jea
13.4K posts


@mutualanku biasanya buka profile bisa cek likes kan, ini jd begini doang setelah apdet. gatau ilang apa gmn, blm nemu tempat likesnya😭 wkwkw

Indonesia
jea retweetledi
jea retweetledi

Dirut kompas TV: Rosianna Silalahi Anda hebat, Bu
ceo tribun :Ahmad dahni anda hebat pak
Di saat media lain bungkam dan tidak ada berani siarkan live aksi massa hari ini.
ada juga di situasi ini malah share pernikahan artis
yang mau dukung mereka bisa mampir ke channel mereka bantu support live, share , dan subs guys
diantara ratusan media di indonesia
salut sama 2 media ini masih bisa independent


Indonesia
jea retweetledi

Jangan salah sangka bahwa saat ini Prabowo takut pada mahasiswa karena melihat dulu mertuanya (Soeharto) ditumbangkan oleh Mahasiswa.
Sebab, bukan mahasiswa yang menumbangkan Soeharto secara langsung saat itu.
Prabowo tahu itu.
Yang berbahaya di mata Prabowo adalah intervensi asing dan penghianatan dari dalam.
Dua hal itulah yang menumbangkan rezim 32 tahun Soeharto.
Dan karena itulah Prabowo selalu menyebut “aseng aseng aseng!” dan hanya merekrut orang-orang loyalis (penjilat) di sekitarnya.
1. Peran asing
Ada peran Presiden Amerika Serikat periode 1993-2001 yakni Bill Clinton di balik lengsernya kepemimpinan Soeharto.
Kala itu Bill risau karena permasalahan Timor Timur tak kunjung terselesaikan dan malu saat dibahas di konferensinya oleh sidang keamanan PBB.
Saat itu Soeharto ditelepon oleh Medeleine Albrigt dari Manila yaitu menteri luar negerinya Bill Clinton.
Ia disuruh mundur.
Presiden AS Bill Clinton mendesak Soeharto untuk sepenuhnya mematuhi reformasi ekonomi.
Direktur Pelaksana IMF saat itu, Michel Camdessus, bahkan mengakui bahwa organisasinya menciptakan kondisi yang mewajibkan Presiden Soeharto untuk mundur.
2. Penghianatan dari dalam
Saat itu, Ketua DPR/MPR Harmoko, yang dikenal sebagai pendukung berat Soeharto, malah menuruti tekanan massa.
Ia mengeluarkan pernyataan agar Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden.
Hal itu dilakukan Harmoko karena merasa mendapat dukungan dari pimpinan ABRI.
Pimpinan DPR/MPR secara terbuka meminta Soeharto mundur.
Situasi ini diperparah oleh mundurnya 14 menteri dari Kabinet Pembangunan VII.
Mundurnya para menteri saat itu juga mencerminkan hilangnya dukungan pada Soeharto.
Rakyat menentang, ABRI menarik diri, dan para menteri juga mundur, bahkan pembantu terpercaya sekaligus buzzer resminya, Harmoko menyarankannya mundur, artinya Soeharto sudah tak punya pendukung lagi.
Keesokan harinya, Selasa, 19 Mei 1998, Soeharto mengundang sejumlah tokoh Islam sebanyak sembilan orang.
Mereka adalah KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur (Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), Nurcholis Madjid (Direktur Yayasan Paramadina), KH Alie Yafie (Ketua Majelis Ulama Indonesia), Malik Fajar dan Sumarsono (tokoh PP Muhammadiyah), KH Cholil Baidowi (Muslimin Indonesia), Achmad Bagdja dan KH Ma'ruf Amin (tokoh NU), dan Emha Ainun Nadjib (budayawan).
Soeharto juga mengundang pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra.
Para tokoh agama ini pun menyampaikan bahwa rakyat Indonesia tetap menginginkan Soeharto mundur dari jabatannya sebagai presiden.
Tapi Soeharto berkukuh bisa mengatasi keadaan.
Ia menyatakan akan mengubah Kabinet Pembangunan VII menjadi Kabinet Reformasi dan akan membentuk Komite Reformasi.
Tapi esok harinya, Rabu, 20 Mei 1998, malam, Soeharto menerima surat hasil keputusan dari 14 Menteri Kabinet Pembangunan VII yang intinya menyatakan sikap tak bersedia menjabat sebagai menteri dalam Kabinet Reformasi atau reshuffle kabinet.
Soeharto merasa terpukul dan ditinggalkan oleh orang-orang kepercayaannya.
Karena itulah bagi Prabowo, asing dan penghianatan jauh lebih berbahaya dibanding demo mahasiswa.
Ingat kawan, kemarin guru demo aja dia malah melambaikan tangan dari mobil dikira mendapat dukungan.
cuwi@rapunsey
prabowo takut mahasiswa karna dulu bapak mertuanya di lengserin sama mahasiswa WKWKWKWKWKWK
Indonesia
jea retweetledi
jea retweetledi

