syozakh anasyi

21.3K posts

syozakh anasyi banner
syozakh anasyi

syozakh anasyi

@agrangga

Inquietum est cor nostrum donec requiescat in te | @sudutkantincom

Purworejo, Indonesia Katılım Şubat 2012
1.3K Takip Edilen442 Takipçiler
syozakh anasyi retweetledi
 zi speaks now
 zi speaks now@kleponwajik·
Pakai jasa porter di stasiun dan nama yang terbordir di permukaan seragam si bapak adalah Hari. So I've finally met him. I met Bapak Hari Porter.
Indonesia
203
9.1K
47.2K
549.5K
syozakh anasyi retweetledi
fillainart
fillainart@fillainart·
Kita harus berhenti mereduksi Keluarga Cemara (1996) cuma sebagai tontonan "romantisasi keluarga miskin tapi harmonis" atau poverty porn. karya Arswendo ini sebenarnya adalah antitesis dan kritik struktural terhadap hegemoni Keluarga Cendana di era Orde Baru. Banyak yg gagal paham dan mengira kemiskinan Abah itu diglorifikasi. Padahal, narasi awalnya sangat politis. Abah dulunya pengusaha sukses yg bangkrut karena ditipu rekan bisnisnya. Di era 90-an yg penuh kroniisme dan KKN, hukum itu tumpul. Abah adalah representasi kelas menengah yg dihancurkan oleh sistem yg korup. Kemiskinan keluarga ini bukan "takdir romantis", melainkan korban struktural. Lalu, lihat permainan Oposisi Biner pada namanya: Cendana vs Cemara. Cendana itu eksklusif, mahal, dan wangi—metafora absolut buat oligarki dan sentralisasi kekayaan elit penguasa saat itu. Sementara Cemara (Pine tree) itu daunnya tajam, bisa tumbuh di tanah tandus pinggiran, dan tahan dihantam badai. Cemara adalah simbol resiliensi kelas pekerja (working class). Yg bikin sinetron ini aslinya sangat radikal adalah sikap Abah. Setelah bangkrut, dia bisa aja menjilat penguasa atau main kotor (survival of the fittest ala Orba) buat kaya lagi. Tapi dia memilih turun kelas jadi tukang becak. bukan kepasrahan yg melankolis, ini adalah penolakan secara sadar. Abah menolak berpartisipasi dalam sistem kapitalisme rakus yg nir-moral. Dia lebih milih miskin secara finansial daripada harus mengorbankan integritasnya. Bahkan lirik legendaris "Harta yang paling berharga adalah keluarga" itu bukan sekadar lirik sedih buat ngehibur orang miskin. Itu adalah tamparan ideologis buat Keluarga Cendana yg saat itu sibuk memonopoli proyek negara dan menumpuk kapital. Arswendo mendekonstruksi metrik kesuksesan Orde Baru (Bapak Pembangunan): bahwa martabat dan kewarasan manusia itu gak bisa dibeli oleh negara. Jadi, Keluarga Cemara itu bukan ngajarin kita buat nrimo dan pasrah jadi miskin. karya ini adalah manifesto kultural tentang bagaimana menjaga integritas dan kewarasan di tengah negara yg sedang dirampok oleh elitnya sendiri.
fillainart tweet mediafillainart tweet media
Penikmat Keributan X@uzy__

Cewek cewek feminisme mending dipamerin keluarga cemara atau ngga harmonic relationship Biar makin marah marah dia WKWKWKWKKW

Indonesia
118
4.6K
11.5K
579.7K
syozakh anasyi
syozakh anasyi@agrangga·
Quality time bersama Sekar, berjalan di belakang hujan, menuju ketinggian
Indonesia
0
0
1
65
syozakh anasyi
syozakh anasyi@agrangga·
Swargi langgeng, Dab Supri Terima kasih untuk selalu jadi alasan balik lagi ke kantin Realino, dan menyimpan semua rahasia kecil yg terjadi di sana.
Indonesia
0
0
0
80
syozakh anasyi
syozakh anasyi@agrangga·
Aku yg rasanya lebih sering menghabiskan tahun2 di sekitar Realino mungkin sdh melahap ratusan porsi bakso Dab Supri, di waktu senang dan susah. Tapi aku lupa kapan terakhir kali menyebut pesanannya dengan benar, karena yang terucap hanya "Dab, bakso biasa, minum air es"
Indonesia
1
0
0
102
syozakh anasyi
syozakh anasyi@agrangga·
Sebelum berpulang, Dab Supri selalu minta maaf karena kaos yg dikasih @sudutkantincom beberapa tahun lalu hilang di laundry. Pernah sekali, saat kantin mulai sepi obrolan jadi dalam. Dia cerita kalau sempet ditabrak orang waktu belanja subuh2.
Indonesia
1
3
3
359
syozakh anasyi retweetledi
Luo Yi🧚🏻
Luo Yi🧚🏻@Risayang__·
Gue bacanya sambil nyanyi😭😭
Luo Yi🧚🏻 tweet media
Indonesia
49
1.6K
6K
107.1K
syozakh anasyi retweetledi
Jean
Jean@jeanbannon·
Nge-prompt OB kantor emang tricky banget
Jean tweet mediaJean tweet mediaJean tweet media
Indonesia
416
2.5K
26K
1.5M
syozakh anasyi retweetledi
Marno Blewah
Marno Blewah@MarnoMbois·
duit lawas ae gak nyekel kok ditakoni ijol duit anyar opo ora
Indonesia
15
282
551
35.5K
syozakh anasyi retweetledi
Minsool Solusi Buku
Minsool Solusi Buku@solusibukucom·
Di umur 25 George Orwell resign dari pekerjaannya sebagai polisi di Myanmar dan hidup struggling di London. Dia melakukan berbagai pekerjaan kasar, termasuk mencuci piring di dapur hotel. Sementara di umur 25 Fyodor Dostoyevsky merilis novel debutnya, Poor Folk, yang kemudian meledak dan membawanya dalam circle sastrawan Rusia. Seluruh Rusia membicarakan novelnya. Keduanya kini menjadi sastrawan besar yang karyanya dibicarakan di penjuru dunia. Tidak ada takaran formal mengenai nilai ideal di umur 25. Setiap orang berjalan dan berjuang di timelinenya masing-masing.
youn@_ggimyn

Idealnya di umur 25 tahun udh punya apa?

Indonesia
43
2.5K
11K
437.7K
syozakh anasyi
syozakh anasyi@agrangga·
Hidup adalah mencium tanah - Syifasativa
Indonesia
0
0
0
41
syozakh anasyi retweetledi
@is_pelssy
@is_pelssy@is_pelssy·
Wkwkw
@is_pelssy tweet media
Indonesia
342
12.4K
46.6K
449.9K
syozakh anasyi retweetledi
mashen
mashen@cursskkied·
*beli makanan, ngasi uang 20 ribu Penjual: "waduh ga ada kembaliannya ini" Pembeli: "emangnya totalnya berapa pak?" Penjual: "20 ribu" Pembeli: "lah kan pas itu" Penjual: "lah iya, makanya ga ada kembaliannya ini". Pembeli:" anj"
Indonesia
162
3.2K
34.9K
909.4K
syozakh anasyi retweetledi
sabo
sabo@plisitin·
: knp sih seneng bgt mainin cotton bud? : soalnya ini kuping mechanism aku : hhe
Indonesia
22
131
984
23.9K
syozakh anasyi
syozakh anasyi@agrangga·
If you know, you know. . .
English
0
0
0
32