Ki Ajar retweetledi
Ki Ajar
4.6K posts

Ki Ajar
@ajarurip2
Bismillah #AMIN 🚫porn lover🚫bani PKI🚫Islamophobia🚫ceby🚫bani melambay🚫syiah🚫LGBT🚫Judi Slot
Bogor, Jawa Barat Katılım Nisan 2023
1.9K Takip Edilen1.8K Takipçiler

Orang ini makin ngawur. Yang dikorupsi itu uang rakyat, ya jelas hasil sitaan korupsi yang bersumber dari uang rakyat ya sama dengan uang pajak dari rakyat.
tamrintomagola@tamrintomagola
Bukannya itu Dana Pendidikan yang dialihkan ke MBG ?
Indonesia
Ki Ajar retweetledi

THREAD 🧵
US military equipment worth nearly three billion dollars has been destroyed in the war on Iran, according to analysis by the Center for Strategic and International Studies.
The list includes fighter jets, radar systems, helicopters and drones.
#Infograph

English

@SETYAKI22965702 @BpTrisaka Semangkin parah toh jamanku..
Hehehe...
Indonesia
Ki Ajar retweetledi

LANDJOETKEN . .....❗
Maling , Biar Diberikan AMANAH Tetap Saja
Otaknya otak MALING.
Beberapa Kontraktor yang Mengerjakan KOPDES ERAH OUTIH Mengakui Hanya Memperoleh Platfom Rp.800 Juta , Sedangkan Anggaran Yang sudah Ditetapkan Adalah
Rp. 1,6 M ---- 50% Menguap.
KEJAR - PECAT - PENJARA.
Uang siapa niih . .. . .?
SehatIndonesiaku
Indonesia
Ki Ajar retweetledi

@sahouraxo Imagine, 280 million tigers led by 1 donkey, 1 insect, and 56 rat ministers.
That's my country today.

English
Ki Ajar retweetledi
Ki Ajar retweetledi

@LambeSahamjja @rahmatkamaru Pak Purbaya harus bertahan, di era beliau kebusukan ini semua terungkap. Sebelumnya aman2 aja...
Indonesia
Ki Ajar retweetledi