aku sedihh liat ini… karena aku tau kalo from the very beginning WE NEVER HATED INDONESIA. not even a bit. yang kita benci tuh korupsinya, nepotisme, keserakahan oligarki, dan orang yg dzalim. we love this country so much, and that’s why it hurts to see it getting ruined by them
ᢉ𐭩@etoiledew
bener bener emosional… we sang indonesia pusaka sebelum mundur
Indonesia
jea retweetledi
jea retweetledi

Kubu Solo mulai bergerak loh.
1) Jokowi mau mulai safari keliling Indonesia buat menemui basis pendukungnya.
2) Jangan lupa Kaesang adalah ketua partai. PSI.
3) Kabarnya banyak kader partai lain yang "bedol desa" ke PSI. Nasdem muncul di berita, kadernya pindah ke PSI. Loyalis Jokowi di PDIP juga banyak pindah ke sana.
4) Meskipun di pusat mereka gak punya kursi DPR, di daerah, mereka banyak punya kursi DPRD. Banyak kadernya punya posisi.
5) Jokowi di salah satu pidatonya pas acara PSI bilang, akan mengorganisir sampai tingkat RT/RW.
6) Kapolri, jelas kubu mereka, baru dikasih perpanjangan usia pensiun, tujuannya apa hayo? Jangan lupa istilah "parcok" datang dari mana.
7) Gibran sepanjang jadi Wapres udah mengunjungi hampir semua provinsi. Tinggal dikit lagi.
8) Acaranya Gibran juga yang relate ke grassroot: bakti sosial, kerja bakti, bagi sembako, bantuan sosial.
9) Program unggulan Presiden mulai goyah: MBG kena kasus korupsi. KDMP pemborosan anggaran. BBM tiba-tiba naik. Lawatan ke luar negeri terus. Bisa dimainin isu-isu itu.
10) Pendengung alias buzzernya juga udah mulai pecah kongsi. Ada loyalis sini dan loyalis sana.
2029?
Indonesia
jea retweetledi
jea retweetledi

call me party pooper, tp gue bahagia bgt ngeliat video ini. lucunya dari video ini kepala SPPG nya yg marah2. meanwhile, suara rakyat yg anaknya keracunan, gaji guru yg masih rendah, ukt mahasiswa masih tinggi dll gada tuh yg mau denger. dari sini keliatan kan, mbg ini tujuannya untuk “bisnis” untuk memperkaya yg udah kaya. rakyat yg miskin cuman dijadiin bantu loncatan. poor us
bisa bisanya org org di video ini ngomong mbg “investasi” duit rakyat itu bego, siapa suruh mau kerja sama dg pemerintah. mau seluruh kepala SPPG ngomong udah keluar dana milyaran, tp untuk omset 6jt/hari (bahkan lebih, kan di korup) ga mungkin dong ga balik modal 😂 ini beneran baru tahap awal, bakal lebih banyak lagi dampak dari mbg ini, siap siap aja ya 🙏🏻
Komisi Wasit@MafiaWasit
Berdoa dan ibadahnya ditambah lebih rajin lagi yok gaes! Tanda-tanda itu makin dekat! Lihatlah, para investor Dapur MBG ini aja udah pada teriak-teriak. Mau berharap ke siapa lagi kita kalau bukan ke diri sendiri dan Tuhan. Ngarepin Pemerintah bantu kita udah sangat SULIT
Indonesia
jea retweetledi

