Abdul Aziz

4.2K posts

Abdul Aziz banner
Abdul Aziz

Abdul Aziz

@azizkomputer

Jika kamu membaca, maka kamu akan mendapatkan pengetahuan yang baru.

Kota Surabaya, Jawa Timur Katılım Temmuz 2015
1.3K Takip Edilen555 Takipçiler
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@hasyimmah Bagaimana bila "dikriminalisasi korupsi"?
Indonesia
0
0
0
106
Hasyim Muhammad
Hasyim Muhammad@hasyimmah·
Saya punya teman yang anaknya kuliah di Universitas Binus. Dia cerita kalau di Binus ada aturan: ketahuan mencontek, mahasiswa di-DO. Wow! Saya terkesima. Lalu dia menambahkan: jika ada alumni Binus tertangkap korupsi, maka namanya akan dihapus dari daftar alumni Binus. Wow! Wow! Wow! Saya triple terkesima. Saya jadi mikir, kenapa kampus PTN tidak mengajarkan integritas seperti itu ke mahasiswanya? Itu adalah sebuah aturan, sekaligus pelajaran, yang menurut saya sangat penting untuk "memperbaiki" bangsa ini. Sebuah langkah dasar dalam membentuk mental anak didik mereka. Kenapa cuma Binus yang melakukan kebaikan itu? Kenapa cuma Binus yang punya niat untuk membina nusantara ini menjadi lebih baik? -- Catatan: silakan share jika ada kampus lain juga yang mengajarkan integritas seperti itu.
Indonesia
217
791
4.7K
335K
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@MiskinTV_ Tapi, bahasa KFC-nya halus, loh: “Banyak yang bawa pulang piringnya, Kak”. Bukan: “Piringnya sering dimalingin, Kak”. 😃
Indonesia
0
0
0
458
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Dulu, kalo makan di KFC, hidangan selalu disajikan di piring KFC. Tapi akhirnya hal itu udah ga berlaku lagi. Ternyata kebijakan KFC ga lagi pake piring utk menghidangkan sajiannya, dikarenakan banyak piring yg dibawa oleh pelanggan. 😁 Hal ini dikonfirmasi langsung oleh akun twitter resmi @KFCINDONESIA
SobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet media
Indonesia
321
727
6.6K
1.4M
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@ferrykoto Contoh yang dimaksud adalah: Si anak sudah tidak pernah masuk sekolah, tapi nilai rapornya tetap ada, dan malah naik kelas.
Indonesia
0
0
0
48
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@ferrykoto Endingnya, demi tertib administrasi, serta agar tidak menjadi contoh yang tidak baik bagi teman sebaya, orangtua atau wali dari si anak ini harus membuat surat pernyataan pengunduran diri.
Indonesia
1
0
0
65
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Ini saya tidak bela Teddy ya. Cuma karena ada kewajiban yg tahu menjelaskan ke yg tidak tahu, serta kewajiban menyampaikan kebenaran. Wajar Teddy kaget, apalagi dia backgroundnya tentara, bukan yg mengurusi pendidikan. Kalau saya pun di posisi Teddy, walau background saya pernah duduk di Dewan Pendidikan yg paham betul persoalan pendidikan, saya juga akan kaget jika di Jakarta bahkan yg jaraknya 5 km dari Istana masih ada anak yg putus sekolah. Kenapa saya kaget? Jakarta yang memilik APBD nyaris Rp100 triliun, masih menyimpan masalah pendidikan yang paling dasar. Bayangkan Provinsi atau Kab/kota yg APBD nya cuma ratusan miliar, seperti apa banyaknya anak yg putus sekolah? Ini bukan menyalahkan Jakarta, tapi inilah yg namanya pembagian kewenangan konkuren. Untuk diketahui, berdasarkan UU Pemda, kewenangan konkuren di Persekolahan itu sudah didistribusikan ke daerah. Bukan lagi di pemerintah pusat. Kemendikdasmen itu saat ini hanya punya kewenangan di NSPK (norma, Standar, prosedur, dan kriteria) di pesekolahan. Plus program, proyek, atau bantuan persekolahan seperti DAK TIK, Bantuan tunjangan Guru, dlsb. Tapi soal kewenangan pengelolaan ada di Provinsi, Kab/kota. Untuk PAUD, TK, sampai Dasar (SD, SLTP) kewenangannya ada di Kabupaten/Kota. Sementara untuk SLTA dan Pendidikan Khusus (SLB), kewenangannya ada di Provinsi. Pemda ini lah yang punya tanggungjawab terkait persekolahan, termasuk soal anak putus sekolah. Dulu di Surabaya, saat Walikotanya Risma (PDIP), anak putus sekolah ini betul2 dicari, jika ditemukan langsung disekolahkan. Saya dan kawan (aleg DPRD dari PKS yg sekarang di DPR RI) sering mencari anak2 putus sekolah ini, untuk dilaporkan ke dinas pendidikan agar disekolahkan, karena itu kewajiban Pemda. ---------------- Apa yang dilakukan Presiden Prabowo dgn Program Sekolah Rakyat ini, adalah terobosan dalam rangka mencegah anak putus sekolah, anak tidak sekolah karena kendala ekonomi. Dalam beberapa hal, saya termasuk yg kurang setuju bentuk penyelesaian masalah ini lewat SR, namun harus sy akui bahwa solusi lewat SR ini juga sangat baik, banyak hal bisa diselesaikan sekaligus. Kenapa sangat baik? Anak tidak sekolah, atau putus sekolah itu tidak hanya persoalan biaya. Acap juga saya temukan, anak akhirnya tetap memilih tidak sekolah walau sudah digratiskan Pemda semua, termasuk pakaian, buku, dan semua kebutuhan. Persoalannya lebih kompleks dari sekedar biaya. Misal lingkungan, jadi tulung punggung keluarga, realitas kondisi tempat tinggal, dan lainnya. Jadi, untuk sekolah rakyat ini layak diapresiasi. Ini terobosan, daripada sekedar menyerahkan ke Pemda. Pemerintah pusat mengambil alih bagian yg sudah semestinya jadi tugas dan kewajiban Pemda, lewat penyelesaian yg holistik, bukan hanya soal biaya. Apalagi Ketua Tim Satgas SR ini adalah Kiai dan Guru saya, insya Allah bakal apik. 😆 ------- Salam FK
