Andr345h

5.1K posts

Andr345h banner
Andr345h

Andr345h

@andreas2573

finance

Indonesia Katılım Kasım 2011
70 Takip Edilen42 Takipçiler
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@AraituLaki Program yg sejatinya harus sosialis..kalo dipegang kapitalis kkn jadi hancur
Indonesia
0
0
1
62
TahooMan™️
TahooMan™️@AraituLaki·
Rapat Pengusaha Dapur MBG dgn BGN Ricuh ⁉️🧐 GAK USAH KAGET, Kidz Pengusaha itu HIPOKRIT, dimana ada Cuan Disitulah mereka ngumpuL.. Kaga Peduli itu Program untuk Anak Bangsa, kalo itu Merugikan ya diTinggaLkan‼️ Jadi, Salah Siapa⁉️ Pokoknya Ada!!🤫
Indonesia
23
102
193
8.3K
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@SarjanaEksu ikannya ga salah..dia lahir nongol begitusaja dan bertahan hidup... jadi yg salah siapa?? yg abai akan ekosistem dan lingkungan
Indonesia
0
0
0
45
Sarjana Eksu
Sarjana Eksu@SarjanaEksu·
Gini deh Itu kali butek banget Ikan apa yang bisa hidup di air sekotor itu selain ikan sapu2? Maksud gw, mau ditangkep gimana jg ekosistemnya jg rusak karena airnya yang udah kotor Nangkepin sapu2 jg mau sampe kapan. Itu ikan udah beranakpinak belasan sampai puluhan tahun di sungai yang panjangnya puluhan kilometer Paling banter di sungai kotor gitu cuma Nila dan Mujaer doang dan ikan habitat asli udah gak kuat dan udah punah duluan. Solusi gak bisa cuma bantai sapu2 doang tapi udah harus kompleks dari perilaku warga, atur sampah sekitar sungai, dan limbah pabrik dan domestik. Butuh aksi yang lebih komprehensif daripada musnahin sapu2. Ya kecuali pemda ingin viral dan kliatan kerja.
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt

gila bgt ni ikan

Indonesia
126
189
1.5K
252.7K
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@bLxCoffee @BilalFahrur usaha barang berubah jadi ..jualan jasa belas kasihan jalur amal ke surga plus jasa uji kesabaran dan iklas
Indonesia
0
0
0
38
ブラックコーヒー™
@BilalFahrur modus pasang muka kasihan / melas emg ada aja pak.. ngga di Terminal, Stasiun atau Perempatan Lampu Merah. udh berapa kali kena, tapi yowes lah emg udh niat bantu, dosa ditanggung pelaku.
Indonesia
3
0
250
26.5K
Bilal Fahrur Rozie
Bilal Fahrur Rozie@BilalFahrur·
Siang ini ketika di lampu merah, kami melihat seorang bapak² penjual koran menjajakan dagangannya. Saya pun bilang ke istri"Mi, beli aja mi satu." Sebenarnya sudah gak butuh dengan koran, tapi karena melihat bapaknya yang panas² masih jualan koran, akhirnya kita beli. "10 ribu bu," Jawab bapak penjual koran singkat. Istri pun memberi uang 20 ribu, tiba² saja bapak tadi langsung nyelonong pergi dan tidak memberi kembalian. Kita pun saling memandang dan 'hehhh' sambil tersenyum. Setelah saya lihat korannya, ternyata harga ecernya 3000 dan sudah koran hari jumat kmren. 😃 Punya pengalaman serupa?
Bilal Fahrur Rozie tweet media
Indonesia
133
51
969
140.2K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.8K
45.6K
98.7K
9.1M
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@ibamarief Pelajaran buat kita semua.. jangan berurusan dgn pejabat dalam bisnis maupun pertemanan..?????
Indonesia
0
0
0
16
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara? Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu. Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun. Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai. Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain. Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi. Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook. Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa: 1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN. 2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal. 3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu. 4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan. 5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian. Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam. Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka. Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam. Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan. Ibam dituntut 22,5 tahun penjara. Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja. Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam. Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek. Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan. JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun. Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara. Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan. Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga. Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum. Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi. Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun... Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit. Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus. Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini? Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara? Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian. Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi. Jakarta, 16 April 2026 Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
Ibrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet mediaIbrahim Arief tweet media
Indonesia
804
13.9K
20K
2.7M
DwiOktariyadi
DwiOktariyadi@dwioktariyadi·
Kalau mau mukulin dan videoin kaosnya dilepas dulu lah, biar gak ketahuan nama perusahannya jika sampai videonya bocor kemana mana 😅🤣 Eh tapi penomoran no lambung dump truck jg ketahuan sih di mana lokasinya wk wk.... Serem juga ya aksi main hakim sendiri di groupnya Bapak itu, terlepas kesalahannya apa yg dibuat Operatornya tsb harusnya diserahkan pada mekanisme hukum yg berlaku saja. Ayo @KemnakerRI di mana tajimu? Ayo @humasminerba akankah diam saja kalau tambang batubara kita bgini?
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Diduga pengawas tambang melakukan pemukulan kapada sesama pekerja tambang, belum diketahui apa yang menjadi penyebab sehingga karyawan tersebut dikeroyok juga belum tahu dimana lokasi kejadian

