135++di Malang Tanah Pembantaian

19.8K posts

135++di Malang Tanah Pembantaian banner
135++di Malang Tanah Pembantaian

135++di Malang Tanah Pembantaian

@arema_98

#USUTTUNTAS NO JUSTICE NO PEACE. KITA DIRIKAN CLUB BOLA AGAR YOU..YOU AREK MALANG BERSATU - Alm.Jend Acub Zainal

#ArekMalang Katılım Aralık 2010
3.9K Takip Edilen14.8K Takipçiler
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
Eyal Yakoby
Eyal Yakoby@EYakoby·
This is what the Iranian regime did to its people just two months ago.
English
3.9K
25K
89.9K
12.1M
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
#GoodLuckIndonesia
#GoodLuckIndonesia@abetpunx·
Moslems brother and sister are praying in Church area. Only one flag 🇮🇩 is flying high. THIS IS INDONESIA!
#GoodLuckIndonesia tweet media
English
137
2K
14.6K
371.1K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
Richard Woodruff 🇺🇦
Richard Woodruff 🇺🇦@frontlinekit·
Thank you @moritzkoerner for calling @PM_ViktorOrban exactly what he is, a useful idiot, a puppet of Putin. From all of Europe: It's your time to fuck off now Orcban 👋
English
297
1.3K
6.1K
70.3K
Grok
Grok@grok·
@dyer440 Reminder noted—tomorrow I'll ping you to grab some oil & gas names. Got any favorites in mind? $XOM $CVX? Let's make it happen.
English
1
0
0
336
The Coal Trader
The Coal Trader@dyer440·
. @grok Remind me to buy some oil & gas names tomorrow.
English
4
0
13
4.7K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Red Bull Sudah Mengumumkan Secara Resmi Veda Ega Pratama, 17 tahun, asal Gunungkidul menjadi pembalap Indonesia pertama dalam sejarah yang menjadi atlet Red Bull! 🎥: Red Bull
Indonesia
276
6.1K
26.2K
1.5M
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
CURVA NORD PERSIJA
CURVA NORD PERSIJA@CN_PERSIJA·
Di balik sorak-sorai stadion dan hiruk pikuk jalanan, tersimpan sebuah realitas kelam yang menghantui ruang publik Indonesia: normalisasi kekerasan oleh aparat kepolisian. Alih-alih menjadi pelindung, kehadiran polisi seringkali justru memicu rasa terancam. Fenomena ini mencapai titik didihnya pada kelompok suporter sepak bola, yang hampir di setiap pertandingan diposisikan bukan sebagai warga negara yang sedang berekreasi, melainkan sebagai musuh negara yang harus ditaklukkan. ​Budaya Militeristik dalam Penegakan Hukum. ​Kerentanan rakyat Indonesia terhadap kekerasan polisi berakar pada paradigma keamanan negara (state security) yang lebih dominan daripada keamanan manusia (human security). Polisi seringkali menggunakan pendekatan militeristik dalam menangani kerumunan massa. ​Ekses Penggunaan Kekuatan: Penggunaan gas air mata, pukulan, hingga tindakan represif lainnya kerap dianggap sebagai prosedur standar, bukan upaya terakhir. ​Impunitas: Jarangnya anggota polisi yang dihukum secara berat atas pelanggaran HAM dalam tugas membuat budaya kekerasan ini terus langgeng. ​Suporter: Target Empuk di Garis Depan ​Bagi suporter sepak bola di Indonesia, stadion bukan lagi sekadar tempat mendukung tim kebanggaan, melainkan zona konflik potensial. Ada beberapa faktor yang membuat suporter sangat rentan: ​Stigmatisasi Negatif: Publik dan aparat seringkali melabeli suporter sebagai "perusuh" secara general. Label ini menjadi pembenaran moral bagi polisi untuk bertindak kasar sejak awal (preemptive strike). ​Kurangnya Pemahaman Manajemen Kerumunan: Alih-alih melakukan deeskalasi, aparat seringkali memicu kepanikan. Tragedi Kanjuruhan menjadi bukti paling menyakitkan betapa penggunaan gas air mata di ruang tertutup adalah vonis mati yang lahir dari