😼
37.9K posts


Ada yang bilang katanya culture shock tinggal di Jakarta kalo naik transum itu ribet harus hafal rute rute nya. Meanwhile ada yang bilang ribet terus dapet komentar dari netizen From this To this


Aku tu suka baca @TheEconomist (objectively) karena 3 hal: 1️⃣ Mereka emang suka anonim, alias nggak pake atribusi penulis. Tapi ya ada yg disclose juga seperti Aaron ini :) Nulis anonim gini membuat semua artikel koheren baik kedalaman, tone, sampai positioning. Kudengar mereka debat dulu sebelum nulis 🤣 2️⃣ Dia itu newspaper tapi majalah. Haha gimana coba? Ada sejarahnya sih, tapi filosofinya mereka itu ya mengabarkan news dengan cara mereka. Bahwa news bukan kejadian sejam atau kemarin aja (mereka terbit mingguan) dan fokus ke W bukan when melainkan why dan what it means. Jadi level analisisnya mendalam, ada konteks makro dan interdisipliner. 3️⃣ Renyah banget gitu tulisannya (kriuk!), dan sering diselipin humor seperti pun (permainan kata-kata). Referensi tulisan mereka ya Walter Bagehot (editor 1861-1877). Bapak ini bukunya The English Constitution diajarin ke calon raja & ratu Inggris. Covernya juga bagus-bagus, dan cara visualisasi datanya yg ciamik tu aku pelajari loh (ada tutorialnya di YT). — oh ya, mereka “penganut” liberalisme klasik ya, dan mereka unapologetic about it. Pak Prabowo dan Pak Ganjar pernah diundang nulis juga kok :) Artikel heboh ini kalo dibaca woles, menurutku nggak tendensius. Nggak cuma pake data dikit, analisis dan rekomendasinya juga programatik dan ke leadership decision, bukan personal.

tiap 1 kalimat terucap, 1 IQ pendengarnya langsung turun gila ya? rupiah lemah begini bahkan udah nyentuh 17.804 dia masih bisa berangan angan? malah ga malu sama rakyat yang bermimpi kaya raya? sadar gasi semua rakyat yang bermimpi untuk hidup dengan "layak" aja itu udah suatu kegagalan buat dia? ya Allah ini harus dengan cara apalagi sih dia harus ditegur? 🥹

JUJUR GA PERNAH TERBERSIT SI BAPAK BAKAL NYEBUT "BALDATUN TOYYIBATUN WA ROBBUN GHOFUR" Ini potongan surat Q.S. Saba:15 Artinya sebenernya dalam banget ini. "Negeri yang Thayyib/baik dan Rabb Yang Maha Pengampun". Negeri yang Thayyib ini yang gimana ini menarik.. Jadi penasaran belajar dimana si Bapak??

Semoga kehadiran Pak Jokowi di Papua kemarin menjadi awal perhatian bangsa ini tertuju ke Indonesia Timur.


Panggilan kepada: - clipper - tukang timpa - pembuat meme - konten kreator Segera bekerja sebagaimana SoP biasanya.

ini yg ngeshare di tf duit gede sama bapaknya apa ga belajar dari yang udah2?? bisa ke doxxing dan kebongkar bapak lu kerjanya apa dan ga sekali dua kali ada yg dicopot dari kerjaannya gara2 kelakuan anak/istri yg gabisa tahan pamer di internet. keep it private, for your own good












