ana²⁴

2.5K posts

ana²⁴ banner
ana²⁴

ana²⁴

@anabookroom

(19)

Jakarta Pusat, DKI Jakarta Katılım Ekim 2022
461 Takip Edilen419 Takipçiler
ana²⁴
ana²⁴@anabookroom·
ok hari ini last day class in semester 5
English
0
0
0
18
ana²⁴ retweetledi
Cariño ⋆ 𐙚 ̊.
Cariño ⋆ 𐙚 ̊.@astaganabila·
makasih buat 5 hari liburnya sangat berkesan
Cariño ⋆ 𐙚 ̊. tweet media
Indonesia
87
6.7K
31.3K
479.6K
ana²⁴
ana²⁴@anabookroom·
pas gue di jkt awas aja gue akan spam foto jalan2 gue
Indonesia
0
0
0
14
ana²⁴
ana²⁴@anabookroom·
gue lagi mikirin hari ini mau nugas dmn
Indonesia
0
0
0
24
ana²⁴ retweetledi
Bagas93
Bagas93@Subehan110·
mulai menormalisasi everything happen for a reason, belajar untuk menerima semua hal yang sudah terjadi & mengambil pelajaran dari hal itu. jangan berharap mengulang waktu dan keiadian untuk dapat suatu hasil yang berbeda. semakin dewasa kita akan dituntun untuk selalu mengerti
Kuta, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
2
391
939
17K
ana²⁴ retweetledi
paw
paw@marrooenn·
bener ya di doain sama orang yang ga di kenal is another level of happines. sebagai orang yang perasa dan gampang tersentuh sama hal-hal kecil, it means a lot. karena bahasa cinta paling indah adalah doa.
Indonesia
323
1K
3.3K
43.2K
ana²⁴ retweetledi
ayunk
ayunk@bingungtrs_·
minuman ga sesuai orderan tetep gw minum, ada rambut di makanan gw singkirin tanpa hrs protes, kembalian kurang gw ikhlasin etc bukan krn sabar banget atau apa tapi semoga ketika gw lagi ada di titik hidup yg berat, serba salah, semoga ada orang yg memaklumi jg.
Indonesia
214
9.2K
30.6K
417.7K
ana²⁴
ana²⁴@anabookroom·
aduh sakitnya jgn pas mau UAS gini dong 😭😭
Indonesia
0
0
0
8
ana²⁴ retweetledi
tarii🪷
tarii🪷@kuetarrtar·
ternyata perasaan gak nyaman karena belum Sholat itu mahal.
Indonesia
52
3.3K
24.3K
196.1K
ana²⁴
ana²⁴@anabookroom·
Ya Allah kuatkanlah hamba besok 12 sks
Indonesia
0
0
0
6
ana²⁴ retweetledi
bia
bia@bersuwara_·
kami putra dan putri indonesia mengaku sudah capek membaca berita buruk yang ada
Indonesia
105
18.6K
39.1K
348.3K
ana²⁴ retweetledi
Han🍀
Han🍀@0xhanyfa·
Baca satu cerita tadi… Kalau kita rasa capek banget, pikiran udah penuh, sampai bingung mau mulai dari mana buat beresin semuanya, coba biasain baca doa ini terus: “Ya Allah, tolong beresin apa yang aku udah nggak sanggup beresin sendiri. Longgarin semua yang lagi kusut dan nggak bisa aku urai.” “Ya Allah, lancarin semua kesulitan yang bikin hidupku berasa berat dan terasa ribet ini.” Kadang kita tuh bukan nggak kuat, cuma hati sama pikiran yang udah kepenuhan banget. Dan di momen kayak gitu, cuma Allah tempat paling pas buat kita cerita.
Indonesia
19
1.5K
4.7K
64.7K
ana²⁴ retweetledi
Kesya
Kesya@jpbeem·
begitu nyentuh kasur, 99% planning w gagal semua
Indonesia
463
13.3K
46K
456.1K
ana²⁴
ana²⁴@anabookroom·
Males bgt gua kelas hari ini
Indonesia
0
0
0
3
ana²⁴ retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Baca… Baca buku berat dan ringan. Baca buku fiksi dan non fiksi. Baca buku cetak dan digital. Baca buku di rumah, di jalan, dan saat istirahat kerja. Baca buku dari penulis terkenal dan dari penulis pemula. Baca buku beli sendiri dan pinjam dari perpustakaan. Baca buku sendirian dan bersama-sama. Baca buku sambil diam dan sambil diskusi. Baca buku buat berpikir serius dan buat suka-suka. Baca buku apa saja, kapan saja, di mana saja. Selamat Hari Buku Nasional! :)
Anies Rasyid Baswedan tweet media
Indonesia
398
6.4K
30.1K
419.2K
ana²⁴ retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir. Dan dia ngomongnya bukan sebagai pembela Nadiem. Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja. Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah: Ahok bilang dengan sangat tegas: pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika. Chromebook itu bukan laptop biasa. Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus. Harganya jauh lebih terjangkau dari laptop konvensional. Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau. Ahok kasih contoh nyata. Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar. Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia. Itu bukan mimpi. Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada. "Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan. Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia." Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat: Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang: "Saya pikir ini sengaja." Logikanya sederhana dan sangat keras. Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai. Lebih sulit dibohongi. Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu. Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa. Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan. MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama. Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana. "Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus, kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?" Yang paling menohok soal survei dan legitimasi: Ahok tidak berhenti di situ. Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas. Pemerintah melakukan survei. Rakyat bilang mereka suka makanan gratis. Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG. Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan. Tapi Ahok membaliknya: kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata. Itu bukan preferensi yang genuine. Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi. "Mereka juga pintar. Dia survei, Pak. Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi." Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun: Ahok tidak membela Nadiem secara personal. Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah: Menteri itu tidak pernah menyentuh anggaran secara langsung. Menteri membuat kebijakan. Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya. Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah: apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit? Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri? PPATK sudah menjawab: tidak ada. Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun. "Saya pikir ya ini soal profesionalisme. Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya." Ahok tidak sedang bicara soal Chromebook sebagai produk. Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa: apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa? MBG memberikan makan hari ini. Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup. Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan. Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
318
11.2K
24.1K
985.9K
ana²⁴ retweetledi
Elviraa
Elviraa@erraent·
Elviraa tweet media
ZXX
328
5.3K
45.4K
475.1K