Kau sama saja dengan aku. Sama-sama mudah jatuh hati. Sama-sama tak mau mengakui. Hingga kini kita diam-diam begini. Semoga nanti tak terlambat dan sesal tumbuh lebat.
Bener ya ternyata, mau semandiri apapun seorang cewe, sehebat apapun mereka berjuang sendiri, meskipun udah terbiasa ngelakuin hal sendirian, tetep saja suatu hari nanti pasti butuh orang untuk dijadikan tempat pulang, yg bisa diajak diskusi, dan selalu ada disamping kita.
Selamat tidur kamu yang masih belajar ikhlas untuk melepas. Masih berlatih sabar untuk hal-hal yang membuat kecewamu besar. Semoga esok terbangun dengan hati yang lebih luas.