GUys ini sakit sih......
Lu pada ingat gak kemarin ada dua Dirjen Kemenkeu yang dicopot tanpa penjelasan resmi,
tanpa konferensi pers,
tanpa pernyataan apapun dari kementerian?
Semua pejabat Kemenkeu kompak bungkam.
Tidak ada yang mau menjelaskan kenapa.
Nah sekarang setelah konpers Purbaya mulai kelihatan gambarannya.
Dan ini jauh lebih dalam dari sekadar rotasi biasa.
Ternyata ada sabotase dari dalam.
Purbaya di konpers ini mengakui secara eksplisit ada informasi yang sengaja bocor dari internal Kemenkeu untuk merusak kepercayaan pasar.
Bocoran pertama:
kas pemerintah hanya cukup 3 minggu.
Bocoran kedua:
uang negara tinggal 120 triliun dan hampir habis.
Bocoran ketiga :
dan ini yang paling gila: ada yang dari internal bilang ke investor asing:
Jangan bawa Menteri Keuangan ini ke temu investor. Dia tidak bisa bahasa Inggris dan akan mengacaukan.
Itu dari internal, kata Purbaya secara langsung.
Bukan dari oposisi.
Bukan dari pengamat.
Dari dalam Kemenkeu sendiri.
Dampaknya nyata ke pasar.
Tiga informasi itu meskipun tidak akurat sudah terlanjur membentuk ekspektasi negatif di pasar.
Rupiah tertekan sebagian karena sentimen yang dibentuk oleh bocoran-bocoran itu.
Dan Purbaya harus terbang ke luar negeri,
ketemu investor satu per satu
menjelaskan bahwa kondisi fiskal kita tidak separah yang disebarkan.
Bule-bule itu bilang clear.
Investor-investor besar juga tidak menanyakan itu lagi.
Tapi kerusakan sentimen sudah terlanjur terjadi di dalam negeri.
Soal pencopotan dua Dirjen jawaban Purbaya sangat mengejutkan:
Ketika wartawan bertanya langsung apakah pencopotan itu ada hubungannya dengan bocoran-bocoran itu Purbaya menjawab:
Iya dan tidak. Ada sedikit.
Tapi ada yang lain-lain juga.
Ini adalah pengakuan implisit yang sangat jelas.
Ada sedikit hubungannya tapi bukan satu-satunya alasan.
Artinya ada akumulasi masalah yang akhirnya sampai di titik Purbaya memutuskan harus ada pergantian di level Dirjen.
Dan ada tiga masalah lain yang terungkap bersamaan:
Pertama
40 perusahaan asing tidak bayar pajak semestinya.
Mayoritas perusahaan China.
Under invoicing ekspor melaporkan nilai ekspor lebih kecil dari yang sebenarnya untuk memperkecil pajak dan bea keluar.
Dua sudah dikejar dan berjanji membayar.
Tapi 38 yang lain masih berjalan normal.
Tebakan mereka benar kita tidak akan berubah.
Dan yang lebih mengkhawatirkan Purbaya mengindikasikan ada kemungkinan oknum di Dirjen Pajak yang melindungi perusahaan-perusahaan itu:
Kalau dikasih ke orang pajak yang di situ aja sepertinya dilindungin juga kelihatannya.
Makanya rencananya membentuk tim khusus langsung di bawah Irjen atau Sekjen bukan Dirjen Pajak.
Kedua
dokumen pajak jalan tol dan pajak orang kaya yang Purbaya sendiri tidak tahu ada.
Wartawan tanya soal dokumen rencana pajak baru yang beredar pajak jalan tol, pajak orang kaya.
Jawaban Purbaya:
Pajak orang kaya saya baru dengar kemarin.
Pajak jalan tol sama, baru tahu kemarin."
Wartawan bilang dokumen itu ada tanda tangan elektronik Purbaya.
Oh, tanda tangan elektronik ada loh.
Kadang mereka bilang 'sudah aman Pak' saya tanda tangan."
Seorang Menteri Keuangan tidak tahu ada kebijakan yang beredar atas namanya karena terlalu percaya ke staf yang bilang "sudah aman."
Ketiga
sistem IT SPT pajak yang masih bermasalah.
Wajib pajak yang sudah mengisi SPT badan datanya bisa hilang begitu saja setelah server dimatikan 15 menit untuk maintenance.
Semua isian dari awal lagi.
Purbaya bilang sudah ada yang sengaja menghidupkan lagi akses yang sudah dimatikan:
Ada orang dalam yang ngidupin lagi gitu.
Gambar besarnya dan ini yang paling mengkhawatirkan:
Kemenkeu adalah kementerian yang secara eksternal paling dipercaya investor global saat ini. S&P bilang stable. IMF bilang bright spot.
Tapi di dalam:
Ada Dirjen yang diduga aktif sabotase kepercayaan pasar terhadap Menkeu-nya sendiri.
Ada 40 perusahaan asing yang tidak bayar pajak semestinya dengan indikasi ada yang melindungi dari dalam Dirjen Pajak.
Ada kebijakan yang ditandatangani Menteri tanpa Menteri benar-benar tahu isinya.
Ada sistem IT yang masih bisa disabotase dari dalam.
Dan Menkeu yang paling dipercaya investor global ini masih harus berperang melawan sistemnya sendiri dari dalam.
Kalau Kemenkeu saja masih seperti ini bayangkan kondisi di kementerian lain yang tidak mendapat sorotan sebesar ini.
sungguh sakit ini negeri kita

Indonesia
Ki Ajar retweetledi
Ki Ajar retweetledi

No Indonesia Goverment outrage..
sarah@sahouraxo
Israel killed Rico Pramudia in South Lebanon. He died of his injuries today. He wasn’t a fighter — he was a UN PEACEKEEPER from Indonesia. Israel killed him anyway. And not a single whisper from Western media. No international outrage. No justice. No accountability.
English
Ki Ajar retweetledi
Ki Ajar retweetledi
Ki Ajar retweetledi

Ada saja yg bikin kaget yg berhubungan dengan mbg .
BGN bikin Aplikasi untuk informasi pemenuhan gizi dengan anggaran 550 miliar .
Wuih 55O milyar cuma buat bikin satu aplikasi yg gak penting penting banget ?? Ini sih keterlaluan .
Harusnya fokus ke kualitas makanan nya , tapi kok malah begini 😭
Indonesia