Indonesia
16
17
30
2.7K
⌘fizi
⌘fizi@amnotyourbae·
macet di jakarta ini nggak ada solusinya ya? 😂
⌘fizi tweet media
Indonesia
383
45
744
723.4K
Mbak kun
Mbak kun@empty__core·
kasih saran dong
Mbak kun tweet media
Indonesia
731
220
474
96.1K
🇮🇩🇵🇸Papua Muslim🇵🇸
Hati2 terhadap orang ini, kronologinya, datang dengan modus membeli telur kepada adik saya sebanyak kurleb 250 kg dengan total 7.290.000, dan pembayaran akan ditransfer setelah barang datang dikecamatan pamulihan, Dan barangpun diantar ke kecamatan pamulihan, begitu datang dikecamatan disambut karena tersirep dengan pangkat yg dikenakan dipakaiannya, anehnya telur dibawa dimasukannya lg kedalam mobil putih honda crv seperti yg ada difoto, mobilnya pun pakai nopol bodong…modusnya pun membohongi ke para pegawai kecamatan dengan dalih akan mengadakan bazar sembako, stelah barang sampai, malah meminta adik saya pergi k bank bri cimanggung dengan dibarengi pegawai kecamatan, bilangnya suruh menemui bu ida istrinya yg kerja di bank bri unit cimanggung, lalu setibanya dibank ditanyakan tidak ada nama bu ida… Semoga para aparat TNI dan lembaga kepolisian menindak lanjuti modus penipuan ini, karna sudah membawa nama instansi pemerintah… Dan agar tidak ada lg korban2 selanjutnya
🇮🇩🇵🇸Papua Muslim🇵🇸 tweet media
Indonesia
278
2K
5.9K
652.7K
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@TfJakarta sy jg ngalamin kecopetan hp di tj jam 6 sekitar halte tosari-monas..Des25.. sy dipepet 2orng agar mau duduk di kursi belakang...knp sy curiga krn 2 orng itu pakaian rapi tp maaf facenya lapangan dan pakai lanyard name tag VISITOR.. hah 1 orng turun duluan di bi
Indonesia
0
0
0
315
Transport for Jakarta - FDTJ
Beberapa hari lalu mimin A naik bus Koridor 1 dari Benhil mau ke Thamrin jam pulang kantor. Begitu sampe Tosari, bus berhenti sekitar 10 menitan dengan posisi pintu terbuka dan beberapa petugas menghalangi pintu agar tidak ada yang naik bus. Penumpang yang mau turun, agak terhambat. Di halte-halte berikutnya, diberlakukan sistem satu pintu untuk penumpang turun, dan lagi-lagi tidak ada penumpang masuk. Pintu bus belakang ga dapet dermaga, semua penumpang turun harus jalan ke depan dulu. Ternyata ada yang habis kecopetan HP di bus, dan setelah diberlakukan satu pintu, semua penumpang turun diperiksa dulu bawaannya sama petugas dan si korban pencopetan, termasuk mimin pas mau turun di Thamrin. Mimin baru tau ada SOP seperti itu, BTW. Dengan testimoni beberapa teman termasuk dengan adanya pengumuman kayak gini juga, sepertinya emang bener kejahatan jalanan mulai meningkat lagi termasuk di transportasi umum. Jangan lupa waspada gais, saling jaga dan apapun modanya jangan sungkan melapor ke petugas kalo ada yang aneh-aneh. Kalo kata orang kulon sana mah see it, say it, sorted. Kalo kata tantenya mimin, Titi DJ Dedi Dores~
7C | Cibubur - Cawang Cililitan@rute7C_TJ

