khairul

47.8K posts

khairul banner
khairul

khairul

@arffrchmn

Elok Bahasa Bekal Hidup, Elok Budi Bekal Mati

Barameru Katılım Aralık 2010
760 Takip Edilen823 Takipçiler
khairul
khairul@arffrchmn·
2016 main ke YK, ngangkring di bawah Pohon beringin besar sekitar golf terkenal Utara YK 2023 kembali kesana, terkejut. Ternyata, rumah calon istri gangnya dibalik pohon itu😅 Pas kenalan terkuak, 2019 istri KKN di kampung kelahiran Ibuku, dimana skrg KKN malah mudik🤣
khairul tweet media
mas ge@gesamudera

Katanya ada yang namanya "Red String Theory" dua orang yang terhubung oleh benang merah tak terlihat, dan suatu hari pasti dipertemukan. Dulu aku nggak terlalu percaya. Aku orang Banyuwangi. Istriku orang Banjarnegara. Bahkan dari kampus pun kami sudah berbeda arah. Dia mahasiswi UNDIP Semarang. Aku mahasiswa UNEJ Jember. Jaraknya jauh. Dunianya juga beda. Dia aktif di BEM, ke sana ke mari, hidupnya penuh agenda. Aku? Kuliah pulang, kuliah pulang. Kalau libur, ya di kamar… main game seharian. Nggak ada irisan. Nggak ada alasan untuk saling kenal. Sampai tahun 2018. Waktu itu aku masih kerja di Kantor Akuntan Publik, dan diminta handle klien di Purbalingga. Aku berangkat dari Yogyakarta, naik mobil sama teman, tanpa tahu daerah yang akan aku lewati. Di tengah perjalanan… kami melewati sebuah kabupaten: Banjarnegara. Dan tanpa aku sadari, di salah satu jalan yang kami lewati, aku pernah melintas tepat di depan rumahnya. Rumah seseorang yang saat itu… bahkan namanya pun aku belum tahu. Waktu berjalan. 3 tahun kemudian, Maret 2021 aku kembali ke tempat itu. Bukan sebagai auditor. Tapi sebagai laki-laki yang datang untuk meminang seorang wanita. Wanita yang rumahnya… pernah aku lewati dulu, tanpa aku sadari. Kalau dipikir sekarang, hidup ini aneh juga ya. Kita bisa sejauh itu, hidup di kota yang berbeda, bahkan sempat berada di titik yang sama… tanpa saling tahu. Mungkin memang ada hal-hal yang tidak perlu kita percepat. Karena sejauh apa pun kita berjalan, kalau memang sudah ditulis untuk bertemu… kita akan dipertemukan juga, di waktu yang paling tepat. Dan seringnya, kita baru sadar setelah semuanya terjadi. Happy 5th Anniversary Bojo.. She’s my red string theory. Kalau kamu? pernah nggak merasa… sebenarnya kamu sudah sangat dekat dengan seseorang, jauh sebelum kalian saling mengenal?

Indonesia
1
1
7
927
khairul retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Suasana sebelum rapat kabinet. Staf lagi nyiapin bahan laporan. Staf A: 'Bos data aslinya agak ngeri nih. Defisit APBN udah mau di tembusnih di bawah 3%? Ojol pada ngeluh. MBG banyak masalah di lapangan. Koperasi desa belum jalan beneran. Gimana nih?' Staf B: 'Defisit 3% itu masih di batas legal bos. Tulis masih terkendali. Staf A: 'Tapi Menkeu sendiri bilang lagi dipikirin solusinya bos.' Staf C: 'Nah itu artinya pemerintah responsif dan proaktif. Framing positif. Staf A: 'MBG banyak laporannya yang bermasalah. Ada yang dapatnya lele mentah. Ada dapur yang malah jadi distributor nugget beku.' Staf B: 'Tapi jutaan anak sudah merasakan manfaatnya kan? Fokus ke angka penerima manfaatnya. Staf A: 'Koperasi desa belum ada yang beneran jalan bos.' Staf C: 'Sedang dalam tahap persiapan yang matang. Tulis begitu. Staf A: 'Ojol pada demo. Bilang sistemnya tidak manusiawi.' Staf B: 'Ekosistem mitra digital terus berkembang. Jumlah driver aktif meningkat. Staf A: 'Mereka aktif karena kepepet bos bukan karena senang.' Staf B: 'Detail teknis. Tidak perlu masuk slide. Staf A: 'Jadi semua kita giniin?' Staf C: 'Bapak mau dengar progres bukan masalah. Kita bantu Bapak fokus pada hal positif.' Staf A: 'Berarti kita bohong dong.' Staf B: 'Kita kurasi informasi secara strategis. Beda tipis. Staf A: 'Terus rakyatnya gimana?' Staf B + C: '... 😶' Staf C: 'Eh slide-nya jangan lupa pakai font yang besar ya. Bapak suka yang mudah dibaca.
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Plis, ini siapa lagi yang kasih laporan 'Asal Bapak Senang'? Pak realitanya tidak semanis itu pak? Justru sekarang kondisinya berkebalikan. Banyak yang driver yang mengeluhkan sistem yang semakin tidak manusiawi. Hubungan antara driver dan aplikator bukan lagi seperti mitra.

