Sabitlenmiş Tweet
Budi
623 posts

Budi retweetledi
Budi retweetledi

@arsenalskitchen @SkyDeutschland Martinelli itu menurutku so so ya, Arsenal beneran butuh sosok yang bisa kasih garansi cetak goal atau bikin banyak peluang.
Indonesia

Gabriel Martinelli: Dijual "Murah" banyak yang ikhlas?
Saya tidak tahu sekredibel apa @SkyDeutschland. Beberapa jam yang lalu, akun Sky cabang Srengseng Munich membagikan sebuah kabar yang bikin fans Arsenal terbelah.
Kata Sky Jerman itu, Bayern Munchen sudah menghubungi Arsenal guna menanyakan ketersediaan Gabriel Martinelli. Dikabarkan oleh Sky, Arsenal "hanya" mematok 50 juta euro kalau Bayern berminat
Sontak, timeline jadi riuh. Terutama dengan kekesalan fans Arsenal yang nggak terima kalau harga Gabriel Martinelli "cuma" 50 juta euro. Banyak yang memandang kalau ini terlalu murah. Ada juga yang "ya udahlah" saatnya dijual dan move on.
Berapa Gabriel Martinelli seharusnya dibanderol?
Kalau kamu jadi Andrea Berta, kamu mau jual berapa itu Gabriel Martinelli?
Apakah 80 juta euro seperti harga yang dibayarkan Barcelona untuk Anthony Gordon? Atau malah lebih tinggi sampai 100 juta euro seperti Morgan Rogers? Jangan-jangan malah 50 juta euro itu harga yang pantas?
Mari kita realistis dan pakai logika melihat isu ini. Biar nggak terjebak sama "kok murah banget" gitu.
1. Market value Gabriel Martinelli saat ini ada di 45 juta euro (Transfermarkt). Angka ini jauh menurun dari market value dia di 2023 yang mencapai 80 juta euro. Jadi, wajar jika harga Martinelli nggak jauh dari kisaran 50 sampai 60 juta euro?
2. Kenapa cuma 50 juta? Ya mari kita ingat-ingat lagi performa Martinelli musim lalu dan 2 musim ke belakang.
Di Liga Inggris, dia main 30 kali dengan catatan SATU GOL SAJA dan 4 asis. Memang, di Liga Champions, dia jadi anomali dengan 6 gol. Namun, melihat catatan di liga, dia tercatat nggak konsisten.
Catatan gol musim ini jauh menurun dibandingkan musim lalu (8 gol dan 4 asis). Jumlah laga, nggak beda jauh; 33 ke 30. Artinya, dalam jumlah laga yang hampir sama, Martinelli tidak memberi end product yang menggembirakan.
Maka, berkaca dari inkonsistensi ini, lumrah kalau market value Gabriel Martinelli mengalami penurunan.
Saatnya dijual, kan?
Martinelli adalah salah satu pemain yang bisa membelah opini fans. Banyak yang rela dia segera dijual karena statistik yang saya catat di atas. Di atas lapangan, dia juga sering menyebalkan. Susah dribble, lambat bahkan salah ambil keputusan, nggak efektif memaksimalkan peluang.
Di sisi lain, Martinelli juga disayang Gooners karena determinasi, etos kerja, kesetiaan, dan kecintaannya kepada klub.
Nggak ada yang salah dengan sebab-sebab itu. Namun, sepak bola industri menuntut keseimbangan.
Silakan aja kamu cinta mati sama klub, tapi kamu harus bisa memberi hasil... secara konsisten. Begitulah hukum sepak bola industri. Kalau tidak mampu, akan ada satu titik di mana perpisahan adalah jalan terbaik.
Jadi, apakah di harga 50 juta euro Gooners bisa ikhlas melepas Martinelli?
Silakan nikmati musim anomali Martinelli di Liga Champions musim ini:
#COYG
#Arsenal @Arsenal
Indonesia

@TribunMilano Sesudah tahun 2000 mah cenderung masih inget nama2 pemain deh
Indonesia

Tanpa googling, kawan-kawan fans Arsenal masih inget atau tau dia gak ya?
Football Tweet ⚽@Footballtweet
Minute of silence for fans who never got to see him play in his peak. 😶 If you don't recognise him, you can't have an opinion on football. 🤐
Indonesia

@pangeransiahaan Bikin aplikasi ❌
Bayar buzzer ✅
Kelakuan plat merah nih kadang2 emang
Indonesia

Udah ini mah, bakal curhat nangis" Di tiktok sama di IG, terus abang*an nya pada nyerang yg nyenggol dia 🤣🤣🤣
Jakarta (C)asual@JakartaCasual
As if English Arsenal twitter isn't full of enough shit, my Indonesian TL is full of drivel like this!
Indonesia














