Igun

2.8K posts

Igun banner
Igun

Igun

@aydanhanum

Not A Hero.. Just Like You

Bandung, Indonesia Katılım Kasım 2009
370 Takip Edilen57 Takipçiler
Igun
Igun@aydanhanum·
@ertigaid GL MT 2016 kota bandung aja cuma 2,5jt
Igun tweet media
Indonesia
0
0
0
20
ertigaID
ertigaID@ertigaid·
Kalau ngga progresif, ya telat 2 th. Di komunitas paling gede cm 6 sekian krn telat & pas ganti kaleng 12jt mah uda mirip alprad 2016 pajeknya 😭
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62

TAGIHAN PAJAK ERTIGA 2016 TEMBUS 12 JUTA? KOK BISA? Banyak pemilik kendaraan kaget melihat tagihan pajak tahunan yang tiba-tiba membengkak, apalagi ada pos baru yang asing namanya: "Opsen PKB." Sebelum panik, mari bedah satu per satu tagihan di atas. RINCIAN LENGKAP TAGIHAN PKB Pokok: Rp6.546.200 ini adalah pajak kendaraan bermotor inti yang dihitung dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Angka ini besar, artinya kendaraan ini kemungkinan mobil dengan nilai jual di atas Rp500 juta, atau sudah terkena pajak progresif karena kendaraan kedua/ketiga. PKB Denda: Rp458.400 ini muncul karena pajak telat dibayar. Besarnya sekitar 7% dari PKB Pokok, menunjukkan keterlambatan beberapa bulan. SWDKLLJ Pokok: Rp286.000 ini bukan pajak, melainkan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, alias premi asuransi Jasa Raharja. Setiap kecelakaan di jalan, klaim ditanggung dari dana ini. SWDKLLJ Denda: Rp135.000 denda karena SWDKLLJ juga ikut telat dibayar. PNBP STNK: Rp200.000 biaya penerbitan fisik STNK baru. Ini untuk perpanjangan 5 tahunan. PNBP TNKB: Rp100.000 biaya cetak plat nomor baru. Juga untuk 5 tahunan. Opsen PKB Pokok: Rp4.320.600 nah, ini yang paling bikin dahi berkerut. Opsen PKB Denda: Rp302.600 denda dari opsen yang terlambat. TOTAL: Rp12.348.800 APA ITU OPSEN PKB DAN MENGAPA ANGKANYA BESAR SEKALI? Opsen PKB adalah pungutan tambahan sebesar 66% yang dihitung dari nilai PKB Pokok, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD), yang mulai berlaku resmi pada 5 Januari 2025. Jadi: Opsen PKB = 66% x PKB Pokok = 66% x Rp6.546.200 = Rp4.320.492 — sesuai persis dengan angka di tagihan. Kedengarannya mencekik. Tapi tunggu dulu. Ini bukan pajak baru yang ditambahkan di atas beban lama. Sebelum sistem Opsen berlaku, tarif PKB maksimal adalah 2% dari nilai kendaraan. Setelah UU HKPD, tarif PKB diturunkan menjadi maksimal 1,2%, lalu ditambah Opsen 66% dari nilai PKB baru tersebut. Secara total, angkanya seharusnya tidak jauh berbeda dengan sistem lama. Yang berubah adalah cara tampilannya, kini dipisah transparan menjadi dua pos: bagian untuk provinsi dan bagian untuk kabupaten/kota. Jadi ini sebenarnya bukan pajak baru yang menambah beban, melainkan perubahan mekanisme pembagian antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang kini dilakukan secara langsung dan transparan, bukan lewat sistem bagi hasil yang lambat seperti dulu. LALU KENAPA TETAP TERASA BESAR? Ada beberapa kemungkinan yang membuat tagihan ini tetap terasa besar. Pertama, ada denda di dua pos sekaligus PKB dan SWDKLLJ sama-sama telat, artinya kendaraan ini sudah cukup lama tidak dibayar pajaknya. Kedua, adanya biaya STNK dan TNKB menunjukkan ini adalah tahun ke-5 alias perpanjangan besar, bukan sekadar bayar tahunan biasa. Ketiga, nilai kendaraannya kemungkinan memang tinggi atau sudah kena pajak progresif karena bukan kendaraan pertama. APAKAH INI SESUAI ATURAN? Ya, sepenuhnya legal dan sesuai aturan. Dasar hukumnya jelas: UU No. 1 Tahun 2022 tentang HKPD, Pasal 83 ayat 1 yang menetapkan Opsen PKB sebesar 66% dari pajak terutang. Berlaku nasional sejak 5 Januari 2025, kecuali DKI Jakarta yang dikecualikan karena statusnya sebagai daerah khusus tanpa kabupaten/kota otonom. Tagihan Rp12,3 juta ini bukan kesalahan sistem, bukan pungli, dan bukan kebijakan sepihak Ini kombinasi dari: nilai kendaraan yang tinggi, keterlambatan bayar pajak, perpanjangan 5 tahunan, dan penerapan sistem Opsen PKB yang baru. Satu pelajaran penting: bayar pajak kendaraan tepat waktu setiap tahun. Denda Rp458.400 + Rp302.600 = Rp761.000 yang ada di tagihan ini bisa dihindari sepenuhnya, hanya dengan tidak menunda.