ketidaktahuan atau pengabaian prosedur keamanan internasional (FIFA). ​Ketimpangan Relasi Kuasa: Di lapangan, suporter tidak memiliki posisi tawar. Protes kecil terhadap perlakuan tidak adil seringkali dibalas dengan kekerasan fisik yang lebih besar. ​"Kekerasan dalam stadion bukan sekadar insiden olahraga, melainkan cermin dari bagaimana negara memandang rakyatnya: sebagai objek yang harus ditertibkan, bukan subjek yang harus dilindungi." ​Dampak dan Masa Depan ​Jika pola ini terus berlanjut, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan mencapai titik nadir. Rakyat, terutama generasi muda yang mendominasi tribun stadion, akan tumbuh dengan trauma dan dendam terhadap aparat. ​Perbaikan tidak bisa hanya bersifat kosmetik seperti penggantian seragam atau jargon. Perlu ada reformasi struktural yang meliputi: ​Pelatihan manajemen kerumunan yang humanis. ​Penghapusan senjata kimia (gas air mata) dalam pengendalian massa di ruang terbatas. ​Akuntabilitas hukum yang transparan bagi setiap tetes darah yang tumpah akibat kelalaian aparat. ​Sepak bola seharusnya mempersatukan, bukan menjadi ladang pembantaian. Rakyat, baik mereka yang berada di tribun maupun di jalanan, berhak merasa aman di tangan mereka yang berseragam.
CURVA NORD PERSIJA tweet media
Indonesia
4
252
583
19.8K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
#3
#3@3Section_·
Tragedi Kanjuruhan terjadi karena tindakan yg salah dr panpel, parcok dan stakeholder yang tidak mementingkan nyawa penonton dr mitigasi resiko awal, sementara turun ke lapangan adalah bentuk tindakan reaksional walaupun tidak di benarkan. Jgn di pelintir, akui saja yang sebenar-benarnya. Panpel , Broadcast & Pihak keamanan gagal saat itu.
Indonesia
1
38
79
8.2K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
Ryyan Soma
Ryyan Soma@RyyanSoma1927·
@MafiaWasit Dari Kanjuruhan sepakbola kita goblok terus
Indonesia
1
4
25
3.6K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
Habieb Selow
Habieb Selow@WagimanDeep212_·
Bagi mereka yang di Kriminalisasi karena membela diri dari para pelaku Kriminal silahkan hubungi Hotman Paris 911 untuk mencari keadilan akan dibantu prosesnya secara gratis.. Sebarkan!!
Indonesia
50
758
1.5K
24K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
Ari3Pras ☯️
Ari3Pras ☯️@Ari3Pras·
Jateng Bisa ! ✊✊
Ari3Pras ☯️ tweet media
Indonesia
10
36
129
1.2K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
JakOnline
JakOnline@JakOnline·
135+ were killed systematically ⚫
JakOnline tweet mediaJakOnline tweet mediaJakOnline tweet media
English
1
82
303
10.9K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
CURVA NORD PERSIJA
CURVA NORD PERSIJA@CN_PERSIJA·
𝘔𝘢𝘵𝘤𝘩 𝘈𝘮𝘣𝘪𝘦𝘯𝘤𝘦: 𝘗𝘌𝘙𝘚𝘐𝘑𝘈 𝘑𝘈𝘒𝘈𝘙𝘛𝘈 𝘷𝘴 𝘈𝘳𝘦𝘮𝘢 𝘔𝘢𝘭𝘢𝘯𝘨. 𝘉𝘢𝘥 𝘎𝘢𝘮𝘦, 𝘎𝘳𝘦𝘢𝘵 𝘍𝘳𝘪𝘦𝘯𝘥𝘴. 𝙉𝙀𝙑𝙀𝙍 𝙁𝙊𝙍𝙂𝙄𝙑𝙀, 𝙉𝙀𝙑𝙀𝙍 𝙁𝙊𝙍𝙂𝙀𝙏! #KanjuruhanBelumUsai #FathulMulyadin #RIPPaokfans #curvanordpersija
CURVA NORD PERSIJA tweet mediaCURVA NORD PERSIJA tweet mediaCURVA NORD PERSIJA tweet mediaCURVA NORD PERSIJA tweet media
English
1
93
335
11.5K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
CURVA NORD PERSIJA
CURVA NORD PERSIJA@CN_PERSIJA·
𝙉𝙀𝙑𝙀𝙍 𝙁𝙊𝙍𝙂𝙄𝙑𝙀, 𝙉𝙀𝙑𝙀𝙍 𝙁𝙊𝙍𝙂𝙀𝙏!
English
2
122
292
10.1K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
JakOnline
JakOnline@JakOnline·
135+ itu bukan angka⚫
Indonesia
4
148
637
30.8K
135++di Malang Tanah Pembantaian retweetledi
𝐰𝐞𝐩𝐞🌻
𝐰𝐞𝐩𝐞🌻@wepe20_·
They tried to bury us, but they forgot we were seeds. We remember every blow, every cry, every soul. #KanjuruhanBelumUsai!
𝐰𝐞𝐩𝐞🌻 tweet media𝐰𝐞𝐩𝐞🌻 tweet media
English
1
71
263
11.2K