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada pernyataan dari Seskab Teddy Indra Wijaya yang menurut gue perlu dibaca dengan sangat teliti bukan karena isinya mengejutkan, tapi karena reaksinya yang mengejutkan. Teddy bilang dia terkejut menemukan masih ada anak-anak yang putus sekolah hanya 5 kilometer dari kantornya. Dan gue perlu berhenti sebentar di situ. 5 kilometer dari kantor Seskab. Kantor Seskab ada di kawasan Istana Negara jantung pemerintahan Indonesia. Pusat kekuasaan yang sudah berdiri puluhan tahun. Dan pejabat yang berkantor di sana baru terkejut menemukan ada anak-anak putus sekolah di radius 5 kilometer? Bukan 500 kilometer. Bukan di Papua. Bukan di NTT. Lima kilometer dari Istana Negara. Ini bukan masalah baru yang tiba-tiba muncul: Data kemiskinan dan putus sekolah di Jakarta Pusat bukan rahasia. Kawasan Tanah Abang, Gambir, Senen, Johar Baru semua ada dalam radius itu. Semua sudah tercatat dalam data BPS selama bertahun-tahun. Semua sudah dilaporkan berbagai LSM dan jurnalis selama puluhan tahun. Anak-anak pemulung di kolong jembatan. Anak-anak yang ikut orang tua ke pasar daripada ke sekolah. Anak-anak yang putus sekolah karena biaya. Ini bukan fenomena baru yang muncul bulan lalu. Ini sudah ada selama pemerintahan demi pemerintahan berganti di gedung yang hanya 5 kilometer jauhnya. Dan yang paling perlu digarisbawahi: Teddy Indra Wijaya bukan pejabat baru yang baru seminggu menjabat. Dia Seskab salah satu posisi paling dekat dengan pusat kekuasaan. Dia adalah orang yang tahu hampir semua hal yang terjadi di lingkaran istana. Kalau dia benar-benar baru tahu ada anak putus sekolah 5 kilometer dari kantornya itu adalah pertanyaan serius tentang seberapa jauh para pejabat kita benar-benar terhubung dengan realita rakyatnya. Kalau dia sudah tahu tapi baru sekarang bereaksi — pertanyaannya berbeda: kenapa baru sekarang? Tidak ada jawaban yang memuaskan untuk keduanya. Soal Sekolah Rakyat dan ini perlu diapresiasi tapi juga dikritisi: Program Sekolah Rakyat adalah inisiatif yang niatnya bagus. Memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang selama ini terputus dari sistem. Tapi perlu diingat beberapa hal: Satu — program ini baru akan mulai orientasi Mei-Juni 2026. Ajaran normalnya Juli. Artinya baru akan berjalan sementara masalah putus sekolah di sekitar istana sudah ada selama puluhan tahun. Dua — kapasitas awal di STIA LAN hanya 100 siswa. Di kota dengan jutaan penduduk dan ribuan anak putus sekolah 100 siswa adalah titik awal yang sangat kecil. Tiga — akan ada 10 lokasi di Jakarta. Itu lebih baik. Tapi pertanyaannya: kenapa baru sekarang? Gedung pemerintah kosong yang bisa dipakai sudah ada sejak lama. Yang paling ironis dari seluruh situasi ini: Di saat yang sama pemerintah sedang menjalankan MBG yang menyerap hampir Rp1 triliun per hari. Motor listrik Rp1,2 triliun yang gudangnya terkunci. Video conference BGN Rp5,7 miliar. Kaos kaki Rp6,9 miliar. Dan 5 kilometer dari Istana masih ada anak yang tidak pernah menginjak bangku sekolah. Bukan karena tidak ada uangnya. Tapi karena prioritasnya ada di tempat lain. Dan kalimat Teddy yang paling mengusik: "Ini masalah lama dan itulah kita selesaikan secara bertahap, berkala, tapi secepat mungkin." Masalah lama. Dia sendiri yang bilang. Kalau sudah tahu ini masalah lama kenapa reaksinya adalah terkejut seolah baru pertama kali melihat? Seseorang yang benar-benar tahu ini masalah lama tidak akan terkejut. Mereka akan datang dengan solusi yang sudah disiapkan bukan dengan ekspresi kaget. 5 kilometer dari Istana Negara. Masalah yang sudah puluhan tahun ada. Dan pejabat yang berkantor di sana baru terkejut menemukannya. Ini bukan soal Teddy secara personal. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar jarak yang sangat dalam antara kehidupan di dalam gedung-gedung kekuasaan dengan realita yang ada tepat di luar pagarnya. Dan selama jarak itu tidak disadari dengan sungguh-sungguh bukan hanya saat kunjungan lapangan yang kemudian jadi berita maka "masalah lama" itu akan terus menjadi masalah lama. Bukan karena tidak ada solusinya. Tapi karena perhatiannya selalu datang terlambat dan pergi lebih cepat dari masalahnya.