Indonesia
11
2
9
2.7K
Igun
Igun@aydanhanum·
@Hidupsebagai62 Ertiga GL MT 2016 klo di bandung segini pajaknya
Igun tweet media
Indonesia
1
0
0
251
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
TAGIHAN PAJAK ERTIGA 2016 TEMBUS 12 JUTA? KOK BISA? Banyak pemilik kendaraan kaget melihat tagihan pajak tahunan yang tiba-tiba membengkak, apalagi ada pos baru yang asing namanya: "Opsen PKB." Sebelum panik, mari bedah satu per satu tagihan di atas. RINCIAN LENGKAP TAGIHAN PKB Pokok: Rp6.546.200 ini adalah pajak kendaraan bermotor inti yang dihitung dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Angka ini besar, artinya kendaraan ini kemungkinan mobil dengan nilai jual di atas Rp500 juta, atau sudah terkena pajak progresif karena kendaraan kedua/ketiga. PKB Denda: Rp458.400 ini muncul karena pajak telat dibayar. Besarnya sekitar 7% dari PKB Pokok, menunjukkan keterlambatan beberapa bulan. SWDKLLJ Pokok: Rp286.000 ini bukan pajak, melainkan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, alias premi asuransi Jasa Raharja. Setiap kecelakaan di jalan, klaim ditanggung dari dana ini. SWDKLLJ Denda: Rp135.000 denda karena SWDKLLJ juga ikut telat dibayar. PNBP STNK: Rp200.000 biaya penerbitan fisik STNK baru. Ini untuk perpanjangan 5 tahunan. PNBP TNKB: Rp100.000 biaya cetak plat nomor baru. Juga untuk 5 tahunan. Opsen PKB Pokok: Rp4.320.600 nah, ini yang paling bikin dahi berkerut. Opsen PKB Denda: Rp302.600 denda dari opsen yang terlambat. TOTAL: Rp12.348.800 APA ITU OPSEN PKB DAN MENGAPA ANGKANYA BESAR SEKALI? Opsen PKB adalah pungutan tambahan sebesar 66% yang dihitung dari nilai PKB Pokok, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD), yang mulai berlaku resmi pada 5 Januari 2025. Jadi: Opsen PKB = 66% x PKB Pokok = 66% x Rp6.546.200 = Rp4.320.492 — sesuai persis dengan angka di tagihan. Kedengarannya mencekik. Tapi tunggu dulu. Ini bukan pajak baru yang ditambahkan di atas beban lama. Sebelum sistem Opsen berlaku, tarif PKB maksimal adalah 2% dari nilai kendaraan. Setelah UU HKPD, tarif PKB diturunkan menjadi maksimal 1,2%, lalu ditambah Opsen 66% dari nilai PKB baru tersebut. Secara total, angkanya seharusnya tidak jauh berbeda dengan sistem lama. Yang berubah adalah cara tampilannya, kini dipisah transparan menjadi dua pos: bagian untuk provinsi dan bagian untuk kabupaten/kota. Jadi ini sebenarnya bukan pajak baru yang menambah beban, melainkan perubahan mekanisme pembagian antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang