lslayer
1.3K posts







Alasan gua pilih 03 kemaren: 1. Tau bakalan kalah, tapi gua tau moral compass gua bekerja dengan sangat baik. 2. Gua sempat ngomong ke temen-temen gua kayanya ga bakalan pilih 01 karena ada Amien Rais di situ. 3. Gua ga mungkin pilih penjahat HAM. Apalagi gua korbannya.

unpopular opinions about makan nasi

Bukan karena etnis tapi; Kusno: simbol nasionalisme Kartini: simbol emansipasi wanita Coba tebak siapa yang benci kelompok nasionalis & emansipasi wanita

Unpopuler Opinion about saham

Kalau lu ngerasa pembunuh, perampok, atau pemerkosa boleh disiksa dengan perlakuan yang bengis dan gak manusiawi, lu pantes dapat rezim yang semena-mena. Esensi dari ratifikasi UN Convention Against Torture pasca jatuhnya orde baru itu buat protecting inalienable & indivisible rights. Lu gak beda sama rezim otoriter yang ngerasa punya moral high ground untuk ngebantai orang-orang yang dicap imoral/menyimpang.

Kayaknya Gen-Z lagi mereduksi Soekarno jadi sekadar doyan kawin. Bahkan Megawati juga direduksi jadi sekadar "ibu-ibu cerewet". Ini komen seksis banget. Dari semua kritikan, yang diambil komen yang paling misoginis. Gen-Z dijauhkan dari sejarah ini psy-opsnya siapa sih?


Melayu itu sering disalahpahami sebagai etnis yang rigid. Melayu bukan etnis, bukan pula ras. Dia lebih dekat dengan konsep bangsa. Dia ga peduli kamu keturunan siapa, toh orang Melayu baik di Sumatera maupun di Malaysia aslinya ya pencampuran dari berbagai etnis. Di Sumatera Utara saja, banyak orang Melayu keturunan Jawa, Minang dan Mandailing. Banyak juga yang keturunan Arab dan India. Selama dia beragama Islam dan berbudaya Melayu dan berbahasa Melayu. Maka dia adalah Melayu.

humanity lebih penting dari agama dan agama bukan alat justifikasi pembunuhan dengan alasan karena disuruh hukum agama.

Pemilu 2029, pemilihnya: 1) Anak-anak yang baru pertama punya hak pilih, dikasih makan MBG selama tahunan. 2) Ortunya anak-anak kelas menengah ke bawah yang dapat MBG setiap hari, gak perlu repot nyiapin makanan dan budget buat anaknya. 3) Masyarakat grassroot yang dapet kontrak kerjaan dari SPPG, buat masak MBG, nyopirin mobil nganterin makan ke sekolah, dapet kerjaan tetap dari situ. 4) Para pedagang dan petani yang hasil bumi dan jualannya diborong oleh ribuan SPPG setiap hari. 5) Sarjana baru yang keterima jadi ribuan PPPK di bawah BGN, jadi ahli gizi dan pelaksana lapangan. 6) Para pejabat dan aparat yang buka yayasan jadi SPPG meski dengan segala konflik kepentingan. 7) Para elit yang dukung kekuasaan supaya mereka tetap bisa dapat konsesi HGU atau IUP buat buka hutan, nanam sawit, dan tambang. 8) Anggota ormas yang nurut buta sama pemimpin dan elitnya, sementara elitnya dikasih konsesi tambang. 9) Para grassroot yang menerima bantuan sosial bertuliskan "istana" setiap ada pejabat blusukan. 10) Para pejabat yang tunjangannya 10-20 kali lipat gaji rata-rata rakyat di kotanya sendiri ditambah segala fasilitas yang ada. *** Mereka akan memilih siapa lagi kalau bukan petahana atau penerusnya? Kalian masih percaya politik elektoral? Ada calon yang cukup kuat yang bisa melawan itu semua?


Apa hal pertama kali terlintas di pikiranmu ketika mendengar Negara Malaysia.


unpopular opinion tentang agama :

Unpopular opinions about all Indonesian presidents



@ilhampurnama887 Islam Abangan TIDAK PERNAH MENJADI TALI PENGIKAT KEBANGSAAN.... Kecuali yang berideologi Komunis. Kau tinggal pilih Islam atau Komunis, Islam abangan ada didalam Komunis, itulah pengikat Indonesia fondasi Nasionalisme Indonesia @ilhampurnama887

Unpopular opinion tentang Sejarah yang bisa bikin kamu kayak begini:


