oyes

8.4K posts

oyes banner
oyes

oyes

@bakeddpotato_

freelancer makeup artist

Katılım Temmuz 2019
460 Takip Edilen374 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
oyes
oyes@bakeddpotato_·
Hello everyone! Aku mau promosi jasaku sebagai freelance make up artist domisili malang. Mumpung lagi musim wisuda, teman-teman yang butuh jasa makeup bisa hubungi aku via dm twitter atau ig instagram.com/ofinaa_makeup Price start from 150k Open this thread to see my portfolio ⬇️
oyes tweet mediaoyes tweet media
Indonesia
1
9
21
0
oyes retweetledi
afinasyif
afinasyif@afinasyif·
“kasian anak-anak ku kepanasan di tenda sekolah mba” ucap bu guru di sekolah Desa Reje Payung, Takengon, Aceh Tengah 🥺💔 ini keadaan terkini ya temen-temen…. tadi siang yaa bukan video lama😞
afinasyif@afinasyif

terus kalo anak-anaknya sekolah dimana? dengan keadaan seperti ini di TENDAAAAA! sekali lagi, di tenda!! panas banget dan ini semua kelas digabung😭💔 buku pelajaran mereka juga hanya satu, karena sisanya hanyut…….

Indonesia
99
13.2K
30K
605.9K
oyes retweetledi
vi er
vi er@vier4x4·
Ya Allah saya mau kaya raya, jangan dengerin prabowo, dia fitnah. 😭😭🙏🙏
Indonesia
138
27.5K
59K
543K
oyes retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
BOCOR, PRABOWO KETAHUAN BUAT KEBIJAKAN TANPA KONSULTASI MENTERI DAN KABINETNYA SENDIRI, TRUS DAPAT MASUKAN DARIMANA? BAU BUSUK DIMANA-MANA The Straits Times dan Bloomberg menyebut langkah ini sebagai "crackdown terbesar" Prabowo terhadap para konglomerat Indonesia. Dan yang paling mengejutkan bukan hanya isi kebijakannya, melainkan caranya: tanpa sepengetahuan kabinetnya sendiri. RAPAT RAHASIA DI RUMAH PRIBADI Pada awal Mei, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah kecil penasihat terdekatnya ke kediamannya di Jakarta Selatan untuk membahas cara menambah penerimaan negara di tengah lonjakan harga minyak yang mulai membebani keuangan Indonesia. Dari pertemuan tertutup yang sangat terbatas itu, lahirlah keputusan besar. Dari pertemuan tertutup tersebut lahir gagasan yang berpotensi mengubah secara fundamental sektor komoditas Indonesia: pembentukan entitas negara baru di bawah sovereign wealth fund Danantara untuk mengawasi ekspor minyak sawit, batu bara, ferro-alloy, nikel, dan komoditas strategis lainnya. Yang luar biasa adalah: hampir tidak ada pejabat, menteri, maupun pelaku industri yang tahu sebelum pengumuman resmi dibacakan. Kebijakan sebesar ini diputuskan dalam lingkaran sangat kecil, lalu langsung diumumkan ke muka publik di sidang paripurna DPR. Prabowo menyatakan bahwa ekspor komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan ferro alloy akan secara bertahap diintegrasikan ke dalam sistem tata kelola ekspor terpusat yang dikoordinasikan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), sebuah perusahaan negara khusus yang dibentuk di bawah struktur investasi berdaulat Indonesia Dengan kata sederhana: para pengusaha swasta, konglomerat sawit, dan taipan batu bara tidak lagi bisa langsung mengekspor sendiri. Mereka harus melalui BUMN yang ditunjuk negara sebagai satu-satunya pintu ekspor. Inilah yang membuat berita ini viral di media internasional. Kebijakan ini memicu kepanikan di kalangan pengusaha, investor, hingga pejabat internal pemerintah karena dinilai sangat mendadak dan sulit diterapkan. Pelaku usaha mengaku tidak dilibatkan sama sekali. Pelaku usaha batu bara dan petani sawit mengaku tidak dilibatkan pemerintah dalam penyusunan draf regulasi ekspor komoditas. Para menteri pun baru tahu saat Prabowo sudah bicara di podium DPR. Ini bukan gaya pemerintahan biasa, ini gaya komando militer: keputusan diambil di puncak, lalu diperintahkan ke bawah tanpa konsultasi panjang. REAKSI PASAR: SAHAM DAN RUPIAH