Sabitlenmiş Tweet
۫
11.6K posts

۫ retweetledi


KAGET, UDAH DEG BANGET JANTUNG
TERNYATA ARSJEKENAOAKANEN
Behind The Grand Prix@BTGrandPrix
🚨 BREAKING Max Verstappen putuskan pensiun dari F1 dan akan akhiri karirnya di F1 pada akhir musim 2026. Verstappen akan berfokus pada karirnya di GT3 serta tim Verstappen Racing yang telah ia bangun. #aprilfools
Indonesia
۫ retweetledi
۫ retweetledi
۫ retweetledi
۫ retweetledi
۫ retweetledi

Cepat atau lambat, Max Verstappen sudah pasti pensiun.
Kalau dia pensiun jika memang sudah waktunya, itu bukan masalah.
Tapi kalau pensiun dini karena perubahan regulasi yang dirasa membuatnya tak lagi menikmati F1 & adanya opini yang sama di mayoritas pembalap, itu bisa berdampak negatif ke F1.
Verstappen bukan cuma empat kali juara dunia. Yang membuatnya punya influensi yang besar sekarang adalah karakternya yang kuat dan dia masih berada di puncak performanya. Kalau pensiun karena perkara sudah tidak menikmati F1, dampaknya negatif.
F1 pastinya tak mau itu terjadi dan Stefano Domenicali sudah gerak cepat untuk meyakinkan Verstappen jika F1 & FIA akan berusaha perbaiki kondisi soal regulasi baru tahun depan.
Sekarang tinggal seberapa kuat Verstappen mempertahankan energinya supaya tetap yakin untuk bertahan di F1. Karena mau bagaimanapun, regulasi ini akan bertahan minimal 3 tahun. Meski ada modifikasi, elemen baterai perannya tetap besar.
Pembalap Belanda ini mengaku kalau dia sudah ada di fase di mana ia berusaha untuk meyakinkan dirinya sendiri setiap hari, kalau karirnya di F1 masih layak untuk dilanjutkan.
"Setiap hari, saya bangun. Berusaha kembali meyakinkan diri sendiri..."
Verstappen pasti pensiun dari F1. Tapi regulasi 2026 akan mempercepat timeline gantung setir itu...

Indonesia
۫ retweetledi

🚨 Max Verstappen reportedly has a clause in his contract allowing him to leave the team if he’s not in the top two by a specified date.
If he were to leave, it’s understood he doesn’t need to inform Red Bull of his decision until October.
[the-race.com/formula-1/max-…]

English
۫ retweetledi
۫ retweetledi
۫ retweetledi
۫ retweetledi

Melansir dari De Telegraaf, Max Verstappen kabarnya mempertimbangkan untuk pensiun dini dari balap F1, karena menurutnya F1 sudah tidak lagi menyenangkan dan tidak lagi menikmati balapannya dengan kondisi regulasi 2026.
Ia akan menimbang keputusan ini dalam "beberapa pekan atau bulan" ke depan, serta bergantung pada bagaimana reaksi F1 & FIA dalam memperbaiki regulasi 2026.


Indonesia
۫ retweetledi

🚨 RUMOR: Max Verstappen dirumorkan SERIUS untuk pensiun akhir musim ini dikarenakan regulasi 2026!
Seperti dilansir dari media Belanda De Telegraaf, beberapa pekan kedepan adalah "waktu krusial" bagi Max dan Red Bull karena ia ingin mempertimbangkan matang-matang terkait masa depannya di F1.
Hal ini datang dari ketidakpuasan Max terhadap regulasi F1 2026, yang ia sudah bicarakan secara vokal sejak awal musim.

Indonesia
۫ retweetledi

🚨 Sebagai Direktur GPDA atau Asosiasi Pembalap Grand Prix, Carlos Sainz mengaku jika sudah memperingatkan F1 & FIA soal potensi insiden yang disebabkan karena perbedaan kecepatan yang besar.
Sampai kemudian insiden tersebut benar-benar terjadi, dengan Ollie Bearman yang hilang kendali menabrak tembok, karena harus hindari mobil Franco Colapinto yang sedang harvesting energy dan kecepatannya jauh lebih lambat di lurusan.
Sainz berpendapat jika beruntung insiden itu terjadi di Suzuka karena terdapat escape road yang luas dan tidak terjadi di sirkuit jalanan seperti Baku atau Las Vegas.
🗣️: "Dari fakta yang dilihat dari insiden Ollie hari ini, kami sudah peringatkan bahwa insiden semacam ini akan terjadi. Kita beruntung ada escape road di sini. Bayangkan di Baku atau Singapura atau Vegas, terjadi insiden dengan perbedaan kecepatan seperti ini dan langsung menabrak tembok.
Sainz juga tegaskan dan dorong FIA untuk segera buat perubahan supaya insiden Bearman tak terulang lagi.
🗣️: "Kami, sebagai GPDA, memperingatkan FIA jika aksi seperti ini banyak terjadi dengan regulasi saat ini dan kita harus segera buat perubahan jika tak ingin itu terjadi (lagi).
"Saya tidak senang dengan apa yang kita miliki sampai sekarang dan semoga kita dapat ciptakan solusi lebih baik, yang tidak membuat perbedaan kecepatan yang tinggi dan cara balapan yang lebih aman.
"Saya sungguh terkejut ketika mereka (FIA) berkata: 'tidak, kami akan perbaiki kualifikasi dan membiarkan balapannya karena itu seru'. Sebagai pembalap, kami sudah sangat vokal jika masalahnya bukan cuma kualifikasi, tapi juga balapan."

Indonesia
۫ retweetledi
۫ retweetledi
۫ retweetledi
۫ retweetledi
۫ retweetledi

















