De'yuw retweetledi
De'yuw
656 posts

De'yuw retweetledi

Saya ada cerita seorang bapak.
Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1.
Lembur.
Utang.
Sampai jual tanah warisan.
Anaknya lulus. IPK bagus.
Wisuda lengkap dengan toga.
Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR.
Dan si bapak masih senyum bilang,
"Mungkin belum rezekinya."
Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya.
Tapi cerita si bapak.
Dia lahir tahun 70-an.
Gak tamat SMA pun bisa buka toko,
punya rumah,
besarin anak dengan layak.
Logikanya simpel dan masuk akal:
"Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah,
hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya."
Logika itu benar. Di zamannya.
Masalahnya bukan orang tua yang salah didik.
Bukan juga anaknya yang kurang usaha.
Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa.
Ijazah dulu adalah tiket.
Sekarang ijazah adalah syarat minimum.
Yang bahkan kadang pun masih belum cukup.
Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh.
Bayangin ya.
Tahun 1995,
fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan.
Sekarang,
lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun,
skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja.
Gajinya?
UMR aja belum tentu.
Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu.
Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama.
Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini:
"Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus."
"Kuliah dulu, baru enak hidupnya."
"Investasi terbaik itu pendidikan."
Nasihat itu bukan bohong.
Di zamannya, itu benar dan terbukti.
Tapi zamannya sudah ganti.
Nasihatnya tidak ikut ganti.
Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu
yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang.
Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman.
Dia cerita,
"Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw."
Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?"
"Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak."
"Bokap lu tau?"
"Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung."
Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal.
Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja.
Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya.
Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah,
jangan cuma pikirin jurusannya.
Tapi ajarin juga:
1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil.
2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan.
Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana.
3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang.
Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata.
4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan.
Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup.
Soalnya begini.
Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah.
Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya:
"Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal.
Kita harus cari tau bareng-bareng."
Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun.
Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu.
Kubu pertama bilang,
"Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar."
Kubu kedua bilang,
"Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha."
Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut:
Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya.
Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya.
Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya.
Bukan karena malas. Bukan karena manja.
Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang.
Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
De'yuw retweetledi

KALAU TUBUH LO SAKIT MAKAN INI GA USAH LEBAY HARUS BEROBAT
- demam tinggi - air kelapa
- batuk kering - nanas
- nyeri otot - cherry
- pilek dan flu - kaldu tulang
- daya tahan tubuh - jamur
- peradangan tubuh - kunyit
- hidung tersumbat - teh peppermint
- sakit perut - jahe, pepaya
- rasa mual - jahe
- penglihatan lemah - wortel
- sering pusing - semangka
- anemia ringan - bayam
- maag kambuh - oatmeal, kunyit
- infeksi sinus - bawang putih
- hati berlemak - buah bit
- nyeri sendi - kacang kenari
- energi rendah - kurma
- masalah tidur - kiwi
- jerawat wajah - almond
- kolesterol tinggi - oat
Indonesia
De'yuw retweetledi

Tips ninggalin laptop ke toilet saat lagi di coffeeshop sendirian:
1. Install Chrome remote desktop di laptop dan juga di HP
2. Login di laptop dan connect ke aplikasi di HP
3. Pas udah connect, nyalain kamera di laptop dan pantau laptop dari kamera saat di toilet

Andre 📊@andreqve
Sangat jarang banget nongkrong di coffeeshop, sendiri, dan bawa laptop. Tapi buat yang melakukan ini, cobain aja install ekstensi Chrome Remote Desktop (remotedesktop.google.com) di laptop dan HP. Jadinya bisa tetap gerakin laptop dari HP. Nyalain kamera di laptop kalau perlu.
Indonesia
De'yuw retweetledi

doa versi lengkapnya ya guyss, mudah-mudahan bermanfaat♡




arine ❀@spectarine
a life saver di tengah kehidupan dunia yg chaotic
Indonesia
De'yuw retweetledi
De'yuw retweetledi

