Penikmat Cerita Horor

1.3K posts

Penikmat Cerita Horor

Penikmat Cerita Horor

@autojerit

cuma tukang RiTuit :)

Katılım Mayıs 2019
613 Takip Edilen6.2K Takipçiler
Penikmat Cerita Horor retweetledi
Hadi Badex
Hadi Badex@hadibadex·
Mungkin foto ini udah dibagikan berapa ratus kali dan ditonton berapa puluh juta kali Gue kurang tau pasti Yang jelas foto ini dibuat karna gue milih nikah cukup di kua tapi gimana caranya orang" tau klo gue nikah? Maka muncul lah ide, bikin konten yang diluar niril sesuai niche yg gue punya Dan itu berhasil, sempet di reaction di konten picky picks dan rizalmuk Pernikahanku ga sebar undangan kemana mana, tapi foto nikahku ada dimana mana Itu lah tujuan utamanya
umi rosdiah@gina_vivu

emang boleh melet gitu ya 😭

Indonesia
285
461
8.6K
807.8K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
picoez
picoez@picoez·
Kami dulu pernah disebut orang gila krn menanami lahan pasir tailing timah di belitung timur. Lahan yg dihadapi sungguh ekstrim. Menurut ahli tanah, mungkin 20 tahunan rumput baru mau tumbuh lahan itu. Tapi gapapa. "orang gila" kan bebas. Tanam aja lah. Tp sebenarnya, apakah kami yg berjasa? Bukan. Nek Inah ini salah satunya yang berjasa. Nenek berusia sekitar 74 tahun bersepeda menempuh jarak 10 km (pulang-pergi) dari rumahnya ke lahan bekas tambang untuk membantu menanam.
picoez tweet mediapicoez tweet media
Indonesia
117
2.1K
7K
434.7K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
LINTAS404
LINTAS404@lintas404·
Desember 2019, Tujuh orang surveyor dari Bandung tiba di Cipatujah. Mereka datang untuk mengkaji perbaikan jembatan yang ambruk diterjang banjir tahun sebelumnya. satu per satu mulai mencium sesuatu yang tidak tercatat dalam laporan mana pun. Wangi. Sebagian mengabaikannya. Sebagian mengikuti. Warga menyebutnya Solokan Wangi. Dan menyebut satu nama lain… dengan lebih pelan. Ambu Hawuk. Ketika tim itu mencoba memahami, mereka justru menjadi bagian dari apa yang mereka cari. Kini… tidak semua kembali. Dan yang kembali… tidak sepenuhnya sama.
LINTAS404 tweet media
Indonesia
24
146
679
65.5K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
Dimzzaaa
Dimzzaaa@Dimasasasasa·
CREEPY ROOM@creepyroom