kini dilakukan secara langsung dan transparan, bukan lewat sistem bagi hasil yang lambat seperti dulu. LALU KENAPA TETAP TERASA BESAR? Ada beberapa kemungkinan yang membuat tagihan ini tetap terasa besar. Pertama, ada denda di dua pos sekaligus PKB dan SWDKLLJ sama-sama telat, artinya kendaraan ini sudah cukup lama tidak dibayar pajaknya. Kedua, adanya biaya STNK dan TNKB menunjukkan ini adalah tahun ke-5 alias perpanjangan besar, bukan sekadar bayar tahunan biasa. Ketiga, nilai kendaraannya kemungkinan memang tinggi atau sudah kena pajak progresif karena bukan kendaraan pertama. APAKAH INI SESUAI ATURAN? Ya, sepenuhnya legal dan sesuai aturan. Dasar hukumnya jelas: UU No. 1 Tahun 2022 tentang HKPD, Pasal 83 ayat 1 yang menetapkan Opsen PKB sebesar 66% dari pajak terutang. Berlaku nasional sejak 5 Januari 2025, kecuali DKI Jakarta yang dikecualikan karena statusnya sebagai daerah khusus tanpa kabupaten/kota otonom. Tagihan Rp12,3 juta ini bukan kesalahan sistem, bukan pungli, dan bukan kebijakan sepihak Ini kombinasi dari: nilai kendaraan yang tinggi, keterlambatan bayar pajak, perpanjangan 5 tahunan, dan penerapan sistem Opsen PKB yang baru. Satu pelajaran penting: bayar pajak kendaraan tepat waktu setiap tahun. Denda Rp458.400 + Rp302.600 = Rp761.000 yang ada di tagihan ini bisa dihindari sepenuhnya, hanya dengan tidak menunda.
Hidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
28
28
108
28.9K
ꦆꦭ꧀ꦲꦩ꧀
ꦆꦭ꧀ꦲꦩ꧀@lhmchml·
@Hidupsebagai62 Harusnya sebelum sama setelah ada opsen memang beda dikit. Tapi di jateng yang waktu itu sempet rame. Itungan pajak + opsen bener, sesuai aturan, tapi yang dimainin NJKBnya. Ibarat sebelum ada opsen NJKB 50jt, karena ada opsen NJKB dihargai 55jt.
Indonesia
2
0
1
1.6K
Iran Embassy in Teluknaga
Iran Embassy in Teluknaga@ngabubuwright·
@raykairi @fikriifaris Saya ga vandal, ga hantem sana sini pake motor, ga geber knalpot brong, ga tattottattot klakson, ga teriak unjang anjing gublag goblog di jalanan, ga nyopet hp pemain, ga ga bikin nyaman pendatang, dan saya yang di bawah average? Emang kebolak balik mindset warga jabar ini 🤣
Indonesia
6
0
0
1.7K
Iran Embassy in Teluknaga
Iran Embassy in Teluknaga@ngabubuwright·
Ya memang beginilah realita mindset dan mentalitas average jabar folks, dari warga biasa sampe pemain pro sekalipun Ada yang harus diperbaiki dari pendidikan INFORMAL di jabar, yang kadang justru lebih krusial daripada pendidikan FORMAL 🙏
beckham_put7@beckhamputran