Indonesia
60
754
2.4K
192.5K
khairul
khairul@arffrchmn·
@fajarrusalem Wahahaha sama mas, pengen punya istri asli Jogja ketemu ketika dia merantau ke JKT. Sekarang Jogja jadi "rumah" gak hanya sekedar plesir atau singgah. Allah Maha Baik :)
Indonesia
0
0
0
42
Fajar Ramadhan
Fajar Ramadhan@fajarrusalem·
Teman2, apa doa spesifik yg akhirnya terkabul? Mulai dari saya deh, hehe. Saya karena sukanya sama kota Malang, ingin bgt punya rumah disana, plus waktu itu jg ingin punya istri dan menikah. Resultnya, mendapatkan jodoh wong Malang (ntap bos mana cantik bener), berarti kan dikabulinnya pake bonus. Istri, plus keluarga di Malang yg jadi rumah setiap kesana :D Mantap to. Allah memang the best planner,
Indonesia
76
153
2.5K
87.7K
khairul retweetledi
Jalan Arsenal
Jalan Arsenal@JalanArsenal·
Itulah gunanya selisih poin jauh di klasemen. Untuk jatah drop di match2 macam ini. Dan supaya tim kita ini ga jumawa. Menyadari musuh Arsenal itu ya lawan di depanmu dan semua lawan harus dianggap serius. Tertampar Arsenal malam ini, dan memang perlu.
Indonesia
98
75
467
104.5K
khairul retweetledi
Leksa
Leksa@leksa·
Gw pada kesimpulan, enak bener money londri di yayasan dapur MBG.. asli dah.. Klo tmpt lain, msh ada pusing2nya pembukuan..
Indonesia
89
2K
10.2K
322.7K
khairul
khairul@arffrchmn·
Alhamdulillah sold, terima kasih batuannya 🙏🏻
Indonesia
0
0
0
38
khairul
khairul@arffrchmn·
Halo min, mohon bantuannya jual tiket cancel gagal berangkat karena istri & anak sakit. Sembodo 15/01/2026 Bogor - Jatijajar - Ps Rebo - Jatiasih tujuan Salatiga, Boyolali, Klaten, YK Beli 325 Jual 225 /seat Class : Suites Family 081213512400 @BisKota_ @CaloTerminl
khairul tweet media
Indonesia
1
2
1
771
khairul retweetledi
M3
M3@Tan_Mar3M·
Pendukung Nadiem gak se natural pendukung tom lembong. Udahlah jgn dipaksakan.
Indonesia
23
54
556
43.3K
khairul retweetledi
Sam Oip
Sam Oip@piokharisma·
Pandji udah dilaporin. Itu yg ngebunuh 135 suporter Arema udah diapain? Yg bunuh Gamma sudah kumpul keluarga lagi?
Indonesia
155
16.6K
48.5K
629.4K
khairul retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Pada era Nadiem, guru-guru dimobilisasi, mendapatkan pelatihan, pengarahan, dikumpulkan dari balai2 tiap provinsi, dilatih untuk mensosialisasikan program-program merdeka belajar. Mereka kini samurai tidak bertuan. Lupa tugas profesinya. Kerusakan profetik ini daya rusaknya sangat parah.
Iman Zanatul Haeri tweet mediaIman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
25
173
508
84.9K
khairul retweetledi
Unit Gawat Djodoh
Unit Gawat Djodoh@Marimar_Aauw·
Jangan berhenti ngomongin bencana di Sumatera plis. Kondisi di sana masih jauh dari bagus. Jauh banget. Terus omongin sampe hutan-hutannya banyak yg dipulihkan. Kalo ngga, tiap 1-2 tahun bencana besar begini, cilaka.
Indonesia
15
8.2K
12K
245.9K
khairul retweetledi
Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti@susipudjiastuti·
@kompascom Seharusnya anda bisa datang dg pesawat anda bawa starlink 10 genset kecil 10 dan semuanya bisa langsung pasang .. tdk perlu tanya2 ( bawa lebih pun bisa )
Indonesia
1.4K
13.3K
33.6K
968.8K
khairul retweetledi
Naomi
Naomi@wahkerensih·
Berarti masyarakat lebih takut sama setan
Indonesia
55
3.5K
20.8K
453K
khairul
khairul@arffrchmn·
@IDGoonerscom Kalau ngejinx jangan kayak gini, yg udah-udah malah lose wkwkkw
Indonesia
0
0
0
214
IDG
IDG@IDGoonerscom·
4 menit tambahan waktu. Kalau Arsenal yang menang, besok gue nikah sama Chaeyoung.
Indonesia
43
0
53
17.7K
khairul retweetledi
eL
eL@Wrdgsmyc·