Indonesia
23
19
73
17.6K
Lantai Hutan
Lantai Hutan@Sadur_YK·
@berlianbilqis meliharanya di pot atau tanah? kalo di tanah biasanya tumbuh menyebar ke sekelilingnya. Habis sama sekali?
Indonesia
1
0
1
294
Lantai Hutan
Lantai Hutan@Sadur_YK·
Awalnya, saya niatkan membeli pandan buat campuran kalau bikin bubur kacang ijo (supaya wanginya bisa mengurangi aroma langu/wangur kacang ijonya), tapi kok lama kelamaan bertambah tinggi 2 meteran dan daunnya lebar-panjang dan berduri. Akhirnya saya tadi memutuskan untuk menebangnya saja, meski tetap mempertahankan anakannya.
Lantai Hutan tweet mediaLantai Hutan tweet media
Indonesia
119
27
950
160.1K
Lantai Hutan
Lantai Hutan@Sadur_YK·
@irs918 Saya belinya ada yang di pasar dan di tempat yang jual tanaman. Sama² kayak gitu juga. Saya tetap penasaran, yang beneran pandan wangi tuh yang seperti apa?
Indonesia
1
0
1
2K
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@minus_auto @happynezz__ Just info saja. Selain melayani jasa service, AHASS juga jualan sparepart. Kalau ada waktu, lakukan perbandingan harga sparepart dengan toko lain. Pastikan keasliannya, ori, bukan kw.
Indonesia
1
0
0
62
マイナスオート
マイナスオート@minus_auto·
@happynezz__ Motor apa kak, biasanya gini kak kalo motor honda dan scoopy ya, semoga bermanfaat Foto pertama Ban Foto kedua Saran Service dari AHASS Foto ketiga service dan ganti V-Belt Foto keempat totalnya
マイナスオート tweet mediaマイナスオート tweet mediaマイナスオート tweet mediaマイナスオート tweet media
Indonesia
3
3
54
13.5K
anezzz
anezzz@happynezz__·
guys tadi pagi kan aku service motor, abis service teknisinya bilang harus ganti van belt. nahh aku tanya harganya kan dijawablah 500k-700k an. emang bener segitu ya harganya?? please infonya dong guys, thank youu
Indonesia
940
74
4.2K
1.2M
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@insanizend Ikutan sedih, dan pastinya mangkel juga. Btw, kuyakin itu pompa air pasti merk-nya bukan SANYO. 😉
Indonesia
1
0
0
143
Sani
Sani@insanizend·
Lagi asyik ngobrol sama mama di kampung via telpon, tiba2 kepotong gara2 dapat berita dari tante yang jug tinggal dirumah. !! SANYO AIR HILANG !! Mama kaget, gue kaget.. Suara berisin dari latar belakang.. Nak, nanti mama telpon lagi ya.. SANYO AIR KITA DICURI !!! Gue: 😲 Ya Tuhan pompa air pun dicuri. Balikin woi.. malam ini orang rumah mau mandi dan masak gimanalah woii
Indonesia
42
3
51
12.2K
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@arieparikesit Soto Ayam Lamongan. Dari namanya kita pun paham menggunakan daging ayam. Rempah-rempahnya pun sangat berasa. Berbeda dengan soto daging (Madura), yang lebih banyak memainkan garam sebagai penguat rasanya.
Indonesia
0
0
0
82
#KelanaRasa
#KelanaRasa@arieparikesit·
Dari sini kepopuleran soto Ambengan dimulai. Banyak yang mengira "Soto Ambengan" adalah genre soto ayam tersendiri asal Kota Surabaya. Sebenarnya nama tersebut populer dari sebuah depot soto di Jalan Ambengan Surabaya yg didirikan oleh Alm Pak Sadi pada tahun 1971. Asal dari soto seperti yg disajikan Pak Sadi dan banyak penjaja soto lainnya adalah dari Kota Lamongan, soto Ayam Lamongan. Pak Sadi memang asal Lamongan dan merantau ke Surabaya menjajakan soto ayam keliling dari kampung ke kampung. Baru pada tahun 1971 lah beliau "mangkal" dan membuka depot pertamanya di Jalan Ambengan, dari depot sederhana ini kepopuleran soto Ambengan tersebar ke seluruh Indonesia, bahkan pernah didapuk sebagai street food master of the year di tahun 2013 versi World Street Food Congress dan membawa sotonya ke ajang bergengsi festival tersebut di Singapura. Beri rekomendasi soto ayam khas Lamongan favoritmu, di kota mana saja, luar nagreg juga boleh😄 #KulinerSurabaya #KulinerLamongan
