Sabitlenmiş Tweet
PC Ansor Kab. Tegal
1.5K posts

PC Ansor Kab. Tegal
@ansor_kab
ini adalah akun resmi PC GP Ansor Kab. Tegal
Slawi, Indonesia Katılım Nisan 2020
44 Takip Edilen195 Takipçiler
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Tepat di Harlah ke-91, GP Ansor di Banyumas mendeklarasikan sebuah gerakan Banser Patriot Ketahanan Pangan. Gerakan ini tersebar ke seluruh daerah, struktur organisasi di daerah berjibaku melakukan ikhtiar swasembada pangan sesuai dengan varietas pangan lokal mereka masing-masing.
Gerakan yang juga diorientasikan untuk pemberdayaan ekonomi kader dan integrasi program bersama pemerintah seperti Kementerian Pertanian ini, mendapatkan pengakuan dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto berupa penghargaan atas dedikasi dan distribusi dalam swasembada pangan berkelanjutan.
Hasil ini tentu tidak lahir tiba-tiba, ide, gagasan dan konsep dari Bang Ketum Addin Jauharudin, serta sahabat-sahabat Ansor-Banser yang solid bergerak di lapangan, membuahkan hasil seperti yang sekarang kita lihat: menempatkannya sebagai sosok penggerak komunitas Milenial meningkatkan produk beras nasional.
Ini bukan akhir, ini awal untuk terus menguatkan gerakan yang berdampak maslahat bagi umat, NU, bangsa dan Negara.


Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Selamat Bang Ketua Umum GP Ansor @addinjauharudin yang dianugerahi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Penggerak Komunitas Milenial Meningkatkan Produksi Beras Nasional

Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Angin politik agar kepala daerah dipilih DPRD kembali berhembus. Kali ini hembusannya makin menguat. Apakah angin politik ini akan menyapu rakyat dari gelanggang politik demokrasi dan mengembalikan supremasi elite?
Publik berseloroh: “dipilih rakyat aja masih banyak yang korup, apalagi dipilih DPRD.” Di tengah Pilkada langsung hari ini, kepala daerah berupaya keras “menyenangkan” rakyatnya dengan berbagai program, termasuk program populis dan pencitraan. Kesenangan dan kepuasan rakyat adalah kunci bagi kepala daerah agar terpilih.
Logika yang sama berlaku jika kepala daerah dipilih DPRD. Kepala daerah tak perlu blusukan, repot-repot pencitraan, ribet-ribet merespons keluhan rakyat. Toh, masa depan politik kepala daerah ditentukan oleh segelintir elite di gedung dewan masing-masing daerah. Alhasil, (calon) kepala daerah cukup “menyenangkan” dan “memuaskan” para anggota DPRD.
Memang Pilkada langsung tak bersih dari masalah. Mulai dari mahar politik, biaya politik hingga politik uang yang menjadikan biaya Pilkada langsung sangatlah mahal. Hasil Pilkada langsung pun tak baik-baik saja: banyak kepala daerah terjerat korupsi.
Usulan Pilkada tak langsung (Kepala daerah dipilih DPRD) dimaksudkan untuk mengatasi politik berbiaya tinggi tersebut. Meskipun demikian, apakah otomatis masalahnya teratasi? Apakah politik berbiaya tinggi dalam Pilkada langsung akan otomatis hilang jika Pilkada tak langsung (Kepala daerah dipilih DPRD) diterapkan. Yang terjadi justru bisa sebaliknya, politik tetap berbiaya tinggi, namun beredar secara sembunyi-sembunyi di balik meja kekuasaan dewan.
Pada akhirnya, kita harus mengingat kembali semangat reformasi yang menjadi batas zaman, dari otoritarianisme ke demokrasi. Amanat reformasi adalah demokratisasi seluas-luasanya, yang harus dijadikan landasan utama dalam menentukan arah kebijakan sistem Pilkada kita.
Kalau menurut sahabat, setuju kepala daerah dipilih rakyat langsung atau kepala daerah dipilih DPRD? Sertakan pendapatnya di kolom komentar ya.

Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Hanya lilin, bukan kembang api. Akhir tahun yang ditutup tanpa euforia. Namun, anak-anak di Langkahan, Aceh Utara masih bisa berbagi tawa.
Terima kasih, kalian masih berusaha kuat. Terima kasih sahabat-sahabat Banser OKI-Sumsel dan Aceh yang telah menemani peralihan tahun bersama mereka.
🫡
Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Langkah GP Ansor terus bergerak ke daerah-daerah bencana. Menabur bantuan untuk daya pemulihan.
Di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, melalui Ansor Banser Aceh dan Kabupaten Oki Sumatera Selatan, mereka terjun ke Desa Tanjong Jawa, Desa Guedubak, Desa Rumoh Rayeuk, Desa Langkan, dan Desa Bola Emas, menyapa, memberikan, dan mendampingi harapan warga untuk pulih kembali.
Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Apa yang kamu pikirkan tentang 2025? Bencana atau tumbler yang ketinggalan di kereta api? Atau hal lain yang belum sempat terekam kamera?
Iya kita sama, 2025 tidak mudah. Penuh liku. Tapi berhenti bukan pilihan. Bergerak adalah keharusan meskipun kadang, nyeri kepala lebih berasa nyut-nyutan.
Seperti juga GP Ansor dibawah kepemimpinan Bang Ketum Addin, memikul khidmat untuk bantu umat, berdayaain ekonomi kader dan organisasi.
Memang, ya memang tidak mudah, tapi 2026 harus tetap kita sambut untuk hal-hal yang lebih baik.




Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Ikhtiar GP Ansor mendampingi dan membantu korban bencana di Aceh terus dilakukan. Melalui Ansor Aceh, beserta BAGANA, berhasil melakukan pendistribusian bantuan ke tiga desa di Bener Meriah, yakni Cemparam Pakat Jeroh, Weh Resap, dan Simoang Renggali Kecamatan Mesidah.
Tetap bergerak agar Aceh lekas pulih.
Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Mari kita bersama-sama menundukkan hati, mengirim doa terbaik bagi almarhum H. Asdum bin Artim, ayahanda tercinta H. Addin Jauharudin, Ketua Umum PP GP Ansor.
Semoga seluruh amal baik beliau diterima, dosanya diampuni, dan ditempatkan di sisi Allah swt. dalam ketenangan dan cahaya rahmat-Nya. Āmīn yā rabbal’ālamīn. 🤲
📅 Sabtu, 25 Oktober 2025
🕰️ Pukul 19.34 WIB
📺 Live di YouTube Gerakan Pemuda Ansor
Mari hadir dengan hati yang khusyuk, melangitkan doa, dan melanjutkan jejak kebaikan beliau.
أَسْكَنَهُ اللَّهُ فَسِيحَ جَنَّتِهِ

Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Saya ini orang pesantren, kata Gus Dur, harus nurut kata orang tua.
Jawaban itu yang membuat publik paham, bahwa ketawaduan kepada orang tua bagi santri adalah hal mutlak. Ia bahkan menjadi modal, yang tidak membuat Gus Dur mundur sejengkal untuk memantapkan diri menjadi calon presiden kala itu.
Gus Dur mungkin salah satunya. Banyak yang lain, tokoh yang lahir dari bangunan yang mungkin nyaris langka, harus diseremonikan melalui peletakan batu pertama para pejabat publik.
Konon, Bung Karno juga pernah 3 bulan digembleng ruhani-jasmani oleh santri KH Hasyim Asyari, Kiai Ahmad Basyari, pendiri Pondok Pesantren Al-Basyariyah, Cikiruh, Sukanagara, Cianjur. Di sini Bung Karno merumuskan strategi kemerdekaan, meskipun banyak mata-mata kolonial mengintainya.
Pesantren, dibangun dari bata demi bata perjuangan. Beratapkan kemandirian. Berpilarkan keikhlasan Kiai dan doa para Ibu Nyai, serta ikhtiar para Santri. Pesantren akhirnya menjadi rumah pertama yang mendidik Bangsa Nusantara. Hingga kini setia mendarmakan mewahnya pendidikan tanpa pengecualian, secara mandiri, berdikari tanpa anggaran negara.
Semoga dari kemandirian Pesantren lahir para pengabdi Tuhan, pelayan Ummat dan pembela Bangsa yang kokoh menyemai dan merawat benih kemaslahatan.

Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

PENGAJIAN RUTIN MINGGUAN MAJELIS DZIKIR DAN SHOLAWAT RIJALUL ANSOR youtube.com/live/Jc_Q7_CK8… lewat @YouTube

YouTube
Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi

Fatwa Resolusi Jihad 22 Oktober adalah embrio lahirnya pertempuran sengit di Surabaya 10 November 1945. Ia adalah ihwal peristiwa sejarah bangsa yang kemudian dikenal sebagai Hari Pahlawan.
Resolusi Jihad adalah wujud semangat hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman). Seruan KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 yang kemudian diakui negara melalui penetapan Hari Santri.
Sejarah monumental, yang teladannya abadi untuk mempertahankan tanah air dari setiap ancaman yang merongrong sendi-sendi agama, umat, dan bangsa Indonesia. Dari sejak sebelum ada Indonesia, perang dekolonisasi, hingga kini dan nanti.

Indonesia
PC Ansor Kab. Tegal retweetledi










