🍻

11.3K posts

🍻 banner
🍻

🍻

@ber_uuang

🪂 Tiks

Indonesia Katılım Aralık 2019
249 Takip Edilen99 Takipçiler
🍻
🍻@ber_uuang·
Kebelet boker sebelum semhas Fenomena apa ini wkwkwk
Indonesia
0
0
0
6
🍻 retweetledi
Strootsy
Strootsy@strootsys·
Coba search “Hazard Chelsea Mourinho” di YouTube. Abis itu scroll ke video-video Shorts, dan lo akan nemuin banyak testimoni soal gimana Hazard di Chelsea, langsung dr mantan rekan setimnya dulu. Ada cerita dari Danny Drinkwater & Jorginho yang kagum banget sama bakatnya. Ada juga cerita dari Todd Kane, pemain jebolan akademi Chelsea yg bilang Hazard pernah makan 2 burger di malem H-1 pertandingan, dan besoknya nyetak hattrick buat Chelsea. Tapi, semua punya cerita yg sama: Hazard itu pemain yg bakat alaminya one in a trillion, tapi gak serius pas latihan, bahkan males. Tali sepatunya sering gak diiket, 5 menit sebelum pertandingan bisa masih nyantai FaceTime anak-anaknya, dan gak minat belajar soal taktik. Dia cuma mau main, nyerang lawan, abistu ya udah. Paling menarik buat gue ceritanya John Terry (JT) soal dinamika Hazard & Mourinho. Mind you, JT adalah kapten yg mimpin Chelsea juara 5 titel Premier League, dan dia bicara jujur soal ini. Kata JT, Mou pernah ngomong ke skuat Chelsea: “Eden ini lebih jago dari kalian semua. Dia bakalan menangin kita [Chelsea] pertandingan, jadi kalian mesti bantu dia.” Ketimbang minta Hazard nyetel sama taktik dia, Mou nyuruh 10 pemain lain buat nyetel ke Hazard. Cover posisi kalo dia lg roaming, bek sayap wajib lari ekstra kalo dia ga mau track back. Intinya 1 anomali bareng 10 pemain yg mau kerja keras & do the dirty work. Ada alasan kenapa waktu itu Juan Mata dijual Mou ke Manchester United. Sebagus-bagusnya Mata, dia tetep diminta buat pressing, track back, lari ke sana ke mari. Hazard? Gak perlu segitunya. Hazard itu pengecualian. Mou pernah bilang: “orang yang cinta sepak bola di negara ini [Inggris] mestinya jatuh cinta sama Eden Hazard.” Tapi, Mou juga pernah bilang: “Eden yang kita liat di atas lapangan itu bukan refleksi dari hasil latihan, tapi refleksi dari bakatnya.” Sekarang banyangin Eden Hazard versi lebih profesional itu damage-nya sesakit apa. The best player of all time that never was.
Strootsy tweet mediaStrootsy tweet mediaStrootsy tweet media
Indonesia
81
506
2.2K
148.7K
🍻
🍻@ber_uuang·
@KABAR_CHELSEA Yang jelas setelah dipilih, Desember ganti pelatih lg Eh gatau bertahan sampe Desember atau ga wkwk
Indonesia
0
0
0
77
Kabar Chelsea
Kabar Chelsea@KABAR_CHELSEA·
Kandidatnya; Andoni Iraola, Marco Silva dan Xabi Alonso. Coba tebak yang akan dipilih yang mana?
Indonesia
127
2
169
17.3K
🍻
🍻@ber_uuang·
@idextratime Ya sama kek PSSI ke STY pasca Kluivert dipecat wkwkwkwk
Indonesia
0
0
0
1.4K
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
Kenapa Chelsea ga ambil dia lagi aja ya? Paling masuk akal dibanding semua pilihan yang lain
Extra Time Indonesia tweet media
Indonesia
71
15
804
59.5K
🍻
🍻@ber_uuang·
@utdfocusid Asli mint, sebagai fens Celsi juga mikir begini wkwkw Kasusnya serupa sama timnas Indon 🤣🤣
Indonesia
0
0
0
915
🍻
🍻@ber_uuang·
mantau jalan arsenal dulu
Indonesia
0
0
0
41
🍻
🍻@ber_uuang·
wgwgwgw
Tiếng Việt
0
0
0
6
🍻
🍻@ber_uuang·
anjer jersey halland wkwkkw
Indonesia
0
0
0
38
🍻 retweetledi
TxtdariHI
TxtdariHI@TxtdariHI·
Semakin bingung dengan tupoksi sebagai pimpinan tertinggi @Kemlu_RI
TxtdariHI tweet media
Indonesia
264
1.6K
5.3K
232K
🍻
🍻@ber_uuang·
Dilema, diperpanjang tapi harus keluar duit wkwkw. Kalau cepet selesai, kudu balik ldm sama ana istri :( Tapi lebih gaenak kalo gaada duit wkwkwk
Indonesia
0
0
0
33
🍻
🍻@ber_uuang·
@didepancangkir Jangankan komputer, supplier makanan aja dinego harganya Nanti mereka bikin nota sendiri wkwwkk
Indonesia
0
0
0
29
sedang 
sedang @didepancangkir·
😐😐😐
sedang  tweet media
QME
2.8K
4.1K
25.9K
1.8M
🍻
🍻@ber_uuang·
@FranciscaTika Lha itu kan udah ada standar harga, minta nego wwkwk Sama aja kek pengepul
Indonesia
0
0
0
7
🍻 retweetledi
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
877
12.4K
44.7K
3.2M
🍻 retweetledi
Anish Moonka
Anish Moonka@anishmoonka·
That image looks almost exactly like a slice of your brain under a microscope. An astrophysicist and a neurosurgeon spent years figuring out why. The numbers line up way too well to be a coincidence. Their 2020 paper took an unusual approach. They put pictures of brain tissue next to pictures of the universe and measured everything they could: the shape, the connections, how densely things clumped together. Almost every number came back the same. In the image above, each bright dot is a galaxy, and each dim strand is a filament pulling galaxies toward one another. Each galaxy sits inside a network, connected to about 4 others on average. Zoom into brain tissue with a microscope, and each neuron connects to about 5 others. The clustering pattern matches, and the overall shape of the network does too. One system fits inside your head. The other stretches across tens of billions of light-years, a size gap of roughly a billion billion billion. And the parallels go deeper than structure. Your brain is 77% water, sitting there and taking up space. The universe is 70% dark energy, also sitting there and taking up space. In both, only about a quarter of the total stuff is doing any real work. Your whole life's worth of memories would take about 2.5 million gigabytes to store. The full complexity of the observable universe, every galaxy position across 90 billion light-years, would take roughly 4.3 million gigabytes. Not far apart. The picture in this tweet is the new DESI map, a project from a telescope in Arizona that just finished cataloging 47 million galaxies over five years. That is six times every previous galaxy survey put together. And when you look at it, you are looking at something built like a brain. Either the universe runs on the same playbook your head does, or there are only a handful of ways any complex network can organize itself.
Curiosity@CuriosityonX