Sekarang pramusapa di beberapa halte selalu sounding untuk hp jangan taro di tas atau saku celana, hati-hati yee gess lagi rawan pencurian

Indonesia
18
193
555
36.5K
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@seruanhl kampus HUKUM tapi ga nalar hukum..ckckck
Indonesia
0
0
0
19
SERUAN H7
SERUAN H7@seruanhl·
Coba tebak, apakah pihak kampus punya nyali untuk menjatuhkan sanksi DO? Entahlah! Satu hal yang pasti bahwa dalam kasus ini yang dipertaruhkan adalah reputasi kampus (UI). Oleh sebab itu, seharusnya pihak kampus berani bersikap tegas.
SERUAN H7 tweet media
Indonesia
60
61
123
6.4K
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@maqdisasha jadi ingat berita ttg sodetan citanduy...
Indonesia
0
0
0
1.1K
maps.geo🌏🌎🌍🗺️
Jika tidak ditangani serius, penyusutan Laguna Segara Anakan tak hanya mengancam hilangnya laguna, tetapi juga memicu banjir di DAS empat sungai yang bermuara ke sana, serta berisiko membuat Pulau Nusakambangan “menyatu” dengan Pulau Jawa.
maps.geo🌏🌎🌍🗺️ tweet media
Indonesia
11
132
551
22.8K
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@LambeSahamjja jika ada Suster belagak diktator pengusaha rs dinasty..sy rasa dokter pun bisa diaturnya???
Indonesia
0
0
0
167
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini kasus yang waktu gua dengerin kronologinya dari awal sampai akhir bikin gua bergidik dan tidak bisa langsung lanjut ke hal lain begitu saja. Ibu Nina melahirkan tanggal 1 April 2026 di RS UNPAT Bandung lewat SC. Bayinya yang diberi nama Kahfi lahir sehat tapi sedikit kuning. Setelah pulang ke rumah kondisi Kahfi agak mengkhawatirkan masih kuning dan muncul ruam merah di wajah. Hari Minggu tanggal 5 April setelah melalui beberapa kali dirujuk dari bidan, dari UNPAT, dari AMC akhirnya Kahfi dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung malam-malam jam 9. Jam 12 malam baru dapat kamar NICU. Kahfi dirawat di inkubator sendirian karena ruang NICU tidak boleh ditunggui orang tua. Ibu Nina rutin kirim ASI setiap hari. Sampai hari Selasa dapat kabar Kahfi sudah bisa pulang. Hari Rabu dia datang ke rumah sakit jam 8 pagi, diminta masuk untuk mandiin dan ganti baju Kahfi. Setelah itu disuruh tunggu di ruang tunggu untuk menunggu dokter anak. Di sinilah semuanya mulai aneh. Sambil menunggu, datang seorang ibu sebut saja Ibu W duduk di sebelah Ibu Nina bersama suaminya. Ibu Nina tidak kenal dia, tidak tahu dia siapa, tidak tahu pekerjaannya apa. Beberapa menit kemudian suster datang bersama dokter. Dokter tanya siapa Ibu Nina dan siapa Ibu W. Dokter masuk ke ruang konsultasi bersama suster. Tak lama Ibu W dipanggil masuk. Keluar lagi dengan muka murung bilang ke Ibu Nina anaknya mungkin ada masalah paru-paru bocor. Sambil nunggu tidak dipanggil-panggil, Ibu Nina sama suaminya turun ke bawah mau makan. Tapi ada perasaan tidak enak. Naik lagi. Pas naik Ibu Nina lihat Ibu W sudah berdiri di ruang tunggu sambil gendong bayi terbungkus selimut biru persis seperti selimut Kahfi. Suami Ibu W sibuk beresin surat-surat. Ibu Nina maju lihat inkubator nomor 24 tempat Kahfi biasa dirawat. Kosong. Dan saat Ibu Nina lihat lebih dekat ke bayi yang digendong Ibu W itu Kahfi. Wajahnya. Bajunya. Topinya. Kahfi yang dia mandiin pagi itu. Ibu Nina langsung histeris, teriak-teriak panggil suster. Suster datang dan bilang satu kalimat yang menurut gua adalah kalimat paling mengejutkan dalam seluruh kasus ini "Iya Bu, saya