Jasa Moodboster

832 posts

Jasa Moodboster

Jasa Moodboster

@arsha_id

Melayani dengan sepenuh hati..

Tiap sudut Kota Anda Katılım Temmuz 2021
40 Takip Edilen6 Takipçiler
Jasa Moodboster
Jasa Moodboster@arsha_id·
@JukiHoki Kalah branding sama logo perkakas bg, contohnya kyak palu, arit, roda gerigi dll
Indonesia
0
0
0
260
Si Juki
Si Juki@JukiHoki·
sebagai mahasiswa DKV gue akhirnya ngerti kenapa PSI ganti logo jadi gajah dan Hanura jadi singa. Kemarin pas begadang nugas nirmana, otak gue dapet pencerahan soal tren partai pake logo penghuni kebun binatang. Sini kumpul sob, gue kasih analisanyah.
Si Juki tweet mediaSi Juki tweet media
Indonesia
195
366
2.9K
376.2K
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Bedebah pemakan tai ini kebangetan banget dah. Kelen mau tau gak kenapa Timor Timur pisah dari Indonesia? Awalnya, Pulau Timor dibagi menjadi 2: wilayah barat dijajah oleh Belanda, dan wilayah timur dijajah oleh Portugis. Pada tahun 1974, terjadi Revolusi Anyelir di Portugal di mana hal itu mengakhiri kediktatoran dan memicu dekolonisasi (termasuk di Timor Timur). Nah di Timor Timur muncul 3 fraksi: Fretellin, UDT, dan Apodeti. Kemudian terjadi perang saudara, dan Fretilin mendeklarasikan kemerdekaan Timor Timur dari Portugis pada 28 November 1975. Nah pada 7 Desember 1975, Indonesia melakukan operasi militer besar-besaran bernama Operasi Seroja di Timor Timur. Alasannya? Anti-Komunisme (Fretilin dianggap condong ke kubu kiri), menjaga stabilitas dan mengintregasikan wilayah, serta ada dukungan dari AS dan Australia. Akhirnya, Indonesia menganeksasi Provinsi Timor Timur pada 1976. Intinya, Pulau Timor itu sudah ada sejak Indonesia belum merdeka. Kemudian terjadi referendum, sekitar 75% suara memilih untuk merdeka dari Indonesia. Kalian tau gak hal apa yang menyakitkan waktu Indonesia melancarkan Operasi Seroja? Sekitar 100-200 ribu orang meninggal karena perang, kelaparan, dan kekerasan termasuk pembunuhan massal. Makanya gue bilang si bedah ini bangsatnya kebangetan, demi sesuap nasi rela jadi bangsatnya muldongok.
Mas Hara tweet media
Indonesia
44
211
774
71.2K
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
yap! Apakah sender pelit?
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
467
33
2.2K
153.4K
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Kuis tebak pertandingan EPL. Cukup tebak tim yang menang di 5 game ini: 1. BUR v BOU 2. SUN v BHA 3. ARS v EVE 4. CHE v NEW 5. WHU v MCI *jika draw tulis "DRAW" Akan dipilih 2 orang pemenang yg jawabannya tepat, hadiah masing2 Rp100rb. Ditunggu sampai sebelum kickoff 22.00.
SobatMiskinTV tweet media
Indonesia
514
73
302
52.8K
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
🩷 TW Hi, saya 30L, married, satu bulan lalu aku naik jabatan dengan gaji 45jt sebulan tapi ternyata istriku baru jujur ternyata dia terjerat pinj0l sebanyak 300 juta lebih. aku gamau bantu sama sekali karena tidak tau awalnya gimana? salahkah aku? apa pantas aku ajukan pisah?
Indonesia
3.3K
752
17.5K
6.7M
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Ngomongin soal Komik dan Anime genre Bola. Gw sejujurnya memfavoritkan Shoot dibanding yang lain. Dari segi cerita dalem, dari style gambar karakter juga ga monoton seperti karakter di TSubasa. Ada yang juga ngikutin Shoot?
SobatMiskinTV tweet media
Indonesia
145
32
147
19.8K
Moodbreaker
Moodbreaker@Ynsnfswn·
Awalnya gue (staff lama) ketemu dia (probation) di tempat kerja dan selama sebulan cuma sebatas co-worker biasa, sampai akhirnya kita ngobrol pas ada staff party. Dia bilang cuma mau cari teman cowok dan nggak mau pacaran, tapi karena gue udah tertarik, gue tetep ajak dia main terus walaupun dia keukeuh nolak. Sempat capek dan akhirnya gue mundur, gue jauhin dan jadi cuek. Beberapa hari kemudian gue denger dari temennya kalau dia merasa kehilangan sosok gue, denger itu jadi gue ajak dia main lagi, dan dari situ semuanya berubah, in the end kita jadian. ilmunya “tarik ulur itu perlu” 😆
Moodbreaker tweet mediaMoodbreaker tweet mediaMoodbreaker tweet mediaMoodbreaker tweet media
Celoteh Dunia@CelotehDuniaku

