat ambil sidejob remote ngga ya? I mean in this economy, 2 bulan dapet segini lumayan banget. Yang jelas bukan affiliate, jadi beneran kerja ya.
wazz tweet media
Indonesia
1.4K
8.1K
71.4K
4.7M
peterr retweetledi
Ody Dwicahyo
Ody Dwicahyo@odydc·
@waifujohnnyjsuh Yang kiri nunjukkin cara2 colonial empire beroperasi, Yang kanan adalah kompilasi perjanjian2nya (yg dalam klausul2nya kerap ada pembagian konsesi). Yg kanan sudah online.
Ody Dwicahyo tweet mediaOdy Dwicahyo tweet media
Indonesia
2
101
830
55.2K
peterr retweetledi
Jeya • English Hacks
Jeya • English Hacks@sourvive·
Nemu ini di LinkedIn, oke juga nih to sound more professional
Jeya • English Hacks tweet media
Indonesia
42
3.4K
25K
2.6M
Tomyzul Habib S
Tomyzul Habib S@tomyzulhabib·
Halo, Dua bulan ini saya mendapat potongan gaji dari tempat saya bekerja. Demi bisa hidup dan menghidupi, saya menjual semua koleksi buku saya. Buku-bukunya original semua. Kalau ada harga yang kemahalan, bisa banget buat nego. List lengkapnya ada di bawah ya. Terima kasih^^
Tomyzul Habib S tweet mediaTomyzul Habib S tweet mediaTomyzul Habib S tweet media
Indonesia
315
2.5K
9.1K
813K
peterr retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Kamilah yang memviralkan kematian Afif Maulana. Dengan demikian, Pak Polisi dapat menyalurkan energi pemburuan yang tak terpakai untuk menjalankan tugas utama Polri: menegakkan hukum serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. koran.tempo.co/read/editorial…
Indonesia
27
728
3.7K
181.5K
peterr retweetledi
Novar F Yuandra
Novar F Yuandra@NovarFY·
@mrktuaan Ya karena di romantisasi, pinter dia build storynya jadi bisa dapet simpati dari penontonnya
Indonesia
8
2
95
27.5K
peterr
peterr@admftrah·
@danawallet Min bales DM saya dong, saya terkendala dengan pemindahan akun
Indonesia
7
0
0
99
DANA.id
DANA.id@danawallet·
Pas banget nih hari Sabtu jalan-jalan ke kebun binatang sama keluarga dan kerabat! Udah #KenalFitur Tiket Wisata di DANA belum? Kalian sekarang bisa pesan tiket ke Bali Zoo lhoo 🤩🤗
DANA.id tweet mediaDANA.id tweet mediaDANA.id tweet media
Indonesia
160
0
102
3.4K