Udin🍁

2.9K posts

Udin🍁 banner
Udin🍁

Udin🍁

@amongrasa

Manusia tidur. Ketika mati, mereka bangun

unkwon Katılım Ocak 2020
259 Takip Edilen40 Takipçiler
Udin🍁 retweetledi
Raka
Raka@doimucenah·
Thread ini bagus guys Disini dibahas kalau rambut di jari kaki ternyata bisa jadi tanda sirkulasi darah & kesehatan pembuluh darah kita masih bagus. Karena folikel rambut itu sensitif banget sama oksigen dan aliran darah. Makanya kalau rambut di kaki/jari kaki tiba-tiba mulai hilang, itu kadang bisa jadi early sign kalau circulation tubuh mulai bermasalah 😵‍💫
Dr. Biohacker@Dr_Biohacker

Hair on your toes: a sign about your cardiovascular health. It may seem like an insignificant detail, but clinically it reveals crucial information about how your body is functioning inside. If you don't have hair on your feet, this is what your body is warning yo

Indonesia
138
2.9K
21K
1.2M
Udin🍁 retweetledi
Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen@na_dirs·
Ṭā Sīn Mīm: Tiga Jejak Sunyi di Ambang Wahyu Pernah kita bahas soal makna Alif Lam Mim. Sekarang pelan-pelan kita bahas 3 huruf lainnya (Ṭā Sīn Mīm) yang dijadikan pembuka dua surat dalam al-Qur’an: 1. Surat Asy-Syu‘arā’ (QS 26:1) 2.Surat Al-Qaṣaṣ (QS 28:1) Apa makna rahasianya yah? Ṭā—dengan bentuknya yang melingkar dan tertutup—mengisyaratkan ruang yang menyempit. Ia mengingatkan pada pembukaan Surah Asy-Syu‘arā’, di mana kisah para rasul dimulai dari penolakan, cemoohan, dan tekanan. Setiap kebenaran, sebelum berkilau, hampir selalu melewati lorong sempit yang membuat dada menahan napas. Ṭā adalah detik ketika seseorang dipaksa berhenti, lalu menyadari bahwa kekuatannya tidak cukup untuk membuka jalan. Sīn—dengan lengkung lembut yang mengalir turun—mewakili gerak yang sabar dan terus-menerus. Dalam Surah Al-Qaṣaṣ, Sīn beresonansi dengan perjalanan Musa: bayi yang hanyut di sungai, pemuda yang terusir dari kota, seorang pelarian yang justru dipilih oleh takdir. Sīn adalah langkah yang tidak riuh, tetapi tidak pernah padam. Ia mengajarkan bahwa perjalanan panjang selalu dimulai dari satu keberanian kecil untuk melangkah, bahkan ketika arah masih samar. Mīm—huruf yang kembali melingkar seperti pangkuan—menjadi simbol pulangnya jiwa kepada ketenangan. Begitulah akhir dua surat itu: kemenangan tidak datang dari kekuatan, melainkan dari perlindungan Ilahi yang bekerja pelan namun pasti. Musa kembali dengan mandat, para penindas tumbang dengan sendirinya, dan kebenaran menemukan jalannya tanpa harus berteriak. Mīm adalah kesimpulan yang luas: rahmat yang menyelimuti segala yang dulu tampak buntu. Ṭā Sīn Mīm bukan sekadar tiga huruf; ia adalah peta perjalanan batin manusia: kesempitan yang membentuk, langkah yang meneguhkan, dan rahmat yang memulihkan. Tabik, Nadirsyah Hosen
Nadirsyah Hosen tweet media
Indonesia
12
160
653
28K
Udin🍁 retweetledi
bib new edition
bib new edition@BangBib4·
Jadi begini warga yang Budiman dan budiwati menurut data BMKG ( bar mangan kudu guyon ) Tak jelaskan sedikit kenapa petani lebih memilih membuang hasil panen nya daripada memberikan ke orang lain yang kalian anggap lebih bermanfaat ,karena ini efeknya jangka panjang ,jadi jangan hakimi petani yang melakukan hal tersebut Saya kasih tahu sebab dan alasannya Saat panen melimpah, pasokan banjir tapi permintaan tidak ikut naik , harga bisa jatuh sangat rendah,saya kasih contoh ,misalnya harga Rp5.000–Rp15.000 per keranjang besar, sementara biaya keranjang + tali saja