gue mau cerita tentang temen gue.
sebut aja dia R.
dulu gajinya 7 juta.
dan tiap kali kami ngobrol, dia selalu bilang satu kalimat yang sama:
"Val, nanti kalau gaji gw udah 15 juta, baru deh gw bisa nabung. Baru deh hidup gw beres."
gue dengerin. gue angguk-angguk. gue percaya.
tiga tahun kemudian, gajinya beneran naik.
bukan 15 juta.
17 juta.
gue seneng banget waktu dia kabar. gue pikir sekarang hidupnya udah oke. udah bisa nabung. udah beres kayak yang dia bilang dulu.
sampai kemarin dia chat gue.
"Val, lo bisa pinjemin 500 ribu nggak? Buat nutup tagihan."
gue bengong lama di depan layar HP gue.
kita ketemuan.
gue tanya pelan: "lah kok bisa?"
dia diem sebentar.
terus jawab satu kalimat yang sampai sekarang masih muter di kepala gue:
"Gaji gw naik. Tapi gaya hidup gw naik lebih kenceng."
gue kira dia bercanda.
dia buka notes HP-nya dan nunjukkin ke gue.
gaji: 17 juta.
pengeluaran:
kos: 4 juta. makan dan kopi: 3,2 juta. cicilan HP: 1,1 juta. paylater: 2,4 juta. transport: 1,8 juta. langganan aplikasi: 600 ribu. jajan random: 2 juta. transfer keluarga: 1,5 juta.
sisa?
kadang nol.
kadang minus.
gue tanya: "paylater 2,4 juta itu buat apa aja?"
dia diem bentar.
"ya... barang kecil-kecil doang."
kaos 89 ribu. sepatu diskon. skincare. makan promo. top up game. barang lucu dari live shopping. checkout karena takut stok habis.
satu-satu kelihatannya kecil.
tapi pas digabung, jadi satu monster yang nagih tiap bulan.
yang bikin gue serem bukan belanjanya.
tapi kalimat pembenarnya.
"lagi diskon."
"mumpung murah."
"cuma 30 ribu."
"gratis ongkir."
"bulan depan juga ketutup."
dan dia bilang satu hal yang nusuk banget:
"gw bahkan udah nggak bisa bedain lagi. Gw lagi hemat, atau lagi nyari alasan buat keluar duit."
terus dia ngomong sesuatu yang bikin gue diam lama banget:
"Gw nggak miskin karena nggak punya uang. Gw miskin karena uang gw udah punya tujuan sebelum masuk rekening."
tanggal 25 gajian.
tanggal 26 autodebet.
tanggal 27 bayar cicilan.
tanggal 28 bayar paylater.
tanggal 29 baru sadar:
yang kerja sebulan dia. yang menikmati duluan tagihan.
gue tanya: "jadi yang paling bikin nyesel apa?"
dia jawab:
"Gw pikir gw beli barang. Ternyata gw beli kewajiban."
HP baru = cicilan 12 bulan. barang diskon = tagihan bulan depan. makan enak tiap hari = saldo bocor pelan-pelan. kopi harian = lebih dari sejuta sebulan. paylater = gaji masa depan yang udah dipakai hari ini.
"Gw kerja buat bayar keputusan gw yang kemarin."
coba hitung kasar.
kopi 35 ribu x 22 hari kerja = 770 ribu. delivery food dengan selisih ongkir dan markup 25 ribu x 20 kali = 500 ribu. checkout random 75 ribu x 10 kali = 750 ribu. langganan aplikasi yang jarang dibuka = 300 ribu.
total: 2,3 juta.
itu bukan pengeluaran besar. itu bocor kecil yang pura-pura nggak kelihatan.
sekarang temen gue lagi coba bikin aturan sendiri.
kalau barangnya diskon tapi nggak ada di rencana, berarti tetap mahal. kalau beli karena capek, tunggu besok. kalau checkout cuma karena takut kehabisan, tutup aplikasi 10 menit dulu. kalau cicilan bikin gaji bulan depan terasa sempit, jangan ambil.
dan satu pertanyaan yang dia tempel di layar HP-nya sekarang sebelum checkout apapun:
"Gw butuh ini, atau gw cuma pengin ngerasa hidup gw naik kelas?"
dari cerita dia, gue jadi mikir.
mungkin masalah banyak orang bukan nggak bisa cari uang.
tapi nggak pernah diajarin cara mempertahankan uang.
dari kecil kita diajarin: belajar biar kerja, kerja biar punya uang, punya uang biar bisa beli ini itu.
tapi jarang diajarin: kalau uang udah masuk, jangan langsung dikasih jalan keluar semua.
ini bukan soal hidup pelit.
beli kopi boleh. checkout promo boleh. reward diri boleh.
tapi jangan sampai tiap reward kecil numpuk jadi hukuman besar di akhir bulan.
coba jujur ke diri sendiri:
pengeluaran kecil apa yang paling sering bikin saldo lo bocor?
kopi? makan online? paylater? top up? checkout live?
atau "cuma 50 ribu" yang kejadian 20 kali?
Indonesia