panggil-panggil nama ibu tapi ibu tidak ada. Jadi saya kasihkan." Berhenti sebentar dan pahami itu. Seorang suster senior yang sudah bekerja lebih dari 20 tahun memberikan bayi yang ada di dalam NICU kepada orang yang bukan ibunya hanya karena ibunya tidak ada saat dipanggil. Tanpa prosedur. Tanpa identifikasi. Tanpa tanda terima. Tanpa tanda tangan. Bahkan surat izin pulang pun belum dikeluarkan dokter. Dan gelang identitas Kahfi sudah digunting. Alasan dari suster takut ada virus dari dalam keluar. Padahal logikanya terbalik orang dari luar yang seharusnya tidak boleh masuk ke area steril, bukan bayi yang keluar dari dalam. Setelah Ibu Nina histeris dan berhasil mengambil kembali Kahfi, dia dipanggil oleh satpam. Dan di situ terjadi hal lain yang sangat aneh satpam minta handphone Ibu Nina, lalu minta dia kasih rating rumah sakit bintang empat dengan komentar positif. Dan Ibu Nina dalam kondisi shock dan panik menurut saja. Satpam itu juga minta Ibu Nina tanda tangan di kertas panjang yang tidak sempat dibaca Ibu Nina karena kondisinya masih sangat kacau. Kasus ini viral setelah Ibu Nina upload sendiri ke TikTok dan Instagram. Pihak RS baru menghubungi setelah viral. Datang ke rumah mertua dengan tujuh orang tapi tanpa direksi hanya minta maaf. Tidak ada klarifikasi, tidak ada suster yang dihadirkan, tidak ada penjelasan konkret tentang apa yang sebenarnya terjadi. Dan inilah yang membuat kasus ini jauh lebih dari sekadar kelalaian biasa. Pertama suster senior 20 tahun memberikan bayi tanpa prosedur apapun ke orang yang bukan ibunya. Itu bukan kesalahan junior yang tidak tahu SOP. Itu sangat sulit untuk dijelaskan sebagai kelalaian biasa. Kedua Ibu W dan suaminya beresin surat-surat. Siapa Ibu W? Dari mana dia? Kenapa dia mau menerima bayi yang bukan anaknya tanpa protes? Dan yang paling mengejutkan saat duduk di sebelah Ibu Nina, Ibu W dengar ada suara telepon dan suaminya mengatakan sesuatu yang terdengar seperti konfirmasi transfer. Transfer apa? Kepada siapa? Ketiga satpam yang mestinya menangani situasi darurat justru sibuk minta rating dan tanda tangan. Itu bukan respons darurat. Itu upaya pengelolaan reputasi di tengah insiden yang seharusnya segera diinvestigasi. Keempat setelah kasus viral, DM masuk ke pengacara Ibu Nina berisi cerita-cerita dari orang-orang yang mengaku pernah punya pengalaman serupa di rumah sakit yang sama. Ada yang menyebut ada penculikan di tahun-tahun sebelumnya. Ada donasi untuk anak sakit yang diklaim diambil oleh suster. Dan yang paling mengejutkan ada kasus sedang disidangkan yang melibatkan 24 bayi yang ditemukan sebagai bukti dalam kasus dugaan jual beli bayi. Dua puluh empat bayi. Sedang disidangkan sekarang. Dan kasus Kahfi terjadi bersamaan dengan sidang itu sedang berjalan. Ini yang membuat kuasa hukum Ibu Nina Ibu Mira dan Krisna Murti menyatakan mereka tidak bisa menutup kemungkinan bahwa ini bukan sekedar kelalaian. Mereka minta tiga hal kepada RS Hasan Sadikin akses CCTV hari kejadian, identitas lengkap Ibu W dan statusnya di rumah sakit, dan tes DNA untuk memastikan Kahfi yang sekarang ada di tangan Ibu Nina benar-benar anaknya sendiri. Sampai podcast itu direkam tidak satupun dari tiga permintaan itu dipenuhi. Pihak Polda sudah menghubungi dan menyatakan kasus ini menjadi atensi Kapolda. Polres setempat juga menyatakan siap memfasilitasi. Surat somasi sudah dikirim ke RS dengan batas waktu tiga