Makhluk model gini di jadiin wamen,sakit jiwa.
Apa ngk ada lagi manusia di negeri ini sehingga anda mengangkat makhluk Dajal ini jadi pemmbantu anda pak @prabowo ?
Mau anda pecah belah lebih parah lagi anak bangsa dengan istilah cebong kampret pak @prabowo ?
Sudah jenuh kami
Istana siapkan mobil pensiun untuk Presiden Jokowi, yakni Alphard dengan plat 'AD 1 JKW'
Harusnya Istana siapkan mobil Esemka saja, gara-gara mobil itu kan populer sampai jadi Presiden, kita sudah ditipu mentah-mentah oleh Mobil ESEMKA
Menjadi mengerti. Kehadiran Sri Mulyani di Kabinet Prabowo adalah Kunci untuk membuka pimtu utang luar negeri lagi. Ini tidak bisa dihindari. Its a must. Pendapatan Negara rendah, dikurani bayar utang 45%, sementara kebutuhan APBN Prabowo akan sangat tinggi (banyak lembaga baru)
Kabinet Gemuk Prabowo Disebut Rugikan Negara, Diprediksi Telan Rp 777 M per Tahun untuk Biaya Gaji
Kenapa Prabowo malah lebih parah bagi-bagi kekuasaannya dibandingkan Jokowi?
Puluhan orang kepung rumah Rudi Simamora di Jalan Medan-Binjai KM 13, 17 Oktober 2024, malam.
Warga geram dengan ucapan Rudi Simamora yang menghina Islam, ia menyamakan Nabi Muhammad dengan dukun yang bertapa di dalam goa.
Menyadari rumahnya didatangi warga, Rudi meminta pertolongan dari live TikTok agar polisi bisa cepat datang.
Simak berita selengkapnya hanya di zip.lu/3kfwC#HardNews_Viral#FlashOne#CariBeritaditvOne#RudiSimamora#PenistaanAgama#NabiMuhammahSAW#Medan#Viral#FO03
𝐉𝐈𝐊𝐀 𝐏𝐑𝐀𝐁𝐎𝐖𝐎 𝐏𝐈𝐍𝐓𝐀𝐑
Ya, jika Prabowo pintar, maka Prabowo akan meletakan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan konspirasi partai politik yang pernah menginjak-injak martabat dan kehormatan diri dan keluarganya.
Jika Prabowo pintar, ia akan dirikan tahta kekuasaan yang sukses digapai dipenghujung usianya dalam sebuah bingkai indah yang dikenang sepanjang masa.
Jika Prabowo pintar, ia akan tau bahwa semua lawannya akan takluk dibawah kekuasaannya, karenanya ia tak akan peduli dengan basa basi dan bermuka manis lagi kepada para pendengkinya dimasa lalu yang hanya melukai perasaan pendukungnya sendiri.
Jika Prabowo pintar, hari pertama pelantikannya adalah hari terakhir baginya mengenakan jubah kepengecutan, menanggalkannya dan menggantinya dengan Baret Merah Prajurit Kopassus yang siap mengganyang musuh serta pengkhianat negaranya tanpa reserve.
Jika Prabowo pintar, maka ia tau persis, bahwa harta dan tahta kekuasaan telah ia miliki, kini hanya tersisa sedikit waktu baginya untuk mengukir prasasti yang akan menjadi legasi dirinya, apakah ia kelak akan dikenang sebagai Musa yang menaklukan Fir’aun, atau justru dikenang sebagai Qorun yang terbenam dalam tanah dipecundangi hawa nafsu yang membuta tulikan akalnya sendiri.