Rahma

36.7K posts

Rahma banner
Rahma

Rahma

@ahdoossi

// music concert junkie // forever dujun’s fangirl

Jakarta Capital Region Katılım Nisan 2010
286 Takip Edilen315 Takipçiler
Rahma retweetledi
S. B. Yudhoyono
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono·
HARI-HARI YANG MENENTUKAN SEJARAH AMERIKA DAN IRAN: PERANG ATAU DAMAI? Jenewa kota yang indah, damai dan saat ini hawanya sejuk. Namun, jam-jam ini, hari-hari mendatang, kota yang penuh legenda ini bisa menjadi saksi sejarah. Bisa melahirkan sebuah “game change” yang berimplikasi besar pada perkembangan dunia. Di penghujung Februari 2026 ini, tengah berlangsung sebuah perundingan dan negosiasi yang sangat penting. Juru runding Amerika Serikat tengah melakukan pertemuan tidak langsung (melalui mediator) dengan juru runding Iran. Banyak kalangan yang tengah menunggu hasil negosiasi itu, utamanya bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah. Sukses atau gagal? Bawa kedamaian, atau sebaliknya menyulut terjadinya peperangan yang dahsyat? Semua tahu bahwa negosiasi, utamanya menyangkut masa depan proyek nuklir Iran itu sesuatu yang sangat rumit dan tidak mudah untuk membangun opsi yang bisa diterima kedua belah pihak. Kepentingan kedua negara sangat berbeda. Ketika perundingan tengah berlangsung, di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang. Para juru runding juga harus cerdas membaca pikiran kedua pemimpin yang memberikan mandat pada mereka, Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei. Membangun “harmoni” antara juru runding dengan para bosnya mungkin juga sesuatu yang tidak mudah. Sebagai seorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam resolusi konflik, baik pada tingkat nasional maupun internasional, saya mesti mengatakan bahwa sebuah negosiasi itu sangat melelahkan. Perlu kesabaran, kecerdasan, dan keuletan. Siap untuk berkompromi serta bersedia untuk sebuah “take and give”. Keinginan dan sasaran yang digariskan oleh kedua pemimpin negara juga harus sangat dimengerti. Khusus negosiasi Amerika-Iran ini, saya mengamati bahwa kedua pemimpin mereka, Donald Trump dan Ali Khamenei memiliki “uniqueness”. Keduanya memiliki ego, ambisi dan juga “personal interest”. Trump khawatir kalau sampai gagal, reputasi serta “legacy” indah yang ingin diraih bisa hancur berantakan. Ali Khamenei juga khawatir kalau sengketa sengit dengan Amerika ini, jika nasibnya naas, bisa berakhir dengan pergantian rezim dan “he must go”. Berarti, ini merupakan “survival interest” buat pemimpin Iran itu. Banyak pihak yang memprediksi atau menyimpulkan jika perundingan ini gagal, maka perang besar pun akan segera meletus. Ibaratnya kondisi sudah matang. Tinggal menunggu komando Trump dan Khamenei. Pendapat saya, terjadinya perang yang seolah diniscayakan itu, bisa iya, bisa tidak. Apalagi kalau para jenderal di kedua belah pihak, terus mengawal pengambilan keputusan para pemimpinnya. Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah. Ada catatan penting bagi seorang “commander-in-chief” untuk mengambil jalan perang guna memenuhi kepentingan nasionalnya. Pertama, apakah perang itu harus dilaksanakan atau masih ada opsi yang lain? Inilah yang sering disebut “war of necessity” dan “war of choice”. Pada akhirnya, kedua belah pihak akan menentukan berperang atau menempuh jalan lain. Kedua, negara siap berperang kalau kalkulasi rasionalnya menjamin bahwa perang dapat dimenangkan. Baik Trump maupun Khamenei harus bisa meyakinkan dirinya sendiri, dengan menggunakan logika dan akal sehatnya, bahwa perang yang ia pilih memang akan bisa dimenangkan. Karena perang terkait dengan nasib dan masa depan rakyat yang dipimpinnya, yang memberikan mandat dan kepercayaan, suara mereka mesti didengar. Pertimbangan dan saran para jenderal dan petinggi militer juga mesti diindahkan, jangan terkubur dengan ego pemimpin yang kelewat tinggi. Bagi Amerika yang boleh dikatakan terus sesumbar untuk menghancurkan Iran (meskipun belakangan Iran juga mengobarkan dan menjanjikan ancaman), perlu dipikirkan dalam-dalam sebelum mengambil keputusan untuk berperang. Maksud