Bacot aja ah😝

Indonesia
81
4
34
98.5K
Igun
Igun@aydanhanum·
@textfromalter Akhirnya hal terburuk terjadi, kasian anak2 jadi jauh dari ibunya (anak2 ikut saya).
Indonesia
0
0
0
56
Igun
Igun@aydanhanum·
@textfromalter Yuk bisa yuk kak, ceritain semua unek2nya ke suami kakak, apa maunya kakak, tapi pas momen yg lagi chill. Jangan sampe terlambat, karena kondisi seperti ini sangat memungkinkan pihak ke-3 masuk, saya pernah di posisi ini, dan sudah terlambat, orang ketiga masuk. ~
Indonesia
1
0
2
1.1K
txtdarialter
txtdarialter@textfromalter·
F35, sudah menikah, lagi di fase diem2an sama suami Setiap di ajak ngobrol ujung2nya berantem, di awali ngomong baik2 pun ujungnya ribut. Ada aja yg di ributin, lama2 cape 😭 Kalau di tanya masih sayang dan cinta masih, kita juga sama2 ga mau pisah. Please butuh temen cerita anonim, mau liat sudut pandang berbeda. Mau cerita jujur apa adanya dan mau nerima saran secara jujur 100% dari kalian. Ga mau ada keberpihakan. Altr!
Indonesia
338
14
321
115.4K
Igun
Igun@aydanhanum·
@Hidupsebagai62 Wah gila sih, saya aja gak berani minta tip ke customer, apalagi ini input tambahan manual di aplikasi. Rezeki mah udh ada yg ngatur. Semoga klo kakaknya ke bandung tetep pake jasa taksi online. Driver bandung mah baik2.
Indonesia
0
0
0
50
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
GI ke Gambir 66.5k🤣 dari GI masukin buka bagasi sendiri, masukin koper sendiri. jalan terus depan GI macet. beliau sambat: 👨🏻: di aplikasi bayar brp? 21? 22? 🙋🏻‍♀️: sbntr sy cek. 26.5rb pak 👨🏻: saya loh dapet cm 15rb, potongan nya grab gede 🙋🏻‍♀️(males ribut + tau mmg kondisi jalanan macet) : iya nanti sy tambahin di tip sampe Gambir mau turun, tetep dia diem aja. kita buka bagasi + ambil koper sendiri. 👨🏻 (nyolot) : 20rb ya mbak aku tambahin di tip 20k realita: mana ada 26.5k + 20k jadi 66.5k🤣🤣 Source : thread
Hidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
225
140
3.2K
891.1K
Igun
Igun@aydanhanum·
@Aerio_Id Jalur cianjur selatan emang bukan buat pemula.
Indonesia
0
0
0
82
Oreo Blackpink
Oreo Blackpink@Aerio_Id·
APV sih ga usah diragukan lagi kalau soal nanjak menanjak, tapi kok jalannya itu loh...... Kaki kaki be like "Bang...udah bang...😭, pake Jimny aja kalo gini.."
Indonesia
6
2
23
5.7K
Gurihhhh
Gurihhhh@angettttttt·
@aydanhanum @ridwanhr @KapudS640 Atuh sama bang ojol di jkt seneng trip pendek 2-3km, nah iya bandung enaknya weekend banyak yang pada holiday. Di jkt kalo weekend udah pasti bawa kendaraan masing² 😂.
Indonesia
1
0
0
76
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Guys suamiku baru mau daftar grabcar, in this ekonomi ko aku ragu ya, sedangkan mobilnya rental dan harus bayar sehari 150K, tolong para suhu ojol kasih aku masukan Aku udah kasih ide buat jualan ayam bakar aja, dan kita jual by WA, tapi suami aku lebih milih jadi grabcar, karna aku pernah jualan dimsum by WA alhamdulillah lancar banyak yg order tapi karna aku ga sanggup bikin sendiri jadi ga ku lanjut, Jujur aku ragu bgt ide suami buat Grab itu karna pake mobil rental bukan mobil sendir tapi suami tetep ngeyakinin aku katanya coba aja dulu bismillah, tetep aja aku ragu cc:threadlbmakeup23
Indonesia
286
24
725
391.9K
Igun
Igun@aydanhanum·
@angettttttt @ridwanhr @KapudS640 Habit driver jkt sama bdo beda pak, kita mah yg di bandung senengnya yg trip pendek, beda sama jkt. Di bandung bisa nyayur ya di weekend. Banyak tamu dari luar kota.
Indonesia
1
0
0
126
Gurihhhh
Gurihhhh@angettttttt·
@aydanhanum @ridwanhr @KapudS640 Wah hampir sama ya pendapatan nya sama grab motor di jkt 300k - 400k jam online 10-12 jam beda beberapa jam doang. BBM 50k - 60k. Kalo weekend pendapatan nya ga nentu soalnya libur kerja kantoran 😂
