Sabitlenmiş Tweet
tacaa
1.6K posts

tacaa
@aristotlety
orangnya suka bingung || buat ngeluh capenya dunia
she/her Katılım Temmuz 2021
157 Takip Edilen104 Takipçiler
tacaa retweetledi

Guys, Luna Maya dan Maxime baru ngobrol soal lebaran pertama mereka sebagai pasangan suami istri.
Dan ada beberapa hal yang mereka bilang yang bikin gue diem sebentar.
Lebaran pertama dan mereka malah liburan ke Raja Ampat.
Bukan mudik.
Bukan kumpul keluarga besar.
Tapi naik pinisi, salat Id di pulau kecil, dan nikmatin laut berdua.
Luna yang suka laut.
Maxime yang lebih suka gunung tapi tetap ikut.
Dan itu bukan keputusan yang diributin.
Itu keputusan yang dibicarain kita mau tradisi apa sebagai keluarga baru?
Karena mereka sadar dua orang yang datang dari keluarga berbeda, dengan ritme kerja yang padat dan jadwal yang nggak bisa diprediksi harus dengan sengaja membangun tradisi berdua.
Kalau nggak disengajain, nggak akan pernah ada.
Dan soal siapa yang pindah ke rumah siapa ini yang menarik.
Maxime yang pindah ke rumah Luna.
Dan dia ngaku awalnya ada pertanyaan dalam dirinya. Kok cowok yang pindah ke rumah cewek?
Tapi setelah ditimbang-timbang logika menang. Rumah Luna lebih besar, lebih privat, lebih masuk akal.
Yang gue suka dari cara dia cerita dia nggak pura-pura pertanyaan itu nggak ada.
Dia akuin, tapi dia juga nggak biarkan ego mengalahkan akal sehat.
Dan Luna bilang sesuatu yang gue rasa banyak orang butuh dengar
Maxime memberikan banyak kebebasan buat aku untuk tetap berkarya, tetap jadi manusia yang utuh. Bukan kamu kan udah istri, kamu harus nurut.
Kita adalah dua individu yang merdeka yang memilih untuk bersama.
Soal konflik mereka juga jujur.
Ada cekcok.
Ada momen yang salah.
Ada reaksi yang seharusnya beda.
Tapi ada satu kesepakatan yang mereka pegang jangan tidur dalam keadaan masih marah.
Maxime cerita pernah sekali mereka tidur dalam kondisi belum selesai dan itu nggak nyaman. Istirahatnya nggak bagus.
Dan dari situ mereka belajar.
Walaupun tidurnya telat, selesaikan dulu.
Say sorry dulu.
Baru tidur.
Dan ini yang paling gue catat dari seluruh obrolannya.
Mereka bilang kesalahan yang sama berulang kali itu mungkin saja terjadi.
Dan cara terbaik mengubah orang bukan dengan marah tapi dengan mengapresiasi perubahan kecil yang sudah dia upayakan.
Mungkin sedikit bagi kita, tapi berat bagi dia.
Ngubah 1 kilo aja butuh effort gede apalagi mengubah kebiasaan mental yang sudah terbentuk bertahun-tahun.
Intinya dari semua yang mereka ceritain:
Pernikahan yang kelihatan perfect dari luar tetap ada cekcoknya,
tetap ada adaptasinya
tetap ada hal-hal yang harus dibicarain dan dikompromiin.
Yang bedain bukan ketiadaan masalah tapi cara mereka menghadapinya.
Dua individu yang merdeka.
Yang pilih untuk saling bukan saling mendominasi, tapi saling melindungi, saling memaafkan, dan saling memberi ruang untuk tetap jadi diri sendiri.

Indonesia
tacaa retweetledi
tacaa retweetledi
tacaa retweetledi
tacaa retweetledi
tacaa retweetledi