Kalian yg Punya pasangan Guys, Boleh tau ga kenalannya dimana❓ Mau tau from this to this nya dong. Ajarin🙏

Indonesia
257
385
10.8K
1.2M
Anem.Heritage
Anem.Heritage@AnemHeritage·
@MurtadhaOne1 Kudu digerakke secara terstruktur, sistematis dan masif diseluruh wilayah Indonesia untuk melawan kartel mbg
Indonesia
3
3
27
762
Jasa Moodboster retweetledi
| A K |
| A K |@__AnakKolong·
REPUBLIK CHARITY (Bagi rakyat kecil). Polanya klasik, malah spt hafalan, tp justru pola itu yg bikin banal sekaligus berbahaya. Ketika kekeliruan aparat berhubungan dgn rakyat kecil & viral, aparat cepat berubah fungsi, bukan lagi sbg Bhabinkamtibmas & Babinsa, melainkan penyalur bantuan, setelah salah sasaran. Rakyat kecil ditangkap, digiring, digebuk dipermalukan, & diviralkan. Lalu publik ribut, kamera menyala, jempol netizen bergerak, setelah itu negara panik, lalu tampil sbg dermawan, bukan sbg pihak yg keliru. Dugaan tindak pidana aparat tidak diakui lewat mekanisme keadilan, melainkan ditebus lewat bantuan sembako, modal usaha, sepeda motor, & disempurnakan dgn narasi kepedulian. Seolah masalahnya ekonomi, bukan tindakan aparat yg "kebablasan". Pasal penghinaan, menguap. Penganiayaan oleh aparat, lenyap. Fitnah & persekusi, sirna. UU ITE seolah tak berlaku & tiba² lupa alamat, padahal sengaja diekspos via media elektronik. Yg tersisa hanya narasi penyelamatan, bukan pertanggungjawaban. Ini bukan potret keadilan, melainkan; MANAJEMEN CITRA. Terhadap rakyat kecil, negara memang piawai mengganti adegan, dari aksi kekerasan, menjadi pentas kepedulian. Lalu, publik diajak bersyukur : "Masih untung dibantu". Selama pola ini terus dipuji, retak nalar & arogansi aparat terus dibiarkan, rakyat kecil akan selalu jadi figuran dua kali ; 1. sebagai korban yg ditindas, dan; 2. sebagai alat pencitraan, ketika kamera berdatangan. _____________ Seolah - olah aparat boleh keliru, asal bersedia berderma di depan lensa. Pasal berlapis boleh ditepis, asal adegan empati ditayangkan. Korban tak perlu dipulihkan martabatnya, cukup dibuat tersenyum, jabat tangan & berpelukan, dgn dihujani hadiah, sbg "tukar tambah" akuntabilitas. Rakyat kecil tetap di posisi yg sama, bukan warga dgn hak, melainkan hanya objek belas kasih negara yg ketahuan salah bertindak & viral. . . .
| A K | tweet media
Indonesia
194
696
1.4K
80K
Jasa Moodboster retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Pada 1983, Soeharto memulai operasi pembasmian premanisme di seluruh Indonesia yang disebut Petrus. Pada 1983 juga, Deng Xiaoping juga memulai operasi pembasmian premanisme di seluruh China yang disebut Strike Hard Campaign. Apa bedanya? Sederhananya, Soeharto tidak berniat membasmi preman. Soeharto malah melestarikan dan melembagakan premanisme. Ia ingin menjadi bos preman se-Indonesia, seperti Don Corleone dalam film mafia "The Godfather". Dengan kata lain, Soeharto sendiri adalah preman. Petrus hanyalah konflik antar preman, yaitu gerombolan mafia Soeharto vs gerombolan-gerombolan kecil anarkis dan tak teratur. Berkat Petrus, Soeharto, istri, dan anak-anaknya pun berhasil menjadi the Lord of Crime. Barangsiapa tidak mau tunduk dan setor pada hierarki mafia preman se-Indonesia yang diketuai dinasti Soeharto, ia akan dibantai di jalanan. Berapa yang mati? Sekitar ribuan. Hmm. Cuma segitu? Berapa yang ditangkap? Sebenarnya tidak banyak-banyak amat. Hmm. Ternyata, yang penting para preman tidak boleh ribut dan harus patuh pada Soeharto. Boleh memalak, boleh merampok, boleh memungli selama diawasi oleh rezim Orde Baru yang sangat memprioritaskan harmoni ala Jawa. Dan tentunya, selama setoran pungli dibayar. Karena tujuannya hanya ini doang, yang dibunuh dan ditangkap selama Petrus tidak usah terlalu banyak. Yang penting para preman menjadi takut dan patuh dengan rezim. Sistem ini masih berlangsung hingga hari ini. Premanisme masih merajalela di Indonesia. Ayo kita bandingkan dengan pemberantasan preman di China di bawah rezim Deng Xiaoping. Mirip seperti di Indonesia, saat itu China sangat penuh sesak dengan kriminalitas, pencurian, pembunuhan, pemalakan, dan pemerkosaan oleh preman dan bandit di jalanan, sebagaimana dapat dilihat di film-film kungfu zaman dahulu. Kota-kota besar China dikuasai triad, mafia, preman, bandit, dan