Hari ketika aku melihat lemon berjatuhan dari langit - #STELLA #JUUN
pin.it/1iZfS9Z30
#Hearts2Hearts #하츠투하츠 #H2H
@Hearts2Hearts
Indonesia
jea retweetledi
jea retweetledi

INI SIH MAKIN GILA,
DPR & PRABOWO HILANGKAN INDEPENDENSI BI DALAM MENJAGA NILAI TUKAR RUPIAH !!!
BENERAN MAU HANCURIN YA?
INI SIH NGK CUMA LEVEL 20K,
ZIMBABWE IS REAL ???
UU P2SK: Ketika Presiden Bisa Pecat Gubernur BI.
DPR baru saja mengesahkan UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), dan satu poin yang bikin ekonom deg-degan:
Presiden kini bisa memberhentikan Gubernur Bank Indonesia, Ketua OJK, dan Kepala LPS jika dianggap melanggar perundangan.
MASALAH UTAMA: INDEPENDENSI BI TERANCAM
Bank sentral yang sehat harus bebas dari tekanan politik. Ini bukan opini ini standar global IMF dan Bank Dunia. Ketika gubernur BI bisa dipecat presiden, muncul pertanyaan besar: siapa yang sebenarnya mengendalikan kebijakan moneter Indonesia?
Bayangkan skenario ini inflasi sedang tinggi, BI harus naikkan suku bunga. Tapi pemerintah sedang butuh bunga rendah untuk mendanai proyek besar. Kalau gubernur BI tahu jabatannya bisa dicabut, apakah dia akan berani ambil keputusan yang benar secara ekonomi tapi tidak disukai istana?
EFEK DOMINO YANG PERLU DIWASPADAI
Pertama, kredibilitas rupiah bisa goyang. Investor global sangat sensitif terhadap independensi bank sentral. Begitu BI terlihat jadi "perpanjangan tangan" pemerintah, modal asing bisa kabur.
Kedua, inflasi lebih sulit dikendalikan. Kebijakan moneter yang dipolitisasi cenderung terlalu longgar demi kepentingan jangka pendek hasilnya inflasi merangkak naik.
Ketiga, kepercayaan terhadap OJK dan LPS ikut terdampak. Kalau regulator keuangan bisa ditekan, perlindungan nasabah dan stabilitas perbankan jadi tanda tanya.
WORST CASE SCENARIO
Lihat Argentina dan Turki dua negara di mana presiden aktif mengintervensi bank sentral.
Hasilnya? Argentina inflasi tembus 200% lebih. Turki lira anjlok 80% dalam beberapa tahun. Gubernur bank sentral dicopot berkali-kali karena tidak mau menuruti perintah politik.
Indonesia belum sampai sana tapi pintu ke arah itu kini terbuka lebih lebar.
UU P2SK ini ibarat pisau bermata dua.
Di tangan pemimpin yang berintegritas, mungkin tidak banyak berubah.
Tapi di tangan pemimpin yang ingin mengontrol ekonomi demi agenda politik, ini bisa jadi senjata yang sangat berbahaya bagi stabilitas keuangan Indonesia.
Yang perlu dikawal sekarang: bagaimana mekanisme "pelanggaran perundangan" ini didefinisikan dan siapa yang berhak menafsirkannya. Di situlah kunci apakah UU ini jadi alat akuntabilitas atau alat kontrol.
Ekonomi kita bukan arena politik.
Jaga BI tetap independen.
HATI-HATI WOK !!
SEKALI HANCUR NGK BISA BALIK LAGI !!
NYAWA JUTAAN ORANG TARUHANNYA !!

Indonesia
jea retweetledi








