The Boys spent years teaching us that powerless humans are vulnerable. Then Maeve loses her powers, falls dozens of stories, and survives. Apparently gravity works differently when fan favorites are involved. Sloppy
@Jakartalk Menurutku ini bkn konspirasi pemerintah tp krn fomo. Misal di suatu daerah itu ada kriminal begal pocong, diangkat ke medsos, buat parodi seolah2 itu nyata, lalu viral, yg laennya ikut²an, muncullah parno di indonesia
Fenomena teror pocong ini menurut gue terlalu terstruktur untuk dibilang ide individual. Terlalu massive dan merata untuk sebuah kebetulan, karena hampir di semua wilayah ada.
Mereka ini siapa?
Tujuannya apa?
Unpopular opinion: Mako is the only person who single handedly took down a member of the Red Lotus (Mig hua), and he did it in the smartest way possible.
@HabisNontonFilm Gatau bad writing apa ngga, menurut saya harusnya menang starlight sih pas lawan si Oh Father itu, soalnya kan setau saya light lebih cepat dari sound, but idk mungkin reflek starlight aja yang lambat
"What good's all that power if you can't control it?"
Yaelah Annie ngelawan Oh Father aja lemah banget di episode sebelumnya, sekarang malah ngeremehin my girl Marie. Udah sejauh ini lho sama Jordan, masa disuruh pulang gitu aja? Gila!
@Blonddieee_ I feel like season 5 is very long-winded and these 3 episodes are looking for V1 which is never found as if the episode is being dragged out.
This is the worst episode of The Boys so far.
Who cares about Terror??
Who cares where Black Noir disappears to every afternoon?
Who cares about Firecracker’s childhood or her reverend storyline?
Who even cares what Sage wants right now?
Where’s Marie?
Where’s the V?
Where’s the god-damned action???????
There are only three episodes left, and all they did was talk and talk
Worst episode!!!
@hafilova Film ini menurutku cocok cocok saja kalau ada elemen Evil Dead, justru itu yg membuat filmnya serem, creepy, mengerikan. Durasi film ini terasa worth it 2 jam lebih. Tdk ada yg sia², saya juga gak ngantuk padahal saya nonton di Jam malam paling akhir. Kelamaan? Enggak sama sekali
@hafilova Memang film ini beberapa elemen seperti Evil Dead Rise tp sy tdk setuju kalau cocoknya Evil Dead Rise 2.0, Evil Dead ada mantra membangkitkan iblis, di sini tdk ada. Hanya mantra pemindahan entitas kuno ke tubuh yg lain melalui ritual.
Buang jauh-jauh semua bayanganmu tentang franchise The Mummy yang lama, dan siapin diri buat masuk lagi ke nerakanya Lee Cronin. Gak ada Imhotep yang karismatik, gak ada petualangan menjelajahi gurun pasir Mesir yang epik ala Indiana Jones, gak ada lagi romansa atau humor ringan ala Brendan Fraser dan Rachel Weisz. Yang ada cuma kegelapan yang lengket, bau busuk, dan rasa mual yang bakalan nempel lama.
Dan sekarang saya ngerti kenapa ada nama Lee Cronin di judulnya. Mungkin ini lebih cocok dikasih judul Evil Dead Rise 2.0. Judul Lee Cronin’s The Mummy itu bukan cuma sekedar branding narsistik, ini jadi macam peringatan keras dari awal buat penontonnya kalau Ini emang filmnya dia, dengan segala DNA Evil Dead Rise yang dibawanya: gore brutal, body horror menjijikkan yang ngetes sampe mana batas kekuatan lambungmu, dan ketegangan teror domestik keluarga yang pelan-pelan jadi mimpi buruk.
Plotnya jadi sederhana, gak ada itu yang namanya perburuan harta karun atau penjelajahan piramid kuno. Ini tentang keluarga jurnalis Amerika yang kedatangan kembali putri mereka setelah delapan tahun lalu hilang diculik ketika mereka lagi tinggal di Kairo. Tapi bisa ditebak , yang pulang bukan putri mereka yang dulu, sesuatu yang mestinya tetap dikubur dan gak perlu ditemukan, sesuatu yang yang jahat, bener-bener jahat!
Ya, kalau suka Evil Dead Rise, ini bakal seperti sequel spiritual yang lagi nyasar ke gurun. Tone-nya sama-sama kejam, disturbing, shocking dan gak kasih ampun. Dari drama tentang duka kehilangan berlumuran misteri, berubah jadi mesin penyiksaan yang nyaris gak berhenti. Adegan-adegan gore-nya gila, jijik, dan punya efek praktikal apik yang bisa bikin meringis. Natalie Grace sebagai Katie yang pulang itu juga sama sintingnya. Performanya bikin bulu kuduk begidik sejak kita diajak ketemu versi barunya di balik make-up “monster”-nya. Ada elemen family trauma yang digarap cukup dalam, meski kadang ceritanya jadi agak kepanjangan di paruh kedua, apalagi dengam runtime 133 menit yang bikin agak punishing.
Bukan The Mummy yang kita kenal, ini seperti sebuah ‘pengkhianatan’ yang cerdas terhadap warisan franchise The Mummy. Cronin emang sengaja ngebunuh versi lamanya yang lebih fun, menguburnya dalam-dalam, lalu menghidupkannya lagi dari tanah yang sama lewat ritual deskontruksi yang brutal untuk menjadikan versinya jauh lebih gelap. Hasilnya? Lee Cronin’s The Mummy jadi salah satu horor paling “sakit”, disturbing dan kejam tahun ini.
3,5/5
First look AVATAR: AANG, THE LAST AIRBENDER.
Film pertama dari Avatar Studios ini jadi cerita lanjutan dari seriesnya, tim Avatar udah dewasa.
Sayangnya batal tayang di bioskop. Foto lain dan info rilis di reply 👇🏻
Baru berapa jam setelah rumah Le Domas kebakar, si Grace disuruh main lagi 😭😭 adeknya juga diculik dan ikut main sama dia.
Lu menang = lu jadi penguasa dunia
Lu kalah = lu mati
Kakak-adek VS keluarga setan. Good luck!
READY OR NOT 2. Tayang 10 April 2026 mvs
@enasdhuhri@Titipan_Mafia Lah kan yg ngelihat cuma 1 saja, sdgkn wilayah indonesia luas mas brooo, perlu kesaksian dari banyak saksi yg disebar ke seluruh wilayah indonesia
@Titipan_Mafia saya tidak setuju pengadaan sidang itsbat. semestinya bila ada saksi yg melihat, langsung disumpah dan ketok palu, gk perlu sidang. namun kriteria sudut bulan sekian derajat itu ada hitungannya sehingga bulan bisa dilihat, bukan sekedar > 0.1 derajat saja.
0,1 derajat juga berarti hilal baru kan...!?. Artinya ramadan sudah selesai. Besok jumat itu sudah masuk 1 syawal.. sesuai dengan hisab Muhammadiyah.
Harus banget nunggu sidang isbath, biar ada anggaran yang keluar 🤪