ruangantara@ruangantara0
Ada fenomena baru yang belakangan ini menarik perhatian, Tentara mulai hadir dalam kegiatan MPLS. Hari ini aku melihat langsung sekelompok siswa SMP yang sedang menjalani MPLS. Yang membuatku terkejut, kegiatan mereka bukan berlangsung di ruang kelas bersama guru atau kakak pendamping, melainkan di lapangan dengan materi yang dipandu tentara. Anak-anak itu duduk di bawah terik matahari, dijemur. Pemandangan ini terasa janggal karena MPLS selama ini identik dengan pengenalan lingkungan sekolah, budaya belajar, dan proses adaptasi, bukan pelatihan bergaya militer.
Fenomena ini memunculkan pertanyaan yang lebih besar, mengapa institusi militer kini semakin sering hadir di ruang-ruang sipil, termasuk sekolah? Jika keterlibatan tentara dalam pendidikan terus meluas, perlu ada diskusi yang terbuka mengenai batas peran masing-masing institusi.
Sekolah semestinya menjadi ruang yang membangun rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan tumbuh dalam suasana yang aman serta mendidik. Karena itu, wajar jika banyak orang mulai bertanya-tanya apakah pendekatan semacam ini benar-benar diperlukan, atau justru menandai semakin meluasnya peran militer ke berbagai lini kehidupan sipil.