®shd - ACAB

6.1K posts

®shd - ACAB banner
®shd - ACAB

®shd - ACAB

@athwete

hi! 🚶🏻‍♂️ ayo ayo ganyang fufufafa

Sydney, New South Wales Katılım Haziran 2022
221 Takip Edilen171 Takipçiler
®shd - ACAB retweetledi
Pedagang Mur & Baut
Pedagang Mur & Baut@tagarabak·
Lagi dan lagi saya ingatkan. Jika ada pemilihan Presiden, pilihlah sipil. Siapapun itu. Memilih sipil adalah mutlak. Jauhilah militer. Percayalah dgn sejarah, jgn pernah berharap ada perubahan Sekali lagi, pilihlah sipil, jangan memilih militer, apalagi milter ampas Orde Baru.
Indonesia
258
13K
40.9K
420.9K
®shd - ACAB
®shd - ACAB@athwete·
bahaya banget gaboleh suka sama temen kantor, soalnya bokapnya atasan gua.. 😊🤝🏻
Indonesia
0
0
0
40
®shd - ACAB retweetledi
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
Saya tidak bangga Indonesia dicap sebagai salah satu negara paling korup di dunia. Saya mendukung hukuman mati bagi koruptor.
Indonesia
3.7K
14.8K
19K
0
®shd - ACAB retweetledi
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩
ismi 𐙚˙⋆.˚ ᡣ𐭩@glowinbeautyy·
Kok bisa ya, presiden cita-citanya: - gak pengen rakyatnya pinter - gak pengen rakyatnya kaya dan sejahtera KOK BISA YAAAAAAAA???????
Indonesia
1K
22.6K
56.7K
638.5K
®shd - ACAB retweetledi
Fiersa Besari
Fiersa Besari@FiersaBesari·
Yang lebih buruk dari negara rusak adalah, negara rusak yang menyangkal segala kerusakannya
Indonesia
290
21.2K
46.6K
643.4K
®shd - ACAB retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
‼️Kami mengecam kerja-kerja busuk yang dilakukan oleh seorang bedebah bernama tedy indra wijaya ‼️
MBG Jelek tweet media
Indonesia
260
11.4K
32.8K
477.9K
®shd - ACAB retweetledi
Eve
Eve@claaudyf·
katanya “gamau pilih anies, cuma pinter ngomong” lah ini udah ngomong aja ga becus, kerja juga ga bener. minimal yang kalo kita kritik ga ngatain kita bodoh.
Indonesia
224
25.4K
71K
584.8K
®shd - ACAB retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Apakah yg kena dampak rupiah melemah terhadap dollar hanya yang jalan2 ke luar negeri? Kayanya ini kudu diluruskan dulu yo. Karena pengusaha2 juga kena dampak. Otomatis kalo pengusaha kena dampak, mreka akan naikin harga jual di lapangan secara perlahan. Yang kena? Yg beli.
Indonesia
566
7.5K
27.2K
472.4K
®shd - ACAB retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang stress jadi wni boleh retweet
Indonesia
209
63.6K
59.4K
1M
®shd - ACAB retweetledi
Uni liswara
Uni liswara@Uniliswara0·
Masih ga habis pikir, kenapa ada orang yang pilih wowo di pilpres kemaren. Lihatlah saat wowo jawab pertanyaan Pak Anies, semua dilandasi rasa dendam dan kebencian! Jahat sekali mulutnya
Indonesia
753
8.8K
35.1K
982.6K
®shd - ACAB retweetledi
nadh
nadh@maujdkucingaja·
bANGKEEE SEDIH BGT ANIES MASUK DEWAN PENASEHAT KOTA RIYADH😭 fuckk indooonnn!! literally our biggest what if bsbsnya negara lain lebih appreciate blio dibanding negara sendiri😭 and now we’re stuck with the DONGO WOWO as our president forever fuck uu 58%
Indonesia
310
22.1K
85.6K
1M
®shd - ACAB retweetledi
Wicaksono Management LC
Wicaksono Management LC@bigdigjohnny·
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish": "Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024. Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah. Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar. Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis. Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya. Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi. Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk. Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman. Persimpangan jalan baru Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu. Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan. Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
The Economist@TheEconomist

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Indonesia
166
19.9K
43.5K
1.3M
®shd - ACAB retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
The Economist tweet media
English
499
26.8K
40.6K
3.5M