Sabitlenmiş Tweet
BRAHMANTYA.
367 posts

BRAHMANTYA.
@awaskara
𝐋𝐀𝐊𝐎𝐍 𝐒𝐄𝐌𝐔────Dekatlah, biar lidahku bisikkan kata yang kau sangka rasa, sedang ia cuma buai halus agar kau sudi tenggelam.
ava by @aaa_v_v Katılım Ekim 2024
71 Takip Edilen71 Takipçiler

Selamat ulang tahun, @diguratkannya. Semoga dewasamu direngkuh oleh hangatnya cinta, dan tiada rasa sakit yang pernah menyentuh rapuhnya sebuah hati.

Indonesia

“Iya, Bunda. Iya,” candaan terselip——bagai sudah akur saja dirimu. Tidak ada salahnya. Ini pertama kalinya bagi Brahmantya, walau di umurnya yang sekarang bukan hal aneh bilamana ia menanggung seorang anak.
MAHA YASA.@sukmalunga
@diguratkannya Cepat mana hadiah untuk anakmu yang cantik ini, @awaskara. Bapak yang stepped up kan kamu katanya?
Indonesia

@sukmalunga Mana sampai hati Brahmantya memarahimu, kalau dirimu begini gemasnya. Hanya bisa mengalah kalau soal begini.
"Ya, ya. Ayo jajan kalau begitu. Kamu mau ikut atau aku beli sendiri saja?" tanyanya, karena jika kau mau menunggu layaknya tuan puteri pun tidak apa, @sukmalunga.
Indonesia

@awaskara ㅤ
"Nggak kalau belinya dua puluh ribuan... Eh, atau beli tiga puluh ya." Pasrah pipinya diuyel, setidaknya Yasa tidak langsung kena marah karena kesukaannya untuk jajan itu.
ㅤ
Indonesia

@sukmalunga "Jajan lagi?" Brahmantya kepalang tahu, sudah seperti catatan pengingat di kepala kalau kekasihnya ini senang jajan. Kedua tangan meraih pipimu demi mengunyel pipi——agaknya kegemasan sendiri. "Makan dulu minimal? Kenyang kamu makan telur gulung?"
Indonesia

ㅤ
Usai mengembalikan bahan makanan ke tempatnya semula di lemari pendingin, Yasa tersenyum penuh arti seakan tanpa menjawab pun Brahmantya sudah bisa menebak apa yang ada di kepalanya. "Tebak." @awaskara
ㅤ
Indonesia

"Enggak pernah terlalu sibuk buat kamu." Brahmantya melantur kelewat asal bagai gombal——namun, memang benar begitu. Tangannya masih meraih mana yang bisa dibereskan, sebelum benar-benar membersihkan sisanya. "Ya, sudahlah. Makan di luar yuk, @sukmalunga? Kamu mau makan apa?"
Indonesia

@sukmalunga Yang seharusnya diejek malah merasa bangga, tidak ada malu. Atau tidak punya malu, sebab hanya dirimu yang punya kesempatan untuk tahu itu. Hanya Yasa, bukan yang lain-lain. "Diusap-usapnya sama kamu kok. Senang aku," sahutnya kelewat bangga.
Indonesia

/ Makanya pas habis putus langsung insomnia. Enggak ada yang puk-puk ...

MAHA YASA.@sukmalunga
ㅤ "Orang yang kepalanya harus diusap-usap supaya bisa tidur nggak pantes ngomong begitu." Biar kurang setara, tapi setidaknya Brahmantya juga punya sisi yang tidak banyak orang tahu. ㅤ
Indonesia

Walau sedemikian rupa kacaunya dapur miliknya, mana tega Brahmantya untuk marah. Juga mana bisa dibiarkannya dirimu membereskan semuanya sendirian. "Mau masak apa? Kenapa enggak panggil aku?" tanyanya pada @sukmalunga, lantas perlahan-lahan mulai membereskan yang bisa dibereskan.
Indonesia

@sukmalunga Seringai di wajah Brahmantya terasa semakin mengembang, mana bisa ia melepaskan ini dari kepalanya. Tidak kuasa ia menahan keinginan untuk menggoda kesayangannya. "Mas Maha Yasadiputra yang terkenal bisa apa saja itu, ternyata belum lulus kelas memasaknya?"
Indonesia

"Hayo, habis ngapain kamu?" Brahmantya tidak menurut, tidak akan pernah. Langsung ia melepaskan diri menuju dapur, mau mengungkap rahasia di balik lukamu. Dan ... wah, luar biasa memang, @sukmalunga. Berantakan, berantakan, dan berantakan.
Indonesia

@sukmalunga Mengerjapkan mata——sekali, lalu dua kali. 𝑂𝘩. Menyembunyikan apa sebenarnya kau di dapur sana? Menarik, Brahmantya jadi penasaran sampai-sampai senyumnya mengembang.
Indonesia

"Kamu ngapain tadi? Aku beresin saja ya?" Brahmantya lantas berdiri, sebab apapun yang kau lakukan kini buat ia khawatir jika semakin melukaimu, @sukmalunga.
Indonesia

@sukmalunga Brahmantya hanya membalas dengan senyum. Sedikit banyak lega sebab warna telah kembali di wajahmu. Rasanya akan lebih bijaksana bila tidak mempertanyakan lebih lanjut mengenai air mukamu yang tadinya berubah pasi. "Iya, sama-sama," sahutnya dengan senyum.
Indonesia

"Enggak, cuma luka gores kecil," jawabnya berusaha menenangkan. Tepukan-tepukan pada luka goresmu semakin memelan, hingga ia rasa cukup untuk ditutup plester. "Sakit? Terlalu ketat?" tanyanya, jemarinya ikut mengusap luka @sukmalunga harap-harap bisa menenangkan.
Indonesia

@sukmalunga Brahmantya menepuk-nepuk luka itu selembut mungkin dengan kapas yang dituang obat, tidak mau melukaimu lebih jauh lagi. Sejenak, ia memandang wajahmu——pucat, sangat pucat. Namun lukamu belum sepenuhnya diobati, khawatir jika dibiarkan terlalu lama akan memperparah.
Indonesia

Brahmantya membongkar laci tempat ia taruh kotak obat, ingat betul kalau ia menaruhnya di laci paling bawah di nakas. Tangannya langsung menggenggam satu plester, obat luka, serta kapas. "Yang mana yang luka?" tanyanya sembari berjongkok di hadapan @sukmalunga.
Indonesia

@sukmalunga Tatap matanya langsung melotot melihat lukamu. Sontak Brahmantya berdiri dan menggenggam bahumu dengan tergesa. "Di laci. Kamu duduk di sini," pintanya sembari mendudukkan tubuhmu di tempatnya duduk.
Indonesia

@defIeurette / Santai saja, penulis. Saya juga minta maaf karena terlambat sekali balas plotnya.
Indonesia

