

zhal
3K posts

@afrizhallubis
dunia terlalu ramai buat dipercaya mentah-mentah | cuma ngumpulin potongan cerita





🇮🇷 Iranian State TV Maps Iran's Energy Targets if Ceasefire Breaks IRINN broadcast a map marking eight Gulf energy facilities as potential strike targets if a ceasefire does not hold: 🇸🇦 Saudi Arabia - Abqaiq: Oil processing - Safaniya: Offshore oil - Khurais: Oil production 🇦🇪 UAE - Das Island: Oil and LNG - Zirku Island: Offshore oil 🇶🇦 Qatar - Ras Liffan: LNG production - RasGas: LNG production 🇰🇼 Kuwait - Burgan: Oil production Abqaiq is not an oil field. It is the world's largest crude oil stabilization plant, processing roughly 7% of global supply before export. A simultaneous strike on even half these facilities would trigger an energy shock with no modern precedent. Iran is ready to respond if the ceasefire breaks and it will hurt the world






JUST IN: 🇮🇷🇺🇸 Iran says Saudi Arabia, UAE, Bahrain, Qatar, and Kuwait are complicit in attacks by US.





Tiga kapal diserang. Dua langsung disita Iran. Dan ini terjadi saat negosiasi AS–Iran lagi rapuh. Bukan kebetulan. Ini cara ngomong tanpa ngomong.


Kelihatannya Trump lagi dorong damai. Tapi ada detail penting. Target militer hampir habis, perang makin nggak populer, dan sekarang dia kasih “deadline diplomasi”. Ini bukan sekadar mau berhenti. Ini cara keluar… tanpa keliatan mundur. Sumber: Axios


Fars (media Iran) ngerilis video satire soal Trump. Isi-nya menarik. Cara Trump “memperpanjang” gencatan senjata.


“Iran baru saja nembak kapal kontainer di Selat Hormuz. Masalahnya—ini kejadian cuma beberapa jam setelah Donald Trump ngumumin perpanjangan gencatan senjata. Kapalnya kena di bagian bridge. Nggak ada korban, tapi pesannya jelas. Ini bukan sekadar insiden laut. Ini sinyal. Di satu sisi, AS lagi coba nahan eskalasi. Di sisi lain, Iran justru nunjukin mereka nggak main di tempo yang sama. Kalau ini disengaja, artinya gencatan senjata sekarang… cuma formalitas di atas kertas. Pertanyaannya: ini warning terbatas—atau awal dari sesuatu yang lebih besar?”