rampok yang melimpah gila-gilaan dan saling tawuran. Mereka sangat merajalela sejak kekosongan kekuasaan daerah akibat anarki Teror Revolusi Kebudayaan. Bagaimana Strike Hard Campaign menghadapi masalah ini? Deng Xiaoping menurunkan tentara dan polisi untuk membantai massal preman, kriminal, mafia, triad, begal, dan gerombolan rampok yang meresahkan kota-kota di China. Markas-markas mafia dikepung tentara, diserang, dan seluruh isinya dibantai. Puluhan ribu preman dan rampok diciduk aparat bersenjata dari gang dan kos-kos kumuh China, diseret ke jalan, dan ditembak mati bergelimpangan di tempat. Eksekusinya tidak sok misterius, melainkan diumumkan, terbuka, terang-terangan, dan ditonton penduduk setempat. Petrus tidak pernah diumumkan. Tiba-tiba saja mayat sudah bergelimpangan di jalanan, entah siapa mereka. Strike Hard Policy diumumkan, dikaji, dan dievaluasi. Itu saja? Ternyata tidak. Pembeda terbesar Strike Hard Campaign dengan Petrus bukan di jumlah kematian, melainkan jumlah penangkapan. Ternyata, 1.7 juta orang preman dan bandit berhasil diburu dan ditangkap aparat China pada 3 tahun pertama operasi. Inilah perbedaan terbesar antara Strike Hard Campaign dan Petrus: penangkapan. Kalau anti-premanisme Indonesia disetarakan dengan China dalam rasio populasi, seharusnya Indonesia saat itu minimum menangkap 200.000 orang preman dan bandit. Sayangnya, Soeharto bukan menangkap, melainkan hanya meneror dan melembagakan. Kalau preman bisa dikaryakan untuk mencari setoran pungli, kenapa harus ditangkap? Kalau ormas bandit bisa disewa untuk memukuli aktivis dan melindungi aset-aset keluarga Cendana, kenapa harus ditangkap? Meanwhile, rezim Deng Xiaoping mendata, menangkap, dan menumpas sekitar 200.000 kelompok ormas rampok dan gerombolan kriminal yang berbeda dari kota-kota. Padahal jika ditotal, jumlah anggota mereka mencapai jutaan. Tapi tetap ditumpas. Tidak seperti Soeharto, Deng Xiaoping tidak ingin menjadi the Lord of Crime di China. Yang ia inginkan adalah menumpas, memusnahkan, membersihkan total. Ia tidak mau hanya membunuh segelintir kecil, tetapi harus langsung membasmi seluruh jutaan populasi preman dan bandit di seluruh China sampai kosong. Petrus selesai begitu saja tahun 1985 dengan tidak jelas. Preman di Indonesia tetap merampok dengan buas, tetapi kali ini dengan teratur dan dengan setoran pungli. Preman-preman yang sudah dijinakkan ini bahkan direkrut dan menjadi bagian inti dari rezim di Indonesia, seperti dalam Peristiwa Kudatuli 1996 dan Kerusuhan Mei 1998. Pada Mei 1998, Asia Week mengabarkan bahwa beberapa jenderal membawa ratusan preman dengan pesawat dan kereta dari Timor Timur dan ke Jakarta. Indonesia masih menjadi Negara Preman sampai hari ini. Meanwhile, Strike Hard Campaign ternyata tidak selesai tahun 1985, tetapi terus berlanjut secara rutin selama 20 tahun kemudian sampai premanisme liar di jalanan China benar-benar habis dan kosong. Hari ini kota-kota besar China teratur, sangat aman, dan relatif bersih dari binatang ormas dan preman jalanan liar yang useless dan tak terkontrol seperti tumbuhan hama Indonesia. Di Indonesia, sejak kejatuhan keluarga Cendana dan fragmentasi struktur premanisme nasional, banyak binatang ormas preman itu yang berpindah majikan ke dinasti politik daerah dan berbagai institusi. Di China, potensi ini tidak ada karena pentolan-pentolan semacam ini sudah dibasmi selama program antikorupsi yang dimulai sejak 2011. Dalam program antikorupsi itu, 4 juta orang pejabat ditangkap. Lebih banyak pejabat yang ditangkap daripada preman. Pentolan-pentolan pejabat yang paling korup dan bodoh dihukum mati dan ditembak di kepala. Benefit program anti korupsi ini banyak, salah satunya adalah bahwa preman yang tersisa takkan punya calon majikan korup untuk melindungi. Tidak heran reformasi industrialisasi pabrik China sangat berhasil dan sangat maju. Ketika kita bikin pabrik di Shenzen, kita takkan didatangi 40 kelompok preman buas rampok yang berbeda. Cukup hubungi 12345, maka para binatang preman belagu dan berliur akan segera dicari dan ditumpas habis. Hari ini pertumbuhan industri dan pabrik di China sangat maju. --- Deng Xiaoping membasmi preman. Soeharto adalah preman.
zhil tweet mediazhil tweet media
zhil@zhil_arf

