I'm
9.8K posts

I'm
@ariegatot_
OM | Entertainer | Kuliner | Gamers | Traveller |
Bandung Katılım Temmuz 2010
101 Takip Edilen67 Takipçiler

@idextratime BENER BENER BUTUH HUJATANNA NJINGG ITU BECHKAMMM,,, KELUAR LOO ANJNGG THE JAKKK
Indonesia

@MafiaWasit Bukan itu masalahnya, soalnya ini orang jagonya cuma lawan Persija doang, waktu di coba di kualifikasi WC kemarin pure cuma lari-lari aja bantu defend gk bisa celah dia di ekploitasi, bola kedia sering kerebut, sama satu lagi itu belanda yg dari bandung asli lemot banget
Indonesia

Eks Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro, ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba usai gelar perkara di Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Jumat (13/2). Gelar perkara dipimpin Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Sunaryo dan menaikkan status perkara ke tahap penyidikan.
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyatakan, peserta gelar sepakat menerapkan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana serta Pasal 62 UU RI No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.
"Peserta gelar sepakat untuk melaksanakan proses penyidikan dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No. 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo UU RI No. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana dan Pasal 62 UU RI No.5 tahun 1997 tentang psikotropika Jo lampiran 1 nomor urut 9 UU RI No. 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana kepada tersangka AKBP Didik Putra Kuncoro," tutur Eko.
Eko menjelaskan, kasus bermula dari informasi bahwa Didik diamankan Paminal Mabes Polri terkait koper putih berisi narkoba yang ditemukan di kediaman Aipda Dianita di Grande Karawaci, Curug, Tangerang, Banten. Barang bukti yang disita antara lain sabu 16,3 gram, ekstasi 49 butir dan 2 butir sisa pakai (23,5 gram), alprazolam 19 butir, happy five 2 butir, serta ketamin 5 gram.
Sebelumnya, Didik dicopot dari jabatan Kapolres Bima Kota atas dugaan menerima aliran uang Rp 1 miliar dari bandar narkoba Koko Erwin. “Kapolres (AKBP Didik) sudah dinonaktifkan,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid, Kamis (12/2), dilansir Antara.
📸: Dok. Instagram @/didik_putra_kuncoro.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R169 | E067
#bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia

Tukang es gabus bernama Sudrajat (50 tahun) didatangi oleh anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa di tempat jualannya di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (24/1). Sudrajat dituduh menjual es gabus berbahan dasar spons.
Adegan berikut ini pun viral: Es gabus jualannya diremas oleh anggota Babinsa sehingga cairannya tumpah ke lantai, lalu sisa es—yang dituduh sebagai spons—dijejalkan ke mulut Sudrajat.
Ditemui di rumahnya yang berada di gang di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Sudrajat menceritakan momen yang membuatnya kini menjadi ketakutan dan tidak berani lagi berjualan ke Kemayoran.
📸: Dok. kumparan, Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
#️⃣: newsupdate | update | news | vidol | R169 | E023
#esgabus #sudrajat #bicarafaktalewatberita #kumparan
Indonesia

Isu Febri Dipinjamkan, Bojan Tegaskan Belum Ada Keputusan
simamaung.pikiran-rakyat.com/persib/pr-3719…
Indonesia

Biro Imigrasi Thailand memperketat pemeriksaan visa sebagai tindakan atas banyaknya warga negara asing yang menyalahgunakannya untuk bisnis ilegal. travel.detik.com/travel-news/d-…
Indonesia

Dear Coach Justin,
Tolong berhenti cuci tangan dengan bilang bahwa lo itu cuma rakyat jelata, cuma netizen biasa kayak kita-kita. No, you’re not, Coach. Lo tahu lo bukan netizen biasa.
Lo salah satu pundit paling berpengaruh di negeri ini. Lo punya posisi, pengaruh dan power dalam membentuk bahkan membelokkan arah narasi publik. Lo bukan netizen biasa seperti yang berkali-kali lo claim, lo orang yang didengerin. Opini lo bisa jadi bahan diskusi nasional.
Lo juga punya akses ke lingkaran dalam federasi, lo sendiri bahkan pernah bilang bahwa Pak Erick sempat diskusi sama lo soal rencana pergantian Shin Tae-Yong ke pelatih asal Belanda. Lo sendiri yang ngomong itu di salah satu podcast.
Jadi gue tanya, “rakyat jelata” atau "netizen biasa" macam apa yang dimintai pendapat langsung oleh pejabat tertinggi federasi sepak bola kita? Come on, Coach. Mereka di atas dengerin lo. Minimal, mereka pertimbangin apa yang lo ucapin.
Makanya lucu ketika sekarang lo mendadak main aman, ngaku cuma netizen biasa begitu situasi mulai gak berpihak ke lo. Begitu argumen lo mulai mentah di lapangan, lo mundur dan seolah lepas tanggung jawab. Padahal dari awal, lo juga ikut nyalain sumbu opini publik. Secara sadar atau gak sadar, Lo telah membantu dalam membentuk persepsi itu, dan lo tahu efek domino-nya.
Jadi jangan pura-pura netral sekarang.
Jangan pura-pura gak tahu apa-apa. Karena faktanya, lo punya andil dalam semua kekacauan ini, Coach.

Indonesia

Menko Yusril mengungkapkan rencana revisi UU Pemilu untuk mengubah sistem pemilu sesuai putusan MK. Fokus partisipasi politik yang lebih luas dan berkualitas. news.detik.com/berita/d-80973…
Indonesia

Mulai malam ini, TikTok nonaktifkan fitur live di Indonesia akibat meningkatnya kekerasan dalam unjuk rasa. Ini tanggapan dari Komdigi.
inet.detik.com/law-and-policy…
Indonesia

@utdfocusid Emyu kalo beli pemain mahal bgt, dijual kaya kacang goreng.
Indonesia

🚨BREAKING: Benjamin Šeško telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Manchester United. Kontrak hingga Juni 2030.
Šeško ingin bergabung dengan United, dan ia tidak pernah memberikan sinyal serupa kepada klub lain. Pembicaraan antar klub dengan RB Leipzig masih berlanjut.
#utdfocusid | @FabrizioRomano

Indonesia












