athyabil anwari
7.4K posts

athyabil anwari retweetledi

“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?”
Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: projectmultatuli.org/bencana-inform…
Indonesia
athyabil anwari retweetledi

Akhirnya sudah dibocorkan penerbitnya. Masa depan studi pascakolonialisme Indonesia ada di Kakatua, wkwk..
2027 bakal banyak buku penting di kajian pascakolonialisme, fiksi atau non-fiksi, yang terbit dalam bahasa Indonesia 🔥

---@parlefeu
Dapat bocoran akuisisi hak terjemahan Kakatua tahun depan, sangar-sangar tenan 😂
Indonesia
athyabil anwari retweetledi
athyabil anwari retweetledi

Orang sering bilang, “Kalau tahu gajinya kecil kenapa masih jadi guru?” Nah masalahnya, memilih profesi dan menerima ketidakadilan itu dua hal yang berbeda. Seseorang bisa memilih jadi guru karena suka mengajar, peduli pendidikan, atau merasa itu panggilan hidup. Tapi itu bukan berarti dia otomatis rela digaji rendah, dibebani administrasi berlebihan, atau hidup terus dalam tekanan ekonomi.
Pekerjaan itu kewajiban profesional, sedangkan menuntut kesejahteraan itu hak sebagai pekerja. Dua hal itu bisa jalan bersamaan.
Kadang masyarakat seolah menganggap begitu seseorang masuk profesi tertentu, dia kehilangan hak untuk mengkritik sistemnya. Padahal justru orang-orang di dalam profesi itu yang paling tahu seberapa rusaknya kondisi di lapangan. Guru punya kewajiban mendidik murid, iya. Tapi guru juga manusia yang punya hak untuk hidup layak. Punya hak dapat upah yang pantas, lingkungan kerja yang sehat, dan sistem yang mendukung.
Ketika guru protes soal gaji atau kebijakan pendidikan, respons yang muncul sering cuma, “Kan udah tahu dari awal.” Kalau logika itu dipakai terus, berarti semua pekerja gak boleh protes cuma karena mereka sudah tahu risikonya sejak awal. Itu kan aneh.
Nello@kudanielbintik
Menurut gue di tengah gempuran orang2 nyuruh ningkatin skill, sama pentingnya kita juga perlu sadar kalo ada part bahwa sistemnya emang busuk. Gak semua kegagalan itu karena skill issue. Gak semuanya salah diri kita. Gak semuanya karena kita gak kompeten.
Indonesia
athyabil anwari retweetledi

Kalian pasti mikir bad parenting itu salah individu. Padahal, pola pengasuhan buruk itu muncul dari tekanan struktural yang lebih besar. Eko-sos-pol-bud, pendidikan, sampai kebijakan negara. Keluarga dibebani tanggung jawab besar tanpa dukungan sistem yang memadai

Thoriq Muthohari@thoriqmm
Ada sebuah penelitian yg menemukan peningkatan kesejahteraan guru di Indonesia *tidak* meningkatkan kemampuan siswa dan outcome pendidikan. nber.org/papers/w21806
Indonesia
athyabil anwari retweetledi

Dalam perspektif teknologi pendidikan, kesejahteraan guru (gaji, fasilitas, training, dll) lebih utama dibandingkan implementasi teknologi itu sendiri. Bahkan jika ada kebijakan penerapan teknologi untuk pendidikan maka yang diperhatikan bukan hanya muridnya mendapatkan teknologi terbaik tapi juga apakah teknologi yang dibuat/disediakan dapat membantu guru meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar, membantu guru mengurangi workload rutin dan tidak perlu sehingga peran guru bisa lebih kuat untuk fokus membina human capital.
Temen-temen tech sepertinya perlu baca-baca buku atau perspektif soal "teknologi pendidikan", jangan berhenti di "teknologi" saja agar bisa memahami perspektif guru (dan siswa). Kalau cara berpikirnya kayak gitu, pendidikan gak maju-maju walau teknologinya maju. Dan perlu tau bahwa "teknologi" dalam "teknologi pendidikan" itu ga perlu laptop. Radio, buku, bahkan papan tulis sekalipun itu tetep terhitung "teknologi pendidikan".
Indonesia
athyabil anwari retweetledi

athyabil anwari retweetledi
athyabil anwari retweetledi

When Americans teach their kids how to use firearms, it is patriotism, self defense and all about the second amendment.
When Muslims teach their kids how to use firearms, it’s violence and jihad.
Meanwhile their countries are getting bombed and destroyed. Do they not deserve the right to self defense?
Western hypocrisy is so nauseating, at this point, it’s not ignorance, it’s conscientious stupidity.
Je Suis l'Unique🇲🇫@romuald_correia
Quelle religion enseigne aux enfants la guerre et la mort?
English