sudah Rp9.000–Rp11.000, Membuang lebih murah daripada memanen, mengangkut, dan menjual karena Biaya panen tenaga kerja+ transportasi ke pasar sering lebih besar daripada uang yang diterima.alias petani tambah merugi Memberikan Gratis Justru Bisa Merusak Harga Lebih Parah (Efek Pasar Jangka Panjang) Kalau petani bagi-bagi gratis dalam jumlah besar, masyarakat atau pedagang akan mengharapkan harga murah/gratis di masa depan. Ini membuat harga di pasar sulit naik kembali, bahkan saat pasokan normal. Petani rugi berkepanjangan karena pasar "terbiasa" dapat barang murah. Membuang sebagian hasil bisa mengurangi pasokan di pasar membantu harga stabil atau naik sedikit di kemudian hari,meski ini bukan solusi ideal. Biaya Logistik dan Penanganan yang Tinggi untuk Donasi Hasil tani seperti sayur dan buah sangat mudah busuk ,umur simpan pendek, butuh pendingin Memberikan gratis memerlukan akan biaya lagi Panen manual (biaya tenaga kerja). Pengemasan yang layak. Transportasi ke tempat distribusi (masjid, panti asuhan, atau kota). Petani kecil biasanya tidak punya infrastruktur itu. Kalau dipaksakan, biayanya bisa lebih besar daripada nilai barangnya. Di daerah terpencil, akses pasar saja sudah susah, apalagi distribusi donasi. Tidak Ada Pembeli Tetap atau Infrastruktur Penyimpanan Banyak petani bergantung pada tengkulak atau pasar lokal. Saat harga anjlok, tengkulak pun enggan beli. Tidak ada gudang pendingin skala kecil yang murah , barang cepat rusak kalau ditahan. Memberi gratis dalam volume besar juga tidak realistis karena orang yang mengambil biasanya terbatas, sementara hasil panen bisa puluhan ton. Petani Harus Tetap Hidup dan Bayar Hutang Petani punya biaya tetap pupuk, bibit, sewa lahan, hutang ke tengkulak/bank, kebutuhan keluarga. Kalau terus rugi karena bagi gratis, mereka tidak bisa tanam musim berikutnya bisa bangkrut total. Membuang adalah cara "mengurangi kerugian lebih besar" agar bisa bertahan untuk musim depan. Dalam case ini contoh timun itu dibuang disungai ituungkin hanya sebagian saja ,karena mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk pengolahan lahan untuk ditanami kembali dan mengurangi kerugian dari mengeluarkan biaya transportasi Petani bukan mau membuang hasil kerja kerasnya. Mereka terpaksa karena ekonomi yang keras,biaya > pendapatan, plus risiko merusak pasar jangka panjang kalau dibagikan gratis secara masif. Ini masalah struktural pertanian Indonesia , fluktuasi harga, ketergantungan tengkulak, infrastruktur lemah, dan rantai pasok yang tidak fleksibel. Solusi jangka panjang hilirisasi (olahan makanan), koperasi petani yang kuat, gudang penyimpanan, kontrak langsung dengan buyer besar, atau program pemerintah yang serap surplus saat panen raya. Tanpa itu, fenomena ini akan terus berulang setiap musim panen melimpah. Paham ya sampai disini ,atau ada tambahan lagi ?
Nakula@03__nakula

Pedagang membuang Timun ke sungai karena murah dan gak laku. Padahal kalo disumbangkan ke panti² asuhan atau pesantren pasti pada mau, gak mubazir kek gini. 🥹

Indonesia
451
5.3K
20K
1.3M
Udin🍁 retweetledi
al🌷
al🌷@thebloomjourne·
Salah satu kebiasaan keluargaku yang pengen aku teruskan kalau nanti aku berkeluarga adalah berdoa di waktu waktu mustajab. Pas hujan turun, Jum'at sore, waktu sahur, waktu berbuka puasa. Beberapa tahun lalu, pas awal mulai, tentu engga mudah. Tapi seneng banget, kalau sekarang denger ibu bilang, “Jum'at sore, ayo doa dulu”
الجزيرة مصر@AJA_Egypt

