Liakb retweetledi
Liakb
2.5K posts

Liakb retweetledi
Liakb retweetledi

Because they don't follow islam properly. Pancasila ideology have you heard of it ? I know you are not Indian but chutiye padh toh leta hiatory. If they followed proper islam, they will become like iran and Lebanon. Also Indonesia used to be Hindu country more than 1000yrs ago. Tereko ye pta bhi nhi hoga cause you are low IQ retarded chutiya jisko islam ke alawa kuch nhi dikhta
English

Indonesia is the largest Muslim country by population. 87% of its population is Muslim, and 1.68% is Hindu. Yet, you would have never heard that the Muslims there have ever forcibly made any Hindu say 'Allahu Akbar'.
Interestingly, there is no BJP, no RSS, no Bajrang Dal or any Hindu Defense Force there, yet Hindus face no threat.
Because Islam teaches equality and humanity.
English
Liakb retweetledi

Guys ini yang paling jarang dijelasin tapi paling penting dipahami dari semua yang sedang terjadi sekarang.
Seorang profesor bernama Jiang baru aja jelasin sesuatu yang kalau lo pahami semua puzzle yang selama ini terpisah pisah tiba tiba nyambung jadi satu gambar besar.
Gw jelasin dari dasarnya.
Lo tau tidak kenapa dolar Amerika masih jadi mata uang paling kuat di dunia padahal Amerika sendiri punya utang yang jumlahnya tidak masuk akal — lebih dari 34 triliun dolar?
Jawabannya satu kata Petrodollar.
Sejak tahun 1970an ada kesepakatan tidak tertulis antara Amerika dan Arab Saudi semua transaksi minyak di dunia harus pakai dolar. Bukan euro. Bukan yuan. Bukan mata uang lain. Dolar.
Artinya setiap negara di dunia yang butuh beli minyak harus punya dolar dulu. Harus beli dolar dulu. Dan permintaan dolar yang tidak pernah berhenti ini yang bikin nilai dolar tetap kuat meskipun Amerika cetak uang sebanyak apapun.
Itu fondasi pertama.
Fondasi kedua negara negara Teluk yang dapat triliunan dolar dari jual minyak taruh uangnya di mana? Di Amerika. Beli saham teknologi Amerika. Beli obligasi pemerintah Amerika. Investasi ke Wall Street.
Jadi ada lingkaran sempurna yang sudah berjalan puluhan tahun.
Dunia beli minyak pakai dolar. Negara Teluk dapat dolar. Dolar itu diinvestasikan balik ke Amerika. Amerika dapat modal segar terus menerus. Amerika bisa terus cetak utang tanpa collapse karena selalu ada yang beli.
Sistem ini yang disebut profesor Jiang sebagai Ponzi scheme raksasa.
Ponzi scheme itu artinya skema yang hanya bisa berjalan selama ada uang baru yang terus masuk. Begitu aliran uang baru berhenti sistemnya collapse.
Dan Iran sekarang sedang menyerang tepat di jantung sistem itu.
Bukan dengan bom nuklir. Bukan dengan tentara.
Tapi dengan tutup Selat Hormuz dan paksa negara negara Teluk untuk memikirkan ulang prioritas mereka.
Karena kalau situasi di Teluk makin tidak stabilnegara negara Teluk mulai mikir. Buat apa simpan triliunan dolar di Amerika kalau negara gw sendiri terancam? Lebih baik uang itu dipakai untuk ketahanan pangan. Untuk pertahanan sendiri. Untuk hal hal yang lebih nyata.
Dan kalau petrodollar mulai ditinggalkan kalau negara Teluk mulai transaksi minyak pakai yuan atau mata uang lain permintaan dolar turun drastis.
Nilai dolar anjlok.
Bunga utang Amerika meledak karena tidak ada yang mau beli obligasi mereka lagi dengan harga yang sama.
Dan Amerika yang sudah punya utang 34 triliun dolar itu tiba tiba harus bayar bunga yang jauh lebih mahal.
Ekonomi Amerika tidak akan collapse dalam satu malam. Tapi prosesnya kalau dimulai sangat sulit dihentikan.
Dan ini yang paling relate buat Indonesia.
Selama ini kita hidup di dunia yang dolarnya kuat dan stabil. Kita impor minyak pakai dolar. Kita bayar utang luar negeri pakai dolar. Harga komoditas global dihitung dalam dolar.
Kalau sistem petrodollar ini goyah dunia yang kita kenal sekarang ikut goyah.
Bukan cuma Amerika yang kena.
Semua negara yang ekonominya bergantung pada stabilitas dolar termasuk kita akan merasakan gempa yang sama.
Bedanya Amerika yang bikin gempanya.
Kita yang kena reruntuhan bangunannya.
Furkan Gözükara@FurkanGozukara
WOW Professor Jiang explains how the US economy is a giant Ponzi scheme dependent on Gulf nations investing in American tech. If Iran forces the Gulf to abandon the petrodollar for food security, the US economy will face total collapse and revolution in the streets.
Indonesia
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi

#Statement | The Foreign Ministers of the Kingdom of Saudi Arabia, the Hashemite Kingdom of Jordan, the United Arab Emirates, the State of Qatar, the Republic of Indonesia, the Islamic Republic of Pakistan, the Arab Republic of Egypt, and the Republic of Türkiye condemn Israeli occupation authorities’ continued closure of the gates of Al-Aqsa Mosque / Al-Haram Al-Sharif to Muslim worshippers particularly during the holy month of Ramadan.

English
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi

@FurkanGozukara @grok this is true? Or maybe it fake since you are always in US side
English

@grok @ofentse10190552 @Ridwanapo1 @FreyaNorthnyot @grok How if iran media said it and pentagon say not true. Then you will say thats fake?
English
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi

🚨BREAKING: The Gaza Strip is currently witnessing heavy and intermittent Israeli airstrikes across multiple areas.
#GazaGenocide
31.01.2026
English
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi
Liakb retweetledi




















