Sabitlenmiş Tweet
aza
1K posts

aza retweetledi
aza retweetledi

Gw percaya, cinta yang dewasa itu ketika lo mau jadi prioritas kedua, karena lo tau prioritas pertamanya adalah dirinya sendiri, mimpinya, rencananya, pertumbuhannya, dan masa depannya. Lo berdiri di sampingnya, bukan di depan menghalangi jalan. Lo support dia maju, bukan bikin langkahnya jadi lambat. Lo ada untuk pelukan, bukan untuk ikatan. Lo hadir, bukan untuk memenuhi semua keinginan.
Indonesia
aza retweetledi
aza retweetledi
aza retweetledi
aza retweetledi
aza retweetledi
aza retweetledi
aza retweetledi

Akan selalu ada orang yang sebetulnya sudah capek banget. Batinnya sudah penuh tekanan. Rasanya sungguh sangat berat sekali. Namun demi menjaga diri agar terlihat kuat, tidak mau menarik omongan, akhirnya terus berada dalam kepura-puraan: seolah semua baik-baik saja.
Padahal kalau memang capek, ya ngaku capek saja. Kalau mau ngeluh, ya ngeluh saja. Berpura-pura kuat, berpura-pura baik-baik saja, tapi makin membuat batin tertekan. Makin membuat diri makin menahan beratnya beban pikiran. Lama-lama malah tumbang sendirian. Repot. Bahaya.
Akui, kalau lelah.
Indonesia
aza retweetledi
aza retweetledi

