Ancaman Soeharto pada anggota DPR/MPR tahun 1980 sebenarnya menarget golongan spesifik. Target itu adalah golongan Islam. Merekalah yang diancam diculik dan dibunuh oleh tentara Soeharto. Pada tahun 1977, PPP baru menang besar di Jakarta. Porsi kursi Golkar turun. Padahal, pemilu 1977 sengaja ditunda setahun supaya rezim Soeharto dapat sebanyak-banyaknya memberangus gerakan oposisi, memanipulasi pemilu, dan mengonsolidasi keluasaan mutlak. Salah satu strategi yang dilakukan rezim adalah dengan melebur parpol menjadi tiga saja dan mengisinya dengan orang yang lemah terhadap rezim. Setahun penuh ini dilakukan. Tetapi ini gagal. Porsi suara Golkar tetap turun. Berarti, penundaan pemilu selama setahun itu sia-sia. Ali Sadikin sendiri dikabarkan tumbang dari jabatan Gubernur Jakarta karena membiarkan PPP menang di Jakarta, dan bukannya menggunakan kekuatan otoriter rezim untuk membasminya. Ini dibarengi dengan goncangan mundurnya HB IX dari pemerintahan dan Ikrar Mahasiswa 1977 yang berdemo besar-besaran menentang pencalonan Soeharto untuk 3 periode. Soeharto pun menganggap golongan Islam yang naik daun saat itu sebagai ancaman utama terhadap kekuasaannya. Monolog supervillain kartun yang dikeluarkan Soeharto dimaksudkan untuk meneror dan mengancam anggota DPR/MPR perwakilan golongan Islam supaya jangan belagu menentang impunitas rezim Soeharto. Barangkali inilah alasannya mengapa Soeharto begitu kaget dan marah terhadap kemunculan Petisi 50. Ternyata, yang tidak setuju dengan kebengisan preman dan otoriter bunuh-bunuhan Soeharto bukan hanya golongan Islam, melainkan semua golongan. - Golongan cokelat ABRI seperti A.H. Nasution 🟤 menentang. - Golongan cokelat kepolisian seperti Hoegeng 🟤 menentang. - Golongan kuning pemda seperti Ali Sadikin 🟡 menentang. - Golongan teknokrat seperti mantan menteri tambang Slamet Bratanata 🟡 menentang. - Golongan merah PNI seperti Manai Sophiaan 🔴 menentang. - Golongan hijau seperti Natsir dan Sjafruddin 🟢 tentu menentang. - Dan lain-lain golongan yang ikut menentang. Semua orang yang menentang ini kemudian diteror, ditindas, dan diperlakukan seperti eks tapol PKI. Tetapi jangan lupa, masih ada rencana teror dan represi lebih parah, kejam, dan sadis terhadap golongan Islam. Merekalah target awal dan utama Soeharto, bukan anggota Petisi 50. Setelah Petisi 50 berhasil diteror dan dibungkam, Soeharto balik lagi ke rencana utama ini. Aparat dilepaskan untuk menindas dan merepresi gerakan Islam yang sedang berkembang. Barangkali inilah alasan L.B. Moerdani ditunjuk menjadi Panglima ABRI dan Panglima Kopkamtib pada tahun 1983. Penunjukan Moerdani sebagai Panglima ABRI sebenarnya sangat aneh karena ia adalah orang intel, bukan orang yang pernah memegang komando tentara besar apapun. Meskipun begitu, penunjukan bos intel menjadi Panglima ABRI ini sangat cocok apabila Soeharto berencana sepenuhnya menggunakan ABRI bukan untuk alat pertahanan, melainkan alat intel dan pembasmian oposisi internal terhadap rezim. Represi semakin kuat dan sewenang-wenang selama periode Petrus. Pada saat itu, semua orang ketakutan karena yang ditarget dan dibunuh sangat tidak jelas. Siapa yang ditarget? Apa iya targetnya hanya bandit dan preman saja?Tidak ada pengumuman apapun dari pemerintah. Tiba-tiba suatu hari mayat muncul bergelimpangan tanpa alasan ataupun identitas. Puncak represi dan kebablasan aparat terhadap golongan Islam terjadi di Tanjung Priok pada tahun 1984. Investigasi independen dari Sontak memperkirakan bahwa 400 orang ulama dan golongan Islam dibantai dengan sadis di jalanan Tanjung Priok. Ratusan warga lokal lainnya diculik, disekap, dan banyak yang melaporkan disiksa. Pada 1985, Asas Tunggal Pancasila sudah diberlakukan secara menyeluruh di seluruh Indonesia. Semua organisasi dalam bentuk apapun menjadi target kontrol rezim. Pada 1987, konsolidasi sudah komplit. Golkar akhirnya memenangkan 73% suara dan semua provinsi. Pada 1989, pembantaian terhadap golongan Islam kembali terjadi di Lampung. Hampir 250 orang dibantai. Pada 1990, Daerah Operasi Militer (DOM) diberlakukan di seluruh Aceh. DOM diberlakukan dengan sangat brutal sekaligus asal-asalan. 12.000 orang Aceh dibantai. Teror, penculikan, penyiksaan, pembunuhan massal, pemerkosaan massal, pembakaran desa-desa melanda seluruh Aceh. Di DOM Aceh banyak laporan tentang perwira lapangan korup yang diam-diam berbisnis narkoba, menjual suplai senjatanya sendiri ke GAM demi uang, dan secara umum berkelakuan seperti gerombolan rampok yang memalak segala-galanya yang bisa dipalak.