@IndoPopBase Minggu lalu ada kasus Tumbler hilang yang berujung pemecatan Minggu ini ada kasus ratusan nyawa hilang tapi sampai detik ini ga ada yang dipecat
Indonesia
56
18.1K
27.6K
483.3K
khairul retweetledi
Angry Soda °○•
Angry Soda °○•@SodaTawar·
@SBKCF BNPB sekarang isinya jendral yang ga belajar komunikasi publik apalagi komunikasi bencana. Dwifungsi menghasilkan inkompetensi Tidak profesional karena bukan profesinya
Indonesia
13
536
2.6K
49.5K
khairul retweetledi
songolikur.id
songolikur.id@songolikurid·
+135 nyawa di kanjuruhan tidak “dituntaskan”, 400-an korban bencana di Sumatera sekarang juga hanya dilihat sebagai data saja oleh pemerintah. See? Sejauh itu kan impact ‘tidak langsung’ nya? Kita sudah terlambat, teman-teman. #PrayForSumatera
Indonesia
87
14.3K
27.9K
501.3K
khairul retweetledi
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
MBG will outspend BMKG, Basarnas, and BNPB combined by 80 times in 2026.
Indonesian Pop Base tweet media
Indonesia
679
8K
14.3K
2.7M
khairul retweetledi
Bosman Batubara
Bosman Batubara@AekMaguling·
",...kita memperlakukan alam tanpa etika. Tata ruang dilanggar, hutan ditebang habis, pesisir dicemari, habitat satwa dihancurkan." - sy nggak tll sepakat, saya tdk punya kebun sawit atau tambang beribu2 ha. jadi bukan "kita" (saya ikut di dalamnya) tapi "kalian" atau "mereka"
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Telah nyata kerusakan di darat dan di laut karena ulah tangan manusia. (QS 30:41) Catatan reflektif tentang bencana… Rangkaian badai, tanah longsor, banjir bandang, gunung meletus, hingga satwa yang kelaparan belakangan ini jangan hanya kita pandang sebagai musibah alam, tetapi wajib dipandang sebagai cermin diri. Badai, hujan lebat, gunung meletus, adalah peristiwa alam yang telah berlangsung jutaan tahun. Namun, kita memperparah dan mengubahnya menjadi bencana ketika kita memperlakukan alam tanpa etika. Tata ruang dilanggar, hutan ditebang habis, pesisir dicemari, habitat satwa dihancurkan. Ingat kan di masa kampanye lalu kita pernah sama-sama membahas tentang pentingnya tobat ekologis, yaitu mengakui dosa kolektif kita pada bumi, lalu mengubah cara kita hidup dan cara negara mengelola kuasa? Kita perlu mengakui bahwa kerusakan ini adalah hasil pilihan kolektif, mulai dari kebijakan yang lemah, mengabaikan analisis risiko, pengawasan yang longgar, serta ketidakpedulian ketika aturan dilanggar demi keuntungan jangka pendek yang hanya dinikmati sebagian orang. Hari ini kita harus jujur bahwa kita terpaksa hidup berdampingan dengan bencana. Terlalu sulit untuk mencegah semuanya. Iklim sudah berubah, bentang alam sudah banyak dilukai. Namun, kita masih bisa mengurangi risikonya, sembari terus berusaha memperbaiki kerusakan alam. Caranya, dengan tata kelola yang transparan, penegakan hukum yang tegas, gaya hidup yang lebih ramah bumi, keberanian berkata “tidak” pada proyek yang merusak, serta mendidik dan membiasakan mitigasi bencana secara serius bagi seluruh masyarakat. Ini mungkin unpopular opinion: bumi tidak peduli pada kita, dan bumi tidak butuh kita peduli padanya. Bumi akan terus berputar, dengan atau tanpa manusia. Yang sedang terancam punah bukanlah planetnya, tapi keberlangsungan hidup kita sendiri. Maka kitalah yang butuh peduli pada bumi. Tobat ekologis, sebuah pengingat dari Paus Fransiskus, adalah upaya yang harus kita jalankan untuk mengembalikan batas. Batas serakah, batas abai, batas melanggar aturan. Demi bumi yang lebih layak dihuni untuk anak dan cucu kita semua. •••

Indonesia
5
233
454
41.4K