Kisah Tragis Sulfikar Hartono, "Takbiran Ya Balapan" Dokumentasi video: creepyroom.com/2026/02/takbir… Pada 2018, nama Sulfikar Hartono mendadak ramai diperbincangkan warganet. Pengguna Facebook asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan itu menjadi sorotan setelah meninggal dunia kecelakaan tepat pada malam takbiran, tak lama setelah memposting status yang berkaitan dengan rencananya mengikuti balap liar. Sulfikar dikenal sebagai anak muda yang memiliki minat besar pada dunia fotografi dan menyimpan banyak mimpi tentang masa depannya. Namun, di balik kesehariannya itu, ia juga kerap terlibat dalam aktivitas balap liar yang biasa marak terjadi saat malam takbiran, ketika suasana jalanan lebih ramai dan euforia perayaan Idul Fitri maupun Idul Adha meningkat. Pada 13 Juni 2018, bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri, Sulfikar mengunggah status di Facebook yang berbunyi, “Siap Gas Malam Takbiran.” Unggahan tersebut kemudian dikaitkan dengan aktivitas balap liar yang ia ikuti malam itu. Beberapa waktu berselang, tepatnya pada 21 Agustus 2018 yang juga merupakan malam takbiran Idul Adha, ia kembali menulis status serupa: “Takbiran Ya Balapan.” Status inilah yang kemudian menjadi sorotan luas setelah insiden tragis yang merenggut nyawanya terjadi pada malam yang sama. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi pada Selasa malam, 21 Agustus 2018, di depan Pasar Atapange, Desa Rumpia, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. Dua pengendara motor yang melaju secara ugal-ugalan dari arah berlawanan terlibat tabrakan hebat. Salah satu kendaraan adalah sepeda motor jenis Kawasaki Ninja yang dikendarai Ramli (18), warga Bontotella, Desa Barangmamase, yang melaju dari arah selatan ke utara. Dari arah berlawanan, melaju sepeda motor dengan nomor polisi DD 4574 CY yang dikendarai Sulfikar (15), warga Desa Bottopenno, Kecamatan Majauleng, Wajo. Dalam laporan kepolisian disebutkan bahwa kedua pengendara tidak menyalakan lampu utama saat berkendara di malam hari, sehingga tabrakan tak terhindarkan. Benturan keras di antara keduanya menyebabkan luka serius. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nahas, nyawa kedua remaja tersebut tidak dapat diselamatkan. “Keduanya mengalami luka yang serius sehingga dirujuk ke rumah sakit, namun nahas nyawa keduanya tak terselamatkan,” ujar Kasat Lantas Polres Wajo, Muh Thamrin, pada Rabu, 23 Agustus 2018. Kematian Sulfikar kemudian menjadi viral, terutama karena jejak digital yang ditinggalkannya di media sosial sebelum kejadian. Postingan tentang balapan di malam takbiran dianggap seperti pertanda yang berujung tragis. Hingga Februari 2026, unggahan tersebut tercatat telah dibanjiri sekitar 3,4 juta komentar dan dibagikan lebih dari 212 ribu kali. Fenomena di kolom komentar pun mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Pada awalnya, banyak warganet yang mengaitkan kejadian tersebut dengan karma atas tindakan berbahaya yang dilakukan. Namun seiring berjalannya waktu, kolom komentar justru dipenuhi dengan satu kata sederhana: “Login” Istilah ini digunakan warganet sebagai bentuk “absen” di sebuah postingan yang viral dan terus ramai setiap menjelang malam takbiran. Tradisi digital tersebut membuat akun Facebook Sulfikar kembali ramai diperbincangkan setiap tahun, bahkan meluas ke platform lain seperti Instagram, TikTok, hingga Reddit. Tragedi Sulfikar Hartono menjadi gambaran nyata sisi gelap balap liar di kalangan remaja. Sensasi adrenalin dan dorongan untuk menunjukkan keberanian kerap membuat sebagian anak muda mengabaikan risiko besar yang mengintai. Aksi ugal-ugalan di jalan raya bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Edukasi keselamatan berkendara, pengawasan orang tua, serta penegakan hukum yang tegas terhadap praktik balap liar menjadi hal penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

QME
0
2
9
4.7K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
Ommi de Queen👑
Ommi de Queen👑@ommi_siregar·
Iran ingatkan dunia: kabel internet bawah laut Afrika-Asia ada di Selat Hormuz dalam kawalan mereka. Sekali potong, ekonomi Amerika bisa lumpuh dan teknologi balik ke zaman batu! Netizen pun heboh, menyebut ini senjata pamungkas buat bikin lawan bertekuk lutut tanpa perlu peluru. Kekuatan sinyal, penentu nasib global!
Ommi de Queen👑 tweet media
Indonesia
0
625
2K
118.9K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
Arcana Oceanis lagi PO | Asta Ebrahim
btw, buat yang tahun ini pulkam dan di kampungnya ada pantai, kalo nemu bola² bundar gini jangan dihancurin ya wkwkwkw karena itu yang udah dibundar-bundarin sama si kepiting adalah pasir yang udah dia periksa untuk cari makanan. biasanya plankton. jadi kalo kita dengan sengaja injek dan hancurin, itutuh kemungkinan bikin dia kerja ekstra karna harus periksa lagi semuanya dari awal 😭😭
Oceaiii🐋🐬@oceaiii

A tiny sand bubbler crab meticulously builds its sandy kingdom, one perfect ball at a time.

Indonesia
342
8.2K
37.5K
1.3M
Penikmat Cerita Horor retweetledi
MimiMelon 🍄
MimiMelon 🍄@KaripapJamur·
Temenku ini pinter, hari ini memang banyak dia ✨💸 Pesen kue di aku 15rb/pak. Dia jual lagi 25rb/pak. Kemahalan ga? Buat circle dia sih engga kayaknya. Buktinya order sampai 44 pak! Aku, dari tiap pak untung sekitar 7 ribuan — keluar tenaga, waktu. Dia, untung 10 ribu — modal WA & relasi hihi. Terus aku dengki ga? Ya engga lah. Selama dia pesen, aku juga dapet cuan. Dia juga ga minta diskon, ga nawar aneh-aneh, ga ngerugiin. Ga kayak makelar MBG yang… yah taulah ya 😂 Dari sini kita belajar sesuatu: Kadang masalahnya bukan di produk kita. Tapi di pasarnya. Barang yang sama, di circle yang berbeda, nilainya bisa beda. Jadi kalau dagangan belum laku, belum tentu karena barangnya jelek. Bisa jadi… kita cuma belum ketemu pembeli yang tepat. ✨
MimiMelon 🍄 tweet mediaMimiMelon 🍄 tweet media
MimiMelon 🍄@KaripapJamur