hari. Dan pengacara menyatakan kalau tidak ada respons yang memadai mereka akan tempuh jalur hukum formal. Intinya guys kalau ini hanya kelalaian biasa, prosedur rumah sakitnya sudah sangat sangat bermasalah dan harus segera dibenahi secara serius. Tapi kalau ini bukan kelalaian biasa dan ada yang perlu diungkap lebih dalam maka Ibu Nina yang pulang ke rumah hari itu sambil menangis dan tidak bisa tidur berhari-hari karena terus flashback betapa dekatnya Kahfi hampir hilang selamanya adalah orang yang tanpa sadar sudah membuka pintu ke sesuatu yang jauh lebih besar dari yang siapapun bayangkan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
482
4.3K
11.4K
1.2M
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@bluecandleway Pendek..jalanan rusak naik turun..dan image bahwa Sport itu tinggi kekar..???pdhal sedan nyaman stabil aman.???
Indonesia
0
0
1
47
Blue Candle | Mr. Blue
Blue Candle | Mr. Blue@bluecandleway·
Kenapa ya mobil sedan tidak terlalu diminati market Indonesia?
Blue Candle | Mr. Blue tweet media
Indonesia
38
0
33
12.2K
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@LambeSahamjja Kaos kaki 100rb..byr ke supplier, ke mediator, ke yayasan, ke oknum sampe ke banggar??? kebagian semua..duit muter asal ga dibawa lari ke LN....kaosnya robek bau dibuang jadi sampah, duitnya balik lagi ke bank, beli mobil..joged2.. kena pajak balik lagi terooss muter2
Indonesia
0
0
0
350
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Mahfud MD baru ngomong sesuatu yang bikin gua tidak bisa langsung lanjut scrolling begitu saja. Di podcast terbarunya dia bahas anggaran MBG yang sudah lama jadi bahan omongan tapi baru benar-benar diekspos dengan data yang konkret. Dan yang bikin gua berhenti adalah satu detail kecil yang justru paling menggambarkan betapa bermasalahnya tata kelola program ini. Kaos kaki. Rp100.000 per pasang. Untuk 17.000 pasang. Total 6,9 miliar rupiah. Mahfud sampai angkat kaos kakinya sendiri di depan kamera dan bilang kaos kaki yang dia pakai itu Rp100.000 dapat tiga pasang dibeli online. Dan untuk anggaran MBG satu pasang kaos kaki dihargai Rp100.000. Untuk program makan siang anak-anak. Kaos kaki. Tapi ini bukan hanya soal kaos kaki yang overpriced. Ini adalah simptom dari sistem yang jauh lebih bermasalah. Mahfud ceritakan data dari survei Policy Research Center yang melibatkan 1.168 responden semuanya penerima langsung MBG. Hasilnya sangat mengejutkan. 88 persen mengatakan program ini lebih banyak dinikmati oleh politisi dan pengelola dapur daripada anak-anak penerimanya. 87 persen mengatakan MBG rawan korupsi. 79 persen mengatakan kualitas makanan sengaja diturunkan untuk mengambil keuntungan. Dan yang paling menohok dari semua pihak yang diuntungkan, anak-anak dan keluarga yang seharusnya jadi penerima manfaat utama hanya dapat 6,5 persen. Sementara elit dan pejabat publik dapat 44,5 persen dan pengelola dapur SPPG dapat 44 persen. Program yang katanya untuk anak-anak hanya 6,5 persen manfaatnya yang benar-benar sampai ke anak-anak. Mahfud juga cerita pengalamannya sendiri keliling daerah. Di NTB dia ketemu orang yang sudah punya dapur MBG dan penghasilannya per bulan sudah ratusan juta. Sudah jadi bahan candaan di kalangan tertentu eh kamu udah punya dapur belum? Dan yang punya dapur itu bukan orang sembarangan. Itu aktivis, orang-orang yang punya koneksi politik, yang punya akses ke jaringan yang tepat. Tapi yang