Debugger☕

1K posts

Debugger☕ banner
Debugger☕

Debugger☕

@aradea

System Analyst, Startup Enthusiast, Graphic & Web Artist, Founder of @kopiwaringkas

-6.881823,107.654148 Katılım Mayıs 2009
241 Takip Edilen156 Takipçiler
Debugger☕ retweetledi
Bang Eddy
Bang Eddy@BangEddy67·
Pernyataan bahwa MBG tetap dibagikan saat libur Lebaran bahkan dimajukan tanggal 17 Maret terdengar lebih seperti kepanikan proyek daripada kepedulian program. Libur sekolah, anaknya di rumah. Tapi MBG tetap harus jalan. Kenapa? Karena kalau berhenti seminggu saja, rantai bisnisnya ikut libur. Kalau memang tujuannya membantu gizi anak, kenapa tidak diberikan tunai saja ke orang tua? Lebih sederhana. Lebih fleksibel. Lebih masuk akal. Tapi tentu saja… kalau tunai, terlalu banyak pihak yang kehilangan “jatah operasional”. Jadi jangan heran kalau program ini dipaksa tetap jalan bahkan saat libur. Karena yang takut “anak kehilangan gizi” mungkin sedikit. Yang takut aliran uang berhenti seminggu, kemungkinan jauh lebih banyak. Singkatnya: Ini bukan lagi soal makan bergizi. Tapi soal proyek yang tidak boleh berhenti, bahkan saat sekolah libur.
jogjaupdate.com@JogjaUpdate

jan lupa bawa karung ya lik ... yang naik motor bisa dipasangi kronjot

Indonesia
803
8.2K
15.6K
888.6K
Debugger☕ retweetledi
Haris Firdaus
Haris Firdaus@harisfirdaus·
Kawan2 yang butuh, peta wilayah Indonesia dalam format GeoJSON, silakan cek petanusa.web.id. Tersedia peta provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan. Data batas wilayah diambil dari API Laravel Nusa: nusa.creasi.dev
Indonesia
68
1.6K
5.8K
166.7K
Debugger☕ retweetledi
Barish 🇲🇨🇵🇸
Barish 🇲🇨🇵🇸@as_siglie·
PRESTASI HUKUM TERBAIK 2026: DEMI RAMBUT PIRANG SISWA, SATU KELUARGA GURU DIHANCURKAN Hari ini, Selasa 20 Januari 2026, kita dipaksa menonton sebuah "komedi tragis" di gedung DPR RI. Seorang guru honorer bergaji Rp 400.000 menangis histeris, bukan meminta naik gaji, tapi memohon agar keluarganya tidak dimusnahkan oleh sistem hukum yang buta nurani. Berikut adalah fakta kronologis yang membuat akal sehat kita mati: KRONOLOGI (BERDASARKAN FAKTA PERSIDANGAN HARI INI): Petaka ini bermula pada 8 Januari 2025 di SDN 21 Muaro Jambi. Ibu Tri Wulansari melakukan penertiban terhadap siswa kelas 6 SD yang mengecat rambutnya menjadi pirang (merah). Tiga siswa menurut untuk dirapikan, namun satu siswa membangkang dan melawan. (Sumber: Kumparan, 20/01/2026). Saat ditegur, siswa tersebut justru memutar badan dan melontarkan makian kata kotor tepat di wajah gurunya. Terkejut dan refleks ingin mendidik adab, Ibu Tri menepuk pelan mulut siswa tersebut—sebuah teguran spontan agar sang anak sadar bahwa lisan kotor itu haram di lingkungan sekolah. Tidak ada darah, tidak ada cacat fisik. (Sumber: Tribun Jambi, 20/01/2026). Namun, balasan yang diterima sungguh di luar nalar. Sejak Mei 2025, Ibu Tri ditetapkan sebagai Tersangka dan harus wajib lapor mingguan ke Polres sejauh 80 km. Lebih mengerikan lagi, suaminya (Ahmad Kusai) yang ikut terseret konflik saat membela istrinya yang dilabrak, kini telah resmi DITAHAN oleh kejaksaan sejak 28 Oktober 2025. Sudah hampir tiga bulan ia mendekam di penjara. (Sumber: Detik Sumbagsel & Kumparan, 20/01/2026). MAU DIBAWA KEMANA NEGERI INI? Membaca fakta di atas, rasanya ingin berteriak tapi dada terlalu sesak. Kita sedang hidup di zaman "Edan". Di mana rambut pirang seorang bocah SD dianggap Mahkota Raja yang suci dan tak boleh disentuh, sementara harga diri seorang guru boleh diinjak-injak dan dimaki dengan kata kotor. Coba renungkan dengan hati nurani Bapak/Ibu sekalian: Hanya karena ingin meluruskan akhlak satu siswa, satu keluarga utuh harus hancur lebur. Istri jadi Tersangka, Suami masuk Penjara. Apakah ini yang namanya Keadilan Restoratif? Atau ini adalah Kriminalisasi yang Membabi Buta? Di mana letak hati nurani penegak hukum kita? Apakah memenjarakan tulang punggung keluarga (suami Bu Tri) adalah prestasi yang patut dibanggakan, hanya demi memuaskan ego orang tua siswa yang tidak terima anaknya ditegur? Mau dibawa kemana pendidikan negeri ini? Jika menegakkan disiplin dianggap Kriminal, dan membiarkan anak kurang ajar dianggap Hak Asasi, maka jangan kaget. Jangan kaget jika besok lusa, sekolah-sekolah di Indonesia hanya akan berisi Guru-Guru Pengecut. Guru yang datang, duduk, diam, dan masa bodoh. Guru yang akan tersenyum manis saat melihat anak Anda merokok, tawuran, atau memaki orang tua. Kenapa? Karena kami sayang keluarga kami. Kami tidak mau nasib kami berakhir tragis seperti Ibu Tri dan suaminya. Selamat. Kalian telah berhasil membunuh jiwa pendidik kami. Silakan nikmati kehancuran moral generasi masa depan yang kalian bangga-banggakan itu.
Barish 🇲🇨🇵🇸 tweet media
Indonesia
123
833
1K
34K
Debugger☕ retweetledi
Doddy Hendra
Doddy Hendra@solvmanB194·
@neVerAl0nely___ Menyikapi komedian mereka serius, tapi menyikapi pejabat yg acak-acak negara mereka becanda
Indonesia
14
411
1.5K
63.7K
Debugger☕ retweetledi
Onno W. Purbo
Onno W. Purbo@onnowpurbo·
Jujur, masih banyak tu perusahaan2 yang nanya ke saya cari programmer (yang dibutuhkan yang bener2 jago ya) Logika berfikir seorang programmer / engineer akan tetap dibutuhkan sampai kapanpun ... Logika berfikir ini beda dengan birokrat / user / pengguna biasa ...
listyantidewi@listyantidewi