Udah mateng dong... Kangen kasur 😂

Indonesia
556
2K
24.2K
1.8M
Penikmat Cerita Horor retweetledi
Tubagus Siswadi W
Tubagus Siswadi W@tb_siswadi·
Beberapa waktu lalu ada kasus menarik dari seorang dokter urolog di Brasil. Seorang pasien datang dengan keluhan sulit kencing dan nyeri di perut bawah. Bukan karena infeksi. Bukan juga karena prostat. Saat diperiksa lebih lanjut, dokter menemukan sesuatu yang cukup mengejutkan di kandung kemihnya. Puluhan batu. Lebih dari 30 😭😭
Dr. AK 🇮🇳@docakx

Coca-Cola addiction! Brazilian urologist Dr. Thales Franco de Andrade removes over 30 bladder stones from a patient who consumed 2-3 liters of Coca-Cola daily while rarely drinking water.

Indonesia
27
170
1.1K
199.6K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
BANG TANI
BANG TANI@petanirumah·
Ada Upaya Terstruktur untuk Membatasi Akses Hemodialisa di Indonesia Di tulis oleh Dr. Erta Priadi Wirawijaya. Sp. Jp Tulisan ini saya dedikasikan untuk para pejuang hemodialisa di seluruh Indonesia. Untuk para pasien gagal ginjal kronis yang tiga kali seminggu harus duduk berjam-jam di depan mesin, dalam kondisi tubuh yang tidak lagi sekuat dulu. Untuk keluarga yang setia mengantar, menunggu, dan berdoa. Dan untuk mereka yang harus menjalani semuanya dalam sistem yang sering kali tidak ideal. Sebagai dokter spesialis jantung, saya banyak menangani pasien dengan komplikasi. Sebagian besar gagal jantung berawal dari hipertensi yang tidak terkontrol. Hipertensi itu silent killer. Tidak bergejala, tapi pelan-pelan merusak. Jantung menebal, membesar, fungsinya menurun. Ketika sudah sesak dan bengkak, barulah datang ke dokter. Tapi jantung bukan satu-satunya korban. Ginjal dan jantung itu seperti dua sahabat yang saling terikat. Kalau salah satu rusak, yang lain ikut terbebani. Pada banyak pasien, saya menemukan keduanya sudah terkena. Gagal jantung dan gagal ginjal berjalan bersamaan. Mengobatinya jauh lebih sulit. Ada pasien yang jantungnya sudah kita optimalkan terapinya, tapi fungsi ginjalnya sudah terlanjur turun drastis. Air kencing berkurang. Cairan menumpuk. Diuretik dinaikkan, dinaikkan lagi, sampai akhirnya terjadi resistensi. Elektrolit harus dipantau ketat karena risiko hiperkalemia meningkat. Hiperkalemia bukan hal kecil. Kalium yang terlalu tinggi dapat memicu aritmia mematikan. Pasien bisa terlihat “baik-baik saja”, lalu mendadak kolaps. Ini bukan teori. Saya pernah menerima kabar dari keluarga pasien: “Dok, tadi pagi masih ngobrol, siangnya meninggal mendadak di rumah.” Pada titik tertentu, ketika laju filtrasi ginjal sudah turun di bawah batas tertentu dan gejala uremia muncul, itulah kriteria gagal ginjal stadium 5. Secara medis, inilah fase di mana terapi pengganti ginjal—hemodialisa atau transplantasi—menjadi kebutuhan, bukan pilihan. Di Bandung Barat, tempat saya praktik, belum tersedia unit hemodialisa yang memadai. Hanya ada 1 di RSUD di ujung kabupaten yang jaraknya pun jauh. Ada juga RS Swasta, tapi sudah bertahun-tahun beroperasi tidak kunjung disetujui kerjasama-nya dengan BPJS kesehatan. Maka pasien saya rujuk ke kota sebelah. Namun sering kali setelah sampai, mereka tidak langsung mendapat tindakan. Slot penuh. Antrian