Sabitlenmiş Tweet
basil
7K posts

basil retweetledi
basil retweetledi

THERES A GENOCIDE HAPPENING IN LEBANON RIGHT NOW!!!!!!!
sarah@sahouraxo
Israel just blew up a public high school in Marwahin, South Lebanon. Not a military base. A school.
English
basil retweetledi
basil retweetledi

Kasus pembunuhan massal G30S 1965 juga motifnya dendam pribadi ke Aidit. Makanya nggak ada pengadilan, apalagi pengadilan HAM. Demikian juga kasus perkosaan massal perempuan keturunan Tionghoa 1998, juga karena dendam pribadi.
tempo.co@tempodotco
TNI Berkukuh Motif Teror ke Andrie Adalah Dendam Pribadi
Indonesia
basil retweetledi

Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia.
Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998.
Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa.
Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta.
Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas.
Hasilnya sangat ekstrem.
Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta.
Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai.
Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah.
Ribuan orang mati dibantai.
Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan.
Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop.
Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek.
The Rape of Jakarta.
Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah.
Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total.
Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar:
1. Kostrad
2. Kodam Jaya
3. Kopassus
Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal.
Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya.
Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh?
Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun.
Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja?
Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat?
Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan?
Tentu, tentara hanya mengikuti perintah.
Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat?
Siapa sih komandan-komandannya saat itu?
Oh, berarti muncul 3 nama:
1. Pangkostrad saat itu
2. Pangdam Jaya saat itu
3. Pangkopassus saat itu
Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan.
Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut.
They-Who-Must-Not-Be-Named.
Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin.
Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.
tempo.co@tempodotco
Terima Hercules di Kantornya, Seskab Teddy: Kawan Lama
Indonesia
basil retweetledi

Badan Gizi Nasional (BGN) belanja tablet, motor,
kaos, sampai semir sepatu dengan total triliunan rupiah pada 2025.
Apa saja rinciannya dan kenapa pengadaan ini dikritik sebagai "alarm serius bagi tata kelola keuangan negara"? bbc.com/indonesia/arti…




Indonesia
basil retweetledi

Lagi dan Lagi, Puncak Berdarah : 8 Nyawa Hilang di Tangan Aparat
Peristiwa ini terjadi pada Senin, 14 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIT, di Distrik Kemburu, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Wilayah ini bukan lokasi kontak tembak, melainkan zona yang sebelumnya telah disepakati bersama sebagai tempat pengungsian warga sipil yang melarikan diri dari konflik di Distrik Pogoma.
Delapan warga sipil dilaporkan tewas dalam kejadian ini. Nama-nama mereka yang berhasil diidentifikasi adalah Wundili Kogoya (36), Kikungge Walia (55), Pelen Kogoya (65), Tigiagan Walia (76), Ekimira Kogoya (47), Daremet Telenggen (55), Inikiwewo Walia (52), dan Amer Walia (77).
Satu orang lagi, seorang anak berusia lima tahun bernama Para Walia, selamat namun mengalami luka tembak di bagian dada kanan dan masih menjalani perawatan. Seluruh korban adalah warga sipil pengungsi, bukan pihak yang terlibat langsung dalam konflik bersenjata.
Operasi dilakukan oleh aparat keamanan TNI menggunakan helikopter dan pasukan darat. Sehari sebelumnya, pada 13 April 2026, operasi serupa lebih dulu dilancarkan di Distrik Pogoma, dengan penggunaan helikopter dan pengeboman yang menyasar markas TPNPB di Kampung Guamo. Warga yang selamat dari operasi itu kemudian mengungsi ke Distrik Kemburudan di sinilah operasi lanjutan diduga menyasar mereka.
Konflik bersenjata yang melatarbelakangi peristiwa ini melibatkan TNI di satu sisi dan TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) di sisi lain. Pusat kontak tembak aktif disebut berada di Distrik Pogoma. Distrik Kemburu sendiri seharusnya steril dari operasi militer karena telah disepakati oleh kedua pihak sebagai zona aman bagi pengungsi. Sumber di lapangan menyebut bahwa operasi di Kemburu dilakukan tanpa membedakan warga sipil dari kombatan.
Laporan Tribun Papua
Video: masyarakat evakuasi korban yang ditembak mati di TKP
#Papua #PapuaTengah #Puncak #TPNPB #TNI #Sinak
Indonesia
basil retweetledi

when yh punya presiden seperti ini
Acyn@Acyn
Mamdani: When I ran for mayor, I said I was going to tax the rich Well, today we're taxing the rich...
Indonesia
basil retweetledi