saya, jangan-jangan bagi Amerika menang perangnya sulit dicapai, kemudian “exit” atau mengakhiri peperangan juga tidak mudah dilakukan. Ingat kembali pengalaman pahit ketika melakukan peperangan di Vietnam, Irak dan Afghanistan. Ingat, Iran adalah Iran. Iran bukan Irak dan bukan Afghanistan. Terakhir, ada pesan dari seorang warga Indonesia dan juga warga dunia melalui media ini. Bukan hanya untuk Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei, tetapi juga untuk seluruh pemimpin politik di dunia yang di tangannya ada sebuah tombol untuk memulai peperangan. Begini pesan saya. Para perwira dan para prajurit itu juga punya jiwa, punya keyakinan, punya akal sehat, dan tentunya punya harapan. Kalau soal berkorban untuk nusa dan bangsa, tentara selalu siap mengorbankan jiwa dan raganya. Hal itu tidak perlu diragukan. Selama 30 tahun saya mengabdi di dunia militer, lima tahun saya pernah bertempur untuk Sang Merah Putih. Namun, sukses sebuah peperangan juga ditentukan oleh apa yang ada dalam hati dan pikiran para prajurit. Ada kalimat indah yang mesti diingat oleh para pemimpin politik – presiden atau perdana menteri – “Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for” (Prajurit tidak bertempur dan siap untuk mati, kecuali mereka tahu untuk apa mereka bertempur dan mati) *SBY*
Indonesia
724
7.3K
30.1K
0
Rahma retweetledi
Nabil
Nabil@MNabilRama·
Duduk di sebelah Marissa Anita di MRT is not on my bingo list di awal 2026
Nabil tweet media
Indonesia
382
1.2K
24.3K
823.4K
Rahma retweetledi
Marissa Anita
Marissa Anita@MarissaAnita·
“J'accepte la grande aventure d'être moi.” - Simon de Beauvoir
Marissa Anita tweet media
Français
42
131
1.3K
66.5K
Rahma
Rahma@ahdoossi·
@okiyooomi AAMIINN. kasian ceweknya kalo sampe dinikahin sama tipikal cowok kayak gini
Indonesia
0
0
0
297
na
na@okiyooomi·
Semoga ni cowok ngga menikah sama perempuan
Indonesia
17
15
264
13.9K
Rahma retweetledi
CLOSED
CLOSED@hlxnews·
🎥 Today MV | 25.10.14 16 years ago today, BEAST released their 1st Mini Album ‘BEAST is the B2ST’ with title track ‘BAD GIRL’. #비스트 #BEAST #B2ST
English
0
324
603
0
Rahma retweetledi
Christian Yu
Christian Yu@DPRIAN_·
IM SO SICK AND TIRED OF THIS FAKE SHIT ITS TIME TO BE ME
English
1.7K
5K
31.9K
0
Rahma
Rahma@ahdoossi·
@traveloka apa setiap high traffic selalu gini? Berarti kasian dong yg sampe war tengah malem kalo sistem traveloka jelek gini?
Indonesia
1
0
0
76
Traveloka Indonesia
Traveloka Indonesia@traveloka·
@ahdoossi @ahdoossi Hai Rahma, mohon maaf atas kendala yang kamu alami. Mimin saranin kamu untuk mencoba pemesanan secara berkala ya Kak dan dalam waktu yang tidak berdekatan. -BM
Indonesia
1
0
0
77
Rahma
Rahma@ahdoossi·
@traveloka halo kak, kenapa ya setiap mau payment SELALU gini? even kereta termahal yg sepi. Thanks
Rahma tweet media
Indonesia
1
0
0
186
thv
thv@nanjooniey·
WTS Juicy Luicy Konser untuk Korban Sakit Hati Bandung 2tix. gajadii nonton, dm for price gakk dimahalin
Indonesia
11
0
1
1.6K
khalifarns
khalifarns@aduhhuaduh·
WTB Java Jazz daily pass, harga 200an ada kah? Bebas hari apa aja coba tawarin dulu, terimakasih🙏‼️
Indonesia
1
0
0
369
Rahma
Rahma@ahdoossi·
@lazuandi Hii ka, ini dijual di harga brp? pengiriman drmn?
Indonesia
1
0
0
18
Rahma
Rahma@ahdoossi·
@HaloBCA tolong respon DM ya. Thanks
English
1
0
0
42
Rahma
Rahma@ahdoossi·
ini mall lewat mulu di fyp gue, apaka pertanda mister chong nungguin submitan gua🙂🫨 sabar ya mister, i’ll keep my promise for sure
Indonesia
0
0
0
99
Rahma
Rahma@ahdoossi·
mau liat ga promotor yg downgrade bgt kualitasnya karena duit? niiihhhh @StellareventsId
Indonesia
0
0
0
120
hemi_syh💜
hemi_syh💜@ISeeYunhyeong·
@asiansyndicates Punya tiket the syndicate day 2 mau tuker tambah soundcheck day 2 yok siapa mau?
Indonesia
3
0
0
2K
Asian Sound Syndicate
Asian Sound Syndicate@asiansyndicates·
It’s finally announced! Here are the Soundcheck Experience sessions information. Don’t forget to come early if you haven’t got your wristbands. We’ll see you at 12 PM tomorrow! #ASSVol2 #ASS2023 #PrideSyndicate
Asian Sound Syndicate tweet mediaAsian Sound Syndicate tweet media
English
44
145
500
134K