Arthellym.

1K posts

Arthellym. banner
Arthellym.

Arthellym.

@arthellym

i didnt even know who am i, please dont judge :) 📚 (11/20)

slow reader Katılım Mart 2026
169 Takip Edilen159 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Arthellym.
Arthellym.@arthellym·
📋 current read 📖 : Funiculi Funicula 🖊 : Toshikazu Kawaguchi 🖇 : 223 pages 🗓 : 20 Mei '26b
Arthellym. tweet mediaArthellym. tweet media
Català
2
1
13
508
Arthellym.
Arthellym.@arthellym·
shud i looking for more moots..?
English
0
0
0
15
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 aduh gmn si cara biar ga males ngerjain skripsi?? gweh cape😭
Indonesia
34
1
44
7.8K
syakir²⁶ ۶ৎ
syakir²⁶ ۶ৎ@dantelieons·
muts kok kalian gapernah jbjb😔😔😔 aku mw ngobrol sama kalian
Indonesia
67
0
11
2.3K
akil 🍎
akil 🍎@bermaneuver·
good morningg ★★
English
4
0
2
70
Arthellym.
Arthellym.@arthellym·
@basebuku tahun ini kandidat terbaik masih dipegang madonna in a fur coat 5/5
Indonesia
0
0
0
19
📚 basebuku
📚 basebuku@basebuku·
📚 Hallo semuanya! Adakah yang mau berkawan dengan ku? Mau meramaikan timeline dengan hal-hal berbau buku dan sastra, nih. Komen aja buku yang kamu kasih rating 5/5 di tahun ini, yaa! See you 👋🏻
Indonesia
70
0
18
4.1K
Arthellym.
Arthellym.@arthellym·
i hooe i could read more book after i finished all these acadekic pressure fr, it stressing me out.
English
0
0
0
15
Aisa! ★
Aisa! ★@sorenavistha·
Sudah membaca 24 buku bulan ini. Aku sayang aisa sedunia, segalaksi, sebumi, selautan, sealamsemesta.
Aisa! ★ tweet media
Indonesia
9
0
14
426
Arthellym.
Arthellym.@arthellym·
hi sumpah lagi hectic banget nangis
Indonesia
0
0
0
13
📚 basebuku
📚 basebuku@basebuku·
📚 hi mootsyyy I’m looking for fwend who are rant talk about books, tp akunku rant bout music, politics, opinionated thingy! 🧠🧟‍♀️ reply pake cr kalian dong nanti aku polooo ya! Aku ada semangkanya! ✨
English
45
1
8
3.4K
Arthellym. retweetledi
fey🎡
fey🎡@glowingkanlah·
life goals : beli buku ga liat harga
fey🎡 tweet mediafey🎡 tweet media
Indonesia
41
765
2.4K
32.2K
Arthellym. retweetledi
˖ Ridhima 𓂀 ݁˖
˖ Ridhima 𓂀 ݁˖@ridhima_z·
The struggle between reading my book, watching my show, and scrolling my phone is very real.
English
53
9.5K
38.7K
543K
Mei🌻
Mei🌻@meidelilac·
Happy weekend 🙆🏻‍♀️
Mei🌻 tweet media
English
1
0
1
66
Arthellym. retweetledi
☆
@girlcoremood·
☆ tweet media
ZXX
22
8.6K
37K
369K
Arthellym. retweetledi
Raka.
Raka.@Tartaarus·
Raka. tweet mediaRaka. tweet media
ZXX
13
12.1K
22.8K
245.5K
Arthellym. retweetledi
elzgatza
elzgatza@liogtttscrp·
draft terbaru negara fiksi, mungkin??
elzgatza tweet media
Indonesia
50
10.8K
30.2K
258.1K
Arthellym. retweetledi
Arjuna Arkana ☀️【PANDAVVA】
Sejujurnya gue gak tau ini tulisan akan mengarah ke mana, hanya pikiran random jam 2 pagi setelah melihat demo seharian tadi. If you have time silakan baca or feel free to skip. Gue tumbuh besar di lingkungan yang sekitarnya penuh dengan kemiskinan. Gue sendiri berasal dari keluar yang biasa-biasa saja, mungkin hanya sedikit lebih beruntung dari yang lain. Orang-orang hidup dengan serba kekurangan. Boro-boro punya tabungan atau rencana masa depan, besok pun belum tau gimana caranya dapetin makan. Segala macam cara dilakukan untuk bisa dapat uang tambahan. Dulu kalo pagi suka ada tetangga nenek-nenek, namanya Romlah, sering datang ke rumah bawa jualan kayak jajanan kue atau gorengan, kalo siang ke sore dia lanjut pergi ke sawah. Beliau rajin banget, tapi anak-anaknya pun tetap harus putus sekolah. Ada juga ibu-ibu tetangga yang buka jasa cuci baju, namanya Bu Sop. Orang di kampung gak punya mesin cuci jadi nyucinya masih dikucek sendiri manual. Beliau meninggal dunia karena penyakit kronis dan tidak punya biaya untuk rutin berobat. Pengangguran ada banyak, yang putus sekolah banyak, yang sampai ke perguruan tinggi cuma sedikit sekali. Semuanya terhambat masalah ekonomi. Semuanya terjebak dalam kemiskinan struktural. Yang hidupnya nyaman dan berkecukupan bisa dihitung jari. Gue termasuk yang berkecukupan, tapi tetap ga bisa seenak jidat minta macem-macem ke orang tua. Kalo pengen sesuatu biasanya harus nabung uang jajan sekolah dan beli sendiri. Gue udah gak tinggal di lingkungan tersebut, tapi sampe sekarang gue selalu ingat betapa susahnya kehidupan orang-orang di sekitar gue dulu. Sekeras apapun mereka berusaha dan bekerja mereka gak akan bisa keluar dari kemiskinan tersebut. Entah karena keterbatasan ilmu, kemampuan, atau akses ke informasi dan kesempatan. Mereka gak punya kemampuan untuk mengubah nasib atau memperbaiki kehidupan. Mereka gak tau musti ngapain. Mereka cuma bisa pasrah. Mereka gak peduli siapa yang jadi pemimpin karena buat mereka, siapapun pemimpinnya toh hidup mereka ya begitu-begitu aja. Di setiap masa pemilu, siapa yang bisa ngasih imbalan itulah yang akan dipilih. Mereka gak punya pilihan lain selain menerima. Mereka adalah golongan yang rentan dimanipulasi dan dimanfaatkan. Memang zaman sekarang orang sudah punya smartphone bahkan di daerah. Tapi teknologi tersebut tidak seimbang dengan kemampuan memilah informasi dan berpikir kritis. Belum lagi banyaknya media yang dikontrol, disensor, dan buzzer di mana-mana. Kita, yang punya akses ke pendidikan yang lebih baik, yang mampu berpikir kritis, yang mengerti apa yang sedang terjadi di atas sana, yang bisa melihat kebohongan dan tipu muslihat, adalah wakil mereka. Suara kita adalah suara mereka. Perjalanan mungkin masih panjang, kita mungkin masih butuh banyak belajar, tapi gapapa pelan-pelan aja. Gue tau sangat mudah untuk merasa frustrasi dan putus asa di situasi seperti ini, tapi kita gak bisa buang harapan. Bareng-bareng yok. ---------- Even if I have to die, I will use the only voice I have to make some noise.
Indonesia
161
10.5K
23.1K
288.8K