مشهد مميز لسيدة تبتهل بالدعاء في شرفة منزلها وسط تساقط غزير للأمطار

Indonesia
46
3.4K
18.8K
343.6K
Udin🍁 retweetledi
picoez
picoez@picoez·
Tadi sekitar 19.30, saya kedatangan teman. Dia datang sambil senyum2 menyerahkan bingkisan padaku. Alhamdulillah. Dulu sebelum puasa, dia datang dan bercerita bahwa dia merasa insecure karena bokek. Nggak pede. Mau mulai usaha, modalnya juga gak cukup. Setelah ngobrol ngalor-ngidul, intinya kusampaikan," Coba lihat ilmu apa yang telah Allah titipkan padamu, kemudian pikirkan kira2 apa yang akan kamu lakukan dengan berbagai hal yang telah Allah titipkan itu. Pilihlah hal yang kira2 kamu paling ikhlas menjalankannya, lalu berdoalah mohon petunjuk dan diberi kemantapan hati oleh Allah atas pilihanmu itu. Alhamdulillah dia jalankan. Pilihannya adalah sebagai affiliate produk di tiktok.
Indonesia
11
69
427
50.4K
Udin🍁 retweetledi
A.K.I
A.K.I@ranggarila·
Just look on the brighter side. Perpisahan kadang pahit, tapi selalu ada memori-memori baik untuk dikenang dan dijadikan pelajaran.
Indonesia
3
50
261
19.2K
Udin🍁 retweetledi
grey
grey@Hamzzahas·
@eLAmaravati You know… sometimes people laugh not because something is funny, but because it’s the only way to keep themselves from falling apart at that moment. That means you’re the strongest one.
English
5
611
4.7K
155.6K
Udin🍁 retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
mari kita usahakan jangan merasa lebih baik dari siapapun. bagaimanapun posisinya, cara dia berpakaian, pekerjaannya, pendidikannya ataupun latar belakangnya. karena kita tidak pernah tau, setiap malam sedekat apa dia dengan Allah dan sebanyak apa dia meminta ampunan.
Indonesia
59
3.8K
8.8K
128K
Udin🍁 retweetledi
D
D@fearlessbarb13·
Jujur nih ya… Sebelum meniqa, aku udah punya rumah, mobil, tabungan, aset, dan master degree. Jadi kalau aku punya kriteria pasangan yang at least setara, itu bukannya demanding, it’s just basic. Soal mahar malah aku santai banget, cuma cincin kawin 5 gr, resepsi di Bali pun patungan, dan penghasilan sebelum meniqa, malah lebih besar aku. Yang bisa aku tawarkan bukan cuma good looking, tapi isi kepala, daya juang, rasa tenang, support system, dan cara aku manage hidup. I bring beauty, brain, and power to the table. When he married me, he didn’t just get a wife, he got a trophy and a strategist. Dan dia memang bangga banget bawa aku kemana-mana. Terbukti setelah meniqa kariernya melesat, karena aku yang bantu dia punya goal, atur strategi, dan push dia naik level.
Indonesia
35
473
4.8K
147.6K
Udin🍁 retweetledi
Kick Nost
Kick Nost@kicknost·
Ini pengembangan terbaru bersama kementrian agama bimasbuddha.kemenag.go.id/borobudur/360/ Kalo aku dulu project pertamanya bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur dan Kementerian Pariwisata, aku bagian handle lapangan keliling bawa kamera 360° (milik pribadi) keliling candi Borobudur selama 2 bulan, panas euy hitam nih badan 😅
Indonesia
3
35
203
10.3K
Udin🍁 retweetledi
harapan
harapan@rhgps·
Dulu gue ngiranya sumur bor itu bakalan nyampe ke kedalaman tertentu yg bersentuhan langsung dengan aliran air deras yg berbentuk sungai bawah tanah, ternyata ga selalu begitu, dari video ini ternyata pada kedalaman tertentu ternyata air merembes dari pori-pori batuan terus terkumpul dibawah ya
RussiaNews 🇷🇺@mog_russEN

🚨⚡️A drilling company that dug this well lowered a camera to a depth of 100 meters and tracked the water's path until the point where it began to flow. And finally, they were able to record that stunning scene.

