Sabitlenmiş Tweet
warga sipil
19K posts

warga sipil
@argoblog13
| agen konspirasi global |
tobacco city Katılım Temmuz 2015
612 Takip Edilen96 Takipçiler

PRABOWO SUDAH JABAT TANGAN PUTIN. PERTAMINA SUDAH SIAP.
Tapi minyak Rusia belum tentu bisa masuk ke Indonesia.
Kenapa? Dubes Rusia sendiri yang buka-bukaan.
Ada 3 tembok besar yang belum bisa ditembus:
1. TIDAK ADA KAPAL YANG MAU MENGANGKUT
Perusahaan pelayaran Barat kompak menolak bekerja sama dengan Rusia sejak invasi Ukraina.
Sanksi Barat bukan cuma ngunci ekonomi Rusia — tapi juga bikin rantai logistiknya lumpuh di mata dunia internasional.
Indonesia mau beli? Oke. Tapi siapa yang mau bawa minyaknya kemari?
2. BAYAR PAKAI APA?
SWIFT diputus. Dolar diblokir. Transaksi langsung berisiko kena sanksi sekunder dari AS.
Mekanisme Rupiah–Rubel? Sampai sekarang belum ada yang konkret.
Ini bukan soal mau atau tidak mau — ini soal sistem keuangan global yang sedang dipakai sebagai senjata.
3. JANGAN HARAP HARGA SPESIAL
Banyak negara merayu Putin minta "harga teman" karena kedekatan pemimpin kedua negara.
Semua ditolak mentah-mentah.
Dubes Rusia dengan tegas bilang: "Tak ada harga teman dalam bisnis."
Skema B2B murni. Pertamina vs perusahaan minyak Rusia. Harga pasar. Titik.
Jadi pertanyaannya sekarang:
Di tengah tekanan geopolitik dari Barat, sanksi yang makin ketat, dan infrastruktur yang belum siap — apakah Indonesia berani ambil risiko ini?
Atau ini cuma gimik diplomatik setelah kunjungan ke Moskow?
nasional.kompas.com/read/2026/04/1…

Indonesia

@unmagnetism Jangan sampe justin tau,kalo bocah di sini habis ngaji main bola di halaman masjid.
Indonesia
warga sipil retweetledi

Tunku Ismail Idris yang disorot sebagai pelopor "naturalisasi ilegal" timnas Malaysia akhirnya buka suara, dan bukan menjadi kabar gembira bagi pecinta sepak bola Negeri Jiran. 😢
- FIFA tidak akan mengubah keputusan
- FAM kena denda
- Pengurangan poin untuk Malaysia
- Tidak tahu berapa lama sanksi untuk para pemain



Indonesia
warga sipil retweetledi

FAM Lawan Balik FIFA!
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi mengajukan banding ke FIFA usai menerima dokumen lengkap keputusan disiplin terkait dugaan pelanggaran dokumen kelayakan 7 pemain naturalisasi.
FAM menolak tuduhan pemalsuan dokumen yang disebut FIFA, menegaskan seluruh proses administrasi telah sesuai prosedur, dan berkomitmen memperjuangkan hak para pemain melalui jalur hukum resmi.
👉 Menurut FAM, tuduhan FIFA “tidak akurat dan tidak adil” dan bakal ditantang habis-habisan dalam proses banding.
⚽ Menurut Bolaneters, siapa yang bakal menang dalam banding ini? Tulis pendapatmu di kolom komentar!
#Bolanet #bldhen #FAM #FIFA

Indonesia
warga sipil retweetledi

@idextratime Ini pemain yg main di jdt buat liga atau kompetisi asia status warga negaranya gimna ya,apa masih di hitung malay atau gimna..
Indonesia