menurut gua paling penting dari semua yang Mahfud katakan adalah satu pertanyaan yang dia lempar dengan sangat jelas. Prabowo sudah keras-keras ancam koruptor. Programnya bagus. Niatnya bagus. Tapi yang di bawah tidak menjalankan dengan benar, laporannya tidak akurat, dan tidak ada satupun aparat hukum yang memeriksa kebocoran ini secara serius. KPK diam. Kejaksaan diam. Kepolisian diam. Padahal kasusnya ada di mana-mana. Mahfud bilang sesuatu yang sangat tepat kalau pemerintahan berganti suatu saat nanti besar kemungkinan semua masalah hukum dari program ini akan terbongkar sekaligus. Karena sejarahnya selalu begitu. Yang sekarang aman-aman saja rezim berganti semuanya dibuka. Lebih baik dari sekarang ditata dengan benar. Lebih baik dari sekarang ada yang berani periksa. Karena semakin lama dibiarkan semakin dalam masalahnya. MBG itu programnya benar dan rakyat yang benar-benar kekurangan memang senang mendapatkannya. Tidak ada yang menyangkal itu. Tapi antara niat baik di atas dan eksekusi di lapangan ada jurang yang sangat lebar yang diisi oleh kepentingan politik, jaringan rente, dan kebocoran yang sistematis. Dan selama tidak ada yang mau memeriksa dengan serius uang pajak kita terus mengalir ke kaos kaki seharga Rp100.000 per pasang dan dapur-dapur yang pemiliknya sudah bisa mentraktir orang makan malam mewah setiap bulannya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
113
828
1.5K
77.2K
Andr345h
Andr345h@andreas2573·
@triwul82 Pemain tender proyek..ya lingkarannya itu itu juga yg paham seluk beluknya..jika ada investor baru pun tetap akan cari mereka
Indonesia
0
0
0
12
kiv z
kiv z@triwul82·
Lingkaran setan? Terungkap! Pemenang tender 20.000 unit motor listrik MBG adalah PT Yasa Arta Trimanunggal. Direktur Utamanya, Yenna Yuniana, ternyata pernah diperiksa KPK terkait kasus Korupsi Bansos Beras. Bayangkan: Sosok yang pernah berurusan dengan kasus korupsi perut rakyat (Bansos), kini pegang proyek triliunan buat 'Gizi' anak sekolah. Apakah kita sedang mengulang sejarah kelam yang sama? Kantornya tertutup rapat, rumahnya dipagari tinggi, dan dijaga ketat aparat. Kenapa pemenang proyek publik triliunan rupiah harus se-misterius ini? Apa yang disembunyikan dari pengadaan motor Rp56 Juta ? Audit kontrak motor MBG ini sekarang! Jangan biarkan Dana Pendidikan 20% mengalir ke kantong-kantong yang sama dengan skandal Bansos masa lalu .
Indonesia
300
7.3K
13.3K
361.4K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 KAI (Kereta Api Indonesia), dulu kan kereta api sumber tenaganya dari pembakaran kayu dan uapnya buat menggerakkan roda. nah sekarang Kereta Api Indonesia itu "Api" nya dari mana? kan udah gak ada pembakaran lagi.
Indonesia
79
4
764
135.6K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Infonya sih Petugas Bea Cukai dapat menerima premi atau bonus maksimal 50% dari nilai denda. Bayangkan trafik Soeta dari luar negeri 150rb. Jika yg kena denda 10% aja sdh 15rb loh, denda per orang 1 juta - 15 juta. Sehari makan besarkan. Dan itu resmi diatur UU
Lambe Saham tweet media
Indonesia
122
1.4K
5.5K
285.6K
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
Kata-kata lur untuk kedua orang tuanya 🙏 Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Semarang melaksanakan penanganan kondisi darurat terhadap seorang balita yang mengalami hipotermia di jalur pendakian Gunung Ungaran, Sabtu (11/04/2026).
Indonesia
1.9K
1.1K
5.8K
1.4M