#KelanaRasa tweet media
Indonesia
46
57
282
40.4K
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@eLAmaravati Semasa SD, bila ke perpustakaan sekolah, sekali pinjam, bisa 2-3 buku. Kebanyakan buku cerita terbitan Balai Pustaka. Dari situlah, timbul keinginan punya perpustakaan pribadi, setidaknya punya banyak koleksi buku. Alhamdulillah, saat ini sudah terkumpul lebih dari 300-an judul.
Indonesia
1
0
0
147
Langit Amaravati
Langit Amaravati@eLAmaravati·
Di SMP, saya satu-satunya murid yang rajin ke perpustakaan. Saking seringnya pinjam buku, Pak Izrak—guru sekaligus penjaga perpus—sampai menganggap saya bestie. Ada satu dua murid yang ikut terpengaruh, sayangnya tidak lama dan saya lelah mengajak mereka. Ketika masuk SMK, saya menemukan dunia yang berbeda. Dunia ketika perpustakaan adalah ruangan paling sibuk dan ramai di sekolah, selain kantin tentunya. Anak-anak SMK Negeri 1 Bandung angkatan saya adalah para pembaca brutal. Banyak buku (fiksi maupun nonfiksi) yang antreannya puanjang. "Strata" kami di kalangan siswa ditentukan oleh seberapa banyak lembar kartu peminjaman buku. Bagi yang senang membaca lingkungan ini adalah "surga", tapi bagaimana dengan yang tidak? Ternyata mereka jadi terpengaruh juga. Awalnya ya karena ikut-ikutan, lama-lama jadi suka membaca betulan. Dari situ saya belajar bahwa kebiasaan membaca itu bisa menular dan dipengaruhi lingkungan. Hal yang sama juga bisa terjadi di media sosial.
Indonesia
35
73
973
54.5K
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@herrysw Itulah alasan saya sudah gak pakai beli segala kuota. Cukup berlangganan internet Telkomsel One Dynamic, kita bisa mendapatkan kuota seluler di semua nomor Telkomsel kita sebesar 30 GB. Bisa hingga 6 nomor Telkomsel.
Indonesia
1
0
0
62
Herry SW
Herry SW@herrysw·
Lama tidak membeli paket internet by.U, barusan saya kaget saat memeriksa pilihan paket. Kok harganya jadi mahal begini ya?
Herry SW tweet media
Indonesia
331
72
751
178.4K
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@19Dirga @e100ss Suwun infone, Cak. Iku ketoke pancen pom bensin jadul. Gak mesine, gak wonge, yo rai-rai maling ketokane.
Indonesia
0
0
0
78
Bukan centang biru ⭐
Bukan centang biru ⭐@19Dirga·
Sebagai ojol uda pindah pindah pom bensin baru kali ini dibuat kecewa. sepeda saya beat kalau isi 30rb itu sudah mendekati full ini indikator bensin masih kosong 2 bar, saya buka bensin masih dalam ternyata, saya balik tanya sampe minta struk katanya bener di isi 30rb. @e100ss
Bukan centang biru ⭐ tweet media
Indonesia
243
373
2.8K
578.9K
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@infomjkt Update info lagi: Hujan deras di Pacet. Bila tanggul yang jebol belum ada perbaikan, bisa dipastikan Dusun Buntut akan terimbas banjir kembali. Sebagian besar warga juga sudah mengungsikan barang-barangnya ke atas (jalanan yang lebih tinggi).
Indonesia
0
1
1
80
Info Mojokerto | #infomjkt
Mohon sabar ya. Semoga segera bisa ada tindakan. Sudah ada peninjauan dr Bupati sepertinya semoga bs segara ada solusi sementara untuk perbaikan tanggul.
Abdul Aziz@azizkomputer