@kiny4w aku ready kak, 1bulan private 30k fullgaransi. bisa pakai akun kaka
Indonesia
De'yuw retweetledi

De'yuw retweetledi

MULAI SEKARANG GANTI DOA MU
FROM :
ya Allah murahkan lah rezeki ku
TO :
ya Rabb, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal, agar aku tidak perlu meminta - minta kepada manusia. tenangkanlah hatiku dengan keyakinan bahwa Engkau Maha pemberi rezeki. jangan biarkan aku tergoda dengan yang haram, meskipun jalannya terlihat mudah.
aamiinn allahuma aamiin🤲🏻
Indonesia
De'yuw retweetledi

Perempuan orgasme kok ga keluar apa-apa, normal ga sih?
Normal banget.
Orgasme perempuan itu ga selalu harus disertai cairan yang keluar, entah itu “mancur”, “ngalir”, atau squirting. Banyak orang salah kaprah karena kebanyakan referensi dari film porno atau media sosial, padahal kenyataannya tubuh tiap perempuan beda-beda.
Ada yang orgasme dengan kontraksi dan sensasi nikmat tanpa keluar cairan sama sekali. Ada juga yang mengeluarkan cairan sedikit. Ada yang bisa squirting. Semua itu masih termasuk variasi normal.
Karena orgasme perempuan sebenarnya lebih berkaitan dengan respons saraf, otot panggul, dan sensasi di otak, bukan sekadar “ada cairan keluar atau tidak”.
Jadi jangan jadikan “keluar cairan” sebagai patokan apakah orgasmenya “berhasil” atau tidak. Kadang tubuh menikmati, rileks, dan puas tanpa tanda yang dramatis. Dan itu tetap valid.

Indonesia
De'yuw retweetledi
De'yuw retweetledi
De'yuw retweetledi
De'yuw retweetledi

Men to men.
Kita harus sepakat kalau perempuan manusia terkuat di dunia 🤝
Kenapa?
Karena banyak hal yang mereka jalani… kita bahkan belum tentu sanggup:
- Nyeri haid tiap bulan
- Hamil 9 bulan
- Melahirkan, dengan risiko nyawa
- Menyusui (kurang tidur, puting lecet itu real)
- Menghadapi baby blues / postpartum depression
- Mikirin tumbuh kembang anak tiap hari
- Menjaga rumah tetap jadi tempat paling aman
Dan seringnya… semua itu dijalani sambil tetap kerja, bantu ekonomi keluarga. 🥹
Kita ? Kadang cuma diminta “lebih peka” aja masih susah.
Jadi kalau hari ini masih ada perempuan yang bertahan di hidup kita: ibu, istri, pasangan.
jangan cuma disayang, dihargai, didengar, dibantu.
Karena mereka kuat, bukan berarti harus selalu dipaksa kuat.
Ada yang mau nambahin?
Indonesia

@merapi_uncover karena perjanjian lewat chat itu tidak sah untuk dinaikkan ke hukum.
Kak fyi ya, skrg ada UU ITE. Pada pasal 5 ayat 1 disebutkan bahwa informasi elektronik merupakan alat bukti hukum yang sah. Disamping itu, salah satu syarat sahnya perjanjian adalah kesepakatan.
Indonesia