panjang. Ditunda. Padahal jantungnya sudah berat bekerja, cairan terus menumpuk. Kalau kita lihat angka nasional, diperkirakan sekitar 200.000 pasien di Indonesia menjalani hemodialisa rutin. Dengan populasi sekitar 280 juta, itu kira-kira 700 pasien per satu juta penduduk. Bandingkan dengan Malaysia yang sekitar 1.500 per satu juta. Artinya hampir dua kali lipat proporsinya. Apakah artinya orang Malaysia lebih sakit? Tidak juga. Secara faktor risiko, prevalensi diabetes dan hipertensi kita tidak jauh berbeda. Bahkan pola makan ultra-proses dan minuman manis di Indonesia cenderung lebih tidak terkontrol. Jadi jika proporsi hemodialisa kita hanya setengah dari Malaysia, besar kemungkinan ini mencerminkan treatment gap—banyak yang membutuhkan tapi belum terlayani. Kalau kita mengikuti logika epidemiologi global, prevalensi penyakit ginjal kronis cukup tinggi, dan sebagian akan berkembang menjadi stadium akhir. Jika Indonesia memiliki kebutuhan yang mirip secara proporsional dengan Malaysia, maka secara kasar pasien hemodialisa kita bisa dua kali lipat dari angka saat ini. Artinya kapasitas unit HD seharusnya juga meningkat dua kali lipat. Masalahnya, membuka unit HD bukan perkara mudah. Modal besar, mesin mahal, SDM terbatas, dan kerja sama dengan BPJS memerlukan proses administratif yang tidak sederhana. Banyak rumah sakit ragu membuka unit baru karena khawatir tidak sustain secara finansial. Lanjut ke bawah...
BANG TANI tweet media
Indonesia
2
75
164
10.2K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
IG : kangmaman1965
IG : kangmaman1965@maman1965·
Sejak 1982, berusia 32 th, ia menjd orangtua tunggal dg 5 anak, krn bapak wafat. Mama tak pernah menyerah. Menjd pelatih tenis, mengawal mobil tangki bbm dr Bandung ke Sumedang & tetap tegak dg "Alif"nya. Yuk, pasang foto perempuan2 hebat di sekitar hidupmu #kartini
IG : kangmaman1965 tweet media
Indonesia
211
257
2.4K
0
Penikmat Cerita Horor retweetledi
yan
yan@notrayancherki·
🚨 RESMI [Suami mba Sasetyaningtyas setuju mengembalikan seluruh dana LPDP S2 & S3 beserta bunga nya] Menteri keuangan, Purbaya Yudi sadewa mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan setuju mengembalikan dana LPDP karena terbukti belum melaksanakan tanggung jawab pengabdiannya, selain itu mereka akan di blacklist dari posisi di pemerintahan, kata purbaya. "Pak Dirut sudah berbicara dengan (suami) terkait sepertinya dia setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai olehnya di LPDP," kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Februari 2026, Sc: Kumparan, CNBC
yan tweet mediayan tweet media
yan@notrayancherki

Mari #Rangkumin [kasus mba mba ex-LPDP yang viral berujung klarifikasi Minta maaf] Awalnya rame gara-gara video kak sasetyaningtyas yang membuat vlog unoboxing paket paspor dan dokumen kewarganegaraan Inggris untuk anaknya. Pernyataan di video "Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu.." mengundang pro kontra netizen karena setelah ditelurusi ternyata beliau adalah alumni penerima beasiswa LPDP Delft University. Suami mba nya ternyata juga penerima LPDP untuk S2 dan Phd selama 8 tahun dan rupanya belum pulang ke indonesia untuk mengabdi...