@onnowpurbo Izin bertanya Prof, menurut Prof apakah SMK jurusan rekayasa perangkat lunak masih bisa bertahan dan dibutuhkan (dengan asumsi capaian pembelajarannya menggunakan yg saat ini diputuskan oleh pemerintah)? Karena rasa²nya, posisi junior programmer sudah "kering".

Indonesia
0
16
62
5.1K
Debugger☕ retweetledi
Presiden kopi
Presiden kopi@PresidenKopi·
🥴
Presiden kopi tweet media
QME
1.1K
5.3K
26.3K
1.4M
Debugger☕ retweetledi
Mu,,,,,,,,
Mu,,,,,,,,@Muly86054800·
Mu,,,,,,,, tweet media
ZXX
226
4.2K
26.6K
755.1K
Debugger☕
Debugger☕@aradea·
Tenang.. tenang.. Masih ada 18,4 juta orang yg bisa dinaturalisasi jadi WNI.. 😂🤣😆
Debugger☕ tweet media
Indonesia
0
0
0
13
Debugger☕ retweetledi
bunga hati
bunga hati@untitled246·
bunga hati tweet media
ZXX
72
8.4K
34.1K
973.9K
Debugger☕
Debugger☕@aradea·
Udah lama tutup toko dan nggak jualan lagi di tokped/tiktokshop. Tiba2 kena penalti/pelanggaran 😅😅😅. Anda sehat @tokopedia @tiktokIDN ?
Debugger☕ tweet media
Indonesia
0
0
0
136
Debugger☕ retweetledi
Larismi2
Larismi2@Bersinar2023·
Please 👇
Larismi2 tweet media
English
174
5K
12.3K
497.5K
Debugger☕ retweetledi
FILOSUFI
FILOSUFI@Filsafat_Muslim·
FILOSUFI tweet media
ZXX
76
2.9K
9.1K
289.1K
Debugger☕ retweetledi
Onno W. Purbo
Onno W. Purbo@onnowpurbo·
Penguasaan data memudahkan untuk mengexploitasi, kelemahan, kekuatan sasaran ... baik ekonomi, komersial, militer, strategis dll ..
Kandra is standing with 🇵🇸@pencaricerah

@onnowpurbo Buat apa data pribadi orang Indonesia untuk Amrik pak? Yang paling kaya juga bakal sembunyiin kekayaannya dg berbagai cara. Bayar pajak middle class ke bawah palingan. Aplikasi amrik yg kita pake semisal @X jg udah punya data pribadi org Indo. Disitu kebingungan saya

Indonesia
7
93
249
8.7K
Debugger☕
Debugger☕@aradea·
Buat yg penasaran perbandingan biaya potongan admin bla-bla-bla antara titktokshop dan shopee. Kiri Tiktok, kanan Shopee. Item & harga yg sama (IDR 44,000). Pendapatan akhir Tiktok IDR 36,960. Pendapatan akhir Shopee IDR 37,470 (sdh dengan ketentuan baru biaya per trx 1,250).
Debugger☕ tweet mediaDebugger☕ tweet media
Indonesia
0
1
8
1.4K