Indonesia
1
0
0
96
Igun
Igun@aydanhanum·
@ridwanhr @KapudS640 Oia pak gub. Beberapa PT rekanan aplikator ada yg mengharuskan kita deposit sejumlah uang untuk jaminan.
Indonesia
0
0
0
333
Igun
Igun@aydanhanum·
@ridwanhr @KapudS640 Tergantung sewanya pak gub, klo sewa ke PT yg rekanan dengan aplikatornya sih sepengalaman saya gak beda jauh sama mobil sendiri. Anggap sehati dapet 400rb 150rb setoran 100rb bensin 150rb pendapatan kotor. Dan untuk dapet 400rb itu rata2 harus 15 trip lebih (kota bandung)
Indonesia
3
0
2
2.9K
Igun
Igun@aydanhanum·
@ridwanhr @KapudS640 Banyak temen2 driver rental yg tumbang. menurut saya, klo ada rezeki mending dipakai DP mobil second (min th 2018-2020). Dengan setoran 150k perhari harusnya bisa buat cicilan + perawatan kendaraan
Indonesia
0
0
0
368
Igun
Igun@aydanhanum·
@Aerio_Id Bener pak, makanya baris ketiga mending gelar kasur lipat. Tapi klo nyaman, enak aerio lah pak. Cuma sayang premature, lahirnya kecepetan😅
Indonesia
1
0
1
109
Oreo Blackpink
Oreo Blackpink@Aerio_Id·
Motuba Suzuki budget mepet (part 3) Mobil ini kisaran harga 40-50jtan, kalau kondisnya istimewa bisa sampai 55jtan, nah katanya yang versi matik lebih mahal dikit ketimbang manualnya. Mobil ini enak loh, gak under steer & gak under power juga, perawatan juga gampang, masih bisa minum pertalite. Buat nanjak juga gak ngos-ngosan, handlingya enak, posisi duduk nyaman, jog juga tebal. Selain power, suspensi Aerio ini enak pastinya, asal kondisi kaki & shock sehat yah, bantingan jg lebih empuk dari pada aerio killer. Spare part mudah, mau ori SGP atau aftermarket banyak pilihan. 👌 Apalgi yang facelift terlihat lebih keren karena udah ada tambahan body kitnya. Tapi dashboard lebih bagusan yg old model.
Indonesia
17
9
75
7.6K
Tutu 🌻
Tutu 🌻@Tutubrunch·
@sigcknature Hhihi. Berarti bolen yg kamu bawa nancep di kepala saking enaknya Kakk. Boleh spill bolen mana ini ? Kartikasari ? Mayasari ?
Indonesia
2
0
33
18.3K
geri
geri@sigcknature·
Yang bikin gua ovt semaleman. Jadi kemarin siang manager gua bilang ada yang mau diobrolin, tapi tar agak maleman saya call, katanya. Udah gua tungguin tuh sampe kemaren malem. Taunya dia ngga bisa karena baru pulang dari RS, dijanjiin lagi besok pagi, jam 10 (hari ini). Dan barulah tadi dia call gua. Gua udah ovt jelek banget sampe gua mikirin macem macem semisal kalo nanti gua (amit amit) kena lay-off. Taunya dia kasih tau kalo dia sama anaknya mau ke Bdg besok makanya dia call gua. Jadi gua besok disuruh buat beliin dia bolen lilit yang pernah gua bawa buat orang kantor pas ke jkt. Iya, bolen. Sue banget.
geri tweet mediageri tweet media
Indonesia
79
30
1.2K
216.9K
Igun
Igun@aydanhanum·
@NotATaken_user @SmwGwOto Sama pak. Saya klo gak BP, ya ke pertamina COCO, cuman klo pindah ke pertalite kayaknya nggak pak.
Indonesia
0
0
0
22
lBlanc
lBlanc@NotATaken_user·
@aydanhanum @SmwGwOto Saya isinya bp si selama bisa. Cuma ya klo mau 90 ya gpp menurut buku manual xl7.
Indonesia
1
0
1
19
SmwGwOto
SmwGwOto@SmwGwOto·
Funfact, ternyata mobil2 keluaran 10 tahun terakhir, kompresi mesin nya diatas 10:1. Jadi, harusnya minum BBM minimal RON92. Ada gk mobil keluaran 10 tahun terakhir yg kompresi nya dibawah 10:1? Bahkan avanza dgn mesin 1NR-VE, kompresi mesinnya 11,5:1
SmwGwOto tweet media
Pollux Xya@hiubesarputih

@SmwGwOto Mobil2 keluaran 10 tahun terakhir ada yg masih boleh minum RON 90?

Indonesia
15
6
63
15K
Igun
Igun@aydanhanum·
@jek___ Pake CB 125 thn 1974 stang. Dapet limpahan dari bapak, bapak beli neotech
Igun tweet media
Indonesia
0
0
0
91
jek
jek@jek___·
motor apa yang pertama lo pake ke sekolah? gue:
jek tweet media
Indonesia
124
8
169
19.4K