Indonesia
805
2.5K
16.7K
3.6M
Penikmat Cerita Horor retweetledi
dr. Gia Pratama
dr. Gia Pratama@GiaPratamaMD·
Suatu subuh di IGD. Saya berdiri di tengah-tengah ruangan, mengamati kondisi pasien satu per satu. Saya senyum. Mereka datang dengan beraneka ragam gejala, tapi sekarang semua stabil. Walau saya sadar, memang semalaman ini kami berempat tidak tidur supaya ini bisa terjadi. Dan jam-jam segini adalah jam sisa-sisa tenaga kami. Mungkin sekarang kami bisa beristirahat sebentar... "Dookk, pasieen!" Terdengar jeritan security dari depan. Saya menunduk, lalu senyum lagi. Apa itu istirahat, Gia? Ella dan Agus berlari menghampiri pintu IGD untuk membantu seorang ibu yang memapah anak perempuannya. Anak perempuan ini memakai daster putih. Rambutnya panjang sekali, dan karena tertunduk, rambutnya tumpah semua ke depan. Ella dan Agus mengangkat dia dari rooster, masing-masing merangkul satu tangannya, kedua kakinya jadi terseret. Lalu Bowo yang berdiri di sebelah saya bilang, "Dok, kok kayak Sadako?" Satu kata memercik memori. Di kepala saya muncul bayangan Sadako keluar dari TV. "Astaghfirullah, ngaco, Bowo. Udah sana siapin monitor." Bowo bergidik, lalu lari. Ella terlihat mulai memeriksa tanda-tanda vital. Saya menghampiri ibunya, wajahnya panik luar biasa. Suaranya gemetaran. "Dok, Baygon, Dok. BAYGON!" "Itu botol refill, hijau, kosong, geletak di sebelah dia tadi, Dok..." lanjutnya terbata-bata, tangannya gemetaran. "Setengah jam sebelumnya saya masih lihat dia duduk sendiri di kamar." Ella teriak, "Dok, tensi 90/60, nadi 50 bpm, RR 30, SpO2 90 persen, aku pasang oksigen." Saya pegang pundak ibunya. "Bu, ibu tenang ya. Putri ibu sudah di sini. Ibu tarik napas dalam, ibu duduk di sana aja nanti." Sang ibu mengangguk-angguk. "Oh iya, umur berapa sekarang dia, Bu?" saya memastikan. "Dua puluh, Dok, dua puluh satu." Saya mengangguk, lalu menuju bed resus. "Dok, mulutnya bau Baygon," kata Agus. "Gus, pasang infus, sama ambilin NGT no. 16." Agus mengerti kenapa saya butuh itu. "Sekalian mintain ke keluarganya aqua botol gede dua ya, Dok." Saya mengangguk. "La, pasang monitor, siapin Atropin 6 ampul." Saya menuju pasien. Saya perhatikan dari ujung kepala sampai ujung kaki. Pasien setengah sadar dan tidak tenang. Wajahnya pucat, liurnya banyak sekali menetes ke mana-mana, keringatnya juga berlebihan. Rambutnya sampai lepek dan daster putihnya sampai basah. Saya ambil pen light dari jas putih saya, lalu saya sorot kedua matanya. Pupilnya, celah mata yang terbentuk oleh iris mata, kecil sekali. Saya pasang stetoskop di beberapa titik di dadanya dan di perutnya. Terdengar suara penyempitan saluran napas, tapi untungnya suara usus masih normal. Di perbatasan antara lambung dan usus halus ada otot penjaga gerbang, namanya pilorus. Dia hanya mengizinkan kurang lebih 3 cc makanan atau minuman per menit untuk masuk ke usus. Seingat saya, Baygon refill itu 800 ml. Jika ini sejam yang lalu, maka saya yakin masih banyak di lambung. Dan itu yang harus saya cegah masuk ke usus, jangan sampai terserap lebih banyak lagi ke dalam darah. "La, masukin Atropin 1 mg IV, tiap setengah jam." Agus datang bawa paketan. "Dok, ini NGT no. 16, spuit 50 cc, sama handscoen steril 8,5." Saya mengambil semuanya. "Thank you, Gus. Kita pasang sekarang. Bowo, ambilin baskom ya. La, itu darah yang sudah diambil Agus periksain elektrolit, SGOT, SGPT, sama ureum kreatinin." Saya pakai handscoen. Agus bukain plastik NGT-nya, lalu saya ambil selang 1,25 meter itu. "Agus, minta gel." Agus menuangkan gel di telapak tangan saya, lalu saya baluri selangnya. "Kakak, saya izin masukin selang ya ke hidung." Dia melek separuh, tapi tidak jawab juga. Saya masukkan selang dari hidung karena muaranya sama dengan mulut. Bedanya, hidung tidak ada gigi yang siap menggigit selangnya. Agus memegangi kepalanya. Saya masukkan selang perlahan-lahan, pelan tapi pasti. Selang itu berhasil masuk ke lambungnya. Saya cek dengan stetoskop, benar selangnya masuk ke lambung, bukan ke paru-paru.
Indonesia
13
43
381
49.2K
Dedy Ong
Dedy Ong@MrOngDedy·
Dah nyerah. Akhirnya cek ke dokter. Semingguan lebih dahak gak abis-abis. Dari bening jadi kental hijau. Plus batuk. Plusbradang tenggorokan. Suara juga hilang. Badan capek-capek. Mata belekan. Dah lama ga sakit kek gini. Udah suntik vaksin flu. Ga tau ini kenapa.
Dedy Ong tweet media
Indonesia
25
2
78
24.5K
dr. Akhada Maulana, Sp.U, MARS🔻
Inilah akhir zaman. Semoga Allah menjauhkan keluarga kita dari kaum ini. Berapa banyak pasien kami yang HIV/AIDS karena perilaku kaum ini. Seharusnya ketika ada orang yg mengingatkan, membuat mereka sadar, bertaubat, dan kembali k jalan Allah. Bukan malah marah dan mengejek, seperti yg dilakukan oleh nenek moyang mereka saat diingatkan oleh Nabi Luth. Na'udzubillaah.
Fiq | 🍃@Gembloenk69