LANGSUNG TERDAMPAK Pasar bereaksi cepat dan negatif. Jakarta Stock Exchange langsung turun hampir 1,5 persen sesaat setelah pengumuman tersebut. Investor khawatir kebijakan ini menandai babak baru intervensi negara yang makin agresif terhadap ekonomi. Rupiah melemah hingga kisaran Rp 17.700 per dolar AS. Kepercayaan pasar terhadap kepastian hukum dan iklim investasi Indonesia kembali dipertanyakan. Ada masa transisi tiga bulan di mana eksportir dan pembeli masih dapat melanjutkan bisnis seperti biasa, tetapi entitas yang ditunjuk pemerintah akan memantau transaksi ekspor. Pada akhir masa transisi, semua ekspor harus dilakukan melalui perusahaan yang ditunjuk negara, yang akan diawasi oleh Danantara. Cara pelaksanaannya menjadi sorotan serius. Kebijakan ekonomi berskala ratusan miliar dolar tidak boleh diputuskan dalam pertemuan rahasia beberapa orang, lalu dikejutkan kepada semua pihak. Kebijakan tentang industri sawit jangan sampai dibuat secara serampangan karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Pemerintah jangan mengambil kebijakan strategis tanpa mendengarkan pendapat dan kondisi dunia usaha. Niat baik saja tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah eksekusi yang terencana, transparan, dan melibatkan semua pemangku kepentingan. Pertanyaannya, apakah ini akan berhasil memulihkan kebocoran devisa yang selama puluhan tahun menggerus kekayaan negara, atau justru menambah deretan kebijakan yang bagus di atas kertas namun berantakan di lapangan?
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
298
8K
19.2K
309.1K
oyes retweetledi
txt keluhan warga konoha
txt keluhan warga konoha@keluhkesahkonoh·
Yang seharusnya tidak mahal ; - BUAH, - BUKU. - DAGING - SAYUR Fix - Sekolah - Faskes - Minyak kelapa sawit - Seafood Yang harusnya naik: - Gaji - Pasar saham - ekonomi negara - Daya Beli masyarakat...
Indonesia
46
12.5K
37.7K
224.5K
oyes retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang minat ganti presiden boleh retweet
Indonesia
119
24K
27K
355.8K
oyes retweetledi
indiena 🔻
indiena 🔻@indienas·
@_devalo Bahkan Prabowo aja setuju Anies lebih pantes mimpin dia 😭
Indonesia
47
768
7.5K
163.2K
oyes retweetledi
cæli ☯︎🪷☀️
pray 🙏 dirty house🏚 educated 📚 hoe 🚂 rich💸 broke🚫 clean 🫧 stinky 🤢 loyal 💍 cheater 🤥
English
0
9.8K
42.7K
357.7K
unmag
unmag@unmagnetism·
ketakutan terbesar gen z :
Indonesia
395
30
513
104K
oyes retweetledi
Mohamad Fuad
Mohamad Fuad@_BangFu·
Presiden paling bodoh, paling tone deaf, paling NPD dan ntah lah udah gatau lagi mau nulis apa. Semoga disulitkan sakaratul mautnya. Diadzab dunia akhirat. Aamiin
Indonesia
668
22.3K
47.8K
596K
oyes retweetledi
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Pantesan kalah 3 kali Pantesan dinilai 11/100 Pantesan diberhentikan BJ Habibie Ternyata beneran se gak layak itu jadi presiden.
Indonesia
334
34.8K
98.8K
1M
oyes retweetledi
ً
ً@wtffrio·
ً tweet media
ZXX
10
26.7K
57.8K
650.5K
oyes
oyes@bakeddpotato_·
Jadi wni bener2 ketakutan setiap hari
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.

Indonesia
0
0
0
10
oyes retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Apakah yg kena dampak rupiah melemah terhadap dollar hanya yang jalan2 ke luar negeri? Kayanya ini kudu diluruskan dulu yo. Karena pengusaha2 juga kena dampak. Otomatis kalo pengusaha kena dampak, mreka akan naikin harga jual di lapangan secara perlahan. Yang kena? Yg beli.
Indonesia
567
7.5K
27.2K
470.2K
oyes retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Rupiah Anjlok ke Level 17.600 per Dolar AS, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar AS "Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?"
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
4K
15.5K
51.2K
3.5M