lucky

18.6K posts

lucky banner
lucky

lucky

@aeniiiio

akun baru 🥷 EXO - RV - NCT - AESPA ❤️🌠 semua grup KPop yg bikin aku happy 🫰

Katılım Ekim 2022
580 Takip Edilen169 Takipçiler
lucky retweetledi
K ✦
K ✦@matchalveme·
intinya beli kado + kasih jasa fee kado untuk kirim, eh di notes kado nya ditulis nama sendiri, yang kirim kado gak di tulis berasa hadiahin sendiri, apa tidak emosi warga.
Piw🐭@Teevtp_

Aku kabal cerita sedikit yang bisa di share yaa hehe Awal mula project ini, pure bukan ide kaka itu. Ini pure ide Ka Jim salah satu DTM yang mengajak kita semua (yang liat tweet) buat ngasih kado ke geng bebek. Sampai lah ke hari dimana, ka Jim ngetweet lagi buat mastiin --

Indonesia
2
68
587
14.6K
lucky retweetledi
NLNL 🍒🔥
NLNL 🍒🔥@no_loey_no_life·
EXO holding letters from fans who availed of the global package for EXhOrizon in Seoul 🤍
NLNL 🍒🔥 tweet media
English
0
584
1.9K
22.2K
lucky retweetledi
tulip🥕
tulip🥕@huncheek·
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢀⣤⢤⡀⢀⡤⣤⡀ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢀⠏⠀⠀ ⠁⠀⠀ ⠹⡀ ⠀⠀⠀⠀⡴⠚⠶⣇⠀⠀⠀⠀⠀⠀⣸⡷⠛⠶⡀ ⠀⠀⣀⣸⠀⢰⢀⡼⠷⣄⠀⠀⣀⡴⠿⡄⡴⠀⣽⣀⡀ ⢀⡾⠀⠋⠉⡍⡿⡀⠁⡇⢻⡾⠁⡁⠇⡿⡈⠏⡉⡆⢸⡀ ⡇⠹⣤⣳⣭⣾⠶⠿⠿⠿⠛⠛⠻⠿⠿⠶⣿⣬⣴⣡⠞ ⡇ ⠈⣻⠛⠁⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀   ⠈⠛⣟⠁
1
2.5K
3.4K
51.9K
lucky retweetledi
detikJabarofficial
detikJabarofficial@detikjabar_·
Viral di media sosial, kondisi SDN Gandawesi II di Kec. Ligung, Majalengka menuai sorotan karena tampak jomplang dengan bangunan dapur MBG justru terlihat lebih bagus. Selengkapnya dalam video ini!
Indonesia
38
367
609
20.9K
lucky retweetledi
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
650
8K
28.1K
1.3M
lucky retweetledi
INFO DRAKOR
INFO DRAKOR@infodrakor_id·
OP nya bilang: Yang bikin kalian jatuh cinta itu bukan cowok Korea, tapi skill nulis cewek Korea. Mereka berhasil nyiptain cowok fiksi semenarik itu padahal belum pernah liat, denger, apalagi ngalamin langsung Istilahnya kayak "man written by woman"
몰바@morrrvaa

여러분이 사랑에 빠져야 할 것은 한국 남자가 아니라 한국 여자의 필력입니다 그녀들이 본적도, 들은적도, 겪은적도 없는 허구의 매력적인 남자를 창조해냈어요

Indonesia
50
2.8K
12.3K
230.8K
lucky retweetledi
Ibu_Neneng
Ibu_Neneng@NyaiNeneng·
Berasa Kim Jong Un ultah. 7 hari 7 malam perayaannya.😂😂
Indonesia
571
1.3K
6.5K
391.1K
lucky retweetledi
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Acara semewah ini byk yg tanya anggaran dari mana? Jawabannya jelas, pokoknya ada.😂 Satu kementerian melayani rakyat.❌ Satu kementerian melayani satu pejabat.✅
Anak ogi@Anak__Ogi

Mau bertanya aja, Itu dirayakan dimana, apakah gedung pemerintah yg dibangun pakai uang rakyat? Acara dan dekorasi apakah pakai anggaran dari mana? Apakah mereka digaji dgn uang rakyat tugasnya seperti ini? Ironi po 😭 Pejabat berpesta. Rakyat kelaparan

Indonesia
559
3.9K
9.4K
419.4K
lucky retweetledi
Satyam Eva Jayate!!!
Satyam Eva Jayate!!!@PaltiHutabarat·
Prabowo Minta Kementerian Efisiensi Soal Perayaan HUT, Kecuali HUT Teddy?!
Indonesia
376
2.6K
5.2K
101.3K
lucky retweetledi
lucky retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.2K
32.4K
69.5K
4M
lucky retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
> Lo bayar rutin BPJS Kesehatan tiap bulan. Gak pernah nunggak. > Terus lo sakit. Perlu rawat inap. > Lo dateng ke rumah sakit. > Kasih kartu BPJS. "Maaf Pak, ini gak bisa di-cover." Lo pulang. Bayar Rp 5 juta dari kantong sendiri. Padahal harusnya gratis. Kok bisa?
Indonesia
53
201
1.3K
122.4K
lucky retweetledi
txtdrimedia
txtdrimedia@txtdrimedia·
txtdrimedia tweet media
ZXX
184
261
1.2K
29.5K
lucky retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Rincian Kontrak Pengadaan Semir & Sikat Sepatu BGN (Data LKPP): Semir: PT Gajah Mitra Paragon — Rp 610.231.050 PT Tempa Bersama — Rp 230.158.500 CV Globalindo Garment Industries (semir hitam) — Rp 74.646.000 PT Bijee Galang Indonesia (semir padat) — Rp 136.104.540 Hexagen Indo Global (semir hitam) — Rp 67.056.990 PT Arrnic Setiajaya — Rp 133.326.050 Sikat Semir: PT Arrnic Setiajaya — Rp 34.657.700 CV Globalindo Garment Industries — Rp 19.404.000 Hexagen Indo Global — Rp 17.431.260 PT Tempa Bersama — Rp 59.829.000 PT Bijee Galang Indonesia — Rp 35.379.960 PT Gajah Mitra Paragon — Rp 158.627.700 Total nilai kontrak: Rp 1.576.852.750
tempo.co@tempodotco

News Update: BGN Habiskan Rp 1,5 Miliar buat Beli Sikat dan Semir Sepatu Kalau dilihat dari kebutuhan, menurut kamu gimana? 👀

Indonesia
381
3.1K
5.2K
400.9K
𝒆𝒓𝒊𝒔 🕊🐰
𝒆𝒓𝒊𝒔 🕊🐰@Grizellaeris·
Semoga kita semua yang mau nonton fanmeet JNJM secured tiketnya ya, Aamiin🙏☘️✨
Indonesia
40
582
1.1K
12.5K
lucky retweetledi
zezen
zezen@zaenzz__·
ya tuhan, semoga miskin ini cuma prank.
Indonesia
185
90
494
5.7K