Anggita Galuh

1.5K posts

Anggita Galuh banner
Anggita Galuh

Anggita Galuh

@anggitagaluhp

mom of 2 kiddos “Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” - QS Al Insyirah 5

Jepara, Indonesia Katılım Ağustos 2012
87 Takip Edilen98 Takipçiler
Kacaww
Kacaww@IbrahimKudran·
@keluhkesahkonoh Kalo jaman dulu ortu ngajarin anaknya kalo dinakalin jangan balas. Tp skrg sepertinya wajib ngajarin anak2 kita kalo dinakalin(bully) harus balas.
Indonesia
7
17
860
41.8K
txt keluhan warga konoha
txt keluhan warga konoha@keluhkesahkonoh·
Anakku pernah berantem sama temennya, gara2 temennya ngejek aku, katanya ga bisa masak bod*h, masa masak sosis masih ada plastiknya. Terus dijawab sama anakku, emang kamu beli sosis apa? Kok plastiknya ga bisa dimakan, yang murah yaaa kasian. Trus temennya malah marah ngadu ke guru kalau anakku ngejek dia miskin. cc:threadhadayana
txt keluhan warga konoha tweet media
Indonesia
162
449
14.5K
1M
Anggita Galuh retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
206
6.9K
19.3K
832.1K
Anggita Galuh retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 pls buat kalian yg suka jastip mknn pls jgn cancel semau kalian, mbah kung ku nangis hariini dicancel org tbtb, pdhl itu uang terakhir kita mau cari tambahan buat beli obat asam urat mbah ti, tp tbtb dicancel skrg udh gapunya modal lg, bingung krn kita ga makan ini🥲
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
141
403
9.4K
421.9K
Anggita Galuh retweetledi
MohammadAbdaiRathomi
MohammadAbdaiRathomi@MohammadAbdaiRa·
@txtdariiqrok فَوَرَبِّ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ إِنَّهُۥ لَحَقٌّۭ مِّثْلَ مَآ أَنَّكُمْ تَنطِقُونَ Maka demi Tuhan langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan. (Az-Zariyat 51 : 23) Berkata baik atau diam
Indonesia
1
193
1.2K
46.8K
Anggita Galuh retweetledi
gagalnenenmulu
gagalnenenmulu@GaBetayfordo·
@asawavy kalo wanita perempuan lg ngomel marah marah , laki cuma : satu " diem" kedua "Aku minta maaf" ketiga "jajan yu" keluar yu keempat baikan bila perlu jari kelingking saling bertemu
Indonesia
7
164
3.1K
86.4K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
Spill foto random terakhir di galeri kalian🫵🫵 ga usah kasih caption, biar kita sama2 bingung..🙃 💚
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
3.9K
104
2.5K
323.5K
Anggita Galuh retweetledi
Imelda
Imelda@mechnclgrl·
Pernah ketemu perempuan ini? Yang kalau dilihat sekilas dia tuh kuat banget. Ga banyak minta, jarang ngeluh, selalu keliatan bisa ngurus semuanya sendiri. Orang-orang tu sering bilang, “Dia mah mandiri, aman kemana mana sendiri juga.” Padahal gada yang benar-benar tau, berapa banyak hal yang dia simpen sendirian. Dipendem takutnya, ditahan bingungnya, ditelen sendiri capeknya. Bukan karena dia ga butuh siapa-siapa, tapi karena dia terlalu terbiasa jadi “kuat sendirian”. Sampai kadang, dia sendiri gatau harus bersandar ke mana. Jalan aja terus, walau kadang arah masih ga keliatan. Berjuang terus, walaupun belum yakin dengan mimpinya. Tapi tetap dipaksain, karna berenti rasanya lebih menakutkan. Dan di balik semua itu, sebenarnya sederhana banget yang diharapkan... Cuma pengen hidupnya nyaman dan ada satu momen kecil yang bikin mikir kalo, “oh… ternyata gue juga boleh bahagia.” Semoga, Tuhan yang lebih tahu lelahnya dan pelan-pelan nuntun kalian ke arah yang tepat. Ke tempat yang akhirnya terasa “pulang”. Dan semoga suatu hari, Kalian ga perlu kuat sendirian lgi🤍
Indonesia
71
1.5K
3.7K
135.1K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
Post a picture YOU took. Just a pic. No description 💚
Tanyarl 💚 tweet media
English
645
45
770
80.2K
Anggita Galuh
Anggita Galuh@anggitagaluhp·
@kukistory Dulu Nyai Kukis Sekarang Eneng Kukis Makin kesini makin glow up, nggak keliatan kalo udah punya anak kamu Kis 😍
Indonesia
0
0
0
6
Kukis 😾
Kukis 😾@kukistory·
Perubahan warna Kukis dari putih sampe calico 😂
Kukis 😾 tweet media
Indonesia
160
962
11.7K
178.6K
Kukis 😾
Kukis 😾@kukistory·
Masyaallah Kukis anak sholehah habis buka puasa ikut sholat 😇🙏🏻
Kukis 😾 tweet mediaKukis 😾 tweet media
Indonesia
10
26
520
5K
Anggita Galuh retweetledi
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
kalian udah tau belom? mereka jahat banget yap!
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
159
3.5K
11K
120.5K
Anggita Galuh retweetledi
ᶜⁱᶜᵃᵍ ᵈⁱ ᴰⁱⁿᵈⁱⁿᵍ
Bagaimana jika tiba-tiba tanah keluargamu diserobot dan dikuasai orang..?! 700 sertipikat masyarakat yg diperoleh dr transmigrasi sejak 1989, DIBATALKAN Sepihak oleh BPN pada th 2019 karna atas permintaan dr PT. SSC di Kalimantan Selatan.
Indonesia
390
8.8K
18.7K
361.6K
Anggita Galuh retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Terus viralkan berita ini agar dunia tahu bahwa di Indonesia ada anak kls 4 SD bunuh diri karena ibunya tak mampu membelikan nya buku tulis dan pena Sementara pemerintah sibuk dgn program MBG nya.
Indonesia
104
2.4K
4.4K
60.1K
Anggita Galuh
Anggita Galuh@anggitagaluhp·
@KucengTerbanggg Nabrak tembok kamar mandi rumah sakit 😂 (Kebetulan dulu rumahku di perumahan RS)
Indonesia
0
0
0
30
Anggita Galuh
Anggita Galuh@anggitagaluhp·
@tanyakanrl Ada yang buang 2 bola bulu unyuh-unyuh ini di depan rumah
Anggita Galuh tweet media
Nalumsari 2, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
174
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 ayo drop jepretan terakhir di galeri kalian guyssss 📸 Senderr first ya
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
1.3K
71
1.1K
141.4K
Anggita Galuh
Anggita Galuh@anggitagaluhp·
💯
𝒐𝒑𝒊𝒆@vientaege

@tanyakanrl bininya juga mikir "kirain kalau nikahin yg lebih tua dia bisa lebih ngemong, lebih pinter, ternyata sama aja masih harus diomelin dulu baru ngerti" 😭😭😭

Nalumsari 2, Indonesia 🇮🇩 ART
0
0
0
16