Hallo Min..
Namaku Sinta alamat rumah Banguntapan bantul,izin cerita min & minta masukan..
Jadi minggu kemarin saya sangat kepepet tidak ada pilihan lain pinjam uang sama teman cewek satu kampus saya dulu sebut aja usahanya namanya dapin (dana pinjaman perseorangan)..saya pinjam 350k dengan bunga yg sangat tinggi dengan syarat =
1. Foto ktp
2. Foto selfie ktp
3. Denda perminggu 350
4. Telat 1 jam denda 50ribu
5. Semisal beberapa jam tidak ada pelunasan mau datang kerumah mau bawa barang seharga pokok,bunga, denda
jatuh tempo minggu kemarin..belum saya lunasi karena kendala keuangan,saya hitung2 saya pinjam 350.000 menjadi 3.500.000..dia maki2 saya ,mau up foto saya dimedia dan mau dtg kerumah,,lalu saya bilang (kalau jenengan mengancam itu udah tindakan kriminal bisa saya laporkan) lalu dia bilang akan laporin saya balik karena suaminya adalah anggota dia bekerja di kepolisian suaminya juga bilang begitu sama saya...
Lalu saya minta pendapat sama teman2 saya, penyidik saya
penyidik saya,bahkan keluarga saya selagi tidak ada perjanjian diatas materai suruh bayar pokoknya saja karena itu termasuk pemeresaan..dan apabila tlp ataa wa jangan direspon .. karena perjanjian lewat chat itu tidak sah untuk dinaikkan ke hukum
Lalu saya croscheck ke penyidik saya ternyata dia bukan anggota di kepolisian min
Dia mau tetep ngejar saya dimanapun saya berada karena dia jagain uang bunga serta denda itu..
Usutnya dulu teman saya yang minjamin dapin pernah mencemarkan nama baik seseorang dengan mengaplud di media karena tidak kuat bayar dapin nya
Mohon maaf kalau cerita saya muter2 minn..
Saya salahh ..saya mohon saran dari rekan merapi uncover saya tetap balikin pokoknya saja atau beserta bunga dan denda ya min?🙏🏻
Itu ya admin tolong identitas saya di sensorr

Indonesia
De'yuw retweetledi

Ada cewek seangkatan, sekelas. Populer, baik, cantik, pinter di sekolah. Ngga ada cowok yang ngga naksir doi. Termasuk gw.
Walaupun gitu, gw termasuk salah satu orang yang jarang nunjukin perasaan, dan emang ngga mikir pacaran juga semasa SMA. Karena emang dulu gw into pelajaran banget anaknya. Selama itu ya kami act as a friend seperti biasa. Selama sekolah, si cewek jarang nerima cowok. Hingga masuk akhir tahun ketiga, doi akhirnya punya pacar, beda sekolah.
Singkat cerita, waktu kelulusan tiba. Si cewek dateng ke gw, terus ngasih satu surat. Awalnya, gw kira doi ngasih ke semua anak kelas. Tapi pas gw buka dan baca suratnya, isinya itu curahan perasaan doi yang selama hampir tiga tahun itu ‘nunggu’ dan juga satu judul lagu dari Fatin yang judulnya memilih setia.
Waktu acara kelulusan sama foto bareng satu kelas, kami berdua saling tatap, kami nangis, bukan karena lulus sekolah. Sampai di rumah, lagu itu selalu gw puter, semingguan lebih ada kali. Sambil nangis tentunya.
Sekian cerita masa SMA 😊
devartra@devartra
Cerita masa SMA yang kalian masih ingat?
Indonesia
De'yuw retweetledi
De'yuw retweetledi

Baru kali ini video persalinan normal lewat TL sejelas ini :')
Tonton videonya deh kalau penasaran guys! 👇🏻
Siphesihle Mashele🇿🇦@Siphesihle_Mash
Women don’t owe men anything. The real gag is… what do you bring to the table?
Indonesia