Indonesia
56
778
7.5K
703.3K
Udin🍁 retweetledi
ndak tau kok tanya saya
ndak tau kok tanya saya@masuckin137·
@jogja_base dari 2022 bayar via toped.. plat jatim tapi.. nanti dapet kiriman sms link etbpkp.. isinya pdf stnk kayak pict 2.. bisa cetak sendiri pake kertas hvs biasa tinggal sesuaikan ukuran sama kaya stnk cetak samsat.. kalo kendaraan bekas, bisa cek no ktp pemilik sebelumnya di bpkb..
ndak tau kok tanya saya tweet mediandak tau kok tanya saya tweet media
Indonesia
37
88
645
55.1K
Udin🍁 retweetledi
dr. Gia Pratama
dr. Gia Pratama@GiaPratamaMD·
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause. Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja. Ayo kita sadari sebentar. Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri. Dengan nyeri datang rutin sekali. Dengan emosi naik turun tanpa diingini. Dengan darah yang keluar, tanpa permisi. Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung. Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya. Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya. Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti. Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata, Haha belum selesai. Tiba-tiba Menopause datang. Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu. Sementara biologi kita laki-laki? Bangun tidur. Tarik napas. Minum air. Kerja seharian. Lalu merasa wah hari ini produktif sekali. Kadang kita demam tinggi sedikit saja, Nada bicara langsung melemah. Rasanya ingin nulis pidato perpisahan Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini. Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi. Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup. Grup WhatsApp penuh keluhan. Rumah sakit penuh drama. Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT. Kehamilan? Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah. Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum, tetap bekerja, tetap mengurus keluarga, tetap peduli orang lain, Kita menyadari kekuatan versi berbeda. Dan kita, para laki-laki, Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷
Indonesia
327
27.1K
42.2K
1.1M
Udin🍁 retweetledi
risty 👩‍🍳
risty 👩‍🍳@insecuristy·
woi tadi gue liat di fyp lewat quotes "maaf ya lama, aku nyarinya sendirian, itupun ga semuanya ditabung" HATI GUE LANGSUNG JLEB BGT DADA GUE SESEK ANJIRRRR WTHELLY 😭😭😭😭😭😭😭😭
Indonesia
93
4.3K
18.3K
533.8K
Udin🍁 retweetledi
-
-@yaprn_·
ZXX
144
1.1K
5.8K
58.3K
Udin🍁 retweetledi
Husein Abdurrahim
Husein Abdurrahim@ibn_abdurrahim·
Iseng-iseng nyatet hal-hal penting dalam bab nikah. Ada satu pembahasan ttg bolehnya seorang wali memaksa nikah anak perempuannya yang masih perawan. Namun ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar dinilai sah nikahnya. Dan wali diperbolehkan dalam hal ini adalah ayah dan kakek
Husein Abdurrahim tweet media
Indonesia
1
11
47
5.3K
Udin🍁 retweetledi
Kevin Kurnia
Kevin Kurnia@arvkevin·
Tidak terjadi perceraian kecuali satu atau kedua pasangan tsb bermaksiat pada Allah. Ngapain kerja ya kalau ada potensi di-lay off? Gitu logikanya? Ini alarm sebenarnya utk mawas diri & hayati agama. Terutama ini buat laki2, karena yg pegang kalimat talaq itu laki.
Like This@GoodRecom

😭😭

Indonesia
28
206
1.2K
94.7K
Udin🍁 retweetledi
Fir Jon Un
Fir Jon Un@PatubMbel·
Sebenarnya, yg kita dengar selama 20th ini adalah arr versi ke-2. Lagu ini dibuat Sabrang sesaat stlh pulang dari di Kanada. Masa awal ya hnya kami berdua. Lagu ini benar2 mentah dari vokal + piano saja. Saking semangatnya saya buat arr pop megah dengan main line biola. Jadi arr asli RR kami bangun dg intro biola. Sayang masternya hilang bersama lagu2 lawas lain.
Indonesian Pop Base@iPopBase

‘Ruang Rindu’ by Letto turns 20. x.com/iPopHQ/status/…

Indonesia
64
195
834
58.6K