@infomjkt Tapi selama inti masalahnya belum diatasi (jebolnya tanggul), dikhawatirkan musibah ini akan berlanjut hingga 2 minggu.

Indonesia
1
0
1
50
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@razantataa Wah, ini cocok dengan keluhan Bapak Dahlan Iskan tentang kondisi toilet di rest area. Gratis, dan akhirnya kotor, tidak terurus.
Indonesia
0
0
0
39
Razan Tata | Content Writer
Razan Tata | Content Writer@razantataa·
Aku pernah mengajar di KELAS PRAKERJA. Itu kan GRATIS ya. Tahu gak POV-ku sebagai pengajar gimana? Sebagai gambaran: Tiap kelas berlangsung 5 hari. Tiap sesinya 3 jam. Itu aku berasa bicara dengan tembok 🥲 Hampir semuanya OFF CAM dan PASIF. Buka sesi tanya jawab, gak ada yang nanya. Lalu, pas dikasih tugas tahu gak apa yang kudapat? Anggap ada 15 peserta. Itu bisa 10-12 nya ngerjain asal-asalan. Bahkan ada yang kelihatan banget pake chatGPT 😭 Ya, kelas gratis sering yang datang MENTAL GRATISAN. Mau cerita lain dari contoh ilmu yang dikasih GRATIS? Aku punya grup menulis. Terbuka dan gratis untuk umum. Semua bisa diskusi dan belajar di situ. Tapi, KALAU MAU ✨ Karena yang kudapat banyak banget SILENT READER. Tiap aku sharing materi, sepi dari tanggapan. Padahal yang "seen" itu banyak banget. Sementara itu, di balik materi webinar hingga komunitas, ada effort yang kucurahkan. Ada waktu yang kugunakan buat nyiapin materi. Ada pengalaman yang kubagi cuma-cuma. Di situ aku punya kesimpulan: MENTAL GRATISAN dan MENTAL SIAP BAYAR itu berbeda ✨ Contoh: Aku beberapa kali itu bootcamp berbayar. Di sana suasananya aktif sekali. Sesi tanya jawabnya hidup. Tugas dikerjain sungguh-sungguh. ILMU BERBAYAR ternyata jauh lebih dihargai dari ILMU GRATISAN. Nah, kalau ada yang bilang "Kok ujung-ujungnya jualan kelas?" Ya, buat menyaring siapa saja yang siap dengan ilmu. Termasuk menghargai yang membagikan ilmunya ✨
David Alfa Sunarna@davidsunarna