NEWS🚨: The largest 3D map of the Universe is now complete

English
69
706
6.5K
453.3K
🍻
🍻@ber_uuang·
gokss claude lebih mendalam dan detil
Indonesia
0
0
0
6
🍻
🍻@ber_uuang·
ini indo maine piye to wkwkw, ngoper ngasal bgt
Indonesia
0
0
0
6
🍻 retweetledi
ARJUNA SATU
ARJUNA SATU@OneLove4Human·
Rupanya jauh sebelum Islam lahir orang Kristen Arab sudah gunakan kata Allah. Jadi kata Allah dalam milik Kristen bukan Islam
Indonesia
264
58
220
25.5K
🍻 retweetledi
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
Ketenaran mengalahkan kepakaran, meritokrasi diabaikan oleh politisi. Guru Besar Unpad, Arief Anshory Yusuf, menyoroti adanya inflasi gelar akademik. Masyarakat lebih percaya kata pesohor ketimbang profesor. Terjadi pergeseran di mana kepercayaan publik kini lebih ditentukan oleh seberapa populer seseorang di media sosial daripada validitas/ dalil argumennya. Fenomena ini memungkinkan figur tanpa jejak riset metodologis untuk mengambil alih peran ahli, staff ahli, staff khusus, komisaris BUMN, dll. Kita sedang krisis, dan pemulihan krisis ini tidak cukup hanya dengan menyalin regulasi sertifikasi, untuk konten kreator seperti di China. Diperluken perbaikan pada sistem insentif akademis, penguatan meritokrasi dalam jabatan publik berbasis rekam jejak. theconversation.com/ketika-publik-…
Dosen Kesayanganmu tweet media
Indonesia
30
213
515
30.2K