Sabitlenmiş Tweet
Lucian.
1.1K posts

Lucian.
@arcaelegi
Lucian Mahendra. Built from low voices, late nights, and unreadable eyes—existing like a secret that chooses who’s allowed to understand it.
WRITING ONLY. Katılım Aralık 2023
84 Takip Edilen74 Takipçiler

( yang, kayaknya kalo pov flashback kita harus cepet-cepet selesai plotnya deh. @arcaelegi )
Indonesia

@artisaiase ⠀⠀⠀
"Silas." Ia menahannya pergi. Lucian sengaja.
Terlihat @artisaiase yang ikut berhenti di kala jalannya sudah hampir keluar ruangan
"Lain kali.." Lucian menjeda suaranya, "kalau kamu hampir menjatuhkan sesuatu... biar aku bantu."
⠀⠀⠀
Indonesia

⠀⠀⠀
Saat meeting selesai, staff keluar duluan. Silas membereskan iPad-nya tanpa melihat Lucian.
“Sampai besok,” katanya singkat.
Dia berdiri, mau pergi.
[ @arcaelegi ]
⠀⠀⠀
Indonesia

@artisaiase ⠀⠀⠀
Lucian paham sekali, keadaan saat ini tidak menguntungkan Silas untuk kabur dari alasannya.
"Aku tau," Lucian membalas dengan tatapan yang teduh pada @artisaiase. "Tapi gak berarti semua kamu urus."
⠀⠀⠀
Indonesia

⠀⠀⠀
"Gue bisa kok kerjain semuanya sendiri."
Dengan cepat ia mengatur pikirannya kembali.
[ @arcaelegi ]
⠀⠀⠀
Indonesia

@artisaiase ⠀⠀⠀
Lucian melirik ke arah Silas dengan wajah tenang.
“Ada beberapa modul yang harus kamu handle,” jelasnya.
“Tapi aku gak mau @artisaiase overload. Semua team lead yang baru gabung biasanya butuh adaptasi.”
⠀⠀⠀
Indonesia

@arcaelegi ⠀⠀⠀
Hah?
Silas langsung menoleh. Sepertinya ada yag salah.
“Workload gue?”
Nada itu spontan keluar sebelum dia mikir.
[ @arcaelegi ]
⠀⠀⠀
Indonesia

⠀⠀⠀
“Tapi tetap sesuaikan workload @artisaiase,” tambah Lucian sesudahnya dan yang lain mencatat.
⠀⠀⠀
Indonesia

⠀⠀⠀
Lucian menatap Silas sebentar—cukup lama untuk bikin @artisaiase gelisah lagi.
Lalu dia kembali melihat layar.
“Timeline-nya boleh diperbesar?” Nada profesionalnya kembali.
⠀⠀⠀
Indonesia

@artisaiase ⠀⠀⠀
Lucian memiringkan kepala.
“Aku gak bilang apa-apa.”
Nada itu lembut. Tapi matanya… berbicara lebih keras dari suaranya.
⠀⠀⠀
Indonesia

⠀⠀⠀
Tapi ada sesuatu yang mengganggu nadanya. Seperti dia mencoba menahan… sesuatu.
Mereka semua bahkan berhenti sejenak menunggu jawaban @artisaiase.
⠀⠀⠀
Indonesia

⠀⠀⠀
Lirikan kecil.
Pendek.
Tapi jelas-jelas mengatakan pada @artisaiase;
𝘞𝘦’𝘳𝘦 𝘯𝘰𝘵 𝘥𝘰𝘯𝘦.
⠀⠀⠀
Indonesia

@artisaiase ⠀⠀⠀
Lucian tidak melanjutkan. Tidak butuh. Dia hanya menegakkan posisi duduk dan menyapa staff dengan profesional.
Sebelum staff mulai bicara, Lucian sempat melirik Silas dari sudut mata.
⠀⠀⠀
Indonesia

⠀⠀⠀
“… @artisaiase yang terlihat gugup.”
Lucian menutup kalimat itu pelan, seperti menusukkan pisau kecil tanpa niat membu-nuh.
⠀⠀⠀
Indonesia

⠀⠀⠀
Namun Lucian jelas menunggu klarifikasi.
“Silas.”
Itu pertama kalinya dia memanggil nama tersebut dalam bertahun-tahun.
“Kalau @artisaiase mulai kalimat, selesaikan.”
⠀⠀⠀
Indonesia