Walaupun beliau ga jualan kelas, tapi gua heran sama pandangan netizen disini. Apa sih yang salah sama jualan kelas? Gua heran deh, sehina itu ya? Gua pun masi sering beli course, dan yang kurasi kan kita sendiri. Yang salah itu kalau duitlu cuma 30 juta, terus lu beli kelas 30 juta iming2 kaya. Itu elu yang begonya unlimited. Ini kejadian pas gua tanya temen yang minta kerja ke gua. Real case. Gua tanya, lo kan kerja di perusahaan gede sebelumnya? Masak gak ada tabungan? Terus dia jawab, "Ada sih bang THR, tapi gua beliin kelas kemarin 30 juta". Gua tanya lagi, berapa return lu dari invest 30 juta itu? Dia jawab "gak ada bang". Akhirnya gak gua kasih kerjaan, tapi gua kasih siraman rohani 1 jam gua ngomel2. 😂 Itu baru bego unlimited.

Indonesia
168
2K
12.9K
1.2M
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@infomjkt Tapi selama inti masalahnya belum diatasi (jebolnya tanggul), dikhawatirkan musibah ini akan berlanjut hingga 2 minggu.
Indonesia
0
0
1
70
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@infomjkt Tampak beberapa anggota dari Tim Juru Sungai yang memantau keliling desa kami. Tim Kesehatan dari PKM Bangsal sudah standby 24 jam (dengan 3 shift siaga). BPBD telah mendirikan tenda posko, membagikan terpal dan alas tidur, juga nasi bungkus.
Indonesia
1
1
2
59
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@infomjkt Hari ke-2. Sebagian besar warga desa kembali mengungsi ke daratan yang lebih tinggi, setelah kemarin sore hingga malam air surut.
Abdul Aziz tweet media
Indonesia
0
1
1
40
Abdul Aziz
Abdul Aziz@azizkomputer·
@infomjkt Dusun Buntut, Desa Tinggarbuntut, luapan banjir 20-40 cm. Jalanan serasa sungai.
Indonesia
2
0
2
104