Indonesia
141
1.7K
5.5K
1.1M
Jasa Moodboster retweetledi
1.2.3.packs
1.2.3.packs@Palakaopeyang·
@creepylogy_ Buat yg lg hamil, hati2 ya
1.2.3.packs tweet media
Indonesia
12
230
2.7K
138.3K
Jasa Moodboster retweetledi
Narim Makadim
Narim Makadim@devilonyourpast·
@creepylogy_ Kan emg gabisa diskusi, kalo ga suka ya tinggal pukul atau tangkep lalu peras hartanya Kataku sih jadi polisi tesnya beneran harus ketat sih termasuk secara akademik, jadi yg masuk ya beneran terdidik, bukan anak2 bully bego yg mengorbankan sawah di desa
Indonesia
38
652
9.1K
169.7K
Jasa Moodboster
Jasa Moodboster@arsha_id·
@KangManto123 Kenapa gak pemerintah tutup paksa aja pabrik rokok nya klo memang itu membahayakan? Malah masyarakatnya yg disuruh ini itu lah, tapi pabriknya tetap aja produksi tiap hari. Lucu. Dr dulu malah adu domba antara yg pro dan kontra rokok. Padahal tinggal tutup paksa permanen lho..
Indonesia
1
0
16
1.3K
MANTO
MANTO@KangManto123·
Breaking News ;
MANTO tweet media
English
968
4.5K
28.2K
855.1K
Jasa Moodboster retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
PARA GURU JANGAN MAU DIGIRING UNTUK MEMBELA KASUS KORUPSI -Kilas balik tahun 2021- -tread-
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
70
565
1.5K
181.6K
Jasa Moodboster retweetledi
Fai Nomady
Fai Nomady@SumandoGaek·
The Indonesian regime is being bullied all over the world.🤡🤡
English
239
28.3K
82K
1.4M