✅ RESMI : FIFA menjatuhkan sanksi terhadap PSSI-nya Malaysia dan 7 pemain naturalisasi mereka, yakni :
1. Gabriel Arrocha
2. Facundo Garcés
3. Rodrigo Holgado
4. Imanol Machuca
5. João Figueiredo
5. Jon Iraurgui
7. Hector Serrano.
Atas pelanggaran Pasal 22 dari FIFA Disciplinary Code (FDC), yaitu pemalsuan dan pemalsuan dokumen (forgery & falsification).
FAM diduga menggunakan dokumen yang telah diubah agar ketujuh pemain tersebut dianggap memenuhi syarat agar bisa diturunkan dalam pertandingan.
Sanksinya :
• FAM dihukum denda CHF 350 ribu (Rp7,3 miliar) kepada FIFA.
• Setiap pemain diperintahkan membayar denda CHF 2 ribu (Rp42 juta)
• Selain denda, ke-7 pemain juga dijatuhi larangan 12 bulan dari semua aktivitas yang terkait sepak bola, berlaku sejak pemberitahuan keputusan.

Indonesia
warga sipil retweetledi

🚨🚨🚨 RESMI: FIFA memberi sanksi ke federasi bola Malaysia, dan 7 pemain. Terkait pemalsuan/manipulasi dokumen. Kena denda uang, dan 7 pemain tersebut dilarang aktif dalam sepakbola selama 12 bulan 😱
Pernyataan FIFA 👇
Komite Disiplin FIFA telah menjatuhkan sanksi kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain – Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano – karena pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait pemalsuan dan manipulasi dokumen.
FAM telah mengajukan pertanyaan mengenai kelayakan pemain kepada FIFA, dan dalam proses tersebut, mereka menggunakan dokumen yang dipalsukan agar dapat menurunkan pemain-pemain tersebut.
Ketujuh pemain itu tampil membela Malaysia melawan Vietnam pada putaran ketiga kualifikasi Piala Asia AFC Arab Saudi 2027 pada 10 Juni 2025. Setelah pertandingan itu, FIFA menerima pengaduan terkait kelayakan Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Setelah melalui proses hukum yang berlaku, Komite Disiplin FIFA menilai semua bukti yang ada dan menjatuhkan sanksi sebagai berikut:
Asosiasi Sepak Bola Malaysia diperintahkan membayar denda sebesar CHF 350.000 kepada FIFA.
Para pemain Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano masing-masing diperintahkan membayar denda sebesar CHF 2.000 kepada FIFA.
Para pemain tersebut juga dikenai sanksi tambahan berupa skorsing 12 bulan dari semua aktivitas yang berhubungan dengan sepak bola, berlaku sejak tanggal pemberitahuan keputusan ini.
Selain itu, masalah terkait kelayakan para pemain tersebut untuk membela tim nasional Malaysia telah dirujuk oleh Komite Disiplin FIFA kepada Tribunal Sepak Bola FIFA untuk dipertimbangkan lebih lanjut.
FAM dan para pemain yang bersangkutan telah diberitahu mengenai ketentuan keputusan Komite Disiplin FIFA pada hari ini. Sesuai dengan ketentuan FDC yang berlaku, mereka memiliki waktu sepuluh hari untuk meminta keputusan yang disertai alasan tertulis. Jika diminta, keputusan tersebut kemudian akan dipublikasikan di legal.fifa.com. Keputusan ini juga masih dapat diajukan banding ke Komite Banding FIFA.

Indonesia
warga sipil retweetledi
warga sipil retweetledi
warga sipil retweetledi

Saat Rekanaker cek status BSU di bsu.kemnaker.go.id, mungkin kamu akan menemui beberapa notifikasi atau status tertentu
Yuk, simak infografik ini dan pahami artinya biar nggak bingung 😊




Indonesia
warga sipil retweetledi
warga sipil retweetledi
warga sipil retweetledi
warga sipil retweetledi
warga sipil retweetledi
warga sipil retweetledi
warga sipil retweetledi

Update rangking FIFA negara ASEAN per 7 Juni 2025
🇹🇭 Thailand | rank 98(+1)
🇻🇳 Vietnam | rank 109
🇮🇩 Indonesia | rank 116(+7)
🇲🇾 Malaysia | rank 131
🇵🇭 Filipina | rank 145
🇸🇬 Singapura | rank 161
🇲🇲 Myanmar | rank 162
🇰🇭 Kamboja | rank 180
🇧🇳 Brunei | rank 185
🇱🇦 Laos | rank 180
🇹🇱 Timor Leste | rank 197

Indonesia





















