Sabitlenmiş Tweet
aisyah
14.8K posts

aisyah retweetledi

Temenku ini pinter, hari ini memang banyak dia ✨💸
Pesen kue di aku 15rb/pak.
Dia jual lagi 25rb/pak.
Kemahalan ga? Buat circle dia sih engga kayaknya. Buktinya order sampai 44 pak!
Aku, dari tiap pak untung sekitar 7 ribuan — keluar tenaga, waktu.
Dia, untung 10 ribu — modal WA & relasi hihi.
Terus aku dengki ga? Ya engga lah.
Selama dia pesen, aku juga dapet cuan. Dia juga ga minta diskon, ga nawar aneh-aneh, ga ngerugiin.
Ga kayak makelar MBG yang… yah taulah ya 😂
Dari sini kita belajar sesuatu:
Kadang masalahnya bukan di produk kita. Tapi di pasarnya.
Barang yang sama,
di circle yang berbeda,
nilainya bisa beda.
Jadi kalau dagangan belum laku,
belum tentu karena barangnya jelek.
Bisa jadi… kita cuma belum ketemu pembeli yang tepat. ✨


MimiMelon 🍄@KaripapJamur
Udah mateng dong... Kangen kasur 😂
Indonesia

@midnytbvtterfly Quote nya banyak bgt bertumpuk tumpuk, nyari konteksnya sampe ga nemu 🤣
Indonesia
aisyah retweetledi

Baru aja lewat di Fyp aku, ada ibu dua anak suaminya ketahuan selingkuh, trus ngirim chat begini.
Krezi.

sine.@sneminaj
the disrespect at the end was so loud that the memories held no value
Indonesia
aisyah retweetledi

@kompascom Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya akan melanjutkan gugatan perkara ini apapun hasilnya
Mohon dukungan & doa dari semuanya, demi Pendidikan kita. Panjang umur Pekerja Pendidikan 🙏
Indonesia
aisyah retweetledi
aisyah retweetledi

Ada anak kecil di kampung saya, Ngada, Flores, meninggal bunuh diri. Anaknya dikenal cerdas dan ramah di sekolah. Dia meninggal karena putus asa. Sebelum pergi, dia cuma minta satu ke mamanya.
'Mama, saya minta buku dan pena'
Mamanya ga bs kasi dua hal itu lantaran kondisi ekonomi memburuk.
Mungkin buat penguasa dan media massa, anak ini cuma satu angka di dalam statistik. Bahkan bs jadi mudah dilupakan.
Tapi buat saya, anak ini jadi bukti nyata bahwa kita semua gagal bukan karena pengaruh asing. Kebanyakan kita semua gagal karena kita ga mau berbenah. Kita tetap memilih pemimpin yg itu2 aja. Kita tetap mempertahankan institusi yg diisi oleh orang2 itu aja.
Kita sibuk mencari kesalahan org lain, tp kita ga pernah mau sama-sama berjuang sebagai anak bangsa.
Pak Presiden, bapak selalu bilang kalo Bapak adalah presiden semua orang. Saya gak minta Bapak jadi NABI.
Saya minta bapak tidak membiarkan sistem yg uda bobrok ini semakin bobrok.
Belum pernah sesakit hati ini nulis postingan di media sosial.


Indonesia
aisyah retweetledi

When I gave birth to my daughter, they had to keep me in the hospital for 10 days because I wasn’t doing well. Every time I tried to stand up, I fainted. At one point, according to my husband, I even stopped breathing. He panicked and called a friend, a cardiologist who also worked at the same hospital. The response he got was, “You know, sometimes our wives just want attention when they are going through a hard time.” My husband was furious. He insisted that someone come and actually see what was happening. When the resident arrived, my husband said, “Just watch.” He helped me stand up, and I don’t remember anything after that. When I woke up, the room was full of doctors in a panic. I had stopped breathing again. That was the moment they realized it was not “attention seeking.” #medicalmisogyny
Kia 🧸ྀི@xevekiah
what’s a clear example of medical misogyny you’ve witnessed or experienced?
English

Aku juga open buku BING langsung dari penerbit Harper Collins yaa! Boleh req judul. Readynya est Juni 2026.
#bing #bingbunny #bukuanak




Indonesia





