Queers, jaga diri yuk dan laporkan ancaman dari muslim bernama Advokat Mohammad yang mengerahkan kekerasan terhadap queer dengan kalimat jihad. @safenetvoice @LBHMasyarakat @YLBHI @LBH_Jakarta @LBHAPIK @KomnasPerempuan @GUSDURians

Indonesia
102
477
2.8K
2.1M
Penikmat Cerita Horor retweetledi
ADHIE M MASSARDI
ADHIE M MASSARDI@AdhieMassardi·
YUNIOR MECAH REKOR ☆ ini yunior mecah rekor dalam keluarga besar. Khattam al-Qur'an umur 10. Bapaknya bahagia, ngasih hadiah kamar mandi. Ibunya bangga, ngasih hadiah umrah. Sekarang masih di Mekkah. Insya Alloh barokah. Allahu Akbar.
ADHIE M MASSARDI tweet media
Indonesia
16
36
385
10.8K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
ApplyAjaDulu
ApplyAjaDulu@Applyajadulu·
Kalau lihat loker model-model begini di LinkedIn, jangan senang dulu. Berkemungkinan besar kamu di rekrut jadi scammer di Turki untuk Indonesian Speaker. Contoh dibawah ini, perusahaannya beda, tapi polanya sama persis, alamat emailnya pakai Gmail pula. Udahlah, kal;au ragu dan takut, coba baca pin post ku pelan-pelan ya. Aku sudah tulis panduannya di sana. Semoga membantu.
ApplyAjaDulu tweet mediaApplyAjaDulu tweet media
Indonesia
14
170
735
45K
Penikmat Cerita Horor retweetledi
Tom Lembong
Tom Lembong@tomlembong·
Selamat Imlek, Selamat Rabu Abu, dan Selamat Malam Ramadan !!! Terakhir kali Imlek, Rabu Abu dan awal bulan Puasa jatuh dalam minggu yang sama adalah tahun 1961… Dan sebelum itu, terakhir kali ini terjadi adalah tahun 1864 dan 1701… Jadi ini peristiwa yang memang sangat langka… Saya doakan hari-hari raya keagamaan minggu ini menjadi momentum bagi semua kalangan yang merayakan, agar dapat bersatu dalam suasana kerohanian yang penuh rasa kebersamaan… Bagi yang merayakan Imlek: selamat Tahun Kuda Api… Bagi Umat Kristen dan Katolik: Selamat memasuki Masa Prapaskah… Bagi Umat Islam: Marhaban ya Ramadan… Semoga Tuhan Allah senantiasa memberkati kita semua… 🧧⛪️🕌 Happy Chinese New Year, Happy Ash Wednesday, and Happy Eve of Ramadan Fasting Month !!! The last time Chinese New Year, Ash Wednesday and the first day of Ramadan fell within the same week was in 1961… And before that, the last time this happened was in 1864 and in 1701… So this is truly a very rare occurrence… May these religious holidays this week be a moment for all peoples who celebrate them, that we may celebrate in a spiritual atmosphere filled with a sense of togetherness… To those who celebrate CNY: a very Happy Year of the Fire Horse… To Christians and Catholics: Blessed Ash Wednesday… To the Ummah: Wishing You a Blessed Ramadan… ✨✨✨
Tom Lembong tweet media
Indonesia
186
2.6K
17.7K
247.5K