Aminosss
20.8K posts

Aminosss
@amenmk
Namung kawula alit, nunut urip.
Sleman, Indonesia Katılım Ocak 2011
695 Takip Edilen371 Takipçiler
Aminosss retweetledi

Sekitar pukul 20.45 senin 30 maret 2026 di Jalan Kerto, Umbulharjo, saya hampir ditabrak pengendara yang melawan arah dan tidak memakai helm. Karena kaget, saya spontan berteriak. Pelaku tidak terima, langsung berbalik mengejar dan menghadang saya di jalan.
Setelah itu situasi langsung memanas. Pelaku memanggil sekitar 6–7 orang rekannya. Mereka datang dan mulai mengintimidasi, berteriak anarkis, meludahi, serta mengancam akan melakukan kekerasan. Plat kendaraan saya difoto, dan saya terus ditekan dengan ancaman.
Tidak hanya itu, teman saya yang berada di belakang sempat dipukul oleh salah satu dari mereka. Bahkan saat ada warga yang mencoba melerai, tetap diteriaki dan diancam.
Awalnya hanya hampir terjadi kecelakaan, tapi berubah jadi ancaman serius. Melawan arus, tidak pakai helm, hingga mengundang pengeroyokan.
situasi seperti ini sangat berbahaya.
Tetap hati-hati di jalan.
mohon untuk identitas saya di sembunyikan🙏🏻
Indonesia
Aminosss retweetledi

Ini jelas banget. Masa gini aja lebih dari 1x24 jam ga ketangkep. Giliran bokepku pake masker kacamata topi dll bisa tuh nangkep xixixi 🥵🥵🥵
Ken Hans@kenhans03
Harus diusut tuntas...
Indonesia
Aminosss retweetledi

Guys kencengin ikat pinggang. Gw sama suami bener2 memutuskan di rumah aja pas liburan nanti. Meskipun ada rejeki lebih baik disimpan or dibagi ke orang tua dan adik2.
Tough time ahead. Tapi semoga semua ini bisa kita lewati sama-sama.
Jangan lupa momen2 ini guys pas pemilu 2029 nanti. Beneran deh, gw pun mengingatkan ke diri gw sendiri. Selalu edukasi diri.
Polesan kamera itu menyakitkan. Uda stop justifikasi2 orang baik, politik itu harus damai, pilih pemimpin yg punya pengalaman. STOP.
Next time, gw cuma mau milih yg mendorong perubahan sistem. Ga ada lagi ngomong2in program kerja. Capek. Banyak banget program kerja, tapi ujung2nya mental juga kondisi ekonomi kita.
Kalo institusi bener2 jalan, at least kita ga ngerasa clueless kaya gini. Kita ga harus saling blaming each other. Kita ga harus dipaksa mikir setiap saat untuk issue yg seharusnya tugas yg menjalankan pemerintah.
Kuat2 semua. Apalagi sandwich generation, I feel you. 🫶🏼
Indonesia
Aminosss retweetledi
Aminosss retweetledi
Aminosss retweetledi
Aminosss retweetledi

Sok asik lu ampe mati w gak akan pernah ikhlas hasil kerja gue dan apapun itu dipajakin ya selama gak ada transparansi pajak dipake buat apa dan malah ni negara makin downgrade bener bener tukang palak doang
#PajakKitaUntukKita@DitjenPajakRI
“Tahun depan gabung NPWP sama aku yuk”
Indonesia
Aminosss retweetledi

kemaren pengen jdi mediator iran - israel, sekarang ngundangin mantan presiden,
gokil sih tiap hari ada aja alesannya biar ga teraweh
tempo.co@tempodotco
Prabowo Undang Mantan Presiden-Wapres ke Istana Malam Ini, Ada Apa?
Indonesia
Aminosss retweetledi
Aminosss retweetledi
Aminosss retweetledi
Aminosss retweetledi

Khamenei, Chip, dan Pengkhianatan
Teheran mendadak sunyi. Langit di atas Alborz tampak abu-abu. Kabar itu berhembus lewat pesan singkat yang terenkripsi. Ali Khamenei, Sang Rahbar, telah tiada.
Kematiannya bukan karena usia. Bukan pula karena sakit yang lama diidapnya. Ia takluk oleh sesuatu yang tak terlihat.
Semuanya bermula dari teknologi. Sangat canggih. Hampir tidak masuk akal. Iran merasa sudah sangat aman. Mereka menggunakan sistem pertahanan siber berlapis. Tapi ada satu celah: ketergantungan.
Banyak perangkat keras di jantung pemerintahan justru buatan Amerika. Ironis.
Teheran membeli perangkat itu lewat jalur gelap. Lewat pihak ketiga di Dubai dan Turki. Mereka pikir itu aman. Ternyata tidak. Chip di dalam server utama punya "pintu belakang". Istilah teknisnya hardware backdoor. Pembuatnya di Silicon Valley tahu persis cara membukanya.
Peretasan itu berjalan halus. Seperti mentega di atas roti panas. Protokol keamanan lumpuh seketika. Radar tidak menangkap apa pun. Kamera pengawas di kompleks kediaman mendadak freeze. Gambar yang muncul hanya rekaman sejam lalu. Di balik layar, sebuah operasi presisi sedang berlangsung.
Tapi teknologi saja tidak cukup. Harus ada orang dalam. Di sinilah letak dramanya. Pengkhianatan terjadi di lingkaran elit. Beberapa pejabat tinggi merasa masa depan Iran buntu. Mereka butuh perubahan. Atau mungkin, mereka butuh pengampunan dari sanksi internasional.
Para pembelot ini memberi koordinat. Mereka mematikan sistem sensor manual. Tanpa mereka, teknologi secanggih apa pun akan sulit menembus bunker beton.
Pengkhianatan ini bersifat sistemik. Dilakukan oleh mereka yang selama ini berdiri paling dekat dengan kursi kekuasaan.
Kondisi ekonomi Iran juga mendukung. Rakyat sudah lelah. Inflasi menggila. Harga roti melonjak lima kali lipat. Rial tidak lebih berharga dari kertas bekas. Moral aparat di titik terendah. Gaji mereka tidak cukup untuk makan sebulan. Loyalitas pun luntur.
Uang bisa membeli segalanya di Teheran saat ini. Termasuk informasi rahasia. Ekonomi yang hancur membuat benteng pertahanan keropos dari dalam. Orang lebih takut lapar daripada takut pada ideologi. Itulah celah terbesar yang dimanfaatkan pihak lawan.
Operasi itu berakhir cepat. Tanpa ledakan besar. Hanya satu serangan titik yang sangat akurat. Teknologi AI memandu proyektil menembus jendela yang tepat. Sang Rahbar jatuh di atas permadani Isfahan miliknya. Sebuah era besar di Timur Tengah resmi terkubur.
Dunia kini menahan napas. Iran sedang di persimpangan. Antara bangkit dengan wajah baru atau tenggelam dalam kekacauan. Sejarah baru saja ditulis dengan tinta yang sangat mahal. Gabungan antara chip Amerika, pengkhianatan elit, dan perut rakyat yang lapar.
Indonesia
Aminosss retweetledi

Aminosss retweetledi














